Anda di halaman 1dari 35

ANALISIS BEBAN PIER

JEMBATAN BORO, PURWOREJO, JAWA TENGAH


[C]2009:MNI-EC

A. DATA STRUKTUR ATAS

b2
trotoar

b
b1

tt

b2

aspal

sandaran

ta

ts

slab lantai

ha

deck slab

hb

girder

diafragma

URAIAN DIMENSI
Lebar jalan (jalur lalu-lintas)
Lebar trotoar (pejalan kaki)
Lebar total jembatan
Tebal slab lantai jembatan
Tebal lapisan aspal + overlay
Tebal trotoar / median
Tebal genangan air hujan
Tinggi girder prategang
Tinggi bidang samping jembatan
Jarak antara balok prategang
Panjang bentang jembatan
Specific Gravity
Berat beton bertulang
Berat beton tidak bertulang (beton rabat)
Berat aspal
Berat jenis air

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

NOTASI

b1
b2
b
ts
ta
tt
th
hb
ha
s
L

DIMENSI SATUAN
7.00
m

1.00
9.00
0.20
0.10
0.30
0.05
2.10
2.75
1.85
31.00

m
m
m
m
m
m
m
m
m
m

kN/m

wc =
w'c =
wa =
ww =

25.0
24.0
22.0
9.8

182

B. DATA STRUKTUR BAWAH (PIER)


b3
b2
b1

Ba
h1
h2
h3
h4

Headstock

Bc

Bb
Ld

b4

Bc

muka air banjir

muka air banjir

Diafragma
Column

Column

hd
bd

Hb

muka air rata-rata

Diafragma

Lc

Hr

hp

Pilecap

Hr

ht

hp

By

DATA SUNGAI

NOTASI

(m)

NOTASI

(m)

b1
b2
b3
b4
Ba

0.40
2.00
2.80
1.50
9.00

h1
h2
h3
h4
a

0.30
0.30
0.60
0.80
2.00

COLUMN PIER DAN DIAFRAGMA


NOTASI
(m)
NOTASI
(m)

6.00
1.50
7.50
0.60

KEDALAMAN AIR
Saat banjir rencana
Rata-rata tahunan

hd

1.00

(m)

NOTASI

(m)

hp
ht

1.20
1.80

Bx
By

6.00
10.00

(m)

Hb
Hr

6.00
3.00

10

TANAH DASAR PILE CAP


3
Berat volume, ws =
18.4 kN/m
Sudut gesek,
=
15

0.75
10.80 Kohesi,

NOTASI

NOTASI

Sudut arah aliran sungai terhadap Pier

Bc
Lc

PILE-CAP

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

ht

Bx

HEADSTOCK

Ld
D
Bb
bd

Hb

muka air rata-rata

C=

24

kPa

BAHAN STRUKTUR
Mutu Beton

K - 250

Mutu Baja Tulangan

U - 39

183

I. ANALISIS BEBAN KERJA


1. BERAT SENDIRI (MS)
Berat sendiri ( self weight ) adalah berat bahan dan bagian jembatan yang merupakan
elemen struktural, ditambah dengan elemen non-struktural yang dipikulnya dan bersifat
tetap. Berat sendiri dibedakan menjadi 2 macam, yaitu berat sendiri struktur atas, dan
berat sendiri struktur bawah.

1.1. BERAT SENDIRI STRUKTUR ATAS

b2
trotoar

b
b1

tt

b2

aspal

sandaran

ta

ts

slab lantai

ha

deck slab

hb

girder

diafragma

No Beban

Parameter Volume
b (m)

t (m)

L (m)

Berat

Satuan

Berat
(kN)

1 Slab

7.00

0.20

31.00

25.00

kN/m

1085.00

2 Deck slab

1.50

0.07

31.00

25.00

kN/m3

325.50

3 Trotoar (slab, sandaran, dll)

31.00

19.75

kN/m

1224.50

4 Balok prategang

31.00

12.31

kN/m

1908.05

3.11

kN/m

385.64
4928.69

5 Diafragma

31.00
4
Total berat sendiri struktur atas,

PMS =

Letak titik berat struktur atas terhadap fondasi,

za = ht + Lc + a + ha/2 = 15.975 m

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

184

1.2. BERAT SENDIRI STRUKTUR BAWAH


Ba

h1
h2
h3
h4

1
2
3
4 5

Bc

b3
b2
b1

Bb

1
2
3
5

b4

Bc

D
7

Ld

bd

Lc

Bb

hd

hp

10

ht

hp

10

By

ht

Bx

BERAT HEADSTOCK
NO

PARAMETER BERAT BAGIAN

BERAT Lengan terhadap alas Mom.stat

b (m)
0.40

h (m)
0.30

L (m)
9.00

shape
1

2.00

0.30

9.00

2.80

0.60

9.00

1.50

0.80

1.30

0.80

(m)
1.85

(kNm)
49.95

135.00 a-h1-h2/2

1.55

209.25

378.00 h4+h3/2

1.10

415.80

15.75

472.50 h4/2

0.40

189.00

15.75

0.5

204.75 2/3*h 4

0.53

109.20

Mh =

973.20

Berat headstock,

Wh =

(kN)
y
27.00 a-h1/2

1217.25 kN

yh = Mh / W h = 0.800 m
zh = yh + Lc + ht = 13.400 m

Letak titik berat terhadap alas,


Letak titik berat terhadap dasar fondasi,
BERAT PIER (COLUMN) DAN DIAFRAGMA
NO

PARAMETER BERAT BAGIAN


b (m)

6
7

h (m)
1.50

0.60

L (m)
10.80

1.00
6.00
Berat kolom Pier,

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

Jumlah
Shape

/4*h
1

BERAT

Lengan

Mom.stat

(kN)

y (m)

(kNm)

