Anda di halaman 1dari 25

RS.

PROKLAMASI KARAWANG
Jl. Raya Rengas Dengklok, Km 2
Telp.( 0267) 482192, 483658, Fax (0267) 484495
KARAWANG
KEPUTUSAN DIREKTUR RS PROKLAMASI
Nomor : ../ RSUP/SK-DIR/V/2011
Tentang
Pedoman Keselamatan Pasien
Rumah Sakit Proklamasi Karawang

Menimbang

Mengingat

DIREKTUR RUMAH SAKIT PROKLAMASI KARAWANG


:
bahwa untuk mendukung terwujudnya pelayanan yang menjamin
keselamatan
pasien di Rumah Sakit Proklamasi Karawang perlu
ditetapkan Pedoman Keselamatan Pasien Rumah Sakit Proklamasi
Karawang
:
1. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No.1333./MenKes/SK/XII/1999 tahun 1999, tentang
standard pelayanan RS.
2. Peraturan
Menteri
Kesehatan
No
1691/Menkes/PER/VIII/2011 tentang keselamatan pasien
rumah sakit.
3. Keputusan Direksi PT.Bumi Proklamasi Karawang No
001/BP/SK-Dirut/I/2011,Tanggal 1 Januari, tentang
pengangkatan DR Djoni Darmadjaja, SpB,MARS sebagai
direktur RS Proklamasi Karawang.
4. Keputusan Direksi PT Bumi Proklamasi No 002/BP/SKDirut/I/2011 tanggal 10 Januari 2011 tentang Kebijakan
Penyelengaraan RS Proklamasi
5. Keputusan Direktur RS Proklamasi No 01/RSUP/SKDir/I/2011,tanggal 17 Januari 2011 tentang Kebijakan
umum RS Proklamasi.
M E M U T U S K AN

Menetapkan :
PERTAMA

:
Pedoman pelaksanaan keselamatan pasien di RSU Prokalamasi
karawang, sebagaimana lampiran keputusan ini.

KEDUA

:
Pola operasional pelayanan untuk tiap tiap sasaran keselamatan
pasien dibuat dalam bentuk juknis berupa Panduan dan SPO.

KETIGA

:
Semua kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan pasien rumah
sakit, dikoordinasikan oleh Tim Keselamatan RSU Proklamasi yang
dibentuk dengan SK Direktur.
:
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, bila kemudian hari
diketemukan kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

KEEMPAT

DITETAPKAN DI KARAWANG
Pada tanggal : ....... 2011
Direktur RS Proklamasi Karawang

Dr Djoni Darmadjaja,SpB,MARS

LAMPIRAN SK DIREKTUR RS PROKLAMASI


Nomor : .. / RSP /SK-DIR /II / 2011
Tentang
Pedoman Keselamatan Pasien
Rumah Sakit Proklamasi Karawang
PEDOMAN KESELAMATAN PASIEN
RS PROKLAMASI
Pedoman ini terdiri dari 3 pokok bahasan yaitu :
1.
Sasaran Keselamatan pasien
2.
7 Langkah menuju Keselamatan pasien
3.
Sistim pelaporan keselamatan pasien

1.

SASARANKESELAMATANPASIEN

SasaranKeselamatanPasienmerupakansyaratuntukditerapkandi
semuarumahsakityangdiakreditasiolehKomisiAkreditasiRumah
Sakit.PenyusunansasaraninimengacukepadaNineLifeSavingPatient
SafetySolutionsdariWHOPatientSafety(2007)yangdigunakanjuga
olehKomiteKeselamatanPasienRumahSakitPERSI(KKPRSPERSI),
dandariJointCommissionInternational(JCI).
MaksuddariSasaranKeselamatanPasienadalahmendorongperbaikan
spesifikdalamkeselamatanpasien.Sasaranmenyorotibagianbagian
yangbermasalahdalampelayanankesehatandanmenjelaskanbuktiserta
solusidarikonsensusberbasisbuktidankeahlianataspermasalahanini.
Diakuibahwadesainsistemyangbaiksecaraintrinsikadalahuntuk
memberikanpelayanankesehatanyangamandanbermututinggi,sedapat
mungkinsasaransecaraumumdifokuskanpadasolusisolusiyang
menyeluruh.
Enamsasarankeselamatanpasienadalahtercapainyahalhalsebagai
berikut:
SASARANI:KETEPATANIDENTIFIKASIPASIEN
StandarSKPI
Rumahsakitmengembangkanpendekatanuntuk
memperbaiki/meningkatkanketelitianidentifikasipasien.
MaksuddanTujuanSasaranI
Kesalahankarenakelirudalammengidentifikasipasiendapatterjadidi
hampirsemuaaspek/tahapandiagnosisdanpengobatan.Kesalahan

