Anda di halaman 1dari 15

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

MENGEMBANGKAN GERGAJI ANDANG DENGAN ALAT


PENGATUR KECEPATAN MOTOR LISTRIK
SEBAGAI ALAT PRODUKSI MONEL

BIDANG KEGIATAN :

PKM-T

Oleh :
Abdul Wahab Nadym
NIM : 2009-51-046
Muhammad Syamsul Arifin
NIM : 2009-51034
Muhammad Ulin Nuha
NIM : 2009 51-040

UNIVERSITAS
MURIA KUDUS
HALAMAN PENGESAHAN
KUDUS
2010

LAPORAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA


1.

Judul Kegiatan

Mengembangkan Gergaji Andang dengan Alat


Pengatur Kecepatan Motor Listrik Sebagai
Alat Produksi Monel

2.

Bidang Kegiatan

3.

Bidang Ilmu

( ) PKMP (
() PKMT (
( ) Kesehatan
( ) MIPA
( ) Pendidikan

3.

Ketua Pelaksana Kegiatan


Nama Lengkap
NIM
Jurusan
Universitas
Alamat Rumah
Alamat E-Mail / HP

:
:
:
:
:
:

Abdul Wahab Nadym

2 Orang

:
:
:
:

Rina Fiati, S.T, M.Cs


0610701000001202

Biaya Kegiatan Total


DIKTI
Sumber Lain

:
:

Rp. 10.000.000,Rp. 0

Jangka Waktu Pelaksanaan

5 Bulan

4.
5.

6.

7.

Anggota Pelaksana Kegiatan


Dosen Pendamping
Nama Lengkap dan Gelar
NIS
Alamat
Alamat E-Mail / HP

) PKMK ( ) PKMKC
) PKMM
( ) Pertanian
() Teknologi dan Rekayasa
( ) Sosial Ekonomi

2009-51-046
Teknik Informatika
Universitas Muria Kudus

Kudus, 9 Juni 2009


Menyetujui,
Pembantu Dekan III
Bagian Kemahasiswaan

Ketua Pelaksana

Hera Setiawan, S.T, M.T


NIS. 0610701000001137

Abdul Wahab Nadym

Pembantu Rektor III


Bidang Kemahasiswaan

Dosen Pembimbing

Drs. Hendy Hendro HS, M.Si


NIS. 0610706010401019

Rina Fiati, S.T, M.Cs


NIS. 0610701000001202

NIM. 2009-51-046

DAFTAR ISI
ISI

HALAMAN

HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i


HALAMAN PENGESAHAN .................................................................................. ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................. iii
A. JUDUL ............................................................................................................... 1
B. LATAR BELAKANG ........................................................................................ 1
C. RUMUSAN MASALAH ................................................................................... 3
D. TUJUAN ............................................................................................................. 3
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN ................................................................... 3
F.

KEGUNAAN ..................................................................................................... 4

G. TINJAUAN PUSTAKA ..................................................................................... 4


H. METODE PELAKSANAAN ............................................................................. 6
I.

JADWAL KEGIATAN ...................................................................................... 7

J.

RANCANGAN BIAYA ..................................................................................... 9

K. DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 10


L. LAMPIRAN ....................................................................................................... 11
Biodata Anggota ................................................................................................. 12
Biodata Dosen Pembimbing ............................................................................... 14
Gambaran Sistem yang Akan Diterapkan .......................................................... 16
Surat Pernyataan ................................................................................................ 18
Denah Lokasi ..................................................................................................... 19

A. Judul : Mengembangkan Gergaji Andang dengan Alat Pengatur Kecepatan Motor


Listrik Sebagai Alat Produksi Monel
B.