954.26

5.40

5153.00

180.00
1134.26

5.40

972.00
6125.00

Wc =

Mc =

185

yc = M c / W c =
zc = yc + ht =

Letak titik berat terhadap alas,


Letak titik berat terhadap dasar fondasi,

5.400

7.200

BERAT PILECAP
NO

PARAMETER BERAT BAGIAN

BERAT Lengan terhadap alas Mom.stat

b (m)
1.50

h (m)
0.60

L (m)
8.75

shape
1

(kN)
y
196.88 hp+(ht-hp)/2

(m)
1.50

(kNm)
295.31

4.50

0.60

8.75

0.5

295.31 hp+(ht-hp)/3

1.40

413.44

10

6.00

1.20

10.00

1800.00 hp/2

0.60

1080.00

2292.19 kN

Mp =

1788.75

Berat pilecap,

Wp =

yp = M p / W p =
zp = yp =

Letak titik berat terhadap alas,


Letak titik berat terhadap dasar fondasi,

REKAP BERAT SENDIRI STRUKTUR BAWAH (PIER)


No Jenis Konstruksi
1 Headstock (Pier Head)
2 Pier (Column) dan diafragma
3 Pilecap
Total berat sendiri struktur bawah,

Berat

Wh =
Wc =
Wp =
PMS =

(kN)
1217.25
1134.26
2292.19

0.780

0.780

Upper structure

PMS

PMS
Wheadstock

4643.70

1.3. BEBAN AKIBAT BERAT SENDIRI (MS)


Wdiafragma

PMS

No Berat sendiri

(kN)
1 Struktur atas
2 Struktur bawah
Beban berat sendiri pada Fondasi,
Beban berat sendiri pada kolom Pier,

4928.69

PMS =
PMS =

4643.70
9572.39

Wcolumn

Wdiafragma

7280.20
Wpilecap

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

186

2. BEBAN MATI TAMBAHAN (MA)


Beban mati tambahan ( superimposed dead load ), adalah berat seluruh bahan yang
menimbulkan suatu beban pada jembatan yang merupakan elemen non-struktural, dan
mungkin besarnya berubah selama umur jembatan. Jembatan dianalisis harus mampu
memikul beban tambahan seperti :
1) Penambahan lapisan aspal (overlay) di kemudian hari,
2) Genangan air hujan jika sistim drainase tidak bekerja dengan baik,
3) Pemasangan tiang listrik dan instalasi ME.
No Jenis beban
mati tambahan
1 Lap. Aspal + overlay

Tebal

Lebar

Panjang

Jumlah

Berat
3

(m)

(m)

(m)

(kN/m )

0.10

7.00

31.00

(kN)

22.00

477.40

2 Lighting,

w=

0.5

31.00

31.00

3 Instalasi ME

w=

0.1

31.00

3.10

4 Air hujan
Upper structure

PMA

PMA

0.05
9.00
31.00
Beban mati tambahan pada Pier,

9.80

136.71
648.21

PMA =

Letak titik berat beban mati tambahan terhadap fondasi,


za = ht + Lc + a + ha/2 = 15.975 m

LIGHTING

b
b1

b2
aspal

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

air hujan

b2
ta

187

3. BEBAN LAJUR "D" (TD)


Beban lajur "D" terdiri dari beban terbagi merata (Uniformly Distributed Load), UDL dan
beban garis (Knife Edge Load), KEL seperti terlihat pada Gambar 1.
UDL mempunyai intensitas q (kPa) yang besarnya tergantung pada panjang bentang L yg
dibebani lalu-lintas seperti Gambar 2 atau dinyatakan dengan rumus sebagai berikut :

q = 8.0
q = 8.0 *( 0.5 + 15 / L )

kPa

untuk L 30 m

kPa

untuk L > 30 m

L=
q = 8.0 *( 0.5 + 15 / L ) =
KEL mempunyai intensitas,
p=
Untuk panjang bentang,

31.00

7.87

kPa

44.0

kN/m

10
9
8

q (kPa)

7
6
5
4
3
2
1
0

10

20

30

40

50
L (m)

60

70

80

90

100

Gambar 2. Intensitas Uniformly Distributed Load (UDL)


Faktor beban dinamis (Dinamic Load Allowance) untuk KEL diambil sebagai berikut :

DLA = 0.4
DLA = 0.4 - 0.0025*(L - 50)
DLA = 0.3

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

untuk L 50 m
untuk 50 < L < 90 m
untuk L 90 m

188

50
45

PTD

40

PTD

DLA (%)

35
30
25
20
15
10
5
0
0

20

40

60

80

100

120

140

160

180

200

Bentang, L (m)

Gambar 3. Faktor beban dinamis (DLA)

1
5.50 m
KEL

b1

100%
50%

5.50 m
UDL

100%
50%

L=

Untuk harga,

31.00

b1 =

7.00

DLA =

0.4

Besar beban lajur "D" pada Pier :

PTD = q * L * (5.5 + b) / 2 + p * DLA * (5.5 + b) / 2 = 1635.00 kN

4. BEBAN PEDESTRIAN / PEJALAN KAKI (TP)


Jembatan jalan raya direncanakan mampu memikul beban hidup merata pada trotoar
yang besarnya tergantung pada luas bidang trotoar yang didukungnya. Hubungan antara
beban merata dan luasan yang dibebani pada trotoar, dilukiskan seperti Gambar 4 atau
dapat dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut :
Untuk A 10 m2 :
2

Untuk 10 m < A 100 m :


2

Untuk A > 100 m :

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

q= 5
kPa
q = 5 - 0.033 * ( A - 10 )
q= 2
kPa

kPa

189

A = luas bidang trotoar yang dibebani pejalan kaki (m 2)


q = beban hidup merata pada trotoar (kPa)

PTP

PTP

6
5

q (kPa)

4
3
2
1
0
0

10

20

30

40

50

60

70

80

90 100 110 120

A (m2)

Gambar 4. Pembebanan untuk pejalan kaki

L = 31.00
b2 = 1.00
n=
2
Jumlah trotoar,
A = b2 * L * n = 62.00
Luas bidang trotoar yang didukung Pier,
Beban merata pada pedestrian,
q = 5 - 0.033 * ( A - 10 ) = 3.284
Beban pada Pier akibat pejalan kaki,
PTP = A * q = 203.61

