Anda di halaman 1dari 7

Lobak adalah tumbuhan yang masuk ke dalam famili Cruciferae.

Bentuk umbi lobak seperti wortel, tapi isi dan


kulitnya berwarna putih. Tanaman lobak berasal dari Tiongkok, dan telah banyak diusahakan di Indonesia.
Tanaman yang mudah ditanam baik di dataran rendah maupun pegunungan.
Saat ini daerah yang banyak ditanami lobak adalah dataran tinggi Pangalengan, Pacet, Cipanas, dan Bedugul.
Luas areal tanaman lobak di Indonesia saat ini berkisar 15.700 hektare.
Tanah yang baik untuk tanaman lobak adalah tanah gembur, mengandung humus (subur), lapisan atas tanah
yang tidak mengandungkerikil (batu-batu kecil), dan derajat keasaman tanah 5-6. Waktu penanaman yang
cocok adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau. Untuk penanaman pada musim kemarau, tanaman
harus cukup air.
Deskripsi lobak
Lobak adalah tumbuhan yang termasuk famili: Cruciferae. Bentuk umbi lobak seperti wortel, tapi isi dan
kulitnya berwarna putih.
Tanaman lobak berasal dari negeri Cina, tapi, telah banyak diusahakan di Indonesia. Tanaman mudah
ditanam baik di dataran rendah maupun tinggi (pegunungan). Saat ini daerah yang banyak ditanami lobak
adalah dataran tinggi.
Tanah yang baik untuk tanaman lobak adalah tanah gembur, mengandung humus (subur) dan lapisan
atasnya tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil).
Kemudian derajat keasaman tanah 5-6, sementara waktu tanam adalah musim hujan atau awal musim
kemarau. Namun kalau menanam pada musim kemarau, tanaman harus cukup air.
Manfaat lobak
Lobak dapat digunakan sebagai obat gangguan ginjal dan demam. Di samping itu, dapat pula menghasilkan
lender dalam kerongkongan sehingga baik sekali untuk obat batuk. Lobak, terutama umbinya dapat
dimakan mentah atau dibuat acar (asinan), tetapi umumnya dibuat sebagai campuran soto.

Lobak Mengobati Ambeien atau Wasir


Posted on 3 Mei 2012by OBAT TRADISIONAL INDONESIA

Lobak

LOBAK (Raphanus sativus L.)


Familia :
Brassicaceae.
Lobak adalah herba semusim, tinggi lebih kurang 1 meter, batang lunak membentuk umbi,
putih pucat. Daun tunggal, lonjong, tepi daun bergerigi, ujung dan pangkal rompang warna
hijau dan berbulu. Perbungaan bentuk tandan, di ujung batang, benang sari kuning kehijauan,
kelopak hijau, mahkota lonjong warna putih. Buah lonjong warna cokelat. Biji lonjong.
Nama Lokal :
NAMA SIMPLISIA Raphani sativi Radix; Akar Lobak.
Kandungan Kimia : minyak atsiri, rafanol, rafarin, dan vitamin C.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT KHAS Menyejukkan. KHASIAT Ekspektoran, diuretik, kholeretik, diaforetik dan
karminatif PENELITIAN Yosephine Sri Wulan M.,1987. Jurusan Biologi, FMIPA UNAIR. Telah
melakukan penelitian pengaruh pemberian perasan akar Lobak terhadap gambaran histologi
kelenjar susu mencit betina yang menyusui. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata pemberian
perasan akar Lobak secara oral 1 kali dan 2 kali sehari (tiap kali 0,5 ml/gram bb) tidak
mempengaruhi gambaran histologi kelenjar susu mencit. Pada pemberian 3 kali sehari sangat
berpengaruh terhadap gambaran histologi susu mencit yang menyusui. Tri Hermanu,1989.
Fakultas Farmasi, UNAIR. Telah dilakukan pengujian aktivitas immuno stimulan akar Lobak
dengan metoda Carbon clearence pada mencit. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata akar
Lobak yang diberikan secara oral ataupun intraperitonial mampu meningkatkan aktivitas sel-sel
fagosit sampai pada hari ke-9 setelah pemberian dan aktivitas tertinggi pada hari ke-1 setelah
pemberian. Tio Thwee Mei,1992. Fakultas Farmasi, UBAYA. Telah melakukan penelitian
pengaruh infus akar Lobak terhadap sekresi air susu mencit betina menyusui. Dari hasil
penelitian tersebut, ternyata pemberian infus akar Lobak 10%, dosis 20 ml/kg bb meningkatkan
sekresi air susu mencit, sedangkan konsentrasi 20% dan 40% tidak meningkatkan sekresi.
Sandra Liza,1992. Jurusan Farmasi, FMIPA UI. Telah melakukan penelitian pengaruh akar
Lobak terhadap batu kandung kemih. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata pengaruh akar
Lobak terhadap batu kandung kemih terlihat pada dosis 1,2 gram, 12 gram, dan 60 gram/200
gram bb. Semakin tinggi dosis yang diberikan daya penghancuran terhadap batu kandung
kemih semakin besar.
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan biji.
KEGUNAAN
1. Batuk.