identifikasipasienbisaterjadipadapasienyangdalamkeadaan
terbius/tersedasi,mengalamidisorientasi,tidaksadar,bertukartempat
tidur/kamar/lokasidirumahsakit,adanyakelainansensori,atauakibat
situasilain.Maksudsasaraniniadalahuntukmelakukanduakali
pengecekanyaitu:pertama,untukidentifikasipasiensebagaiindividu
yangakanmenerimapelayananataupengobatan;dankedua,untuk
kesesuaianpelayananataupengobatanterhadapindividutersebut.
Kebijakandan/atauproseduryangsecarakolaboratifdikembangkan
untukmemperbaikiprosesidentifikasi,khususnyapadaprosesuntuk
mengidentifikasipasienketikapemberianobat,darah,atauprodukdarah;
pengambilandarahdanspesimenlainuntukpemeriksaanklinis;atau
pemberianpengobatanatautindakanlain.Kebijakandan/atauprosedur
memerlukansedikitnyaduacarauntukmengidentifikasiseorangpasien,
sepertinamapasien,nomorrekammedis,tanggallahir,gelangidentitas
pasiendenganbarcode,danlainlain.Nomorkamarpasienataulokasi
tidakbisadigunakanuntukidentifikasi.Kebijakandan/atauprosedur
jugamenjelaskanpenggunaanduaidentitasberbedadilokasiyang
berbedadirumahsakit,sepertidipelayananrawatjalan,unitgawat
darurat,atauruangoperasitermasukidentifikasipadapasienkomatanpa
identitas.Suatuproseskolaboratifdigunakanuntukmengembangkan
kebijakandan/atauproseduragardapatmemastikansemuakemungkinan
situasiuntukdapatdiidentifikasi.
ElemenPenilaianSasaranI
1.

Pasiendiidentifikasimenggunakanduaidentitaspasien,tidakboleh

2.

menggunakannomorkamarataulokasipasien.

3.

Pasiendiidentifikasisebelumpemberianobat,darah,atauproduk
darah.

4.

Pasiendiidentifikasisebelummengambildarahdanspesimenlain
untukpemeriksaanklinis.

4.Pasiendiidentifikasisebelumpemberianpengobatandantindakan/

prosedur.
5.

Kebijakandanprosedurmengarahkanpelaksanaanidentifikasi
yangkonsistenpadasemuasituasidanlokasi.

SASARANII:PENINGKATANKOMUNIKASIYANGEFEKTIF
StandarSKPII

Rumahsakitmengembangkanpendekatanuntukmeningkatkan
efektivitaskomunikasiantarparapemberilayanan.
MaksuddanTujuanSasaranII
Komunikasiefektif,yangtepatwaktu,akurat,lengkap,jelas,danyang
dipahamiolehpasien,akanmengurangikesalahan,danmenghasilkan
peningkatankeselamatanpasien.Komunikasidapatberbentuk
elektronik,lisan,atautertulis.Komunikasiyangmudahterjadikesalahan
kebanyakanterjadipadasaatperintahdiberikansecaralisanataumelalui
telepon.Komunikasiyangmudahterjadikesalahanyanglainadalah
pelaporankembalihasilpemeriksaankritis,sepertimelaporkanhasil
laboratoriumklinikcitomelaluiteleponkeunitpelayanan.
Rumahsakitsecarakolaboratifmengembangkansuatukebijakan
dan/atauproseduruntukperintahlisandantelepontermasuk:mencatat
(ataumemasukkankekomputer)perintahyanglengkapatauhasil
pemeriksaanolehpenerimaperintah;kemudianpenerimaperintah
membacakankembali(readback)perintahatauhasilpemeriksaan;dan
mengkonfirmasibahwaapayangsudahdituliskandandibacaulang
adalahakurat.Kebijakandan/atauprosedurpengidentifikasianjuga
menjelaskanbahwadiperbolehkantidakmelakukanpembacaankembali
(readback)bilatidakmemungkinkansepertidikamaroperasidansituasi
gawatdaruratdiIGDatauICU.
ElemenPenilaianSasaranII
1.

Perintahlengkapsecaralisandanyangmelaluiteleponatauhasil

2.

pemeriksaandituliskansecaralengkapolehpenerimaperintah.

3.

Perintahlengkaplisandantelponatauhasilpemeriksaandibacakan

4.

kembalisecaralengkapolehpenerimaperintah.

5.

Perintahatauhasilpemeriksaandikonfirmasiolehpemberiperintah
atau

6.

yangmenyampaikanhasilpemeriksaan

7.

Kebijakandanprosedurmengarahkanpelaksanaanverifikasi
keakuratan

8.

komunikasilisanataumelaluiteleponsecarakonsisten.

