Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ada beberapa pendapat para ahli tentang komunikasi, salah satunya Colin Cherry.
Menurut Colin Cherry Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan
informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan
hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
Selanjutnya menurut Forsdale (1981) seorang ahli pendidikan terutama ilmu
komunikasi, Dia menerangkan dalam sebuah kalimat bahwa communication is the process
by which a system is established, maintained and altered by means of shared signals that
operate according to rules. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk,
dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima
dilakukan sesuai dengan aturan.
Disini dapat disimpulkan dari dua pendapat ahli diatas, Komunikasi adalah sebuah
cara yang digunakan sehari-hari dalam menyampaikan pesan/rangsangan (stimulus) yang
terbentuk melalui sebuah proses yang melibatkan dua orang atau lebih. Dimana satu sama
lain memiliki peran dalam membuat pesan, mengubah isi dan makna, merespon
pesan/rangsangan tersebut, serta memeliharanya di ruang publik. Dengan tujuan sang
receiver (komunikan) dapat menerima sinyal-sinyal atau pesan yang dikirimkan oleh
source (komunikator).
Dewasa ini, sosial media merupakan salah satu sarana komunikasi yang populer
dikalangan dewasa, dan remaja khususnya. Seperti facebook, twitter, bbm, we chat atau
media lain, yang pasti mempermudah cara komunikasi mereka. Namun dengan adanya media
baru untuk berkomunikasi pasti akan berdampak hilangnya kebiasaaan lama dalam
berkomunikasi.
Melalui jaringan internet, kita bisa terhubung ke media sosial dengan dikenakan biaya
sesuai ketentuan operator. Lantas media sosial apa saja yang paling diminati oleh konsumen
telekomunikasi di Indonesia?
1. Facebook: Dengan jumlah pengguna yang mencapai 33 juta, menempatkan Indonesia
sebagai pengakses jejaring sosial facebook terbesar kedua setelah Amerika Serikat.
Facebook merupakan alat komunikasi dan silaturahmi yang cukup efektif. Kita bisa
bertemu dengan teman-teman lama, saudara dan mendapatkan teman-teman baru di

dunia maya. Kita juga bisa melihat foto dan kabar dari para kerabat. Fitur facebook
yang mudah dan friendly membuat arah komunikasi berubah. Misalkan:
a. Ucapan selamat hari raya lebaran atau natal yang selama ini disampaikan melalui
SMS, kini hanya update status di facebook maka teman-teman akan saling
membalas di kolom komentar. Hal ini tentunya jauh lebih murah jika
dibandingkan harus SMS ke teman-teman.
b. Undangan, dulu undangan pesta ulang tahun atau pernikahan masih berbentuk
kertas yang cantik dikirim ke alamat para kerabat. Tapi dengan adanya facebook,
kita tinggal membuat event pernikahan dan dikirim ke orang-orang yang akan kita
undang. Praktis, bukan?
2. Twitter: Penggunaan twitter berbeda dengan facebook. Di twitter hanya bisa mengetik
140 karakter dengan sistem follow dan follower. Indonesia merupakan peringkat ke-5
pengguna twitter terbesar di dunia. Saat ini banyak organisasi atau public figure yang
promosi atau kampanye melalui jejaring sosial yang berbunyi seperti sautan burung
ini. Twitter merupakan cara praktis komunikasi para public figure dengan
penggemarnya.
3. Skype: Dengan menggunakan skype, kita bisa berkomunikasi tatap muka dengan
orang yang jaraknya ribuan mil dari kita. Hanya memasang webcam di komputer,
maka Anda sudah bisa melihat muka si penelpon. Skype juga bisa digunakan untuk
teleconference, rapat dengan kerabat yang jauh. Oprah Winfrey sering menggunakan
skype untuk berkomunikasi dengan penggemarnya. Bahkan yang paling
menghebohkan di Indonesia, Nazaruddin berkomunikasi via skype dengan salah satu
stasiun televisi swasta dan disaksikan oleh jutaan pemirsa di Indonesia.
4. Yahoo! Messenger (YM): Ini adalah bagian dari fasilitas Yahoo yang bisa digunakan
gratis. Kita bisa login ke YM jika kita memiliki akun email di yahoo.YM biasa
digunakan untuk chatting dengan teman ataupun kerabat. Tidak hanya itu, di YM kita
juga bisa melakukan conferenceyaitu chatting dengan beberapa orang sekaligus
dengan cara mengundang orang tersebut untuk bergabung. Conference juga bisa
dibuat untuk meeting online. Semua percakapan pun dapat disimpan sebagai
dokumen. Ini sering dilakukan para blogger dan onliner. Sehingga dengan meeting
online ini kita jadi hemat biaya dan tenaga. YM juga memiliki banyak fitur yang
mudah dan lucu seperti emoticon, kita bisa mengklik ekspresi wajah yang kita
inginkan. Sebenarnya YM memiliki fitur webcam dan suara seperti di skype, hanya
saja fasilitas suara YM, dan acap terputus-putus. Makanya teleconference jarang
menggunakan YM.

