Anda di halaman 1dari 45

Aging

Process and
Post Power
Syndrome

By Joni Haryanto, S.Kp., M.Si.

Classical Method of Learning Process


02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu mengaplikasikan proses menua
dan post power syndrom dalam pelayanan keperawatan

Tujuan khusus :

1) Siklus kehidupan manusia


2) Paradigma sehat keperawatan lansia
3) Aspek biologi molekular dalam proses menua
4) Tanda & gejala penyakit menua
5) Teori menua
6) Andropause & Menopause
7) Perubahan sistem tubuh oleh proses menua
8) Post power syandroma
9) Kepribadian post power syndrome
10)Implementasi post power syndrome

Joni Haryanto, S.Kp., M.Si., CH., CHt - Gerontic

Proses Menua
(Aging Process)
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Pendahuluan
Keperawat
an

Paradigma Sehat
Lansia

Konsep
Manusia
Konsep
Lingkungan
Konsep
Kesehatan
Konsep
Keperawatan

Sistem &
Berjenjang

Sel & Molekuler

Bagaimana Kep. Gerontik Berbasis


02/07/15
Lecture Program of Gerontic Nursing Care
Molekuler ?

Perlu tahu Proses Menua !?


Proses menghilangnya
secara perlahan
kemampuan jaringan
untuk memperbaiki diri
dan mempertahankan
anatomis dan fungsi
normal.
Tidak ada kemampuan
untuk bertahan
terhadap jejas,
antigenik dan tidak
mampu memperbaiki
kerusakan yang diderita
(Constantinides, 1994)
Terjadi
pemendekan
02/07/15
Lecture Program of Gerontic Nursing Care
telomer

The Molecular Aspects of


Aging

Belum dapat diketahui secara


keseluruhan

Perubahan sindroma kehilangan


fungsi tubuh secara progresif
dan menyeluruh yang irrefersibel
Perubahan diakibatkan karena
DNA mengalami penyusutan
SEL

02/07/15

ORGAN
Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Usia

Penyakit & Menua

Frekwensi Penyakit

Heart Disease
Rheumatoid & Artritis
Osteoporosis

Cancer
Alzheimer Disease.
etc

Proses menua lebih terkait dg adanya


peningkatan kejadian kesakitan, terutama
oleh karena faktor rantai basa nukleutida
dan mempengaruhi imunitas yg menurun
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

SYMPTOMS OF AGING

Peningkatan usia > 60 th


Hilangnya kemampuan mendengar. Harus dg frekwensi tinggi
Penurunan indera rasa
Berkurangnya kelenjar thimus 5-10%
Hilangnya keseluruhan gigi
Timbul penyakit artritis
Gangguan toleransi glukosa
Peningkatan body fat
Penurunan BB, krn menjadi kurus, hilangnya air dan massa
tulang sampai 36% (70th)
Penurunan kekuatan otot ( 30-40% from age 30 to age 80).
Gangguan tidur REM sleep.
Presbyopia (occurs in 42% of people aged 52-64, 73% of
those 65-74 and 92% of those over age 75)
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Theories of Aging
Biological
Biological
theory
theory

Agin
g

Sociopsycholo
gical
theory

Enviromental
theory
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Theories of Aging
Biological Theory

Genetic aging theory


Biochemical aging
theory
Physiological aging
theory

Sociopsychological
Theory
Activity theory
Personal meaning and
purpose theory
Social exchange theory
02/07/15

Sociopsychological
Theory
Disengagement theory
Functional capacity
theory
Continuity theory
Stratification aged
theory
Enviromental Theory
exposure theory
radiation theory
polution theory
stress theory

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Genetic Aging Theory


Genome maintenance defect theory

Perjalanan waktu tjd mutasi sehingga mengakibatkan ketidakaktifan


kontrol replikasi gene (DNA repair)

Cell death theory

Mitokondria DNA mutasi dan disfungsi, yg disebabkan oleh gangg


konsentrasi Ca++, ROS dan pro-apoptotic protein

Genetic clock theory

Adanya program waktu (jam) dalam inti sel. Jam ini akan habis
putarannya akan tjd pemberhentian proses mitosis

DNA repair

DNA sel selalu mengalami kerusakan oleh Oxigen radikal, sinar


ultraviolet dan bahan toxic lain, sedangkan kemampuan utk perbaikan
menurun.

Genome instability theory

Perubahan genome dg hilangnya sebagian serentetan DNA


menimbulkan gangguan pengaturan mitosis.