SASARANIII:PENINGKATANKEAMANANOBATYANG
PERLUDIWASPADAI
(HIGHALERT)
StandarSKPIII
Rumahsakitmengembangkansuatupendekatanuntukmemperbaiki
keamananobatobatyangperludiwaspadai(highalert).
MaksuddanTujuanSasaranIII
Bilaobatobatanmenjadibagiandarirencanapengobatanpasien,
manajemenharusberperansecarakritisuntukmemastikankeselamatan
pasien.Obatobatanyangperludiwaspadai(highalertmedications)
adalahobatyangseringmenyebabkanterjadikesalahan/kesalahanserius
(sentinelevent),obatyangberisikotinggimenyebabkandampakyang
tidakdiinginkan(adverseoutcome)sepertiobatobatyangterlihatmirip
dankedengarannyamirip(NamaObatRupadanUcapan
Mirip/NORUM,atauLookAlikeSounAlike/LASA).Obatobatanyang
seringdisebutkandalamisukeselamatanpasienadalahpemberian
elektrolitkonsentratsecaratidaksengaja(misalnya,kaliumklorida
2meq/mlatauyanglebihpekat,kaliumfosfat,natriumkloridalebih
pekatdari0.9%,danmagnesiumsulfat=50%ataulebihpekat).
Kesalahaninibisaterjadibilaperawattidakmendapatkanorientasi
denganbaikdiunitpelayananpasien,ataubilaperawatkontraktidak
diorientasikanterlebihdahulusebelumditugaskan,ataupadakeadaan
gawatdarurat.Carayangpalingefektifuntukmengurangiatau
mengeliminasikejadiantersebutadalahdenganmeningkatkanproses
pengelolaanobatobatyangperludiwaspadaitermasukmemindahkan
elektrolitkonsentratdariunitpelayananpasienkefarmasi.
Rumahsakitsecarakolaboratifmengembangkansuatukebijakan
dan/atauproseduruntukmembuatdaftarobatobatyangperlu
diwaspadaiberdasarkandatayangadadirumahsakit.Kebijakan
dan/atauprosedurjugamengidentifikasiareamanasajayang
membutuhkanelektrolitkonsentrat,sepertidiIGDataukamaroperasi,
sertapemberianlabelsecarabenarpadaelektrolitdanbagaimana
penyimpanannyadiareatersebut,sehinggamembatasiakses,untuk
mencegahpemberianyangtidaksengaja/kuranghatihati.
ElemenPenilaianSasaranIII
1.

Kebijakandan/atauprosedurdikembangkanagarmemuatproses

2.

identifikasi,menetapkanlokasi,pemberianlabel,danpenyimpanan

3.

elektrolitkonsentrat.

4.

Implementasikebijakandanprosedur.

5.

Elektrolitkonsentrattidakberadadiunitpelayananpasienkecuali
jika

6.

dibutuhkansecaraklinisdantindakandiambiluntukmencegah
pemberianyangkuranghatihatidiareatersebutsesuaikebijakan.

4.Elektrolitkonsentratyangdisimpanpadaunitpelayananpasienharus
diberilabelyangjelas,dandisimpanpadaareayangdibatasiketat
(restricted).
SASARANIV:KEPASTIANTEPATLOKASI,TEPATPROSEDUR,
TEPATPASIENOPERASI
StandarSKPIV
Rumahsakitmengembangkansuatupendekatanuntukmemastikantepat
lokasi,tepatprosedur,dantepatpasien.
MaksuddanTujuanSasaranIV
Salahlokasi,salahprosedur,pasiensalahpadaoperasi,adalahsesuatu
yangmenkhawatirkandantidakjarangterjadidirumahsakit.Kesalahan
iniadalahakibatdarikomunikasiyangtidakefektifatauyangtidak
adekuatantaraanggotatimbedah,kurang/tidakmelibatkanpasiendi
dalampenandaanlokasi(sitemarking),dantidakadaproseduruntuk
verifikasilokasioperasi.Disampingitu,asesmenpasienyangtidak
adekuat,penelaahanulangcatatanmedistidakadekuat,budayayang
tidakmendukungkomunikasiterbukaantaranggotatimbedah,
permasalahanyangberhubungandengantulisantanganyangtidak
terbaca(illegiblehandwritting)danpemakaiansingkatanadalahfaktor
faktorkontribusiyangseringterjadi.
Rumahsakitperluuntuksecarakolaboratifmengembangkansuatu
kebijakandan/atauproseduryangefektifdidalammengeliminasi
masalahyangmengkhawatirkanini.Digunakanjugapraktekberbasis
bukti,sepertiyangdigambarkandiSurgicalSafetyChecklistdariWHO
PatientSafety(2009),jugadiTheJointCommissionsUniversal
ProtocolforPreventingWrongSite,WrongProcedure,WrongPerson
Surgery.

Penandaanlokasioperasiperlumelibatkanpasiendandilakukanatas
satupadatandayangdapatdikenali.Tandaituharusdigunakansecara
konsistendirumahsakitdanharusdibuatolehoperator/orangyangakan
melakukantindakan,dilaksanakansaatpasienterjagadansadarjika
memungkinkan,danharusterlihatsampaisaatakandisayat.Penandaan
lokasioperasidilakukanpadasemuakasustermasuksisi(laterality),
multipelstruktur(jaritangan,jarikaki,lesi)ataumultipellevel(tulang
belakang).
Maksudprosesverifikasipraoperatifadalahuntuk:
1

memverifikasilokasi,prosedur,danpasienyangbenar;

memastikanbahwasemuadokumen,foto(imaging),hasil
pemeriksaan

yangrelevantersedia,diberilabeldenganbaik,dandipampang;dan

melakukanverifikasiketersediaanperalatankhususdan/atau
implant2

yangdibutuhkan.

TahapSebeluminsisi(Timeout)memungkinkansemuapertanyaan
ataukekeliruandiselesaikan.Timeoutdilakukanditempat,dimana
tindakanakandilakukan,tepatsebelumtindakandimulai,dan
melibatkanseluruhtimoperasi.Rumahsakitmenetapkanbagaimana
prosesitudidokumentasikansecararingkas,misalnyamenggunakan
checklist.
ElemenPenilaianSasaranIV
1.

Rumahsakitmenggunakansuatutandayangjelasdandimengerti
untuk

2.

identifikasilokasioperasidanmelibatkanpasiendidalamproses

3.

penandaan.