Panjang bentang,
Lebar trotoar,

m
m
m2

kPa
KN

5. GAYA REM (TB)


Pengaruh pengereman dari lalu-lintas diperhitungkan sebagai gaya dalam arah memanjang
dan dianggap bekerja pada permukaan lantai jembatan. Besarnya gaya rem arah memanjang jembatan tergantung panjang total jembatan (L t). Hubungan antara besarnya gaya rem
dan panjang total jembatan dilukiskan seperti pada Gambar 5, atau dapat dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut :
Gaya rem, TTB = 250 kN

untuk L t 80 m

Gaya rem, TTB = 250 + 2.5*(Lt - 80) kN

untuk 80 < L t < 180 m

Gaya rem, TTB = 500 kN

untuk L t 180 m

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

190

TTB
600

Gaya rem (kN)

500
400

y'TB

300

yTB
200
100
0
0

20

40

60

80

100

120

140

160

180

200

Lt (m)

Gambar 5. Gaya rem

Lt = L =

Gaya rem =

250

kN

n=
TTB =
Lengan terhadap Fondasi :
YTB = ht + Lc + a + hb =
Momen pada Fondasi akibat gaya rem :
MTB = PTB * YTB =
Y'TB = Lc + a + hb =
Lengan terhadap dasar kolom Pier :
Momen pada kolom Pier akibat gaya rem :
MTB = PTB * Y'TB =

2
125

kN

16.700

Untuk,

Jumlah penahan gaya rem,


Gaya rem pada pier,

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

31.00

2087.50 kNm
14.900

1862.50 kNm

191

6. BEBAN ANGIN (EW)


6.1. BEBAN ANGIN ARAH Y (MELINTANG JEMBATAN)
TEW1

ha
a

y'EW1
TEW2 yEW1

Lc
y'EW2
yEW2

ht

Gaya akibat angin dihitung dengan rumus sebagai berikut :


TEW = 0.0006*Cw*(Vw)2*Ab
kN

Cw = koefisien seret
Vw = Kecepatan angin rencana (m/det)
2
Ab = luas bidang samping jembatan (m )
Cw = 1.25
Vw =
35
m/det
L = 31.00
Panjang bentang,
Tinggi bid. samping atas,
ha = 2.75
hk = 2.00
Tinggi bidang samping kendaraan,
Ab1 = L * ( ha + hk ) = 147.25
Beban angin pada struktur atas :

m
m
m
m2
2

TEW1 = 0.0006*Cw*(Vw) *Ab1 = 135.286 kN


Lengan terhadap Fondasi :
YEW1 = ht + Lc + a + ha/2 = 15.98 m
MEW1 = TEW1 * YEW1 = 2161.19 kNm
Momen pd Fondasi akibat angin atas :
Lengan terhadap dasar kolom Pier :
Y'EW1 = Lc + a + ha/2 = 14.18 m
Momen pd kolom Pier akibat angin atas :
M'EW1 = TEW1 * Y'EW1 = 1917.68 kNm
Tinggi bid. samping struktur bawah, Lc + a = 12.80 m
2
Ab2 = D * (Lc + a) = 19.20 m
Beban angin pada struktur bawah :

TEW2 = 0.0006*Cw*(Vw) *Ab2 = 17.640 kN

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

192

YEW2 = ht + (Lc + a)/2 = 8.20 m


Momen pd Fondasi akibat angin bawah :
MEW2 = TEW2 * YEW2 = 144.65 kNm
Lengan terhadap dasar kolom Pier :
Y'EW2 = (Lc + a)/2 = 6.40 m
Momen pd kolom Pier akibat angin bawah : M'EW2 = TEW2 * Y'EW2 = 112.90 kNm
Total gaya akibat beban angin :
TEW = TEW1 + TEW2 = 152.93 kN

Lengan terhadap Fondasi :

Total momen pada Fondasi akibat beban angin :

MEW = MEW1 + MEW2 = 2305.84 kNm


Total momen pada kolom Pier akibat beban angin :

MEW = M'EW1 + M'EW2 = 2030.57 kNm


Beban garis merata tambahan arah horisontal pada permukaan lantai jembatan akibat
beban angin yang meniup kendaraan di atas lantai jembatan dihitung dengan rumus :
2
dengan, C w = 1.2
TEW = 0.0012*Cw*(Vw)
kN/m
2

TEW = 0.0012*Cw*(Vw) =

1.764

kN/m

Bidang vertikal yang ditiup angin merupakan bidang samping kendaraan dengan tinggi
2.00 m di atas lantai jembatan.

h=

2.00

Jarak antara roda kendaraan

x=

1.75

Gaya pada abutment akibat transfer beban angin ke lantai jembatan,


PEW = [ 1/2*h / x * T EW ] * L = 31.248

kN

6.1. BEBAN ANGIN ARAH X (MEMANJANG JEMBATAN)


Ukuran bidang Pier yang ditiup agin,
Lc + a =
Tinggi :
12.80 m

Ukuran bidang diafragma yg ditiup angin,


2 * Ld = 12.00 m
Panjang,

Lebar :

Lebar,

2*D=

hd =

1.00

Ab = 2 * D * (Lc + a) + 2 * Ld * hd =

50.40

m2

3.00 m

Luas bidang Pier yang ditiup angin,


Beban angin pada struktur atas :
2

TEW = 0.0006*Cw*(Vw) *Ab =

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

46.31

kN

193

Lengan terhadap Fondasi :

YEW = ht + (Lc + a)/2 =

8.200

Momen pada Fondasi akibat beban angin :


MEW = TEW * YEW = 379.701 kNm
Lengan terhadap kolom Pier :

Y'EW = (Lc + a)/2 =

6.400

Momen pada kolom Pier akibat beban angin :


MEW = TEW * Y'EW = 296.35

TEW
Lc

kNm

y'EW
yEW

ht

7. ALIRAN AIR, BENDA HANYUTAN, DAN TUMBUKAN


7.1. ALIRAN AIR
7.1.1. GAYA SERET ARAH Y (MELINTANG JEMBATAN)
Gaya seret pada Pier akibat aliran air dihitung dengan rumus :
TEF = 0.5 * CD * Va2 * AD
kN