5. Gtalk: Gtalk merupakan bagian dari produknya Google. Sehingga untuk bisa
melakukan komunikasi di Gtalk, kita harus memiliki akun di gmail. Gtalk kurang
diminati karena fitur-fiturnya tidak sebanyak yahoo messenger.
Komunikasi di era global memang jauh berbeda dengan jaman dulu. Komunikasi saat ini
mengandalkan kecanggihan teknologi yang berbasis internet sebagai media
telekomunikasi yang lebih murah, praktis dan modern.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana dampak negatif dari sosial media terhadap cara berkomunikasi?
2. Bagaimana dampak positif dari sosial media terhadap cara berkomunikasi?
3. Bagaimanakah solusi untuk meminimalisir dampak negatif dari sosial media untuk
komunikasi dewasa ini bagi siswa khususnya?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui dampak negatif dari sosial media terhadap cara berkomunikasi?
2. Untuk mengetahui dampak positif dari sosial media terhadap cara berkomunikasi?
3. Untuk mengetahui solusi untuk meminimalisir dampak negatif dari sosial media untuk
komunikasi dewasa ini bagi siswa khususnya?

BAB II
PEMBAHASAN
A. Dampak dari sosial media
Sebelum membahas dampak dari adanya sosial media, pertama terlebih dahulu harus
diketahui tentang pengertian sosial media itu sendiri. Sosial media atau jaringan sosial adalah
suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (umumnya adalah individu atau
organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman,

keturunan, dan lain sebagainya. Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari
elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka
berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai
dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh Profesor J.A. Barnes di tahun 1954.
Sebagai sarana komunikasi modern, dengan adanya media sosial atau jejaring sosial akan
berdampak negatif serta positif, lebih jelasnya akan dijabarkan dibawah ini.
a. Dampak Positif
1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan sosial
yang sangat di butuhkan di zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan
belajar bagaimana cara beradaptasi, bersosialisai dengan publik dan mengelola
jaringan pertemanan.
2. Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah
berteman dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya
belum pernah mereka temui secara langsung.
3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui
teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka
4.

berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.


Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat,
perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang
ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga

5.

hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.


Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling
banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan

6.

pengguna lainnya dari seluruh dunia.


Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www
(world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh

dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.


7. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat,
menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
8. Kemudahan memperoleh informasi, kemudahan untuk memperoleh informasi
yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja
yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk
bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
b. Dampak Negatif
1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat
pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak

berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk


berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi
2.

berkurang.
Situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri
sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena
kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak

3.

menjadi kurang berempati di dunia nyata.


Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring sosial.
Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi
di situs jejaring sosial dan dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi

4.

keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa.
Situs jejaring sosial adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan.
Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di

internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.


5. Pornografi, anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan
pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi
yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini,
para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk
memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet terdapat gambar-gambar
pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang
6.

untuk bertindak kriminal.


Penipuan, hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput
dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau

7.

mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.


Carding, karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan
menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam
dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan
dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi
adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode
Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka

dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.


8. Perjudian, dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang
tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi
keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya
situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari
pengunjungnya.

