Anda di halaman 1dari 4

Dari Kawasan Tilong Noelbaki, 102,7 Sahabat Fm Basodara pung radio,

selamat malam sahabat, Bagaimana Kabar sahabat Hari ini? Setelah seharian
beraktifitas, dari pagi sampai sekarang ini, Saya berharap sahabat dalam
keadaan yang sehat.
Untuk menemani istarhat santai sahabat, saya Fiktor Missa akan menemani
sahabat didalam Program : Kunci kehidupanselama 30 kedepan
Didalam 30 menit ini kita akan bersama-sama belajar akan firman Tuhan, oleh
karena itu diakhir dari acara ini sahabat bisa bertanya melalui line sms di
--------------------Untuk menemani istirahat sahabat bersama keluarga, saya akan menemani
sahabat dengan Firman Tuhan yang akan menyegarkan Iman kita sebagai Orang
percaya.
terkususnya malam hari ini kita akan mendengar Firman Tuhan yang akan
mengajar kita Untuk mengenal siapa diri kita, siapa itu mansia, dan bagaimana
posisi kita di hadapan Allah dan juga dihadapan sesama.
Masih dari station yang selalu membawa harapan baru, 102,7 sahabat FM.
Sahabat, bagaimana seseorang dapat mengenal dirinya? Pertanyaan mengenai
siapa kita akan terjawab jika kita mengenal diri kita sendiri, tetapi apakah
sahabat mengenal diri sahabat?
Seseorang mungkin dapat mengenal dirinya sendiri jika dia membandingkan
dirinya dengan orang lain, contohnya seperti ini, seseorang akan berkata bahwa
oh dia seseorang yang tidak cepat emosi, dari mana dia mengetahui hal itu? Hal
itu diketahui Jika dia melihat orang lain yang cepat sekali emosi, ketika ada hal
yang membuat dia meraskan perasaan tersebut.
Contoh lain, seseorang mengatakan dia seseorang yang suka memberi, jika dia
melihat ada orang lain yang tidak suka memberi.
Tetapi, apakah kita dapat menilai diri kita sepenuhnya dengan cara seperti itu?
Apakah dengan jalan demikian kita dapat mengerti siapa diri kita?
Lebih luas cakupannya, kita melihat tentang siapa itu manusia? Asal usul
manusia memiliki banyak spekulasi, memiliki banyak sekali pertanyaan, tetapi
spekulasi mengneai asal usul manusia terjawab dengan Firman Tuhan, Alkitab
jelas mengatakan bahwa Kita diciptakan, diciptakan oleh sang pencipta yaitu
Allah. Didalam Kejadian, Allah membentuk kita dari debu tanah, dan dia
mengembuskan nafas kehidupan, kepada manusia. Itulah asal mula manusia
yang tak dapat terbantahkan,
banyak spekulasi lain yang mengatakan bahwa manusia bersal dari ini dan itu,
tetapi jika kembali dtanyakan, dari mana hal ini dan itu muncul? Maka semuanya
akan kembali kepada suatu kuasa yang melebihi hikmat manusia, yaitu kuasa
Allah. Dan Alkitab menulis mengenai hal ini.

Apakah pengenalan akan manusia hanya sampai kepada hal tersebut? Bebricara
megenai seorang manusia, memiliki banyak sekali hal untuk dibicarakan,
Tetapi, yang terpenting yang harus kita ketahui adalah, kita manusia adalah
Ciptaan, dan ciptaan harus tunduk kepada sang pencipta.
Inilah sebenarnya posisi manusia, manusia berada dibawah sang pencipta, tetapi
hal lain yang harus diketahui adalah, posisi dari manusia berada diatas ciptaanciptaan lain,
Dan hal ini seringkali dibolak-balik oleh manusia, Allah berfirman, hendaklah
manusia itu menguasai segala ciptaan yang lain, itu adalah perintah Allah, dan
posisi ini menjadi suatu yang pasti, menjadi suatu ketetapan, Allah berada d atas
ciptaan-ciptaannya, dan manusia berada diatas ciptaan-ciptaan yang lain, tetapi
manusia seringkali membuat ciptaan-ciptaan lain berada diatas mereka, dengan
cra menyemabah kepada ciptaan-ciptaan tersebut. Manusia menyembah kepada
matahari, kepada bulan dan bintang, manusia menyembah kepada batu, dan
pohon-pohon, tetapi sebenarnya yang harus disembah oleh manusia hanyalah
Allah.
Ketika mnusia menyembah akan Allah maka dia tahu siapa penciptanya, tetapi
keadaan dimana manusia tidak lagi mengakui akan pencipta, manusia memilih
untuk melawan sang pencipta, maka inilah yang menjadi pemberontakan, dan
pemberontakan ini mengakibatkan Dosa.
Dosa, apa itu dosa? Dosa adalah perbuatan melawan perintah Allah.
Pertanyaanya? Apakah manusia tidak berdosa,
Kita lihat apa yang firman Tuhan katakan,
manusia melawan akan Allah, manusia memberontak kepada Allah,
Allah menyuruh supaya manusia jangan memakan buah yang terlarang itu,
tetapi manusia memakannya.
permasalahannya bukan terletak kepada buah apa itu, atau buah yang mana
yang dimakan, tetapi apakah manusia mengikuti perintah Allah? Atau melawan
akan Allah?
Hal ini juga yang terjadi sekarang, bukan permasalah perbuatan apa yang kita
lakukan tetapi apakah perbuatan kita itu melawan Allah atau tidak? Dan sampai
kepada puncak, posisi kita.
Manusia (Adam) melawan akan Allah, dia memberontak kepada Allah, dan apa
yang Allah katakan, konskuensinya adalah kematian, kematian jasmani, dan
kematian Rohani.
Apakah hanya adam? Tidak tetapi semua manusia tanpa terkecuali, saya dan
saudara kita baca roma 3 : 9 12 semua manusia telah berada dibawah kuasa
dosa karena melawan Allah.