CD = koefisien seret (Tabel 9)


CD =
0.7
Va = kecepatan aliran air rata-rata saat banjir dg periode ulang tertentu (m/det)
AD = luas proyeksi Pier tegak lurus arah aliran dengan tinggi sama dengan
2
kedalaman air banjir (m )
Va =
3.0
m/det
a

muka air banjir

Lc

TEF

Hb

y'EF
yEF
ht

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

194

=
10

Hb = 6.00 m
h = D = 1.50 m
Lebar Pier tegak lurus aliran,
2
Luas proyeksi pier tegak lurus aliran,
AD = Hb * 2 * h / cos = 18.28 m
2
Gaya pada Pier akibat aliran air :
TEF = 0.5 * CD * Va * AD = 57.57 kN
YEF = Hb/2 + ht = 4.800 m
Lengan terhadap Fondasi :
Momen pada Fondasi akibat aliran air :
MEF = TEF * YEF = 276.36 kNm
Lengan terhadap kolom Pier :
Y'EF = Hb/2 = 3.000 m
Momen pada kolom Pier akibat aliran air :
MEF = TEF * Y'EF = 172.72 kNm
Sudut arah aliran terhadap Pier,
Kedalaman air banjir,

7.1.2. GAYA ANGKAT ARAH X (MEMANJANG JEMBATAN)


Karena Pier membentuk sudut terhadap arah aliran, maka harus diperhitungkan gaya
angkat yang arahnya tegak lurus terhadap gaya seret dengan rumus :

TEF = 0.5 * CL * Va2 * AL

CL = koefisien angkat,
CL =
0.9
AL = luas proyeksi pilar sejajar arah aliran dengan tinggi sama dengan
2

kedalaman air banjir (m )

muka air banjir

Lc

TEF

Hb

y'EF
yEF
ht

Lebar Pier sejajar aliran,


Luas proyeksi pier sejajar aliran,

2 * ( D + hd ) =

5.00

m
2

AL = Hb * 2 * ( D + hd ) / cos = 30.46 m
2
Gaya angkat pada Pier :
TEF = 0.5 * CL * Va * AL = 123.37 kN
Lengan terhadap Fondasi :
YEF = Hb/2 + ht = 4.800 m
MEF = TEF * YEF = 592.20 kNm
Momen pada Fondasi akibat aliran air :
Lengan terhadap kolom Pier :
Y'EF = Hb/2 = 3.000 m
Momen pada kolom Pier akibat aliran air :
MEF = TEF * Y'EF = 370.12 kNm

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

195

7.2. BENDA HANYUTAN DAN TUMBUKAN DENGAN KAYU


7.2.1. BENDA HANYUTAN
Gaya akibat benda hanyutan dihitung dengan rumus :
2

TEF = 0.5 * CD * Va * A'D

kN

CD = 1.04
2
A'D = luas proyeksi benda hanyutan tegak lurus arah aliran (m )
Kedalaman benda hanyutan (di bawah muka air banjir),
Dh = 1.20
Bh = L / 2 = 15.50
Lebar benda hanyutan,
A'D = Bh * Dh / cos = 18.89
2
Gaya akibat benda hanyutan,
TEF = 0.5 * CD * Va * A'D = 88.3909

m
m
m2
kN

7.2.2. TUMBUKAN DENGAN BATANG KAYU


Gaya akibat tumbukan dengan batang kayu dihitung dengan rumus :
2
TEF = M * Vs / d
kN
M = massa batang kayu
=
2.00
Ton
Vs = kecepatan aliran air permukaan pada saat banjir (m/det)
d = lendutan elastis ekivalen,
Gaya akibat tumbukan dengan kayu,

Vs = 1.4 * Va =
4.2
m/det
d = 0.075 m
2
TEF = M * Vs / d = 470.40 kN

7.2.3. GAYA DAN MOMEN YANG DIGUNAKAN


Untuk analisis kekuatan Pier diambil gaya yang terbesar di antara gaya akibat benda hanyutan dan gaya akibat tumbukan dengan batang kayu, sehingga :
Lengan terhadap Fondasi :
Momen pada Fondasi akibat aliran air :
Lengan terhadap kolom Pier :
Momen pada kolom Pier akibat aliran air :

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

TEF = 470.40 kN
YEF = Hb - Dh/2 + ht = 7.200 m
MEF = TEF * YEF = 3386.88 kNm
Y'EF = Hb - Dh/2 = 5.400 m
MEF = TEF * Y'EF = 2540.16 kNm

196

8. BEBAN GEMPA (EQ)


8.1. BEBAN GEMPA STATIK EKIVALEN
TEQ = Kh * I * W t

Beban gempa rencana dihitung dengan rumus :


dengan,

Kh = C * S

TEQ = Gaya geser dasar total pada arah yang ditinjau (kN)
Kh = Koefisien beban gempa horisontal
I = Faktor kepentingan
W t = Berat total jembatan yang berupa berat sendiri dan beban mati tambahan
= PMS + PMA

kN

C = Koefisien geser dasar untuk wilayah gempa, waktu getar, dan kondisi tanah
S = Faktor tipe struktur yang berhubungan dengan kapasitas penyerapan energi
gempa (daktilitas) dari struktur jembatan.
Waktu getar struktur dihitung dengan rumus :

T = 2 * * [ W t / ( g * KP ) ]
g = percepatan grafitasi (= 9.8 m/det 2)
KP = kekakuan struktur yang merupakan gaya horisontal yg diperlukan untuk
menimbulkan satu satuan lendutan (kN/m)
Hubungan antara waktu getar dan koeisien geser dasar untuk kondisi tanah tertentu dan
wilayah gempa 4 dilukiskan sepereti pada Gambar 6.

