Anda di halaman 1dari 3

BAB 5

PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Mastektomi adalah pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat
payudara (Barbara, 2006).
Berdasarkan pembahasan

yang

terdapat

di

BAB

IV

dengan

membandingkan teori dan kasus An. R dengan Gastroenteritis akut, maka dapat di
tari kesimpulan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan dengan
menggunakan pendekatan proses keperawatan seperti berikut ini :
5.1.1 Pengkajian
Dalam hasil pengkajian terdapat perbedaan dan persamaan antara teori dan
kasus Ny.E, seperti tidak adanya riwayat keluarga yang pernah menderita kanker
payudara juga merupakan faktor risiko tingginya angka insidensi.
5.1.2 Diagnosa Keperawatan
Pada kasus Ny.E terdapat 2 diagnosa yang terkait dengan teori, yaitu :
Nyeri akut berhubungan dengan prosedur invasif pembedahan, Resiko infeksi
berhubungan dengan masuknya organisme sekunder. Sementara itu terdapat 1
diagnosa yang muncul di luar teori, yaitu : Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia. Diagnosa tersebut ditegakkan
berdasarkan data-data yang mendukung dan atas dasar respon serta kondisi
pasien.
5.1.3 Intervensi Keperawatan
Perencanaan yang disusun menurut prioritas masalah yang ditulis sesuai
dengan tujuan kriteria hasil untuk mengatasi masalah yang di hadapi, baik aktual,
risiko dengan melihat situasi dan kondisi pasien serta lingkungan dan dasar
fisiologis

5.1.4

Implementasi Keperawatan
Implementasi asuhan keperawatan dilakukan sesuai perencanaan dan

criteria hasil yang ditulis dalam melakukan tindakan keperawatan diupayakan


37

selalu melibatkan pasien, keluarga, ataupun orang terdekat pasien untuk


bekerjasama dalam melakukan tindakan keperawatan terlebih lagi apabila pasien
dan keluarga dapat lebih kooperatif sehingga asuhan keperawatan dapat terlaksana

38

dengan baik. Dalam pelaksanaan asuhan keperawatan tidak sepenuhnya dapat di


lakukan sesuai rencana karena kondisi pasien yang tidak memungkinkan untuk
dilakukannya rencana keperawatan tersebut.
5.1.5 Evaluasi
Hasil evaluasi asuhan keperawatan pada Ny.E semuanya bisa dicapai
sesuai tujuan dan kriteria hasil dengan tahapan waktu yang berbeda pada setiap
diagnosa, tetapi tidak melampaui kriteria waktu yang di tetapkan.
5.2 Saran
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis mencoba mengemukakan beberapa
saran yang mungkin nantinya dapat dipertimbangkan untuk menyempurnakan
pelaksanaan Studi Kasus pada pasien dengan Post Op. Mastektomi dan
pelaksanaan Asuhan Keperawatan pada umumnya.
5.2.1 Institusi Pendidikan
Sebagai tolak ukur tingkat kemampuan mahasiswa dalam penguasaan
terhadap ilmu keperawatan, proses keperawatan dan pendokumentasian proses
keperawatan sehingga dapat memberikan umpan balik terhadap efektivitas
pengajaran dan bimbingan yang telah diberikan dan diterapkan untuk kemajuan di
masa yang akan datang. Menyediakan informasi nyata dan aktual tentang asuhan
keperawatan pasien dengan Post Op. Mastektomi yang dapat digunakan oleh
mahasiswa sebagai salah satu literatur bagi pendidikan dan menunjang
peningkatan pengetahuan khususnya tentang asuhan keperawatan pada pasien
dengan Post Op. Mastektomi.
5.2.2 Penulis Selanjutnya
Diharapkan dengan adanya Laporan Studi Kasus yang bersifat ilmiah ini,
dapat menimbulkan ide-ide dalam mengembangkan Skill dan ilmu pengetahuan.
5.2.3 Rumah Sakit
Menyediakan kerangka berpikir secara ilmiah yang bermanfaat bagi rumah
sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memberikan gambaran
pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan Post Op. Mastektomi.
Menyediakan referensi bagi perawat ruangan dalam melakukan asuhan
keperawatan pada pasien secara konfrehensif dengan pendekatan proses
keperawatan.

34

39

5.2.4 Pasien
Adanya laporan studi kasus ini, diharapkan dapat membantu pasien/keluarga
untuk lebih mengerti dan paham mengenai penyebab, pencegah, pengobatan dan
cara penanggulangan penyakit Post Op. Mastektomi.