Latar Belakang Masalah


Perkembangan dunia industri di era globalisasi ini sangat mementingkan dalam hal
peningkatan kuantitas dan kualitas produksi sebagai tanggapan dari permintaan pasar
yang semakin meningkat. Penggunaan cara-cara manual/ tradisional yang terlalu
menggantungkan pekerjaan kepada kekuatan pekerja saja sekarang sudah mulai
ditinggalkan. Maka dari itu dikembangkan lah mesin-mesin atau alat-alat yang dapat
membantu meringankan kerja dari para pekerja dan juga supaya pengusaha dapat
memperoleh hasil prosuksi yang lebih maksimal.
Seperti halnya yang terjadi di daerah Jepara tepatnya di desa Kriyan Kecamatan
Kalinyamatan Kabupaten Jepara ini adalah salah satu desa penghasil kerajinan logam
diantaranya logam monel, yang juga menjadi sentra kerajinan monel di daerah Jepara
ini. Para pengusaha kerajinan monel kini sudah mempunyai banyak tempat pemasaran
yang luas, baik yang ada di dalam pulau jawa maupun yang berada di luar pulau jawa.
Dengan semakin meningkatnya permintaan dari pasar, para pengusaha kerajinan monel
terus berusaha untuk dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas barang sesuai dengan
permintaan pasar. Para pengrajin yang bertugas untuk membuat kerajinan monel ini pun
ikut bekerja lebih keras untuk memenuhi permintaan pasar.
Gergaji andang adalah salah satu alat yang digunakan oleh para pengrajin untuk
memotong/ melubangi lempengan logam monel sesuai dengan motif yang diberikan.
Untuk memotong/ melubangi motif sesuai dengan motif, pengrajin menggerakkan
gergaji andang dengan posisi tuas penyeimbang diletakkan pada bahu pengrajin, tangan
memegang tuas kendali dan tangan harus berposisi sudut kurang-lebih 900 untuk
menghasilkan garis lurus, serta menggerak-gerakkan gergaji andang ke atas-ke bawah
secara terus menerus dengan kecepatan dinamis sesuai ketebalan lempengan logam
antara 0,25 mm 1,5 mm. (Bapak. Hilal Abdul Bahri, pengusaha asesoris monel). Cara
kerja dari para pengrajin monel yang masih mengandalkan kekuatan otot ini terlalu
memberatkan kerja dari para pengrajin itu sendiri seperti yang diungkapkan sumber lain
menerangkan bahwa proses manual selain melelahkan, memakan waktu dan tenaga, juga
dapat menyababkan luka pada bahu, terkadang juga sampai mengakibatkan cidera
lengan terkilir. Tentu hal ini dapat mempengaruhi proses produksi (Bapak Ahmad Toyib,
Pengrajin).

Gergaji bobok kayu yang cara kerjanya hampir sama dengan gergaji andang, yakni
dengan menggerakkan mata gergajinya ke atas dan ke bawah ini memberi inspirasi kami,
tim pelaksana PKM-T sebagai mahasiswa yang sadar akan kebutuhan kemajuan
teknologi ingin menyumbangkan buah pikiran yang ada di benak kami untuk membuat
suatu alat bantu bagi pengrajin monel yakni dengan membuat prototipe alat gergaji
andang seperti pada gergaji bobok dimana putaran per menit (RPM) dari motor listrik
dapat diatur sesuai dengan ketebalan dan bentuk motif lempengan logam.
Dengan penerapan teknologi ini diharapkan dapat menjadi sumbangsih tim untuk
menjawab dan mengatasi kendala untuk membantu pengrajin monel berkembang
menuju persaingan yang lebih kompetitif dengan memanfaatkan alat-alat berbasis
teknologi.