0.200

Koefisien geser dasar, C

Tanah keras
Tanah sedang

0.150

Tanah lunak
0.100

0.050

0.000
0.0

0.5

1.0

1.5

2.0

2.5

3.0

Waktu getar, T (detik)

Gambar 6. Koefisien geser dasar C

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

197

8.1.1. BEBAN GEMPA ARAH X (MEMANJANG JEMBATAN)

ha
a

TEQ
Lc
y'EQ
yEQ

ht

hp

Diameter kolom Pier,


Jumlah kolom Pier,
Luas penampang kolom Pier,
Tinggi Pier,
Inersia penampang Pier arah x,
Mutu beton,

K - 250

Modulus elastis beton,


Nilai kekakuan Pier,
Percepatan grafitasi,
Berat sendiri struktur atas,
Berat sendiri head stock,
Separoh berat Pier,
Beban mati tambahan struktur atas,

D=
n=
2
A = n * /4 * D =
Lc =
4
Ic = / 64 * D * n =
fc' = 0.83 * K / 10 =
Ec = 4700 * fc' =
Ec =
3
Kp = 3 * Ec * Ic / Lc =
g=
PMS(str atas) =
PMS(head stock) =
1/2 * PMS(kolom Pier) =
PMA =

1.50

2
3.534
10.80

m2

20.75

MPa

21410

MPa

m
4
0.49701 m

21409519 kPa

25340.9 kN/m
m/det2
9.81
4928.69 kN
1217.25 kN
567.13
648.21

kN
kN

W t = PMS(total) + PMA = 7361.28 N

Berat total struktur,


Waktu getar alami struktur,

T = 2 * * [ W t / ( g * KP ) ] = 1.08121 detik

Kondisi tanah dasar termasuk sedang (medium).

Lokasi di wilayah gempa 4.

Dari kurva koefisien geser dasar pada Gambar 6 diperoleh :

C=

Koefisien geser dasar,

0.1

Untuk jembatan dg sendi plastis beton bertulang, faktor jenis struktur dihitung dg rumus :

S = 1.0 * F

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

dengan,

F = 1.25 - 0.025 * n dan F harus diambil 1

198

F = faktor perangkaan,
n = jumlah sendi plastis yang menahan deformasi arah lateral.
Untuk,

n=

F = 1.25 - 0.025 * n =

maka :

1.225

S = 1.0 * F =

1.225
Koefisien beban gempa horisontal,

Kh = C * S =

0.1225

Untuk jembatan yang memuat > 2000 kendaraan / hari, jembatan pada jalan raya
utama atau arteri, dan jembatan dimana terdapat route alternatif, maka diambil faktor

I=

kepentingan,
Gaya gempa,

1.0

TEQ = Kh * I * W t = 0.1225 *W t

Distribusi beban gempa pada Pier adalah sebagai berikut :


No Jenis Beban Mati

W
(kN)
4928.69

1 Berat sendiri struktur atas


2 Beban mati tambahan

TEQ

(kN)
thd. Fond
za
603.76

648.21

79.41

3 Berat sendiri Headstock

1217.25

149.11

4 Berat sendiri kolom Pier

1134.26

138.95

5 Berat sendiri Pilecap

2292.19

280.79

TEQ =

Gaya pada Fondasi akibat gempa,

Lengan

za
zh
zc
zp

TEQ*z

(m)
15.975

(kNm)
9645.14

15.975

1268.51

13.400

1998.04

7.200

1000.42

0.780

219.12

MEQ = 14131.23

1252.02 kN

YEQ = MEQ /TEQ = 11.287 m


Y'EQ = YEQ - ht = 9.487 m
Lengan terhadap kolom Pier :
Momen pada kolom Pier akibat beban gempa : MEQ = TEQ * Y'EQ = 11877.58 kNm

Lengan terhadap Fondasi :

8.1.1. BEBAN GEMPA ARAH Y (MELINTANG JEMBATAN)


ha
a

Ld =

6.00

D=

1.50

n=

TEQ
Lc
y'EQ

Ld

yEQ

ht

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

D
hp

199

Inersia penampang kolom Pier arah y,

Ic = [ / 64 * D + / 4 * D * (Ld / 2) ] * n = 32.306 m
3
Nilai kekakuan,
Kp = 3 * Ec * Ic / Lc = 1647158 kN/m
Waktu getar alami struktur,
T = 2 * * [ W t / ( g * KP ) ] = 0.13411 detik
Dari kurva koefisien geser dasar gempa pada Gambar 6 diperoleh :

C = 0.15
Faktor tipe struktur,
S = 1.0 * F = 1.225
Faktor kepentingan,
I=
1.0
Koefisien beban gempa horisontal,
Kh = C * S = 0.18375
TEQ = Kh * I * W t = 0.18375 *W t
Gaya gempa,

Koefisien geser dasar,

Distribusi beban gempa pada Pier adalah sebagai berikut :


No Jenis Beban Mati
1 Berat sendiri struktur atas
2 Beban mati tambahan

TEQ

W
(kN)
4928.69

(kN)
thd. Fond
za
905.65

648.21

119.11

3 Berat sendiri Headstock

1217.25

223.67

4 Berat sendiri kolom Pier

1134.26

208.42

5 Berat sendiri Pilecap

2292.19

421.19

Gaya pada Fondasi akibat gempa,

Lengan

TEQ =

1878.03 kN

za
zh
zc
zp

TEQ*z

(m)
(kNm)
15.975 14467.71
15.975

1902.76

13.400

2997.06

7.200

1500.62

0.780

328.68

MEQ = 21196.84

Lengan terhadap Fondasi :

YEQ = MEQ /TEQ = 11.287 m


Lengan terhadap kolom Pier :

Y'EQ = YEQ - ht =

9.487

Momen pd kolom Pier akibat beban gempa,


MEQ = 17816.38 kNm

8.2. TEKANAN AIR LATERAL AKIBAT GEMPA


Gaya gempa arah lateral akibat tekanan air pada Pier (jenis dinding) dihitung dengan rumus :

TEQ = 0.58 * Kh * I * ww * Bp * Hr2

3
ww = berat volume air (kN/m )
Hr = kedalaman air rata-rata (m)
Bp = lebar pier yang ditinjau (m)