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Biochemical Aging Theory


Somatic mutation theory

Mutasi sel terjadi akibat oleh exposure radiasi dosis


rendah sepanjang hidupnya.

Wear and tear theory

Manusia ibarat mesin kesalahan bagian organ


menimbulkan kerusakan dimana-mana dan mengabaikan
kesalahan dpt meningkatkan hasil. (ex. Latihan fisik)

Deprivation theories

Ketidak adequatan penyaluran bahan nutrien dan Oxigen


ke sel akan menimbulkan kerusakan sel (ex. Stroke)

Cross lingkage theory

Hubungan silang molekul DNA inti menimbulkan reaksi


kimia dan hasilnya suatu protein jaringan ikat spt kolagen
(fibrosis paru)

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Biochemical Aging Theory


Accumulation theory

Lipofusin dan lipids terakumulasi di vaskuler shg timbul


sklerosis

Oxidative stress theory

Oxigen bebas hasil metabolisme merpk kondisi yg tdk


stabil dpt merusak protein, membran sel dan asam nukleat

Free radical theory

Gugus hidroksil, peroksida hidrogen sangat reaktif dan


merusak protein, DNA dan asam lemak jenuh.

HSPs

HSPs dapat membantu kerusakan sel dan memperbaiki


rusaknya protein, bila komposisi yg tepat.

Hormones
Glucose cross linking
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Physiological Aging Theory


Autoimmune theory
Stress theory
Error catastrophe theory
Penuaan terjadi akibat kesalahan sepanjang
kehidupan manusia. Kesalahan metabolisme dapat
mengakibatkan kerusakan sel dan fungsi sel secara
perlahan.

Adaptation theory
Calorie restriction
Behavioral factors

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Physiological Aging Theory

Replicative senescence theory


Waste product theory
Collagen theory
Disposable soma theory

Membrane hypothesis of aging


Asam lemak polyunsaturated bagian
membran rusak akibat radikal bebas.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Sociopsychological Theory
Activity theory
Penurunan aktivitas, menimbulkan pe
blood flow dan atrophy shg penuaan
lebih cepat
Personal meaning and purpose theory
Ketidakbahagiaan, depresi, dan
kehilangan menimbulkan respon
emosional yg dpt mempercepat
penuaan.
Social exchange theory
Perubahan sosial dpt menimbulkan
stress bagi lansia shg mempercepat
proses menjadi tua
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Socio-psychological Theory
Disengagement theory

Putusnya hubungan dg dunia luar, spt dg


keluarga dan masyarakat akan dpt
mempercepat proses penuaan

Functional capacity theory

Penurunan kemamapuan seseorang dapat


mempercepat proses penuaan

Continuity theory

Seseorang yg terbiasa dlm kehidupan


monotun, bila terdapat krisis akan tidak
membantu koping

Stratification aged theory

Seseorang yg digolongkan dalam klasifikasi


tua akan mempercepat
proses
02/07/15
Lecture Program of Gerontic Nursing
Care penuaan .

Environmental effects
Sun damage causes premature aging of
the skin:

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Environmental Theory
Exposure theory

Orang yg terpapar sinar matahari terlalu lama


akan cepat terjadi penuaan

Radiation theory

Radiasi sinar , sinar X dan ultraviolet akan


memudahkan mengalami denaturasi protein dan
mutasi DNA

Polution theory

Udara, Air dan Tanah yg telah kena polusi dan


menimpa seseorang maka akan mempengaruhi
kondisi epigenetik dan dapat menimbulkan
penuaan lebih cepat

Stress theory

HPA Axis telah jelas

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Andropause ?!
Apakah dorongan seks anda mulai menurun ?
Apakah anda merasa tenaganya mulai berkurang ?
Apakah anda merasakan otot-otot mulai lemah dan
kesabaran menurun?
Apakah tinggi badan anda mulai berkurang ?
Apakah anda mulai merasa kenyamanan anda terganggu ?
Apakah anda sering merasa sedih dan marah-marah ?
Apakah anda mulai mengalami gangguan ereksi ?
Apakah anda cepat mengantuk setelah makan malam ?
Apakah anda mulai tidak mampu lagi berolah raga & cepat
lelah ?
Apakah anda melihat penurunan stamina sewaktu
bekerja ?

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Menopause ?!