B. Solusi untuk meminimalisir dampak negatif sosial media


Banyak masalah yang ditimbulkan jejaring sosial di kehidupan nyata, terlebih dampak
nyatanya pada dunia pendidikan. Motivasi siswa kini menurun, prestasi belajarnyapun
menurun, dan minat siswa untuk mengikuti pelajaran juga mulai mengalami penurunan.
Kurangnya waktu belajar juga meruoakan implikasi dampak negatif dari situs jejaring sosial.
Masalah-masalah tersebut dapat saja diatasi dengan jalan melarang siswa atau anak didik
untuk tidak menjadi pengguna jejaring sosial. Tapi, apa hanya sampai di situkah pengawasan
yang dilakukan?
1. Langkah-langkah Strategis Pengimplementasian Solusi
Dalam perkembangannya di jaman sekarang ini, mengakses internet dan membuka
situs jejaring sosial kini dapat dilakukan dengan telepon seluler. Hal ini cukup
membuat dampak dari jejaring sosial sangat dirasakan dikalangan siswa. Masalahnya
adalah banyak siswa yang mengakses situs jejaring sosial tersebut dari telepon seluler
mereka pada saat proses pembelajaran berlangsung. Akibatnya para siswa tidak serius
mengikuti pelajaran yang berlangsung, sehingga konsentrasi mereka hanya pada
jejaring sosial yang mereka akses melalui telepon genggam. Melihat keadaan ini,
lambat laun motivasi belajar mereka juga akan mengalami penurunan. Motivasi
belajar sangat erat kaitannya dengan prestasi siswa. Jika motivasi atau keinginan
siswa untuk belajar rendah maka yang terjadi adalah prestasi mereka juga akan
mengalami penurunan. Hal inilah yang sangat menghawatirkan dalam dunia
pendidikan. Di sini solusi untuk siswa lebih di pertegas, karena memang rata rata
siswa lah pengguna terbesar sosial media.
2. Memberikan Pemahaman kepada Siswa Tentang Bahaya Situs Jejaring Sosial
Langkah ini perlu dilakukan agar para siswa tahu bahaya dari penggunaan situs
jejaring sosial, dan dapat menggunakannya secara lebih bijak. Selain itu langkah ini
juga dapat menimbulkan rasa waspada kepada siswa sehingga dalam menggunakan
situs jejaring sosial mereka lebih berhati-hati.
3. Usahakan Untuk Tidak Memberikan Telepon Seluler yang Dapat Mengakses Internet
(situs jejaring sosial)
Kecanggihan alat komunikasi sekarang ini telah memungkinkan telepon seluler untuk
mengakses internet. Bahkan beberapa merek telepon seluler ternama berlomba-lomba
mengeluarkan produk yang memiliki kecanggihan dan kemampuan akses internet,
yang memungkinkan penggunanya mengakses situs jejaring sosial dengan sangat
mudah. Hal ini dapat menyebabkan siswa kecanduan mengakses situs jejaring sosial

dengan telepon seluler mereka. Maka dari itu sebagai orang tua, usahakanlah untuk
tidak memberikan telepon seluler kepada anak usia dini, karena kebanyakan anak usia
dini belum dapat memanfaatkan internet dengan baik, maka akan berakibat pada
prestasi mereka disekolah karena terlalu sering mengakses internet atau jejaring
sosial. Karena tujuan utama telepon seluler adalah untuk alat komunikasi saja.
4. Mengawasi Siswa dalam Berinternet atau Berjejaring Sosial
Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam jejaring sosial dunia maya sangat
diperlukan, karena jika siswa tidak diawasi mereka akan dengan mudah mengakses
situs jejaring sosial tersebut dan menggunakannya kearah yang tidak baik. Pergaulan
mereka akan mudah melawan perkataan orang tua, dan usaha kita untuk
menyelamatkan anak untuk tidak menggunakan akses internet secara berlebihan akan
sia-sia dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Pergaulan anak yang bebas dan
pengaruh dari teman-teman juga dapat memudahkan anak untuk mengakses situs
jejaring sosial dengan mudah. Maka dari itu mereka perlu diawasi untuk tidak
mengakses internet dengan bebas. Dengan mengimplementasikan gagasan di atas,
beserta perencanaan komunikasi yang baik dari kalangan guru disekolah, terlebih
orang tua yang ada di rumah, maka diharapkan dampak negatif yang muncul akan
terminimalisir.
BAB III
KESIMPULAN
1. Dengan munculnya sarana baru untuk berkomunikasi, yaitu melalui jejaring sosial
atau media sosial, menimbulkan dampak yang sangat luar biasa, baik secara negatif
maupun positif
2. Dampak positif seperti mempermudah segala aspek dalam hal komunikasi serta
informasi sangatlah baik bagi siswa, namun harus ada pengawasan yang bijak dari
orang tua maupun guru
3. Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam jejaring sosial dunia maya sangat
diperlukan, karena jika siswa tidak diawasi mereka akan dengan mudah mengakses
situs jejaring sosial tersebut dan menggunakannya kearah yang tidak baik

DAFTAR PUSTAKA
Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta
Ardianto, Elvinaro, dkk. 2004. Komunikasi Massa suatu Pengantar. Simbiosa Rekatama
Media. Bandung
http://duniacemoro.wordpress.com/2013/07/22/dampak-sosial-media-bagikomunikasi/