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

3
kN/m
ww =
9.8
Hr = 3.00 m
Kh = 0.1225
I=
1.0

200

8.2.1. TEKANAN AIR AKIBAT GEMPA ARAH X (MEMANJANG JEMBATAN)

Lc

h
muka air rata-rata

TEQ Hr
y'EQ
yEQ
ht

Bp = 2 * ( D + hd ) = 5.00 m
2
Tekanan air lateral,
TEQ = 0.58 * Kh * I * ww * Bp * Hr = 31.33 kN
Lengan terhadap Fondasi,
YEQ = Hr /2 + ht = 3.300 m
MEQ = TEQ*YEQ = 103.40 kNm
Momen pada Fondasi akibat tekanan air,
Lengan terhadap kolom Pier,
Y'EQ = Hr /2 = 1.500 m
Momen pada kolom Pier akibat tekanan air lateral, MEQ = TEQ*Y'EQ = 47.00 kNm
Lebar Pier arah memanjang jembatan,

8.2.1. TEKANAN AIR AKIBAT GEMPA ARAH Y (MELINTANG JEMBATAN)


a

Lc
muka air rata-rata

TEQ
y'EQ

Hr

yEQ
ht

Bp = 2 * D =
TEQ = 0.58 * Kh * I * ww * Bp * Hr2 =
YEQ = Hr /2 + ht =

Lebar Pier arah melintang jembatan,

3.00

Tekanan air lateral,

18.80

kN

3.30

Lengan terhadap Fondasi,

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

201

Momen pada Fondasi akibat tekanan air,


Lengan terhadap kolom Pier,
Momen pd kolom Pier akibat tekanan air lateral,

MEQ = TEQ*YEQ =
Y'EQ = Hr /2 =
MEQ = TEQ*Y'EQ =

62.04

kNm

1.50

28.20

kNm

9. GAYA GESEK (FB) DAN PENGARUH TEMPERATUR (ET)


Gaya gesek pada perletakan bergerak (T FB) maupun gaya yang ditimbulkan oleh perbedaan temperatur (T ET) resultan gayanya = 0 (saling meniadakan), sehingga gaya-gaya tsb.
tidak diperhitungkan dalam analisis Pier.

TET
TFB

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

TET
TFB

202

10. KOMBINASI BEBAN KERJA


REKAP BEBAN KERJA PADA PIER
No Aksi / Beban
Kode

Vertikal
P
(kN)

Horisontal
Ty
Tx
(kN)

Momen

(kN)

Mx

My

(kNm)

(kNm)

Aksi Tetap
1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

4 Beban lajur "D"

TD

1635.00

5 Beban pedestrian

TP

203.61

6 Gaya rem

TB

125.00

7 Aliran air

EF

123.37

8 Hanyutan/Tumbukan

EF

9 Beban angin

EW

10 Beban gempa

EQ

1252.02

11 Tekanan air gempa

EQ

31.33

Beban Lalu-lintas

2087.50

Aksi Lingkungan

KOMBINASI - 1
No Aksi / Beban

Kode

57.57

592.20

470.40
31.248

Vertikal
P
(kN)

46.31

152.93

3386.88
379.70

2305.84

1878.03 14131.23 21196.84


18.80

Horisontal
Tx
Ty
(kN)

276.36

103.40

62.04

Momen
Mx
My

(kN)

(kNm)

(kNm)

Aksi Tetap
1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

4 Beban lajur "D"

TD

1635.00

5 Beban pedestrian

TP

203.61

6 Gaya rem

TB

Beban Lalu-lintas

Aksi Lingkungan
7 Aliran air

EF

8 Hanyutan/Tumbukan

EF

9 Beban angin

EW

10 Beban gempa

EQ

11 Tekanan air gempa

EQ
12059.2

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

203

KOMBINASI - 2
No Aksi / Beban

Kode

Vertikal
P
(kN)

Horisontal
Tx
Ty
(kN)

(kN)

Momen
Mx

My

(kNm)

(kNm)

Aksi Tetap
1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

4 Beban lajur "D"

TD

1635.00

5 Beban pedestrian

TP

203.61

6 Gaya rem

TB

Beban Lalu-lintas

Aksi Lingkungan
7 Aliran air

EF

8 Hanyutan/Tumbukan

EF

9 Beban angin

EW

10 Beban gempa

EQ

11 Tekanan air gempa

EQ

KOMBINASI - 3
No Aksi / Beban

Kode

123.37

57.57

592.20

276.36

470.40

3386.88

12059.2 123.3743 527.9747

592.197 3663.239

Vertikal
P
(kN)

Horisontal
Tx
Ty
(kN)

(kN)

Momen
Mx
My
(kNm)

(kNm)

Aksi Tetap
1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

4 Beban lajur "D"

TD

1635.00

5 Beban pedestrian

TP

203.61

6 Gaya rem

TB

125.00

7 Aliran air

EF

123.37

8 Hanyutan/Tumbukan

EF

9 Beban angin

EW

10 Beban gempa

EQ

11 Tekanan air gempa

EQ

Beban Lalu-lintas

2087.50

Aksi Lingkungan
57.57
470.40
31.248

46.31

152.93

12090.45 294.6793 680.9006

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

592.20

276.36
3386.88

379.70

2305.84

3059.4 5969.079

204

KOMBINASI - 4
No Aksi / Beban

Kode

Vertikal
P
(kN)

Horisontal
Tx
Ty
(kN)

(kN)

Momen
Mx

My

(kNm)

(kNm)

Aksi Tetap
1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

Beban Lalu-lintas
4 Beban lajur "D"

TD

5 Beban pedestrian

TP

6 Gaya rem

TB

Aksi Lingkungan
7 Aliran air

EF

8 Hanyutan/Tumbukan

EF

9 Beban angin

EW

10 Beban gempa

EQ

1252.02

11 Tekanan air gempa

EQ

31.33

1878.03 14131.23 21196.84


18.80

10220.6 1283.356 1896.834

103.40

14234.6 21258.88

REKAP KOMBINASI BEBAN UNTUK PERENCANAAN TEGANGAN KERJA


Ty
Mx
Tx
No Kombinasi Beban
Tegangan
P
(kN)

