Anda di halaman 1dari 6

RESUME

UU MINERBA NO 4 TAHUN 2009


DAN KEPMEN NO 555 TAHUN 1995

Definisi
Undang-undang adalah suatu hukum yang berlaku di indonesia yang
telah disahkan oleh badan legislatif atau unsur-unsur yang lain nya yang memiliki
peran di unsur pemerintahan.
Perusahaan tambangan adalah suatu perusahaan tambang yang
mengambil atau mengeruk mineral dan bahan tambang lainnya yang berharga
ekonomis untuk menyangkut keperluan masyarakat dan orang banyak .
Undang-undang minerba adalah undang-undang atau hukum

yang

berlaku di Indonesia, undang-undang atau hukum ini membahas tentang


pertambangan mineral dan batubara di Indonesia yang memiliki pelaturan
tertentu yang harus di patuhi oleh seluruh perusahaan yang memperoleh mineral
dan batubara.
Mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk di alam, yang memiliki
sifat fisik dan kimia. Tertentu serta susunan kristal teratur atau gabungan yang
membentuk batuan yang baik berbentuk lepas atau padu.
Batubara adalah endapan organik karbon yang terbentuk di alam secara
alamiah dari sisa-sisa tumbuhan terdahulu.

Makna Undang-undang minerba no 4 tahun 2009


Undang-undang minerba no 4 tahun 2009 membahas tentang mineral dan
batubara yang memiliki beberapa maksud dan tujuan yaitu :
A.

ketentuan umum
pertambangan adalah sebagai atau seluhan tahapan yang

melakukan kegiatan dalam rangka penelitian , pengelolaan dan


perusahaan mineral atau batubara yang meliputi :

Penyerlidikan umum

Penyelidikan

umum

adalah

penyelidikan

atau

pencarian

informasi tentang keadaan umum suatu tempat yang berhubungan


dengan tambang

Eksplorasi
Eksplorasi adalah proses yang dilakukan untuk mengetahui letak

keberadaan

suatu bahan endapan di suatu tempat

Studi kelayakan
Studi

kelayakan

menentukan layak atau

adalah

proses

yang

dilakukan

untuk

tidak nya suatu lahan yang memiliki endapan

bahan galian

Kontruksi
kontruksi adalah suatu proses pembangunan pasilitas yang di

perlukan perusahaan untuk proses penambangan


Penambangan
Penambangan adalah proses pengambilan bahan endapan yang

terdapat di

alam mau berbentuk organik ataupun an-organik

Pengolahan
Pengolahan adalah proses yang dilakukan untuk mengolah

bahan galian yang telah didapatkan dari proses penambangan

Pemurnian
Pemurnian adalah proses yang dilakukan untuk memurnikan

atau

menghilangkan tailling dari konsentrat yang ada disuatu feed


Pengakutan
Pengakutan adalah proses yang dilakukan setelah melakukan

pemurnian untuk

memindahkan konsentrat dari suatu tempat ke

tempat yang lainnya atau yang diinginkan

Penjualan
Penjualan

adalah

melakukan beberapa

suatu

yang

dilakukan

setelah

proses yang bertujuan untuk mendapatkan

penghasilan yang diharapkan

proses

Serta pasca tambang

Pasca tambang adalah proses yang dilakukan setelah melakukan


pertambangan

yang

bertujuan

proses penambangan menjadi


B.

untuk

mengembalikan

setelah

hijau kembali seperti dahulu.

ASAS dan TUJUAN


Penambangan mineral dan batubara dikelola beradasarkan :

Manfaat, keadilan , dan keseimbangan


Keberpihakan pada kepentingan bangsa
Partisifatif, tranfarasi, akutanbilitas
berkelanjutan dan benvawasan lingkungan.
PENGUASAAN MINERAL DAN BATUBARA
Penguasaan mineral dan batubara adalah di kuasai oleh negara

untuk

menjadikan

rakyat

Indonesia

menjadi

lebih

baik

dari

sebelumnya. Dan seharusnya proses penambangan di ketahui oleh


pemerintah setempatnya.dan pemerintah pun mengutamakan pasokan
mineral dan batubara untuk keperluan dalam negeri terlebih dahulu di
bandingkan di kirim ke negara tetangga ataupun orang lain pemerintah
lebih mengutamakan dan menginginkan mineral dan batubara di pakai
oleh rakyat Indonesia untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
D

SURAT IZIN PENAMBANGAN


Perusahaan yang akan melaksanakan penambang perlu atau di

haruskan untuk memiliki IUP ( izin usaha penambangan ) yang harus di


setujui oleh pemerintah setempat sebelum kita melakukan proses
penambangan atau pencarian bahan mineral atau batu bara yang akan
kita lakukan. Menurut kegunaan nya IUP terdiri dari :

IUP Eksplorasi
IUP Eksplorasi adalah surat izin usaha yang diberikan saat kita

akan melaksanakan proses Eksplorasi di suatu tempat yang akan kita


garap.