2. Bronkhitis.
3. Demam.
4. Wasir.
5. Rematik (obat luar).
RAMUAN DAN TAKARAN
Batuk
Ramuan:
Akar Lobak 5 buah
Gula secukupnya
Cara pembuatan:
Lobak diparut kemudian diperas dan disaring. Beningannya ditambah gula secukupnya.
Diamkan semalam dan enaptuangkan.
Cara pemakaian :
Diminum 1 kali sehari 1 ramuan.
Larna pengobatan :
Diulang selama 7 hari.
Demam
Orang yang sering menderita demam dianjurkan makan sayuran lobak. Lobak dapat
melancarkan air seni.
(Sumber : http://www.iptek.net.id)
Jika Anda berminat membeli kapsul he
Nah Buah Lobak (Raphanus sativus) merupakan tumbuhan semusim yang masih sekelurga dengan kobis dan
brokoli. Diduga tanaman ini berasal dari Asia Barat dan Eropa. Ciri khasnya memiliki ketinggian sekitar 1 meter

dengan batang yang lunak membentuk umbi bewarna putih pucat. Daunnya tunggal dengan buah lonjong berwarna
cokelat.
Khasiat Tanaman Lobak
Ciri khas utama adalah rasanya yang sedikit pedas dengan bau khas yang agak menyengat.
Kandungan.
Lobak mengandung karbohidrat, energi, vitamin, mineral, kalori, protein, lemak, kalsium, fosfor, serat, zat besi,
vitamin B1, vitamin B2, Vitamin C, niacin, rafarin, rafanol dan minyak atsiri.
Khasiat.
Kandungan glucosinolates dalam akar dan daun tanaman horseradish (sejenis lobak) bisa meningkatkan
kemampuan tubuh dalam mendetoksifikasi karsinogen dan menekan pertumbuhan tumor.
Sebagian masyarakat mempercayai bahwa lobak dapat mengatasi beberapa penyakit, antara lain :
Menyembuhkan demam.
Mengatasi sulit tidur atau insomnia.
Mengatasi batuk dan bronkhitis.
Mengusir wasir.
Menetralisir racun rokok.

BERBAGAI JENIS
LOBAK
BY PARAMITHA DEVI - 2 AUGUST 2014
Siapa tidak mengenal lobak? Berbagai jenis salad sering menggunakan lobak. Bahkan, seringkali lobak
direkomendasikan untuk dibuat sup yang dicampur dengan daging sapi. Rasanya yang nikmat dan kayak
manfaat, menjadikan lobak cukup mudah di dapatkan di berbagai pasar tradisional. Namun ternyata, lobak
memiliki banyak jenis yang sering tidak kita ketahui.

Mungkin banyak di antara Anda yang kurang suka aroma lobak. Namun, lobak cukup lezat jika sudah diolah
menjadi masakan, soto misalnya. Umbi ini rendah lemak dan karbohidrat, sehingga bisa masuk daftar menu
bagi mereka yang sedang diet. Lobak juga berkhasiat sebagai obat, seperti meredakan demam dan sakit
tenggorokan.
Lobak sendiri memiliki berbagai jenis yang dapat dibedakan berdasarkan umur panennya, warna, dan bentuk
umbinya.
1. Lobak Genjah
Lobak jenis genjah biasanya dipanen pada umur 25-40 hari. Bila terlambat dipanen, umbi lobak akan menjadi
keras.
2. Lobak Tengahan
Lobak jenis tengahan memiliki umur panen lebih panjang, yaitu 40-60 hari. Contoh varietas yang termasuk
jenis tengahan adalah chartier, white starsburg yang berumbi panjang, serta golden globe yang berumbi bulat.
3. Lobak Dalam
Lobak jenis dalam memiliki umur panen yang paling lama, yaitu 60-80 hari. Contoh varietas lobak yang
termasuk jenis dalam adalah rose, white chunise, ronne black, Spanish, dan sakurajims.

4. Lobak Lokal
Lobak lokal merupakan jenis yang sehari-hari banyak ditemui di pasaran. Umbinya berwarna putih, bulat
memanjang, ujungnya meruncing atau tumpul seperti singkong.
5. Lobak Daikon
Lobak daikon merupakan lobak hibrida yang berasal dari Jepang yang dewasa ini sudah banyak dibudidayakan
di Indonesia. Umbinya besar, tidak berbau, rasanya agak manis dan tidak getir.
6. Lobak Radish
Radis (radish) merupakan lobak jenis luar negeri yang sudah mulai diusahakan di Indonesia. Ukurannya cukup
mungil, dan warna kulit luarnya bervariasi dari merah, kuning, hitam, atau campuran merah dan putih. Bentuk
umbinya bervariasi dari bundar, sedang dan panjang.

ss