Gambar 2. Alur proses kerja prototipe mesin gergaji bobok monel


C. Perumusan Masalah
Secara umum rumusan masalah pada program kreatifitas mahasiswa penerapan
teknologi ini adalah bagaimana membuat gergaji andang dengan memakai dinamo mesin
jahit, serta dapat di atur kecepatannya. Dari hal tersebut maka, untuk lebih lengkapnya
adalah:
1. Bagaimana merancang rangkaian pengatur kecepatan dan mesin gergaji andang
sebagai alat bobok monel

2. Bagaimana membangun prototipe pengatur kecepatan mesin motor listrik gergaji


andang sebagai alat produksi monel
3. Bagaimana penerapan prototipe yang telah dibuat ini ke dalam industri
4. Bagaimana hasil dari penggunaan protoipe telah dibuat jika diterapkan dalam dunia
industri
D. Tujuan Program
Dengan perumusan masalah yang ada, maka Tujuan dari laporan akhir program
kreatifitas mahasiswa dalam penerapan teknologi ini adalah untuk:
1.

Memberikan nilai guna lebih serta meningkatkan kinerja gergaji andang sebagai
alat produksi kerajinan monel

2.

Menerapkan prototipe, mesin gergaji andang dengan pengaturan kecepatan


mesin dalam industri kerajinan monel.

3.

Meningkatkan kualitas dan kuantitas dari produksi kerajinan monel, untuk


menjawab permintaan pasar.

4.
E.

Sebagai implementasi tim dari usulan PKM-T yang telah diajukan.

Luaran yang dihasilkan


Target luaran yang diharapkan dari kegiatan pelaksanaan program ini adalah sebagai
berikut:
1

Nama Luaran program

Mesin gergaji logam dengan pengatur


kecepatan sebagai alat produksi monel

Range kemampuan pengaturan 16 Volt, 1 Putaran/Detik


kecepatan saklar tingkat I

Range kemampuan pengaturan 32Volt, 3 Putaran/Detik


kecepatan saklar tingkat II

Range kemampuan pengaturan 64 Volt, 5 Putaran/Detik


kecepatan saklar tingkat III

Mode kegunaan alat

Gergaji bobok dan pemotong

Jumlah konversi pembagi arus

3 buah

F. Kegunaan Program

Bila penerapan teknologi ini berjalan dengan sebagaimana mestinya, maka akan
tersedia prototipe mesin gergaji andang serta dapat di atur kecepatannya sehingga:
1.

Membantu dan meringankan kerja para pengrajin monel di desa Kriyan


Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, khususnya dalam proses
membobok dan memotif monel dapat lebih efektif waktu, tenaga dan
meningkatkan kualitas hasil kerajinan.

2.

Memberikan alternatif pemecahan masalah bagi pengusaha kerajinan monel


dalam memenuhi meningkatnya permintaan serta peluang pasar.

3.

Menjadi pemicu untuk pengembangan alat-alat industri rumahan lain,


khususnya untuk alat pemahat dan peng-kilatan dengan bahan kimia yang masih
tradisional dengan berbasis mesinisasi.

4.

Menjadi peluang belajar usaha bagi Tim untuk menawarkan dan memasarkan
prototipe ini kepada pengrajin kerajinan monel di daerah lain.

G. TINJAUAN PUSTAKA
Monel (www.scribd.com/doc/9002232/Stainless-Steel-1, 2009) : baja tahan karat atau
stainless steel sendiri adalah paduan besi dengan minimal 12% kromium. Komposisi ini
membentuk protective layer (lapisan pelindung anti korosi) yang merupakan hasil
oksidasi oksigen terhadap krom yang terjadi secara spontan. Tentunya harus dibedakan
mekanisme protective layer ini dibandingkan baja yang dilindungi dengan coating (misal
seng dan cadmium) ataupun cat.
Gergaji Bobok (Mulyono, Produsen Gergaji Bobok): alat pertukangan yang
dipergunakan untuk melubangi dan membuat motif pada ukiran dasar mebel. Alat ini
menggunakan motor listrik 0,25 hp, dengan kualifikasi 1 fase dan mengkonsumsi
tegangan sebesar 220 volt.