4.

Rumahsakitmenggunakansuatuchecklistatauproseslainuntuk

5.

memverifikasisaatpreoperasitepatlokasi,tepatprosedur,dantepat
pasiendansemuadokumensertaperalatanyangdiperlukan
tersedia,tepat,danfungsional.

6.

Timoperasiyanglengkapmenerapkandanmencatatprosedur
sebeluminsisi/timeouttepatsebelumdimulainyasuatu
prosedur/tindakanpembedahan.

7.

Kebijakandanprosedurdikembangkanuntukmendukungproses
yangseragamuntukmemastikantepatlokasi,tepatprosedur,dan
tepatpasien,termasukprosedurmedisdandentalyang
dilaksanakandiluarkamaroperasi.

SASARANV:PENGURANGANRISIKOINFEKSITERKAIT
PELAYANANKESEHATAN
StandarSKPV
Rumahsakitmengembangkansuatupendekatanuntukmengurangirisiko
infeksiyangterkaitpelayanankesehatan.
MaksuddanTujuanSasaranV
Pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan tantangan terbesar
dalam tatanan pelayanan kesehatan, dan peningkatan biaya untuk
mengatasi infeksi yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan
merupakan keprihatinan besar bagi pasien maupun para profesional
pelayanan kesehatan. Infeksi biasanya dijumpai dalam semua bentuk
pelayanankesehatantermasukinfeksisalurankemih,infeksipadaaliran
darah(bloodstreaminfections)danpneumonia(seringkalidihubungkan
denganventilasimekanis).
Pusatdarieliminasiinfeksiinimaupuninfeksiinfeksilainadalahcuci
tangan(handhygiene)yangtepat.Pedomanhandhygienebisadibaca
kepustakaanWHO,danberbagaiorganisasinasionaldaninternasional.
Rumah sakit mempunyai proses kolaboratif untuk mengembangkan
kebijakan dan/atau prosedur yang menyesuaikan atau mengadopsi
petunjuk hand hygiene yang diterima secara umum dan untuk
implementasipetunjukitudirumahsakit.
ElemenPenilaianSasaranV
1.

Rumahsakitmengadopsiataumengadaptasipedomanhandhygiene

2.

terbaruyangditerbitkandansudahditerimasecaraumum(al.dari
WHO

3.

PatientSafety).

4.

Rumahsakitmenerapkanprogramhandhygieneyangefektif.

5.

Kebijakandan/atauprosedurdikembangkanuntukmengarahkan

6.

pengurangansecaraberkelanjutanrisikodariinfeksiyangterkait
pelayanankesehatan.

SASARANVI:PENGURANGANRISIKOPASIENJATUH
StandarSKPVI
Rumahsakitmengembangkansuatupendekatanuntukmengurangirisiko
pasiendaricederakarenajatuh.
MaksuddanTujuanSasaranVI
Jumlahkasusjatuhcukupbermaknasebagaipenyebabcederabagi
pasienrawatinap.Dalamkontekspopulasi/masyarakatyangdilayani,
pelayananyangdisediakan,danfasilitasnya,rumahsakitperlu
mengevaluasirisikopasienjatuhdanmengambiltindakanuntuk
mengurangirisikocederabilasampaijatuh.Evaluasibisatermasuk
riwayatjatuh,obatdantelaahterhadapkonsumsialkohol,gayajalandan
keseimbangan,sertaalatbantuberjalanyangdigunakanolehpasien.
Programtersebutharusditerapkanrumahsakit.
ElemenPenilaianSasaranVI
1.

Rumahsakitmenerapkanprosesasesmenawalataspasienterhadap

2.

risikojatuhdanmelakukanasesmenulangpasienbiladiindikasikan

3.

terjadiperubahankondisiataupengobatan,danlainlain.

4.

Langkahlangkahditerapkanuntukmengurangirisikojatuhbagi
mereka

5.

yangpadahasilasesmendianggapberisikojatuh.

6.

Langkahlangkahdimonitorhasilnya,baikkeberhasilanpengurangan

7.

cederaakibatjatuhdandampakdarikejadiantidakdiharapkan.

8.

Kebijakandan/atauprosedurdikembangkanuntukmengarahkan
penguranganberkelanjutanrisikopasiencederaakibatjatuhdi
rumah

9.

sakit.

2.TUJUHLANGKAHMENUJUKESELAMATANPASIEN
RUMAHSAKIT
MengacukepadastandarkeselamatanpasienpadaLampiranI,maka
rumahsakitharusmerancangprosesbaruataumemperbaikiprosesyang
ada,memonitordanmengevaluasikinerjamelaluipengumpulandata,
menganalisissecaraintensifinsiden,danmelakukanperubahanuntuk
meningkatkankinerjasertakeselamatanpasien.
Prosesperancangantersebutharusmengacupadavisi,misi,dantujuan
rumahsakit,kebutuhanpasien,petugaspelayanankesehatan,kaidah
klinisterkini,praktikbisnisyangsehat,danfaktorfaktorlainyang
berpotensirisikobagipasiensesuaidenganTujuhLangkah
KeselamatanPasienRumahSakit.
UraianTujuhLangkahMenujuKeselamatanPasienRumahSakitadalah
sebagaiberikut:
1.MEMBANGUNKESADARANAKANNILAIKESELAMATAN
PASIENMenciptakankepemimpinandanbudayayangterbukadanadil.
Langkahpenerapan:
A. BagiRumahSakit:
B. Pastikanrumahsakitmemilikikebijakanyangmenjabarkanapayang

harusdilakukanstafsegerasetelahterjadiinsiden,bagaimana
langkahlangkahpengumpulanfaktaharusdilakukandandukungan
apayangharusdiberikankepadastaf,pasiendankeluarga.
1.

