Anda di halaman 1dari 18

Jadual / Kelas / Privat Catur

Hari/Jam/Instruktur :
Sabtu 16.00 - 18.00 di Huma Akasia RT 3/8 No C10 Jati Warna - Pondok Melati - Bekasi
Sabtu 20.00 - 23.00 Komplek Brimob Pejaten - Jakarta Selatan
Sabtu 15.30 - 19.00 di Jalan Beringin RT 8/1 No. 54 Bambu Apus dekat Masjid Al Falah
Cipayung Jakarta Timur
Senin 17.00 - 19.00 di Jalan Kebagusan Dalam IV RT 7/4 No. 34A Jakarta Selatan
Selasa 17.00 - 19.00 di Jalan Flamboyan 31 Kota Bambu - Tomang - Jakarta Barat
Rabu 18.15 - 19.45 di Jalan KS Tubun II/21 Jakarta Pusat
Kamis 17.00 - 18.45 di Jalan Mawar 31 - Ampera - Cilandak - Jakarta Selatan
Jum'at 14.15 - 15.15 Galery 68, Jalan Musholla RT 4/9 No. 68 Condet Tengah - Jakarta Timur
Instruktur : Hanny Marentek (FM / Fide Master), Cornelis Purba (MN / Master Nasional)
Masih dibuka kelas kelas catur lainnya, baik in house training maupun privat, segera hubungi :
Robby - 085691904341

Utut Adianto Chess School (Sekolah Catur Utut Adianto) Jakarta Timur Pondok Gede - Pondok Melati - Bekasi - Cipinang - Cilandak - Cinere - Pasar
Minggu

Sekolah Catur UTUT ADIANTO (SCUA) cabang ke 26 dan hanya satu-satunya SCUA di
wilayah ini (Exclusive) telah dibuka.
Tingkatkan pola berpikir taktis, strategis, sistimatis bagi putra/I anda sejak dini !!!
a. Berpengalaman mencetak Juara Dunia Catur Pelajar dalam Kejuaraan World Chess
Championship/Kejuaraan Dunia (World School Chess periode 2005/20

06/2007/2008/ 2009)
b. Pengajaran menggunakan sylabus dan diktat Catur SCUA Pusat di setiap level
c. Dibawah pengawasan DEWAN GURU : Grand Master Bapak UTUT ADIANTO
d. Kesempatan bertanding ke luar negeri bagi murid yg berprestasi
e. SCUA berpengalaman sejak 16 thn yang lalu
Alamat :Jalan Beringin Kelurahan Bambu Apus (RT 8/1) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur
(DEKAT MASJID AL FALAH) Tlp 085691904341
Pendaftaran sebelum tgl 31 Jan 2010 UANG PENDAFTARAN diskon 50% !!!!!
Prestasi SCUA : dalam kejurnas catur tgl 16 s/d 24 Nov 2009 di Palangkaraya , murid2/alumni
SCUA merebut 8 (delapan) MEDALI EMAS Yaitu GM Susanto, GMW Irene, Dewi Citra,
Chelsie, Medina, Virda, Trompin, Nyimas Sonya

