Anda di halaman 1dari 1

Tatkala hati

bicara, Mata
tidak bisa menipu,Hanya
:::DUKA
SEHARIAN
:::
meredam impian yang terbang bersama hayalan

yang sebuah mimpi semalam yang tidak


tertunaikan.Biar ia kurebah semadi bertaut dalam
kemelut, kusimpan dalam rintihan yang kesiangan
selalu hadir dalam fikiran dan mejadi bayang
ketakutan yang menjadi duka seharian yang menuai
kekecewaan yang kian memanjang dlam kejenuhan
yang selalu menyesakkan .
Pintaku alam temani aku sepanjang zaman melukis
potret ditebing kebesaran MU Tuhan
sesekali datang kekeliruan yang menyesatkan,
kabur mata , budi bicara
Nukilan sepi Perintis Duka
Cinta di kelenaan ..