1)Pastikanrumahsakitmemilikikebijakanyang
menjabarkanperandanakuntabilitasindividualbilamanaada
insiden.

2.

2)Tumbuhkanbudayapelaporandanbelajardariinsiden
yangterjadidirumahsakit.

3.

3)Lakukanasesmendenganmenggunakansurveipenilaian
keselamatanpasien.

B. BagiUnit/Tim:
1.

1)Pastikanrekansekerjaandamerasamampuuntuk
berbicaramengenaikepedulianmerekadanberani
melaporkanbilamanaadainsiden.

2.

2)Demonstrasikankepadatimandaukuranukuranyang
dipakaidirumahsakitandauntukmemastikansemualaporan
dibuat

secaraterbukadanterjadiprosespembelajaransertapelaksanaan
tindakan/solusiyangtepat.
2.MEMIMPINDANMENDUKUNGSTAF
Membangunkomitmendanfokusyangkuatdanjelastentang
KeselamatanPasiendirumahsakit.
Langkahpenerapan:
A.UntukRumahSakit:
1.

1)PastikanadaanggotaDireksiatauPimpinanyangbertanggung
jawabatasKeselamatanPasien

2.

2)Identifikasiditiapbagianrumahsakit,orangorangyangdapat

diandalkanuntukmenjadipenggerakdalamgerakanKeselamatan
Pasien
1.

3)PrioritaskanKeselamatanPasiendalamagendarapat
Direksi/Pimpinanmaupunrapatrapatmanajemenrumahsakit

2.

4)MasukkanKeselamatanPasiendalamsemuaprogramlatihanstaf
rumahsakitandadanpastikanpelatihaninidiikutidandiukur
efektivitasnya.

B.UntukUnit/Tim:
1.

1)Nominasikanpenggerakdalamtimandasendiriuntuk
memimpinGerakanKeselamatanPasien

2.

2)Jelaskankepadatimandarelevansidanpentingnyasertamanfaat
bagimerekadenganmenjalankangerakanKeselamatanPasien

3.

3)Tumbuhkansikapksatriayangmenghargaipelaporaninsiden.

3.MENGINTEGRASIKANAKTIVITASPENGELOLAANRISIKO
Mengembangkansistemdanprosespengelolaanrisiko,sertalakukan
identifikasdanasesmenhalyangpotensialbermasalah.
Langkahpenerapan:

A.UntukRumahSakit:
1.

1)Telaahkembalistrukturdanprosesyangadadalammanajemen
risikoklinisdannonklinis,sertapastikanhaltersebutmencakup
danterintegrasidenganKeselamatanPasiendanstaf;

2.

2)Kembangkanindikatorindikatorkinerjabagisistempengelolaan
risikoyangdapatdimonitorolehdireksi/pimpinanrumahsakit;

3.

3)Gunakaninformasiyangbenardanjelasyangdiperolehdari
sistempelaporaninsidendanasesmenrisikountukdapatsecara
proaktifmeningkatkankepedulianterhadappasien.

B.UntukUnit/Tim:
1.

1)Bentukforumforumdalamrumahsakituntukmendiskusikanisu
isuKeselamatanPasiengunamemberikanumpanbalikkepada
manajemenyangterkait;

2.

2)Pastikanadapenilaianrisikopadaindividupasiendalamproses
asesmenrisikorumahsakit;

3.

3)Lakukanprosesasesmenrisikosecarateratur,untukmenentukan
akseptabilitassetiaprisiko,danambillahlangkahlangkahyang
tepatuntukmemperkecilrisikotersebut;

4.

4)Pastikanpenilaianrisikotersebutdisampaikansebagaimasukan
keprosesasesmendanpencatatanrisikorumahsakit.

5.

MENGEMBANGKANSISTEMPELAPORAN

6.

Memastikanstafdapatmelaporkankejadian/insiden,sertarumah
sakitmengaturpelaporankepadaKomiteNasionalKeselamatan
PasienRumahSakit.

7.

Langkahpenerapan:
A.

UntukRumahSakit:

B.

Lengkapirencanaimplementasisistempelaporaninsidenke
dalammaupunkeluar,yangharusdilaporkankeKomite
NasionalKeselamatanPasienRumahSakit.

C.

UntukUnit/Tim:

D.

Berikansemangatkepadarekansekerjaandauntuksecara
aktifmelaporkansetiapinsidenyangterjadidaninsidenyang

telahdicegahtetapitetapterjadijuga,karenamengandung
bahanpelajaranyangpenting.
6.

MELIBATKANDANBERKOMUNIKASIDENGANPASIEN
Mengembangkancaracarakomunikasiyangterbukadengan
pasien.Langkahpenerapan:

A.UntukRumahSakit:
1.