Tidak menstruasi selama 1 th lebih


Seperti muka panas
Berkeringat
jantung berdebar-debar
Rasa takut, perasaan tertekan, & mudah
tersinggung.
Sakit kepala, sulit tidur, nyeri tulang dan otot,
Mata kering, pelupa, vagina kering, & gairah
seksual menurun
Sering kencing dan lain-lainnya.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Smoking->premature aging

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Smoking->premature aging
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Yang Terjadi


Sistem pernafasan
Sistem persyarafan
Sistem kardiovaskuler
Sistem genitourinaria
Sistem endokrin
Sistem pencernaan
Sistem muskuloskletal
Sistem integumen
02/07/15
Sistem reproduksi
dan kegiatan seksual
Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem Pernafasan


Otot pernafasan kaku dan kehilangan
kekuatan, shg volume paru berkurang
Penurunan aktivitas silia
Alveoli melebar dan jumlahnya
berkurang
Penurunan tekanan parsial oksigen
(75 mmHg)
Darah yg tereduksi bertambah
Kemampuan batuk efektif berkurang
Mudah terkena pneumonia

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem
Persyarafan
Lambat dalam merespon
Perubahan pancaindera
Penglihatan
Pendengaran
Pengecapan
perabaan

Mengecilnya syaraf indera


Sering terjadi neuritis dan
hilangnya sensasi
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem
Kardiovaskuler

02/07/15

Katub jantung menebal


dan kaku
Kemampuan pompa
menurun 1% stlh umur
20 th
Kehilangan elastisitas
pembuluh darah
Kurangnya efektifitas
pembuluh darah perifer
untuk oksigenasi
Tekanan darah
meningkat akibat
meningkatnya resistensi
Lecture Program of Gerontic Nursing Care
pembuluh darah perifer

Perubahan
Sistem Genitourinaria
Ginjal mengecil dan nefron atrofi
Blood flow ke ginjal menurun sampai 50%
Vesika urinaria, kapasitasnya menurun sampai
200 ml
Frekwensi BAK meningkat
Pembesaran prostat + 75% pd usia 65th
Atrovi vulva
Vagina, selaput menjadi kering, elastisitas
jaringan menurun, sekresi menjadi berkurang
Keasaman vagina lebih alkalis basa
Permukaan
02/07/15
Lecture Program
of Gerontic Nursing Care
menjadi
halus

Prubahan Sistem Endokrin


Produksi hampir semua hormon menurun
Fungsi paratiroid dan sekresinya tidak berubah
Menurunnya aktivitas tiroid, shg BMR menurun
Defisiensi hormonal sering terjadi pada lansia
Pituitary, pertumbuhan hormon ada tetapi
rendah dan hanya ada di pembuluh darah dan
produk : ACTH, TSH, FSH dan LH menurun.
Menurunnya Produksi aldosteron

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem
Pencernaan

Kehilangan gigi

Indera pengecapan menurun sampai 80%


Esofagus melebar
Rasa lapar menurun
Asam lambung menurun dan sering terjadi korosif
Peristaltik melemah, biasanya timbul konstipasi
Fngsi absorbsi melemah (terganggu)
Liver (hati), makin mengecil & menurunnya kemampuan
metabolisme karena blood flow menurun

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem
Muskuloskletal
Tulang kehilangan densitas, shg rapuh
Resiko terjadi fraktur
Kyphosis
Persendian besar dan menjadi kaku
Lansia wanita > resiko fraktur
Pinggang, lutut dan jari pergelangan tangan
terbatas
Diskus intervertebralis menipis dan menjadi
pendek, shg :

Gerakan volunter menurun


Gerakan reflektonik sbg reaksi thdp rangsangan
lobus
Gerakan involunter perangsangan terhadap lobus

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Integumen
Kulit menjadi keriput dan kehilangan jaringan lemak
Kuliut kering dan elastisitas menurun
Kelenjar keringat mulai tidak bekerja
Pigmentasi kulit berkurang, dan sering timbul bercak
hitam akibat menurunnya aliran darah
Penyembuhan luka berkurang
Kuku jari tangan dan kaki menjadi tebal dan rapuh
Pertumbuhan rambut berkurang, rambut mjd kelabu
dan menipis
Pada wanita >60th rambut wajah kadang meningkat
Temperatur tubuh menurun

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Perubahan Sistem Reproduksi &


