Anda di halaman 1dari 16

TUGAS AKHIR BAHASA INDONESIA

KARYA TULIS ILMIAH


IMPLEMENTASI PENYELESAIAN MASALAH INTEGRASI NUMERIK
METODE SIMPSON 1/3 DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM
BAHASA C++

DISUSUN OLEH:
NAMA

: MADE PRAMESTY JAYA

NIM

: 123130029

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN
YOGYAKARTA
2014
10

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah,
Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan karya tulis ilmiah ini
dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga karya tulis ilmiah ini dapat
dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun acuan bagi pembaca dalam
pengerjaan persoalan integrasi numerik metode simpson 1/3.
Harapan saya semoga karya tulis ilmiah ini membantu menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi karya
tulis ilmiah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Karya tulis ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya
miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan
masukan - masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan karya tulis ilmiah ini.

Yogyakarta, Desember 2014

Penyusun

10

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
.....................................................................................................................................
ii
Daftar Isi
.....................................................................................................................................
iii
Abstrak
.....................................................................................................................................
iv
Pendahuluan
A. Latar Belakang Permasalahan
.....................................................................................................................................
1
B. Permasalahan
.....................................................................................................................................
1
C. Tujuan
.....................................................................................................................................
1
D. Manfaat
.....................................................................................................................................
1
Kerangka Teoritik
.....................................................................................................................................
2
Pembahasan
.....................................................................................................................................
3

10

Kesimpulan
.....................................................................................................................................
9
Daftar Pustaka
.....................................................................................................................................
10

10

ABSTRAK
Persoalan integrasi numerik metode simpson 1/3 sering kali menjadi momok bagi
mahasiswa. Hal itu terjadi karena banyaknya jawaban mahasiswa yang salah dalam
menyelesaikan persoalan integrasi numerik metode simpson 1/3. Ini disebabkan banyaknya
mahasiswa yang kurang teliti dan tidak memeriksa kembali jawaban yang sudah mereka
peroleh. Selain itu tidak adanya jawaban yang benar yang bisa digunakan mahasiswa untuk
dijadikan acuan mereka juga merupakan salah satu masalah. Maka dari permasalahan tersebut
dibuatlah program pencarian integrasi numerik metode simpson 1/3. Program ini dibuat agar
dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan pencarian integrasi numerik
menggunakan metode simpson 1/3. Jawaban yang dihasilkan dari program ini dapat dijadikan
acuan karena jawaban yang dihasilkan sudah terbukti benar , lebih cepat dalam mendapatkan
jawaban , dan dikerjakan secara komputerisasi yang tingkat kesalahannya sangat sedikit.
Disini program dibuat menggunakan bahasa C++. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan
program ini adalah jika fungsi yang dicari nilai integrasinya berbeda maka pengguna harus
merubah fungsi yang ada didalam program ini secara manual.

10

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Komputasi numerik adalah salah satu mata kuliah yang mempelajari tentang bagaimana
cara untuk menemukan hasil / solusi terbaik dari permasalahan aritmatika sehingga
memberikan jawaban yang berguna dari persoalan yang diselesaikan. Didalam matakuliah
komputasi numerik terdapat sebuah materi yang bernama integrasi numerik. Integrasi numerik
adalah proses mencari hampiran luas bidang yang dibatasi oleh f (x) dan sumbu x pada selang
tertutup [a, b]. Proses menentukan nilai hampiran integrasi numerik dilakukan dengan
beberapa cara atau metode, yaitu metode manual, pencocokan polinomial, aturan trapesium,
aturan titik tengah, aturan simpson 1/3 , integrasi romberg, serta kuadratur gauss. Disini yang
ditekankan adalah metode simpson 1/3 karena metode ini memiliki tingkat kesalahan yang
lebih kecil dibandingkan dengan metode lainnya. Namun menggunakan metode ini
memerlukan ketelitian yang tinggi. Oleh karena itu akan dibuat program komputer
menggunakan bahasa C++ untuk menyelesaikan metode simpson 1/3 ini.
B. Permasalahan
Tidak sedikit mahasiswa yang kurang teliti dalam pengerjaan persoalan pencarian integrasi
numerik menggunakan metode simpson 1/3 , sehingga dibutuhkan program yang dapat
mencari hasil integrasi numerik dengan metode simpson 1/3 ini.
C. Tujuan
Program ini dibuat untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan pencarian
integrasi numerik menggunakan metode simpson 1/3.
D. Manfaat
Dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mengerjakan
persoalan pencarian integrasi numerik menggunakan metode simpson 1/3 karena hasil dari
program ini bisa dijadikan acuan dalam mengerjakan soal pencarian integrasi numerik
menggunakan metode simpson 1/3 secara tertulis karena hasil dari program ini memiliki
ketelitian yang sangat tinggi.