1)Pastikanrumahsakitmemilikikebijakanyangsecarajelas
menjabarkancaracarakomunikasiterbukaselamaprosesasuhan
tentanginsidendenganparapasiendankeluarganya.

2.

2)Pastikanpasiendankeluargamerekamendapatinformasiyang
benardanjelasbilamanaterjadiinsiden.

3)Berikandukungan,pelatihandandorongansemangatkepadastafagar
selaluterbukakepadapasiendankeluarganya.
B.UntukUnit/Tim:
1.

1)Pastikantimandamenghargaidanmendukungketerlibatanpasien
dankeluarganyabilatelahterjadiinsiden

2.

2)Prioritaskanpemberitahuankepadapasiendankeluargabilamana
terjadiinsiden,dansegeraberikankepadamerekainformasiyang
jelasdanbenarsecaratepat

3.

3)Pastikan,segerasetelahkejadian,timmenunjukkanempati
kepadapasiendankeluarganya.

6.BELAJARDANBERBAGIPENGALAMANTENTANG
KESELAMATANPASIEN
Mendorongstafuntukmelakukananalisisakarmasalahuntukbelajar
bagaimanadanmengapakejadianitutimbul.
Langkahpenerapan:
A.UntukRumahSakit:
1)Pastikanstafyangterkaittelahterlatihuntukmelakukankajian
insidensecaratepat,yangdapatdigunakanuntukmengidentifikasi
penyebab.
2)Kembangkankebijakanyangmenjabarkandenganjelascriteria
pelaksanaanAnalisisAkarMasalah(rootcauseanalysis/RCA)yang
mencakupinsidenyangterjadidanminimumsatukalipertahun

melakukanFailureModesandEffectsAnalysis(FMEA)untukproses
risikotinggi.
B.UntukUnit/Tim:
1.

1)Diskusikandalamtimandapengalamandarihasilanalisis
insiden.

2.

2)Identifikasiunitataubagianlainyangmungkinterkenadampak
dimasadepandanbagilahpengalamantersebutsecaralebihluas.

7.MENCEGAHCEDERAMELALUIIMPLEMENTASISISTEM
KESELAMATANPASIEN
Menggunakaninformasiyangadatentangkejadian/masalahuntuk
melakukanperubahanpadasistempelayanan.
Langkahpenerapan:
A.UntukRumahSakit:
1.

1)Gunakaninformasiyangbenardanjelasyangdiperolehdari
sistempelaporan,asesmenrisiko,kajianinsiden,danauditserta
analisis,untukmenentukansolusisetempat.

2.

2)Solusitersebutdapatmencakuppenjabaranulangsistem(struktur
danproses),penyesuaianpelatihanstafdan/ataukegiatanklinis,
termasukpenggunaaninstrumenyangmenjaminkeselamatan
pasien.

3.

3)Lakukanasesmenrisikountuksetiapperubahanyang
direncanakan.

4.

4)SosialisasikansolusiyangdikembangkanolehKomiteNasional
KeselamatanPasienRumahSakit.

5.

5)Beriumpanbalikkepadastaftentangsetiaptindakanyang
diambilatasinsidenyangdilaporkan.

B.UntukUnit/Tim:
1.

1)Libatkantimandadalammengembangkanberbagaicarauntuk
membuatasuhanpasienmenjadilebihbaikdanlebihaman.

2.

2)Telaahkembaliperubahanperubahanyangdibuattimandadan
pastikanpelaksanaannya.

3.

3)Pastikantimandamenerimaumpanbalikatassetiaptindaklanjut
tentanginsidenyangdilaporkan.

Tujuhlangkahkeselamatanpasienrumahsakitmerupakanpanduanyang
komprehensifuntukmenujukeselamatanpasien,sehinggatujuhlangkah
tersebutsecaramenyeluruhharusdilaksanakanolehsetiaprumahsakit.
Dalampelaksanaan,tujuhlangkahtersebuttidakharusberurutandan
tidakharusserentak.Pilihlangkahlangkahyangpalingstrategisdan
palingmudahdilaksanakandirumahsakit.Bilalangkahlangkahini
berhasilmakakembangkanlangkahlangkahyangbelumdilaksanakan.
Bilatujuhlangkahinitelahdilaksanakandenganbaikrumahsakitdapat
menambahpenggunaanmetodametodalainnya.

3.SistimPelaporanKeselamatanPasienRS
Formulir1

FORMATLAPORANINSIDENKETKPRSRumah
Sakit......................

LAPORANINSIDENKNC,KTC,KTDDANKEJADIANSENTINEL
I.DATAPASIEN
Nama:...............................................................................................................
NoMR:............................................Ruangan:.................................................

RAHASIA,TIDAKBOLEHDIFOTOCOPY,DILAPORKANMAXIMAL2
x24JAM

Umur*:
1 >1tahun5tahun
2 >15tahun30tahun
3 >65tahun

>1bulan1tahun
>5tahun15tahun >30tahun65tahun
Perempuan
AsuransiSwasta

Perusahaan*
JaminanKesehatanDaerah
Jeniskelamin:
Lakilaki
Penanggungbiayapasien: Pribadi
ASKESPemerintah JAMKESMAS
01bulan
TanggalMasukRS:.........................................................Jam......................................