Kegiatan Sexual

Selaput lendir vagina menurun/ kering


Ovarium dan uterus menciut
Payudara atrofi
Testis masih dapat berproduksi walaupun ada
penurunan
Dorongan sex tetap sampai >70th asal sehat
Frekwensi sexual intercouse cenderung menurun, ttp
kapasitas utk melakukan dan menikmati berjalan
terus.
Impotensi tersering kulit hitam > kulit putih > kulit
berwarna ( 35% : 30% : 15% )
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Sex dan intimasi dalam


keluarga harus dipertahankan

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Post Power Syndrome


Post-power syndrome, adalah
gejala yang terjadi di mana
penderita hidup dalam bayangbayang kebesaran masa lalunya
(karirnya, kecantikannya,
ketampanannya, kecerdasannya,
atau hal yang lain), dan seakanakan tidak bisa memandang realita
yang ada saat ini.
Post power syndrome
merupakan tanda kurang
berhasilnya seseorang
menyesuaikan diri.

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Orang Tua
Post-power syndrome hampir selalu
dialami terutama orang yang sudah lanjut
usia dan pensiun dari pekerjaannya.
Hanya saja banyak orang yang berhasil
melalui fase ini dengan cepat dan dapat
menerima kenyataan dengan hati yang
lapang.
Kasus-kasus tertentu, dimana seseorang
tidak mampu menerima kenyataan yang
ada, ditambah dengan tuntutan hidup
yang terus mendesak, dan dirinya adalah
satu-satunya penopang hidup keluarga,
resiko terjadinya post-power syndrome
yang berat semakin besar.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Gejala Post-power syndrome


Penderita hidup dalam
bayang-bayang kebesaran
masa lalunya (karirnya,
kecantikannya,
ketampanannya,
kecerdasannya, atau hal
yang lain), dan seakan-akan
tidak bisa memandang
realita yang ada saat ini.
Penderita selalu ingin
mengungkapkan betapa
beliau begitu bangga akan
masa lalunya yang
dilaluinya dengan jerih
payah yang luar biasa.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Gejala berat Post Power


Syndrome
Beberapa kasus postpower syndrome yang
berat diikuti oleh
gangguan jiwa seperti
tidak bisa berpikir rasional
dalam jangka waktu
tertentu, depresi yang
berat, atau pada pribadipribadi introfert (tertutup)
terjadi psikosomatik (sakit
yang disebabkan beban
emosi yang tidak
tersalurkan) yang parah.

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Kepribadian PPS
Beberapa ciri kepribadian
yang rentan terhadap post
power syndrome di
antaranya adalah mereka
yang senang dihargai dan
dihormati orang lain, suka
mengatur, gila jabatan,
menuntut agar
permintaannya selalu
dituruti, dan suka dilayani
orang lain.

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Implementasi
Penderita post-power
syndrome dapat
menemukan aktualisasi
diri yang baru, hal itu akan
sangat menolong baginya.
Misalnya seorang manajer
yang terkena PHK, tetapi
bisa beraktualisasi diri di
bisnis baru yang
dirintisnya (agrobisnis
misalnya), ia akan
terhindar dari resiko
terserang post-power
syndrome.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Implementasi
Dukungan lingkungan terdekat, dalam
hal ini keluarga, dan kematangan
emosi seseorang sangat berpengaruh
pada terlewatinya fase post-power
syndrome ini.
Seseorang yang bisa menerima
kenyataan dan keberadaannya dengan
baik akan lebih mampu melewati fase
ini dibanding dengan seseorang yang
memiliki konflik emosi.

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Implementasi

Dukungan dan pengertian dari orang-orang


tercinta sangat membantu penderita.
Bila penderita melihat orang yg dicintainya
memahami ttg keadaan dirinya, atau ketidak
mampuannya mencari nafkah, ia akan lebih
bisa menerima dan lebih mampu berpikir
secara dingin.
Hal itu akan mengembalikan kreativitas dan
produktifitasnya, berbeda jika keluarga malah
mengejek dan selalu menyindirnya,
menggerutu, bahkan mengolok-oloknya

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

Penutup
Post-power syndrome menyerang siapa
saja, baik pria maupun wanita.
Kematangan emosi dan kehangatan
keluarga sangat membantu untuk
melewati fase ini.
Satu cara untuk mempersiapkan diri
menghadapi post-power syndrome adalah
gemar menabung dan hidup sederhana.
Post-power syndrome menyerang,
sementara penderita sudah terbiasa hidup
mewah, akibatnya akan lebih parah.
02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care

THANK YOU!
We hope you enjoyed our presentation
By Joni Haryanto

02/07/15

Lecture Program of Gerontic Nursing Care