Anda di halaman 1dari 14

Case Ruptur Uretra

posterior

Tanggal 27 juni 2014Pk 22.30


Keluhan utama : sakit setelah jatuh dari lantai 3
Anamnesa :kurang lebih 2,5 jam sebelum masuk rumah sakit .Orang sakit jatuh dari lantai 3
,saat orang sakit berada dalam lift barang.Orang sakit menegluhakan seluruh badan sakit
terutama pada daerah bokong dan pinggang kiri.Orang sakit ada penurunan kesadaran,tetapi
orang sakit masih dapat mengingat kejadian sebelum dan setelah jatu.Setelah jatuh,ada darah
yang keluar dari hidung.Orang sakit juga mengeluhkan tidak dapat kencing dan dada terasa
sesak.Sebelumnya pada Pk 12 siang tangan orang sakit terjepit lift.pusing (-),sakit kepala
(-) ,mual(-),muntah (-),BAK dan BAB sebelum sakit lancar.
Riwayat penyakit sebelumnya : Tidak ada.
Riwayat penyakit keluarga :tidak ada

Kesadaran :CM ,GCS 15,tampak sakit berat


Nadi : 90 x/menit
TD :100/70 mmHg
RR:17 x/mnt
Suhu :36,6 C

4-7-2014
S: O: CM,sedang,febris,BAB (+) warna merah,BAK (+) merah teh 1 lt/24 jam
A: Fraktur os pelvis + radius sinistra
Suspek trauma buli atau uretra
P: rencana operasi cystotoscopy
Ceftriaxone 1x 2 gr
5-7-2014
S :O:CM,sedang,febris,BAB (+) dbn,BAK (+) merah teh
A: Fraktur os pelvis + radius sinistra
Suspek trauma buli atau uretra
P :terapi diteruskan

7-7 2014
Laporan operasi ruptur uretra posterior total
Dilakukan uretroscopy explorasi pasang silikon kateter 18 F. Pertahankan 1-2 bulan.
8-7-2014
S: O: CM,tampak sakit sedang,afebris ,luka tenang,urin jernih.
A: post operasi explorasi pertama
12-7-2014
S: nyeri
O: CM,tampak sakit sedang
Status lokalis : terpasang kateter silikon
Status urologis : urin keruh kuning
A: post op hari ke 5
P: terapi oral
Cek sedimen urin
observasi

14-7-2014
S : skortum bengkak ,perut nyeri
O: CM,tampak sakit sedang,afebris,Abdomen nyeri tekan (+),nyeri tekan di suprapubik,urinnya bewarna merah
A : Ruptur uretra posterior
Fraktur pelvis dan radius sinistra
Gross hematuria-----retensio-----ektravasasi ke skrotum-------udem bilateral
P: terapi ditambah vit K 3 x 1 amp
Asam tranexasamat 3 x1 amp
GV betadine
Spul kalau perlu eksplorasi insisi multipel abses skrotum

17-7-2014
S : daerah ingunal bengkak
O: tampak sakit sedang ,CM,afebris,urin warna merah muda
A : Ruptur uretra posterior + insisi multipel
P : terapi dilajutkan
Tirah baring
GV---- up drain
Diet protein
21-7-2014
A: fistel vesikalis (+)
P : repair
23-7-2014
A: hari kedua repair fistel
P: infus up steril
Mobilisasi masing-masing kalau perlu duduk

25-7-2014
Urin : vesika urinaria kanan dan kateter kanan lancar, bocor suprasimfisis (+)
P: dibalut benton dirapatkan

4-8-2014
S:paska repair /debridemen (25-7-2014)---minggu ke 5 paska trauma luka suprasimfisis
Problem :
-fistulasi vesiko kutan (+) rembes ---- luka infeksius
-kateter silikon buntu/spul tidak bisa/pertahankan silikon kateter
P :Rawat luka pagi sore kalau perlu spul via cystostomi kateter
-obat diteruskan

Rontgen tanggal 27-6-2014


Comminuted fraktur distal radius sinistra
Garis fraktur mencapai permukaan artikular radius
USG abdomen Tanggal 28 -6-2014
Terlihat cairan bebas intra abdomen
CT pelvis 3D tanggal 30-6-2014
Gambaran fraktur pada os ileum kiri ,ramus supoerior, acetabulum kiri medial,ramus inferior os pubis dektra et
sisnistra serta simfisiolisis. Kedududkan coxae dextra dan sinistra masih baik,tampak soft tissue,tmpak
gluteal kiri tampak edema dibanding kanan,curiga emfisema subcutis didaerah simfisis pubis.
Saran korelasi dengan lab dan klinis

7-7-2014
Diagnosa paska beda;ruptur uretra posterior total
Tindakan : uretroskopi
Eksplorasi buli atau repair
Uretroskopi ----- ruptur uretra posterior total,buka buli-buli ---- terpasang silikon
18 f kateter
uretra .Buli-buli atau dinding abdomen dijahit selapis demi
lapis.
14-7-2014
Diagnosa paska bedah :udem skrotum,gross hematuri ec ektravasasi urin dari
bekas ruptur uretra posterior.
Tindakan ;insisi multipel skrotum
Dilakukan anestesi lidokain injeksi dan klor etil spray didaerah skrotum
.Dilakukan insisi pada kedua tempat(skrotum kanan dua temapat,skrotum
kiri dua tempat).dipasang drain sarung tangan,evakuasi cairan ,kompres
betadine.operasi selesai

21-7-2014
Diagnosa bedah : fistel vesikokutan riwayat operasi ruptur uretra posterior
Tinfdakan bedah ; repair fistel
Penderita dalam posisi terlentang a/antiseptik daerah abdomen bawah
dan genitalia dengan betadine dan alkohol.bekas operasi suprasimfisis
dibuka,bekas jahitan di buli-buli dibuka.
Dilakukan pemasangan sistotomi dengan folley kateter cabang nomor 16
f.Buli-buli dijahit dengan polisorb nomor 2.0.Dinding abdomen dijahit
polisorb 2.0.subkutis dengan polisorb 2.0, dan kutis dengan sutera 2.0.
Operasi selesai

Anda mungkin juga menyukai