II.RINCIANKEJADIAN
1. TanggaldanWaktuInsiden
2. Tanggal:............................................................Jam...............................................
3. Insiden:......................................................................................................................
4. KronologisInsiden:

...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
................................................................................................................................
4.JenisInsiden*:
KejadianNyarisCedera/KNC(Nearmiss)
KejadianTidakCedera/KTC(NoHarm)
KejadianTidakdiharapkan/KTD(AdverseEvent)/KejadianSentinel(SentinelEvent)
5.OrangPertamaYangMelaporkanInsiden*
Karyawan:Dokter/Perawat/Petugaslainnya
Pasien
Keluarga/Pendampingpasien
Pengunjung
Lainlain..................................................................................................(sebutkan)
6.Insidenterjadipada*: Pasien
Lainlain.....................................................................................................................
(sebutkan)Mis:karyawan/Pengunjung/Pendamping/Keluargapasien,laporkeK3RS.
7.Insidenmenyangkutpasien: Pasienrawatinap
Pasienrawatjalan

PasienUGD
Lainlain..................................................................................................(sebutkan)
8.TempatInsiden
Lokasikejadian................................................................................................(sebutkan)
(Tempatpasienberada)
9.Insidenterjadipadapasien:(sesuaikasuspenyakit/spesialisasi) PenyakitDalam
danSubspesialisasinya
AnakdanSubspesialisasinya
BedahdanSubspesialisasinya
ObstetriGinekologidanSubspesialisasinya THTdanSubspesialisasinya
MatadanSubspesialisasinya
SarafdanSubspesialisasinya
AnastesidanSubspesialisasinya
Kulit&KelamindanSubspesialisasinya
JantungdanSubspesialisasinya
ParudanSubspesialisasinya
JiwadanSubspesialisasinya
Lokasikejadian............................................................................................(sebutkan)
10.Unit/Departementerkaityangmenyebabkaninsiden
Unitkerjapenyebab.....................................................................................(sebutkan)
11.AkibatInsidenTerhadapPasien*:
Kematian
CederaIrreversibel/CederaBerat CederaReversibel/CederaSedang Cedera
Ringan
Tidakadacedera
12.Tindakanyangdilakukansegerasetelahkejadian,dan
hasilnya:................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
.....
13.Tindakandilakukanoleh*:
Tim:terdiridari:.....................................................................................................
Dokter
Perawat

Petugaslainnya.......................................................................................................
14.ApakahkejadianyangsamapernahterjadidiUnitKerjalain?*
Ya Tidak
Apabilaya,isibagiandibawahini.
Kapan?danLangkah/tindakanapayangtelahdiambilpadaUnitkerjatersebutuntuk
mencegahterulangnyakejadianyang
sama?.....................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
...........................................................................................................................
GradingRisikoKejadian*(Diisiolehatasanpelapor):
BIRU HIJAU KUNING MERAHNB.*=pilihsatujawaban.

PembuatLaporan

Paraf

TglTerima

:............................ PenerimaLaporan :............................

:............................ Paraf

:............................

:............................ TglLapor

:............................

FORMATLAPORANKETKPRSRumahSakit......................
LaporanKondisiPotensialCedera(KPC)
1.TanggaldanWaktuditemukanKondisiPotensiCedera(KPC)
Tanggal:.........................................................Jam......................................
2.
KPC:..................................................................................................................
..........
............................................................................................................................
............................................................................................................................
3.OrangPertamaYangMelaporkanInsiden*

Karyawan:Dokter/Perawat/Petugaslainnya
Pasien
Keluarga/Pendampingpasien
Pengunjung
Lainlain...............................................................................(sebutkan)
4.Lokasidiketahui
KPC.................................................................................................(sebutkan)
5.Unit/Departementerkait
KPC................................................................................................(sebutkan)
6.Tindakanyangdilakukanselamaini,dan
hasilnya:.............................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
7.Tindakandilakukanoleh*:
Tim:terdiridari:......................................................................................
Dokter
Perawat
Petugaslainnya..........................................................................................
8.ApakahkejadianyangsamapernahterjadidiUnitKerjalain?* Ya
Tidak
Apabilaya,isibagiandibawahini.
Kapan?danLangkah/tindakanapayangtelahdiambilpadaUnitkerja
tersebut
untukmencegahterulangnyakejadianyang
sama?..................................................................................................................
............................................................................................................................

RAHASIA,TIDAKBOLEHDIFOTOCOPY,DILAPORKANMAXIMAL2
x24JAM

:..............................
.....
Pembuat

Penerima
Laporan

Laporan

:.................................
..

:
Paraf

................................
Paraf
...

:.................................
..

TglLapor

................................
...

Tglterima

:.................................
..

Formulir2

LAPORANINSIDENKESELAMATANPASIEN
1

Laporaninihanyadibuatjikatimbulkejadianyangmenyangkutpasien.
Laporanbersifatanonim,tidakmencantumkannama,hanyadiperlukan
rinciankejadian,analisapenyebabdanrekomendasi.

UntukmengisilaporaninisebaiknyadibacaPedomanPelaporan
InsidenKeselamatanPasien(IKP),bilaadakerancuanpersepsi,isilah
sesuaidenganpemahamanyangada.

IsilahsemuadatapadaLaporanInsidenKeselamatanPasiendengan
lengkap.Jangandikosongkanagardatadapatdianalisa.

