Anda di halaman 1dari 7

PAPER MIKROPALEONTOLOGI

ORDO, SUB ORDO DAN GENUS FORAMINIFERA

Disusun oleh :
Alfeus Yunivan Kartika
L2L 008 003

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
OKTOBER 2010

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

FORAMINIFERA
Foraminifera dibagi dalam beberapa ordo dan super family dimana setiap
ordo dan superfamily tersebut memiliki ciri khusus yang membedakan dengan
ordo dan super family lainnya.

Gambar 1. Sub Ordo dan super family foraminifera

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

1. Sub Ordo Allogromina

Dinding tes dari zat tectinous (bentuk dinding paling primitive) yang

terbuat dari zat organic meyerupai zat tanduk, fleksibel dan transparan..
Sistem kamar unilocular atau berkamar tunggal.
Sub ordo ini dapat mempunyai aperture tunggal atau ganda dan dapat

mempunyai terminal atau tidak mempunyai terminal.


Superfamili dari subordo Allogromina adalah Lagynacea dan super family
yang penting adalah Allogromiidae, Astrorhizaea, Hippocrepinacea,
Komokiacea.

2. Sub Ordo Textulariina

Dinding tes berupa agglutinated atau araneceous, yaitu dari butiran mineral
atau pecahan cangkang yang saling melekat.

Dinding tes mempunyai lapisan kitin yang tipis di bagian dalamnya.

Sistem kamarnya ada yang Unilocular sederhana atau labirintik dan


Multilocular sederhana labirintik atau dengan kamar kamar kecil

Sub ordo ini mempunyai aperture tunggal atau ganda dan dapat memiliki
terminal atau tidak.

Contoh

superfamilinya

adalah

Ataxophragmiacea,

Biokovinacea,

Coscinophragmatacea, Cyclolinacea, Haplophragmiacea, Hormosinacea,


Lituolacea, Loftusiacea, Orbitolinacea, Pavonitacea, Rzehakinacea,
Spiroplectamminace, Textulariacea, Trochamminacea, Verneuilinacea.

genusnya adalah Saccammina sphaerica, Reophax sp, Ammobacculites


agglutinans, Psammosphaera fusca dan Psammosphaera parva. Berikut
ini contoh gambar dan genus

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

Textulariina :

3. Sub ordo Fusulinna

dinding tesnya bersifat non laminae calcareous microganular.

Pada Superfamili Parathuraminacea mempunyai granul kalsit yang


tersemen kalsit dan imperforate.

Pada Superfamili Endothyracea mempunyai dinding test berserat atau


granular dan sering terdiri atas 2 lapis, agglutinated halus dan mempunyai
pori yang halus.

Pada superfamili Fusulinacea mempunyai dinding test yang terdiri atas 4


lapis dan paling luar berupa tectum yang gelap dan perforate.

Sistem perkamarannya ada yang Unilocular dan ada juga yang


Multilocular dengan kamar kamar kecil sederhana.

Famili

pada

Fusulina

Earlandiacea,
Moravamminacea,

adalah

Endothyracea,

Archaediscacea,
Fusulinacea,

Nodosinellacea,

Colaniellacea,
Geinitzinacea,

Palaeotextulariacea,

Parathuraminacea, Ptychocladiacea, Tetrataxacea, dan Tournayellacea.


Contoh spesiesnya adalah F. Cylindrica F. Elongata F. Girtyi F.
Longissimoidea F. Megista F. Robusta.

4. Sub Ordo Milionila

dinding tesnya bersifat non laminar calcareous imperforate atau


porsellaneous dengan kenampakan halus, putih, opak dan mengkilat

seperti porselen.
Sistem perkamarannya unilocular atau multilocular bentuknya sederhana
dengan kamar kamar kecil.

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

Struktur kamarnya berawal dengan tabung terputar diikuti dengan


pertumbuhan planispiral dan streptospiral dengan pertumbuhan tak
terputar dan bercabang tak teratur atau uniserial.
Superfamilinya Miliolacea dan famili yang penting adalah Miliodae.
5. Sub Ordo Rotaliina

Dinding tesnya bersifat calcareous perforate atau hyaline dengan sifat

dinding yang relatif jernih dan agak melalukan cahaya atau tranlucens.
Golongan Nadosaridae, Gelobigerinidae dan Polymorphinidae
mempunyai diameter pori sekitar

5 - 9 mikrometer sedangkan beberapa

jenis seperti Anomalina, Planulina dan Cibicides besar lubang porinya

lebih kurang 15 mikrometer.


Golongan Spirillinacea mempunyai test yang terdiri dari kristal tunggal

yang terbentuk dari magnesium kalsit.


Sistem perkamarannya unilocular, multilocular dan sederhana.
Struktur kamarnya planispiral, trochospiral dan biserial. Golongan ini

mempunyai aperture terminal sederhana atau umbilical.


Famili yang penting adalah Spirillinidae
Golongan Nodosariacea memiliki dinding test berupa perforate halus,
kalsit yang radial secara optis dan cryptolamellar. Sistem perkamarannya

unilocular, multilocular sederhana.


famili yang penting adalah Nodosariidae dan Lagenidae.
Superfamili Buliminacea mempunyai perforate halus sampai kasar, kalsit

yang radial secara optis dan cryptolamellar.


Superfamili Duostominacea mempunyai dinding test berupa kalsit atau
aragonite yang radial secara optis cryptolamellar granular. Sistem
perkamarannya multilocular sederhana dengan struktur kamar yang
planispiral atau trochospiral. Golongan ini mempunyai apertur tunggal

atau ganda dan basal.


Golongan superfamili Robertinacea mempunyai dinding test aragonite
bilamellar yang radial secara optis. Sistem perkamarannya multilocular
sederhana dengan kamar kamar kecil dengan struktur kamarnya yang
trochospiral. Golongan ini memiliki apertur berupa celah basal dan apertur
tambahan di sutur.

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

Superfamili Discorbacea mempunyai dinding test yang tersusun atas kalsit


Mg rendah yang radial secara optis crypto dan bilamellar. Sistem
perkamarannya unilocular atau multilocular sederhana dengan struktur
kamar yang planispiral, trochospiral dan terputar biseral atau irregular.

Golongan ini memiliki apertur basal, areal atau peripheral.


Superfamili Globigerinacea mempunyai dinding test yang tersusun atas
kalsit Mg rendah bilamellar, radial secara optis dan berkanal. Sistem
perkamarannya multilocullar sederhana dengan struktur kamar yang
planispiral, trochospiral yang terputar biserial atau uniserial. Golongan ini
memiliki apertur berupa basal beberapa dengan apertur tambahan dan
famili

yang

penting

adalah

Globigerinadae,

Globorotaliidae,

Hantkeninidae, Hastigerinidae. Golongan yang lain adalah Rotaliacea


yang berdinding test kalsit Mg rendah bilamellar, radial secara optis dan
berkanal ( canaliculated ). Sistem perkamarannya multilocular sederhana
atau terbagi bagi menjadi kamar median dan kamar lateral dengan
struktur kamar planispiral sampai trochospiral, test konvex atau berbentuk
kerucut. Golongan ini memiliki apertur tambahan bersifat basal dan tanpa
apertur primer. Famili yang penting adalah Rotaliidae.

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera

DAFTAR PUSTAKA
Rahadjo, Wartono. 2000. Buku Pedoman Praktikum Paleontologi. Laboratorium
Paleontologi, Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gajah
Mada : Yogyakarta

Paper Mikropaleontologi : Foraminifera