10

KERANGKA TEORITIK
Banyaknya jawaban mahasiswa yang salah dalam menyelesaikan persoalan pencarian
integrasi numerik menggunakan metode simpson 1/3 menjadi permasalahan karena hal
tersebut dapat berdampak pada nilai mahasiswa itu sendiri. Hal itu terjadi diduga karena
mahasiswa kurang teliti dalam mengerjakannya sehingga jawaban yang dihasilkan oleh
mahasiswa menjadi salah dan juga tidak adanya hasil yang menjadi acuan jawaban
mahasiswa. Dugaan ini didasarkan pada saat mahasiswa mengerjakan soal , ketika mahasiswa
sudah menemukan hasilnya hanya sedikit mahasiswa yang memeriksa kembali hasilnya
sehingga banyak yang langsung mengumpulkan hasil pekerjaan mereka sehingga banyak yang
tidak tahu bahwa hasil pekerjaan mahasiswa salah karena tidak memeriksa kembali dan juga
tidak adanya acuan jawaban yang pasti benar yang dapat menunjukan bahwa hasil yang
dikerjakan mahasiswa salah. Oleh karena itu dibuatlah program menggunakan Bahasa C++
untuk menyelesaikan persoalan pencarian integrasi numerik menggunakan metode simpson
1/3 agar hasil dari program tersebut dapat menjadi acuan jawaban sehingga mahasiswa dapat
mengetahui jika jawaban yang dihasilkan salah. Berdasarkan rekonstruksi sintesa yang
dikemukakan maka kerangka teoritis dapat dikemukakan dengan gambar berikut :

Hasil pekerjaan
mahasiswa
sebelum melihat
hasil program.
Hasil pekerjaan
yang benar.
Hasil pekerjaan
program yang
dapat dijadikan
acuan oleh
mahasiswa.

10

PEMBAHASAN
Berdasarkan data yang didapat berdasarkan hasil pekerjaan mahasiswa dapat disimpulkan
bahwa pengerjaan persoalan pencarian integrasi numerik menggunakan metode simpson 1/3
dibutuhkan ketelitian karena metode ini memiliki rumus yang rumit. Kerumitan rumus itu
dapat dilihat dari contoh pengerjaan soal pencarian integrasi numerik menggunakan metode
simpson 1/3 berikut.
1

Selesaikan

dx
x+1
x+2
0

dengan h = 0,1 menggunakan metode simpson 1/3. Langkah

untuk menyelesaikan soal tersebut adalah dengan mencari nilai n terlebih dahulu dengan
rumus n = (xn - x0) / h dimana xn adalah batas atas dan x0 adalah batas bawah. Setelah itu dicari
nilai f(x) sebanyak nilai n yang sudah dicari tadi. Dalam soal ini diperolehlah nilai f(x) sebagai
berikut :

i
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

x
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1

f(x)
0.5
0.52381
0.545455
0.565217
0.583333
0.6
0.615385
0.62963
0.642857
0.655172
0.666667

10

Setelah didapat data seperti diatas maka langkah selanjutnya adalah menghitung nilai
integrasi dengan rumus I =

h
3 (f0 + 4(

f ganjil

) + 2(

f genap

) + fn). Setelah data

yang diperoleh dimasukan kedalam rumus didapatlah hasil integrasi yaitu 0.594535.
Seringkali mahasiswa kurang teliti pada saat menentukan nilai f(x) seperti ditabel tersebut.
Hal itu disebabkan oleh angka yang cukup rumit dihitung dan data yang dihitung termasuk
banyak.
Untuk memecahkan masalah itu maka dibuatlah program untuk membantu mahasiswa
mengerjakan persoalan integrasi numerik dengan metode simpson 1/3 ini yang menggunakan
bahasa C++. Alur program ini dapat dilihat melalui flow chart berikut :
START

INPUT
batas_bawah ,
batas_atas , h

nilai_x =
0

hitung
nilai n

nilai_x =
0?
T

OUTPU
T
n

f_awal =
i[nilai_x]

nilai_x =
n?
T

f_akhir =
i[nilai_x]

hitung nilai
f(x)
sebanyak n
nilai_x <=
0?