SegerakirimkanlaporaninilangsungkeKomiteNasionalKeselamatan
Pasien(KNKP).

KODERUMAHSAKIT:...................................

I.
DATARUMAHSAKIT:
KepemilikanRumahSakit:
1

Pemerintah

PemerintahDaerah(Provinsi/Kab/Kota)

TNI/POLRI

Privat

BUMN/BUMD

JenisRumahSakit:

RSUmum

RSKhusus:
1

RSIbudanAnak

RSParu

RSMata

RSOrthopedi

RSJantung

RSJiwa

RSKusta

RSKhususlainnya.....................................................

KelasRumahSakitUmumKelasRumahSakitKhususAA

10

BB

11

CC

12

13

Kapasitastempattidur:
..................................................................tempattidurPropinsi
(lokasi
RS):............................................................................................
TanggalLaporanInsidendikirimke
KNKP:....................................................

II.
DATAPASIENUmur*
JeniskelaminPenanggungbiayapasien:
:
:
01bulan

>1tahun5tahun
>15tahun30tahun >65tahun
Lakilaki
>1bulan1tahun
>5tahun15tahun >30tahun65tahun
Perempuan
Pribadi
ASKESPemerintahJAMKESMAS
AsuransiSwasta
Perusahaan*
JaminanKesehatanDaerah
TanggalMasukRS:..................................................Jam...............................

III.RINCIANKEJADIAN
1.

TanggaldanWaktuInsiden

2.

Tanggal:..................................................Jam..................................

3.

Insiden:.............................................................................................

4.

KronologisInsiden

5.

.....................................................................................................................
...................................................................................................................
..................................................................................................................
.....

6.

JenisInsiden*:
1

KejadianNyarisCedera/KNC(Nearmiss)

KejadianTidakCedera/KTC(NoHarmIncident)

KejadianTidakdiharapkan/KTD(AdverseEvent)/Kejadian
Sentinel

(SentinelEvent)

5.

OrangPertamaYangMelaporkanInsiden*

6.

Karyawan:Dokter/Perawat/Petugaslainnya Pasien

7.

Keluarga/Pendampingpasien

8.

Pengunjung

9.

Lainlain...................................................................................(sebutkan)

10.

Insidenterjadipada*:

11.

Pasien

12.

Lainlain..................................................................................
(sebutkan)Mis:karyawan/Pengunjung/Pendamping/Keluarga
pasien,laporkeK3RS.

13.

Insidenmenyangkutpasien: Pasienrawatinap

14.

Pasienrawatjalan

15.

PasienUGD

16.

Lainlain..................................................................................
(sebutkan)

17.

TempatInsiden

18.

Lokasikejadian............................................................................
(sebutkan)

19.

(Tempatpasienberada)

20.

Insidenterjadipadapasien:(sesuaikasuspenyakit/spesialisasi)

21.

PenyakitDalamdanSubspesialisasinya

22.

AnakdanSubspesialisasinya

23.

BedahdanSubspesialisasinya

24.

ObstetriGinekologidanSubspesialisasinya THTdan
Subspesialisasinya

25.

MatadanSubspesialisasinya

26.

SarafdanSubspesialisasinya

27.

AnastesidanSubspesialisasinya

28.

Kulit&KelamindanSubspesialisasinya

29.

JantungdanSubspesialisasinya

30.

ParudanSubspesialisasinya

31.

JiwadanSubspesialisasinya

32.

Lainlain..................................................................................
(sebutkan)

10.Unit/Departementerkaityangmenyebabkaninsiden
Unitkerjapenyebab.....................................................................(sebutkan)
11.AkibatInsidenTerhadapPasien*: Kematian
CederaIrreversibel/CederaBerat CederaReversibel/CederaSedang
CederaRingan
Tidakadacedera
12.Tindakanyangdilakukansegerasetelahkejadian,dan
hasilnya:.............................................................................................................
............................................................................................................................
......................................................................................................................
13.Tindakandilakukanoleh*:
Tim:terdiridari:...................................................................................
Dokter
Perawat
Petugaslainnya:....................................................................................
14.ApakahkejadianyangsamapernahterjadidiUnitKerjalain?*
Ya Tidak
Apabilaya,isibagiandibawahini.
Kapan?danLangkah/tindakanapayangtelahdiambilpadaUnitkerja
tersebut
untukmencegahterulangnyakejadianyang
sama?..................................................................................................................
........................................................................................................................

IV.TIPEINSIDEN
TipeInsiden:.....................................................................................................
SubTipeInsiden:..............................................................................................

V.ANALISAPENYEBABINSIDEN

Dalampengisianpenyebablangsungatauakarpenyebabmasalahdapat
menggunakanFaktorkontributor(bisapilihlebihdari1)
a.FaktorEksternal/diluarRS
b.FaktorOrganisasidanManajemen
c.FaktorLingkungankerjad.FaktorTim
e.FaktorPetugas&Kinerjaf.FaktorTugas
g.FaktorPasien
h.FaktorKomunikasi
1.Penyebablangsung(Direct/Proximate/Immediate
Cause).................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
.......2.Akarpenyebabmasalah(underlying root
cause)..................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
......3.Rekomendasi/Solusi
NO

AKARMASALAH

REKOMENDASI/SOLUSI

NB.*=pilihsatujawaban,kecualibilaberpendapatlain.