Gambar 3. Prototype Mesin Gergaji


Motor listrik (Steven, 1978): Motor listrik adalah media pengubah tenaga listrik dirubah
menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan merubah tenaga listrik
menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa :
kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak
senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan
sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu
kedudukan yang tetap.
Saklar Elektro Mekanik (KONTAKTOR MAGNET)
Motor-motor listrik yang mempunyai daya besar harus dapat dioperasikan dengan
momen kontak yang cepat agar tidak menimbulkan loncatan bunga api pada alat
penghubungnya. Selain itu, dalam pengoperasian yang dapat dilengkapi dengan
beberapa alat otomatis dan alat penghubung yang paling mudah adalah dengan
menggunakan sakelar magnet yang biasa dikenal dengan kontaktor magnet. Kontaktor
magnet yaitu suatu alat penghubung listrik yang bekerja atas dasar magnet yang dapat
menghubungkan antara sumber arus dengan muatan. Bila inti koil pada kontaktor
diberikan arus, maka koil akan menjadi magnet dan menarik kontak sehingga
kontaknya menjadi terhubung dan dapat mengalirkan arus listrik.

Gambar 4. Motor Listrik Mesin Jahit

Ukuran dari kontaktor ditentukan oleh batas kemampuan arusnya. Biasanya pada
kontaktor terdapat beberapa kontak, yaitu kontak normal membuka ( Normally Open
= NO) dan kontak normal menutup ( Normally Close = NC). Kontak NO berarti saat
kontaktor magnet belum bekerja kedudukannya membuka dan bila kontaktor bekerja
kontak itu menutup/menghubung. Sedangkan kontak NC berarti saat kontaktor belum
bekerja kedudukan kontaknya menutup dan bila kontaktor bekerja kontak itu
membuka. Jadi fungsi kerja kontak NO dan NC berlawanan. Kontak NO dan NC
bekerja membuka sesaat lebih cepat sebelum kontak NO menutup.

Gambar 5. Prinsip kerja kontak NO dan NC

H. METODE PELAKSANAAN
Metode pendekatan yang digunakan oleh tim untuk melaksanakan program ini adalah
sebagai berikut :

Mempelajari literatur-literatur yang mendukung perancangan rangkaian pengatur


kecepatan dan mesin gergaji

Merancang dan membuat rangkaian alat pengatur kecepatan motor listrik

Merancang dan membangun kerangka mesin bobok. Menghubungkan antara alat


pengatur kecepatan dan motor listrik sehingga dalam proses menjalankan mesin
dapat mengatur kecepatan putaran motor listrik

Pengujian terhadap kestabilan kecepatan putaran dinamo di masing-masing


tingkatan kecepatan

Pembuatan laporan pelaksanaan program kegiatan ke Derektorat Jenderal


Pendidikan Tinggi (Dikti)

I. Jadwal Kegiatan
Bulan Ke
Jenis Kegiatan

I
1

Pengumpulan data
Perencanaan
pembangunan alat

II
3

III
3

IV
4

V
4

Pembuatan alat
Pengujian alat
Penyusunan laporan

J. RANCANGAN DAN RELISASI BIAYA


NO
1

Keterangan
Alat
Multitester
Tool Set
Tang Ampere
Obeng
Jek penghubung
Solder listrik
Bur Listrik
Pasrah serut
Meteran
Meteran siku
Palu Martel
Kuas
gerindo listrik
Bahan
Kayu jati
Transformator
hand stand
penjepit graji
Pegas
Paku
Skrup
skrup+baut
skrup+baut
skrup+baut
Brumbungan laker
Bos Laker
Laker L-S/8
Tali Linden
mesin motor listrik
Panel box
Rol Kabel
Soket Relay
Relay
Dioda
Resistotor
Led control

Jumlah Spesifikasi

Harga @ (Rp)

Jumlah (Rp)

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
1

Sanwa
1set
Sunwa
1 set
Konektor
40watt
300watt
Mz50
15 meter
Besi
Besi
10cn
300watt