IUP Operasi produksi adalah surat izin usaha yang di keluarkan


oleh pemerintah setempat untuk melakukan penambangan dan

proses IUP operasi produksi ini di lakukan setelah melakukan IUP


Eksplorasi yang telah di lakukan terlebih dahulu
E

Wilayah penambangan
Wilayah penambangan adalah wilayah yang di pergunakan atau

suatu tempat yang menghasilkan bahan galian mineral dan batubara,


saat melakukan prioprosespenambangan yang berlangsung di suatu
tempat yang tertentu yang terdapat mineral dan batubara maka
pemerintah setempat memiliki Hak untuk melakukan penyelidikan dan
pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang sedang atau yang
telah melakukan penambangan di tempat yang telah di tetapkan dan
yang

telah

memiliki

surat

izin

penambangan

dari

pemerintah

setempat. Dan selain itu perusahaan pun diharus kan memenuhi


beberapa syrat yaitu :

Transparan
perusahaan yang sedang atau telah melakukan penambangan di
haruskan untuk melakukan transparan atau keterbukaan kepada
pemerintah setempat

Partisipatif
Partisipatif disini memiliki makna bahwa perusahaan harus

membantu pembangunan di suatu daerah yang di lakukan proses


pembangan

dan

selain

itupun

perusahaan

wajib

membantu

masyarakat atau peduli terhadap masyarakat di tempat itu.

Bertanggung jawab
Bertanggung jawab disini adalah suatu proses pertanggung

jawaban perusahaan terhadap apa yang telah perusaan lakukan di


daerah penambangan yang telah dilakukan secara sepenuhnya.

KEPUTUSAN MENTERI PERTAMBANGAN DAN ENERGI


Nomor : 555.K/26/M.PE/1995

Keputusan menteri pertambangan dan energi tentang keselamatan dan


kesehatan kerja pertambangan umum yang dapat di artikan bahwa keputusan
menteri pertambangan mewajibkan dan mengharuskan perusahaan tambang
mengutamakan keselamatan para pekerja atau sekalipun masyarakat yang ada
di sekitar perusahaan tambang dan menjaga kesehaatan para pekerja dan para
masyarakat yang terkena dampak dari perusahaan tambang yang telah didirikan
oleh perusahaan. Untuk menjaga keselamatan masyarakat sekitar maka
masyarakat dilarang atau tidak boleh memasuki perusahaan pertambangan
karna di hawatirkan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan oleh perusahaan karna
jika ada sesuatu yang terjadi kecelakaan atau apapun itu maka yang
bertanggung jawab penuh atas kejadian itu adalah perusahaan sendiri.
Perusahaan pertambang memiliki beberapa kewajiban yaitu :

Membuat surat secara tertulis kepada pelaksana inspeksi tambang di


wilayah itu

Perusahaan harus memberikan laporan setiap kegiatan yang telah


dilakukan oleh perusahaan dalam waktu 2 minggu setelah salah satu dari
setiap kegiatan saat melakukan ekspolorasi,pembukaan tambang,
pembuatan terowongan, pembuatan sumur dan lain-lain

Perrusahaan harus memiliki atau menyediakan peralatan atau fasilitasfasilitas yang memiliki fungsi untuk melindungi diri untuk para pegawai
yang bekerja di perusahaan tambang.

Persyaratan untuk para pekerjaan tambang harus memiliki atau memenuhi


peryaratan yaitu :

Para pekerja tambang wanita dilarang atau tidak di perbolehkan untuk


mempekerjakan wanita pada tambang bawah tanah kecuali sebagai
petugas kesehatan.

Dilarang mempekejakan seseorang sedirian saat melakukan pekerjaan di


tempat terpencil dan memungkinkan terjadinya bencana atau hal-hal yang
tidak ddi inginkan atau di harapkan.

Dilarang mempekerjakan orang atau pekerja dalam keadaan sakit, karna


sangat beresiko saat melakukan pekerjaannya.

Penggolongan kecelakan
Kecelakaan di perusahaan tambang memiliki pengolongaan tersendiri
atantara lai adalah :
1. cidera ringan
Cidera yang di akibatkan karna terjadinya kecelkaan di tambang yang
menyebabkan pekerja tambang tidak mampu untuk melakukan lebih dari 1 hari
dan kurang dari 3 minggu .
2. cidera berat
Cidera berat yaitu cidera yang di akibatkan karna terjadinya sebuah
kecelakaan di perusahaan tambang yang menyebabkan tidak bisa bekerja lebih
dari 3 minggu, cacat seumur hidup,dan mati