OUTPUT
nilai f(x)
sebanyak n

F
hitung nilai
integrasi

A
OUTPU
T
integra

END

10

nilai_x =
genap?
T
f_genap =
f_genap
+
i[nilai_x]

nilai_x =
ganjil?
T
f_ganjil =
f_ganjil +
i[nilai_x]

Melihat dari alur program diatas , cara menggunakan program ini sangat sederhana.
Mahasiswa hanya menginputkan nilai batas atas , batas bawah , dan h. Lalu program akan
menghitung nilai n sesuai rumus n = (xn - x0) / h. Setelah itu program akan menampilkan nilai
n yang diperoleh dari perhitungan sesuai rumus. Setelah itu program akan menghitung nilai
f(x) sebanyak n yang sudah diperoleh sebelumnya. Lalu program akan menampilkan nilai dari
f(x) yang sudah dicari. Selanjutnya program akan mencari nilai integrasi sesuai dengan
rumus , program akan mengelompokan yang mana fungsi genap , fungsi ganjil , fungsi awal ,
dan fungsi akhir. Setelah itu fungsi yang sudah dikelompokan tadi dimasukkan kedalam rumus
I =

h
3 (f0 + 4(

f ganjil

) + 2(

f genap

) + fn) dan akhirnya program akan

menampilkan nilai integrasi sesuai dengan rumus. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di source
code dan output dari program yang sudah dibuat dibawah ini.
/*Program Perhitungan Integrasi Metode Simpson 1/3*/
/*
* Author : Made Pramesty Jaya
* Date
: 26/12/2014
* Subject : Program Perhitungan Integrasi Metode Simpson 1/3
*/
#include <iostream>
#include <math.h>
#include <iomanip>
#define max 9999
using namespace std;
void
void
void
void

input_data();
hitung_n();
hitung_fx();
hitung_integrasi();

int batas_atas , batas_bawah , nilai_x=0;


float h , h_tambah , n , integrasi , f_genap = 0 , f_ganjil = 0 , i[max] ,
f_akhir , f_awal;
float x_fungsi , y_fungsi;

int main()
{
cout << "\tPROGRAM MENGHITUNG INTEGRASI METODE SIMPSON 1/3 (fungsi
x+1/x+2)";
cout << endl;

10

cout
"\t================================================================";
cout << endl;
input_data();
hitung_n(); #lanjut dibawah
#lanjutan
hitung_fx();
hitung_integrasi();
}

<<

void input_data()
{
cout << "\nMasukkan data yang diperlukan !!" << endl;
cout << "Masukkan nilai batas atas \t: ";
cin >> batas_atas;
cout << "Masukkan nilai batas bawah \t: ";
cin >> batas_bawah;
cout << "Masukkan nilai h \t\t: ";
cin >> h;
}
void hitung_n()
{
n = (batas_atas - batas_bawah)/h;
cout << "Nilai n adalah \t\t\t: " << n << endl;
}
void hitung_fx()
{
h_tambah = 0;
cout<<"\n\n"
<<
setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<"i"<<setw(15)<<"x"<<setw(15)<<"f(x)"<<en
dl;
cout<<
setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<"-"<<setw(15)<<"-"<<setw(15)<<"----"<<en
dl;
for(nilai_x = 0 ; nilai_x <= n ; nilai_x++)
{
x_fungsi = h_tambah + 1.0;
y_fungsi = h_tambah + 2.0;
i[nilai_x] = (x_fungsi*batas_atas / y_fungsi*batas_atas) (x_fungsi*batas_bawah / y_fungsi*batas_bawah);
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<nilai_x;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<h_tambah;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(15)<<i[nilai_x];
h_tambah = h_tambah + h;
//cout << i[nilai_x];
cout << endl;
}