Sahabat, Allah tidak menulis, manusia jika melwan perintah allah maka manusia
akan pingsan, tetapi yang dikatakn manusia mati, mati didalam dosa,
seeorang yang mati, tidak akan bisa melakukan apa-apa,dalam hal ini, manusia
tidak lagi memiliki kehendak bebas, manusia itu mati, dan manusia terus
cenderung kepada dosa,
Disini posisi manusia, seperti manusia yang jatuh kedalam lubang yang dalam,
dimana manusia tidak bisa untuk keluar dari lubang itu tanpa pertolongan orang
lain, harus ada yang mengakat manusia itu.
Manusia membuthkan penyelamat, dan oleh karena itu Yesus Kristus menjadi
satu-satunya yang datang dan menyelamatkan manusia,
Orang-orang mungkin bertanya? Kita sekarang masih hidup? Lalu apa
maksudnya dengan mati? Mati secra rohani artinya kita tidak lagi bisa
melakukan sesuatu yang sesuai dengan perintah Allah, kita terus menerus
cenderung kepada dosa,
Banyak orang diluar sana berkata, kita masih dapat berbuat baik, jadi kita tidak
sepenuhnya mati, kita dapat menyambut akan pertolongan Tuhan karena kita
hanya pingsan.
Tidak, manusia meskipun dia melakukan hal sebaik apapun dia tetap saja
memberontak kepada Allah, Tuhan mengaktan , jika hanya satu saja perintah
Allah yang tidak dlaksanakan, tetap saja dia berdosa melawan Allah itulah posisi
manusia, kita mati, dan kita berada didalam lubang dan tidak dapat keluar dari
lubang dosa itu.
Tetapi, satu hal yang membuat kita bahagia, bagi kita yang percaya kepada
Kristus, kita sadar bahwa kita telah mati. Oleh karena itu kita membutuhkan
penolong, dan Kristus datang sebagi penolong, dan didalam dia, kita tidak lagi
diperhitungkan sebagi orang yang mati, tetapi kita diperhitungkan sebagi orang
yang benar, oleh karena itu, kita berbeda dengan orang-orang yang memnggap
diri mereka benar yang merasa tidak membuthkan penolong, karena mereka
orang yang tidak sadar siapa diri mereka.
Oelh karena itu sahabat, marilah kita semua menyadari siapa diri kita. Jika
ditanyakan siapa itu manusia? Manusia adalah orang berdosa, dan jika ditanya
siapa kita? Kita semua adlah orang berdosa. Kita adalah ciptaan Tuhan yang
telah memberontak kepadanya, dan keadilannya menntut orang yang melawan
dia harus dihukum tetapi karena kasihnya, yesus kristus datang ke duania, dan
mengakat kita dari lubang tersbut, kita tidak lagi menjadi orang yang akan
dihukum, kita adalah orang yang berbahagia. Kita sudah diselamatkan, jangan
lagi mencari keselamatan pada matahari, bulan, dan batu kayu.
Tetapi Marilah sahabat kita percaya kepad Yesus Kristus, satu-satunya yang
menjadi penyelamat kita, dan oleh karena itu kita sebagi orang yang
diselamatkan kita patut bersyukur, kita melakukan sesuai dengan perintahnya,
Jika kita melakukan sesuatu yang slaah, maka marilah kita memohon ampun

kepadanya, dan berbalik kembali kepada Dia. Kembali kepada jalan yang benar,
itulah kunci kehidupan kita untuk hari ini. Roma 7 :24
Tak terasa 30 menit berlalu, Akhir kata, saya Fiktor misa, mengucpakan mohon
maaf jika ada salah kata,selamat malam, sampai jumpa di kunci kehidupan edisi
selanjutnya dan kabar baik menyertai anda.