(kNm)

My

berlebihan

(kN)

1 KOMBINASI-1

0%

12059.20

0.00

0.00

0.00

0.00

2 KOMBINASI-2

25%

12059.20

123.37

527.97

592.20

3663.24

3 KOMBINASI-3

40%

12090.45

294.68

680.90

3059.40

5969.08

4 KOMBINASI-4

50%

10220.60

1283.36

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

(kN)

62.04

(kNm)

1896.83 14234.62 21258.88

205

11. KONTROL STABILITAS GULING


11.1. STABILITAS GULING ARAH MEMANJANG JEMBATAN
a

Letak titik guling A (ujung fondasi) thd. pusat fondasi :


Bx / 2 =
3
m
k

Mx

= persen kelebihan beban yang diijinkan (%)


= momen penyebab guling
Lc

Momen penahan guling :

Mp = P * (Bx / 2) * (1 + k)

Angka aman terhadap guling :

SF = Mp / Mx

harus 2.2
P

ht

Mx
Bx Tx

No Kombinasi Beban

Mx

Mp

(kN)

(kNm)

(kNm)

SF

Keterang

1 Kombinasi - 1

0%

12059.20

0.00

36177.6

2 Kombinasi - 2

25%

12059.20

592.20

45222.0

76.36 > 2.2 (OK)

3 Kombinasi - 3

40%

12090.45

3059.40

50779.9

16.60 > 2.2 (OK)

4 Kombinasi - 4

50%

10220.60 14234.62

45992.7

3.23 > 2.2 (OK)

11.1. STABILITAS GULING ARAH MELINTANG JEMBATAN


Letak titik guling A (ujung fondasi) thd. pusat fondasi :
By / 2 = 5.00 m
k

Mx

= persen kelebihan beban yang diijinkan (%)


= momen penyebab guling

Momen penahan guling :

Mp = P * (By / 2) * (1 + k)

Lc

Angka aman terhadap guling :

SF = Mp / My

harus 2.2
P

ht

My
By Ty

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

206

No Kombinasi Beban

My

Mp

(kN)

(kNm)

(kNm)

SF

Keterang

1 Kombinasi - 1

0%

12059.20

0.00

60296.0

2 Kombinasi - 2

25%

12059.20

3663.24

75370.0

20.57 > 2.2 (OK)

3 Kombinasi - 3

40%

12090.45

5969.08

84633.2

14.18 > 2.2 (OK)

4 Kombinasi - 4

50%

10220.60 21258.88

76654.5

3.61 > 2.2 (OK)

13. KONTROL STABILITAS GESER


13.1. STABILITAS GESER ARAH MEMANJANG JEMBATAN
a

Parameter tanah dasar Pile-cap :


Sudut gesek,

15

Kohesi,

C=

24

kPa
Lc

Ukuran dasar Pile-cap :

Bx =
By =
k

Tx

6.00

10.00

= persen kelebihan beban yang diijinkan (%)


= gaya penyebab geser

ht

Mx
Bx Tx

Gaya penahan geser :

H = ( C * Bx * By + P * tan ) * (1 + k )
Tx
P
No Kombinasi Beban
k
(kN)

(kN)

harus 1.1

SF

Keterang

(kN)

1 Kombinasi - 1

0%

0.00 12059.20

4671.25

2 Kombinasi - 2

25%

123.37 12059.20

5839.07

47.33

> 1.1 (OK)

3 Kombinasi - 3

40%

294.68 12090.45

6551.48

22.23

> 1.1 (OK)

4 Kombinasi - 4

50%

1283.36 10220.60

6267.90

4.88

> 1.1 (OK)

13.1. STABILITAS GESER ARAH MELINTANG JEMBATAN


Parameter tanah dasar Pile-cap :
=
15
Sudut gesek,

Kohesi,

kPa

Ty

C=

24

Ukuran dasar Pile-cap :


Bx =
6.00
m

By =

10.00

= persen kelebihan beban yang diijinkan (%)


= gaya penyebab geser

Gaya penahan geser :

H = ( C * Bx * By + P * tan ) * (1 + k )

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

harus 1.1

207

Lc

ht

My
B y Ty

No Kombinasi Beban

Ty

(kN)

(kN)

(kN)

SF

Keterang

1 Kombinasi - 1

0%

0.00 12059.20

4671.25

2 Kombinasi - 2

25%

527.97 12059.20

5839.07

11.06

> 1.1 (OK)

3 Kombinasi - 3

40%

680.90 12090.45

6551.48

9.62

> 1.1 (OK)

4 Kombinasi - 4

50%

1896.83 10220.60

6267.90

3.30

> 1.1 (OK)

Angka aman (SF) untuk stabilitas geser diambil 50% dari angka aman untuk stabilitas guling, dengan anggapan bahwa 50% gaya lateral didukung oleh tiang bor.

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

208

II. ANALISIS BEBAN ULTIMIT


1. PILECAP
1.1. BEBAN ULTIMIT PILECAP
BEBAN KERJA PILE CAP
No Aksi / Beban

Kode

Tx

Ty

Mx

My

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

MS

9572.39

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

3 Beban lajur "D"

TD

1635.00

4 Beban pedestrian

TP

203.61

5 Gaya rem

TB

125.00

6 Aliran air

EF

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

EF

8 Beban angin

EW

9 Beban gempa

EQ

1252.02

EQ

31.33

10 Tekanan air gempa

2087.50
57.57

592.20

276.36

470.40
31.248

46.31

152.93

3386.88
379.70

2305.84

1878.03 14131.23 21196.84


18.80

103.40

62.04

BEBAN ULTIMIT PILE CAP


Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

9 Beban gempa

No Aksi / Beban

10 Tekanan air gempa

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

4175.00
57.57

592.20

470.40
37.50

276.36
3386.88

55.57

183.51

455.64

2767.01

1.00

1252.02

1878.03

14131.23 21196.84

1.00

31.33

18.80

103.40

62.04

209

1.2. KOMBINASI BEBAN ULTIMIT PILE CAP


KOMBINASI - 1
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

4175.00
57.57

592.20

470.40

276.36
3386.88

8 Beban angin
9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa
17417.74
KOMBINASI - 2
No Aksi / Beban

373.37

527.97

4767.20

3663.24

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian
5 Gaya rem

2.00

250.00

4175.00

6 Aliran air
7 Hanyutan/Tumbukan
8 Beban angin

1.20

37.50

55.57

183.51

455.64

2767.01

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa
17048.02

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

305.57

183.51

4630.64

2767.01

210

KOMBINASI - 3
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem
6 Aliran air

