Anda di halaman 1dari 19

KELOMPOK 8

SITI NUR AISYAH


SRI WAHYUNI UMAR LEPALENG
USWATUN KHASANAH
WIWIT RAHAYU
Platycerium bifurcatum
Equisetum sp
Pterus vitata
Pteris sp.

Equisetum sp.

Klasifikasi
Regnum : Plantae
Divisio:

Pteridhopyta

Kelas:

Equisetopsida

Ordo:

Equisetales

Familia:

Equisetaceae

Genus:

Equisetum

Daun

: terdapat mikrofil, berwarna hijau,

ukuran

kecil seperti jarum

Akar : sistem perakaran serabut, warna coklat tua


Batang : keras berongga, bercabang sebagian,
arah tumbuh keatas, mengandung silika,
terdapat buku dengan karangan daun
menyerupai sisik

Habitat : terestrial terutama di rawa


Cara hidup: bebas
Spora :

Paku Peralihan

adalah tumbuhan paku yang


dapat menghasilkan spora
dengan bentuk dan ukuran
sama, tetapi sebagian spora
jantan dan spora bertina.

Peranan

Equisetum debile (paku ekor kuda):


- obat sakit otot/tulang dalam bentuk
parem.
- obat diuretik karena mengandung asam
kersik dan kalsium tinggi.
- alat pembersih pisau, garpu,
sendok karena
kandungan silikanya tinggi.

Kelas Equisetinae
Family Equisetaceae
Ciri-ciri Equisetaceae
Dikenal sebagai paku ekor kuda
Sebagian hidup di darat dan sebagian hidup di
rawa-rawa
Mempunyai rhizoma dengan cabang-cabang
yang tegak
Di dalam batangnya terdapat banyak ruangruang udara
Pada buku-buku batangnya terdapat karangan
daun yang menyerupai sisik

Batang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis


Sel epidermis batang bagian luar mengandung zat kersik
Di dalam batang terdapat 3 macam saluran yaitu

Saluran pusat terdapat di tengah-tengah


batang tetapi pada batang yang masih
muda saluran ini belum terdapat.

lanjutan

Saluran karinal terletak di sebelah


dalam dari ikatan pembuluh.
Saluran valekular yang terletak di
dalam kortek yaitu di sebelah
luar dan berseling dengan
saluran karinal.

saluaran pusat dan karinal berfungsi untuk


menyimpan air sedang saluran valekular berfungsi
untuk menyimpan udara.

lanjutan

Spora terdapat dalam sporangium


Sporangium terdapat pada strobilus
(kumpulan sporofil)
Spora mempunyai dinding yang
terdiri atas endosporangium dan
eksosporangium
Lapisan sporangium paling luar
terdiri atas dua pita sejajar
(heptera) yang dalam keadaan
basah membalut spora
Heptera memperlihatkan gerakan
higroskopik untuk mempermudah
penyebaran spora

Equisetum arvense
Equisetum fluviatile
Equisetum sylvaticum

Contoh Equisetaceae

Equisetum fluviatile

Equisetum sylvaticum

Seperti halnya lumut, didalam siklus hidup


tumbuhan paku juga terdapat pergantian
generasi. Tumbuhan ekor kuda yang mudah
terlihat adalh generasi sporofit nya.
Pembelahan meiosis terjadi dalam sporangia
dan akan menghasilkan spora haploid yang
kemudian di lepaskan. Gametofit yang
berkembang dari spora berukuran sangat
kecil, tetapi dapat melakukan fotosintesis dan
hidup secara bebas (tidak bergantung pada
sporofit untuk memperoleh makan).
Equisetinae bersifat homospora.

Siklus Hidup

Luluk Faricha
Pteris Sp. Atas bawah bukan steril atau fertil.
Tetapi itu satu daun fertil
Novi Wulandari (7)
Equisetum daun kecil dan runcing. Fungsi
fotosintesis digantikan oleh batang.
Nur Istiqlalial Firdausi
Batang ada yang steril dan fertil. Atas fertil
dan bawah steril
Imroatun Hasana
Equisetum sporofil berbentuk strobilus
karena tersusun dalam rangkaian yang
berseling

Tanya Jawab
Baiq Muna (2)
Equisetum memiliki batang fertil dan
steril. Fungsi daun pada equisetum?
Astrid Amalia HP
Ramenta pada Pteris SP. Yang mana?
Dan fungsinya apa?
Firdausi Nuzuliya (4)
Platycerium bifurcatum tipe sporanya
bagaimana? Anatomi?