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

318.000,00
123.000,00
85.000,00
300.000,00
65.000,00
45.000,00
250.000,00
325.000,00
10.000,00
15.000,00
47.000,00
4.500,00
160.000,00

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

318.000,00
123.000,00
85.000,00
300.000,00
65.000,00
45.000,00
250.000,00
325.000,00
10.000,00
15.000,00
47.000,00
9.000,00
160.000,00

2
1
1
2
1
34
1
10
10
1
1
2
2
1
1
2
3
4
4
2
10
1

d:40cm p:2m
20A
2 penyagga
pengait 10mm
1buah
10cm
2,5cm
12m
7cm
35cm
J6000z
6000z
S6000z
A2
mesin jahit
Sakelar
Warna
8 pin
DC
Brige
2watt
5mili

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

490.000,00
650.000,00
230.000,00
22.000,00
5.000,00
250,00
4.000,00
4.000,00
3.500,00
12.500,00
85.000,00
15.000,00
78.000,00
12.000,00
50.000,00
9.000,00
90.000,00
30.000,00
18.000,00
5.000,00
1.000,00
5.000,00

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

980.000,00
650.000,00
230.000,00
44.000,00
5.000,00
8.500,00
4.000,00
40.000,00
35.000,00
12.500,00
385.000,00
630.000,00
156.000,00
12.000,00
350.000,00
18.000,00
270.000,00
120.000,00
72.000,00
70.000,00
10.000,00
5.000,00

Tranormator
Swite
lempengan monel
lempengan monel
lempengen monel
cat kayu
pengawet kayu
mata gergaji
3

1
1
1
1
1
1
1
1

Penunjang kegiatan
sewa gergaji bengkok
Sewa laboratorium
Dokumentasi dll
Pengumpulan data
Pengujian alat

20 ampere
Micro
0.25mm
1.25mm
1.75mm
Warna
bahan kimia
Box

2
24

Rp 60.000,00
Rp 23.000,00
Rp
4.000,00
Rp 43.000,00
Rp 56.000,00
Rp 35.000,00
Rp 165.000,00
Rp 85.000,00

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

60.000,00
23.000,00
34.000,00
43.000,00
56.000,00
35.000,00
165.000,00
85.000,00

Rp 30.000,00 Rp
60.000,00
Rp 50.000,00 Rp 1.200.000,00
Rp 260.000,00 Rp 260.000,00
Rp 120.000,00 Rp 120.000,00
Rp2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

Total Anggaran

Rp10.000.000,00

K. DAFTAR PUSTAKA
Abdul Kadir. 1986, Mesin Tak Serempak. Djambatan. Bandung:
Frans Masse P., 1996, Pengendalian Magnetik, TEDC,
Hermal, Stephen L, Alerich, Walter N. 1985, Industrial Motor Control. Delmar Publisher
Inc.
Steven F Jurek. 1978, Electrical Machine for Technicians and Technicians Engineers.
Long Man London.
Morris, Noel M, 1988, Aplikasi Listrik dan Elektronika, PT. Elex Media Komputindo,
Jakarta.
Wawancara dengan Bapak Hilal Abdul Bahri sebagai pengrajin dan pengusaha kerajinan
aksesoris monel
Wawancara dengan Bapak Ahmad Toyib dan bapak muhdiyin, pengrajin aksesoris monel.
http://www.scribd.com/doc/9002232/Stainless-Steel-1

L.LAMPIRAN
1. 1) BIODATA TIM PELAKSANA
Biodata Ketua Tim Pelaksana
Biodata Anggota Tim Pelaksana I

1.2. BIODATA DOSEN PEMDAMPING


1.3. LAIN-LAIN
A. GAMBARAN SISTEM YANG AKAN DITERAPKAN
B. SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN BEKERJASAMA
C. DENAH LOKASI

Peta lokasi Desa Kriyan, Kec. Kalinyamatan, Kab. Jepara