1.00

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

123.37

57.57

592.20

470.40
37.50

55.57

183.51

276.36
3386.88

455.64

2767.01

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa
17455.24
KOMBINASI - 4
No Aksi / Beban

178.94

711.49

1047.84

6430.25

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

4175.00
57.57

592.20

470.40
37.50

55.57

183.51

276.36
3386.88

455.64

2767.01

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa
17455.24

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

428.94

711.49

5222.84

6430.25

211

KOMBINASI - 5
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

12444.10

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"


4 Beban pedestrian
5 Gaya rem
6 Aliran air
7 Hanyutan/Tumbukan
8 Beban angin
9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa

1.00

1252.02

1878.03

14131.23 21196.84

1.00

31.33

18.80

103.40

13740.52
REKAP KOMBINASI BEBAN ULTIMIT PILECAP
Pu
No Kombinasi Beban
(kN)

1283.36

62.04

1896.83 14234.62 21258.88

Tux

Tuy

Mux

Muy

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 KOMBINASI-1

17417.74

373.37

527.97

4767.20

3663.24

2 KOMBINASI-2

17048.02

305.57

183.51

4630.64

2767.01

3 KOMBINASI-3

17455.24

178.94

711.49

1047.84

6430.25

4 KOMBINASI-4

17455.24

428.94

711.49

5222.84

6430.25

5 KOMBINASI-5

13740.52

1283.36

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

1896.83 14234.62 21258.88

212

2. KOLOM PIER
2.1. BEBAN ULTIMIT KOLOM PIER
BEBAN KERJA KOLOM PIER
No Aksi / Beban

Kode

Tx

Ty

Mx

My

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

MS

7280.20

2 Beb. mati tambahan

MA

648.21

3 Beban lajur "D"

TD

1635.00

4 Beban pedestrian

TP

203.61

5 Gaya rem

TB

125.00

6 Aliran air

EF

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

EF

8 Beban angin

EW

9 Beban gempa

EQ

1252.02

EQ

31.33

10 Tekanan air gempa

1862.50
57.57

370.12

470.40
31.248

46.31

152.93

172.72
2540.16

296.35

2030.57

1878.03 11877.58 17816.38


18.80

47.00

28.20

BEBAN ULTIMIT KOLOM PIER


No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

9 Beban gempa

1.00

1252.02

1.00

31.33

10 Tekanan air gempa

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

3725.00
57.57

370.12

470.40
37.50

55.57

183.51

172.72
2540.16

355.62

2436.69

1878.03 11877.58 17816.38


18.80

47.00

28.20

213

2.2. KOMBINASI BEBAN ULTIMIT KOLOM PIER


KOMBINASI - 1
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

3725.00
57.57

370.12

470.40

172.72
2540.16

8 Beban angin
9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa
14437.89
KOMBINASI - 2
No Aksi / Beban

373.37

527.97

4095.12

2712.88

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian
5 Gaya rem

2.00

250.00

3725.00

6 Aliran air
7 Hanyutan/Tumbukan
8 Beban angin

1.20

37.50

55.57

183.51

355.62

2436.69

14068.18

305.57

183.51

4080.62

2436.69

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

214

KOMBINASI - 3
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem
6 Aliran air

1.00

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

123.37

57.57

370.12

470.40

172.72
2540.16

37.50

55.57

183.51

355.62

2436.69

14475.39

178.94

711.49

725.75

5149.57

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa

KOMBINASI - 4
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"

2.00

3270.00

4 Beban pedestrian

2.00

407.22

5 Gaya rem

2.00

250.00

6 Aliran air

1.00

123.37

7 Hanyutan/Tumbukan

1.00

8 Beban angin

1.20

3725.00
57.57

370.12

470.40

172.72
2540.16

37.50

55.57

183.51

355.62

2436.69

14475.39

428.94

711.49

4450.75

5149.57

9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

215

KOMBINASI - 5
No Aksi / Beban

Faktor

Pu

Tux

Tuy

Mux

Muy

Beban

(kN)

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 Berat sendiri

1.30

9464.26

2 Beb. mati tambahan

2.00

1296.42

3 Beban lajur "D"


4 Beban pedestrian
5 Gaya rem
6 Aliran air
7 Hanyutan/Tumbukan
8 Beban angin
9 Beban gempa
10 Tekanan air gempa

1.00

1252.02

1.00

31.33
10760.68

1283.36

1878.03 11877.58 17816.38


18.80

28.20

1896.83 11924.58 17844.58

REKAP KOMBINASI BEBAN ULTIMIT UNTUK SATU KOLOM PIER


Pu
Tux
Tuy
No Kombinasi Beban
(kN)

47.00

Mux

Muy

(kN)

(kN)

(kNm)

(kNm)

1 KOMBINASI-1

7218.95

186.69

263.99

2047.56

1356.44

2 KOMBINASI-2

7034.09

152.78

91.76

2040.31

1218.34

3 KOMBINASI-3

7237.70

89.47

355.74

362.87

2574.79

4 KOMBINASI-4

7237.70

214.47

355.74

2225.37

2574.79

5 KOMBINASI-5

5380.34

641.68

948.42

5962.29

8922.29

[C]2008:MNI-EC Analalisis Beban Pier

216