10

}
void hitung_integrasi()
{
for(nilai_x = 0 ; nilai_x <= n ; nilai_x++)
{
if(nilai_x == 0)
{
f_awal = i[nilai_x];
} #lanjut dibawah
#lanjutan
else if(nilai_x == n)
{
f_akhir = i[nilai_x];
}
else if(nilai_x%2 == 0)
{
f_genap = f_genap + i[nilai_x];
}
else if(nilai_x%2 != 0)
{
f_ganjil = f_ganjil + i[nilai_x];
}
}
integrasi = (h/3)*(f_awal + (4 * f_ganjil) + (2 * f_genap) +
f_akhir);
cout << "\n\nI = " << h << "/3(" << f_awal << " + 4(" << f_ganjil <<
") + 2(" << f_genap << ") + " << f_akhir << ")" << endl;
cout << "I = " << h << "/3(" << f_awal << " + " << 4*f_ganjil << " +
" << 2*f_genap << " + " << f_akhir << ")" << endl;
cout << "I = " << integrasi << endl;
cout << "\n\nHasil integrasi menggunakan metode simpson 1/3 adalah :
" <<
integrasi << endl;
}

Source code program perhitungan integrasi metode simpson 1/3

10

Output :

Gambar 1 : Output program perhitungan integrasi metode simpson 1/3

10

Terlihat bahwa dengan memasukan batas atas , batas bawah , dan nilai h maka akan
diperoleh hasil yang sama dengan cara pengerjaan manual. Dari data yang diperoleh dari
program ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk mahasiswa dalam mengerjakan soal
integrasi numerik metode simpson 1/3. Namun Kendala yang dihadapi dalam penggunaan
program ini adalah jika fungsi yang dicari nilai integrasinya berbeda maka pengguna harus
merubah fungsi yang ada didalam program ini secara manual.

KESIMPULAN
Setelah membandingkan cara pengerjaan manual dan cara pengerjaan menggunakan
program dapat disimpulkan bahwa menggunakan program jauh lebih mudah dan hasil yang
diperoleh lebih akurat. Hal ini disebabkan karena dalam menggunakan program ini mahasiswa
hanya memasukan nilai batas atas , batas bawah , dan nilai h yang sudah diketahui di soal.
Kemudian program akan menampilkan nilai integrasi sesuai dengan rumus I =

f ganjil

) + 2(

f genap

h
3 (f0 + 4(

) + fn) yang sudah ditanamkan didalam program tersebut.

Berbeda halnya dengan cara pengerjaan manual , dalam pengerjaan manual mahasiswa
diharuskan mencari nilai f(x) satu persatu dan menggunakan nilai f(x) tersebut untuk mencari
nilai integrasi. Didalam mencari nilai f(x) itulah yang merupakan situasi dimana mahasiswa
banyak yang kurang teliti.
Program ini mampu mengerjakan persoalan integrasi numerik jauh lebih cepat dan lebih
akurat dibandingkan dengan pengerjaan manual. Atas dasar itu diharapkan hasil pengerjaan
melalui program ini dapat dijadikan acuan bagi mahasiswa dalam mengerjakan persoalan
integrasi numerik metode simpson 1/3 karena hasilnya yang akurat dan sama dengan
pengerjaan secara manual.

10

10

DAFTAR PUSTAKA
Anonim , 2011. Floating Array Passing To Function
diakses tanggal 26 Desember 2014. http : //www.cplusplus.com/forum/general/44820/
Suyitno , Ade , 2012. Cara Membuat Latar Belakang Masalah
diakses tanggal 26 Desember 2014. http://edukasi.kompasiana.com/2012/12/13/caramembuat-latar-belakang-masalah-510625.html
Haryanto , Ade , 2012. KATA PENGANTAR :: Contoh Kata Pengantar
diakses tanggal 26 Desember 2014. http://belajarpsikologi.com/kata-pengantar-contohkata-pengantar/
Zazuli , Abdul Aziz , 2013. Pengertian Flowchart dan Contoh Simbolnya
diakses tanggal 26 Desember 2014. http://zonapanda.blogspot.com/2013/02/pengertian
- flowchart-dan-contoh.html
Farid , 2014. Arti, Cara Membuat dan Contoh Abstraksi
diakses tanggal 26 Desember 2014. http://cuwextriplesix.blogspot.com/2014/01/articara-membuat-dan-contoh-abstraksi.html
Anonim , 2014. Contoh Kerangka Teoritis Penelitian Kuantitatif
diakses tanggal 26 Desember 2014. http://tesisdisertasi.blogspot.com/2014/10/contohkerangka-teoritis-penelitian.html
Rustamaji, Heru Cahya (2014). Pengantar Numerik [PowerPoint slides].
Rustamaji, Heru Cahya (2014). Integrasi Numerik [PowerPoint slides].

10