Sejarah CATUR INDONESIA


Sejarah olahraga catur di Indonesia belum begitu tua. Di mulai pada masa penjajahan Belanda,
dimana kebanyakan hanya orang-orang Belanda yang memainkannya. Pada akhir abad ke-19
bermunculanlah klub-klub catur di Surabaya, Magelang, Yogyakarta dan Bandung. Kemudian
pada tahun 1925 di Yogyakarta didirikan persatuan catur yang pertama dengan nama
Nederlandsch Indische Schaakbond ( NISB ).
Orang-orang Indonesia sendiri masih sangat jarang memainkan olahraga yang satu ini. Tapi
sekitar tahun 1938 sampai pecahnya perang dunia kedua, jumlah penggemar catur dari bangsa
Indonesia sendiri semakin meningkat bahkan melebihi jumlah orang-orang Belanda/Eropa yang
menggemarinya di Indonesia. Dalam zaman penjajahan Jepang, kegiatan olahraga catur sama
sekali terhenti.
Setelah perang revolusi fisik (Proklamasi 1945), kegiatan catur mulai bermunculan kembali
terutama di pulau Jawa, seperti : Solo, Yogyakarta dan Magelang. Atas prakarsa beberapa tokoh
pada waktu itu, maka pada tahun 1948 didirikanlah Persatuan Catur Seluruh Indonesia
(PERCASI). Namun tanggal 17 Agustus 1950 dipilih sebagai tanggal resmi berdirinya PERCASI
dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangganya dan berkedudukan di Yogyakarta.
Terpilih sebagai ketua pertamanya adalah Dr. Suwito Mangkusuwondo (alm). Sedangkan
kejuaraan nasional pertamanya baru bisa terlaksana pada tahun 1953 di Solo.
Pada tahun 1955 kedudukan PB PERCASI dipindahkan ke Jakarta. Selanjutnya PERCASI
mengembangkan sayapnya ke mancanegara sehingga pada tahun 1960 PERCASI diterima
menjadi anggota FIDE (Federation Internationale Des Echecs). Mereka yang pernah menjadi
Ketua Umum PB PERCASI, antara lain:
1. 1950-1954 Dr. Soewito Mangkusuwondo Yogyakarta
2. 1955-1956 Soeratno Sastroamidjojo Jakarta
3. 1956-1964 Ds.F.K.N. Harahap Jakarta
4. 1964-1964 Mr. Max Maramis Jakarta
5. 1964-1967 Letkol Junus Samosir Jakarta
6. 1967-1975 Mayjen Dr. Azis Saleh Jakarta
7. 1975-1979 Drs. Soemantri Jakarta
8. 1979-1982 Djokomoeljo Mangoenprawiro, SH, APU Jakarta
9. 1982-1985 Letjen Wahono Jakarta
10. 1985-1990 Prof. DR. Mochtar Kusumaatmadja, SH _ Jakarta

11. 1990-1994 Muhamad (Bob) Hasan Jakarta


12. 1994-1998 Ir. Akbar Tandjung Jakarta
13. 1999-2003 Machnan R. Kamaludin Jakarta
14. 2003-2004 J. Geovanie Jakarta
15. 2004-. Eddie Widiono Jakarta

Sekolah Catur, Tempat si Jenius yang Pemikir


Selain merangsang kecerdasan anak, permainan catur juga melatih anak bermental baja. Anak
pun dididik untuk tidak cengeng. Sekolah Catur Utut Adianto berdiri sejak Juli 1993. Hingga 14
tahun usianya, sekolah ini mencatat 1.800-an siswa di sekolah yang didirikan oleh grand master
international itu. Dari sekian lulusan mereka, hanya sedikit yang kemudian memutuskan menjadi
pecatur profesional.

Salah satu Sekolah Catur Utut Adianto, anda bisa temui di


daerah Jakarta Timur, yaitu di Alamat :
Jalan Swadaya Kelurahan Bambu Apus (RT 14/RW 03)
Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur (DEKAT PERTIGAAN CEDANG)
Tlp 021-955-45145, 021-906-42423, 021-999-7-0505
Mungkin tak sampai 1 persennya. Maksud saya, orang itu hidup dan makannya dari olahraga
catur ini, ujar Utut Adianto, pendiri Sekolah Catur Utut Adianto. Salah satu anak didiknya yang
berhasil menjadi grand master international adalah Susanto Megaranto. Kemudian, yang menjadi
master internasional, yakni Taufik Halay serta Irena Karismamaster internasional wanita.
Sumbangsih sekolah kami ke dunia olahraga nasional cukup besar. Tapi memang, catur bukan
olahraga yang sifatnya menarik khalayak ramai, ungkapnya. Khusus bagi anak-anak, lanjut
Utut, bermain catur sebetulnya dapat membuat dia menjadi pandai. Pada umumnya, anak jenius
bisa hebat di dunia catur. Sebab, ada korelasi kuat antara tingkat kejeniusan seseorang dengan
teknik bermain catur. Meskipun begitu, tetap saja anak jenius tersebut harus tekun berlatih catur.
Utut menganjurkan untuk mengajarkan catur kepada anak sejak dini. Semakin dini mengajarkan
catur kepada anak, akan semakin bagus, ujarnya. Dia menuturkan, di sekolah ini ada siswa yang
baru berusia 4,6 tahun bernama Aji Pamungkas, tinggal di kawasan Bekasi.
Semakin kecil, semakin baik. Sebab, itu akan terefleksikan ketika dia beranjak dewasa,
ujarnya. Biasanya, seorang anak yang gemar bermain catur pada dasarnya memang
pembawaannya suka berpikir. Pada umumnya, anak-anak lebih senang olahraga fisik, seperti
berlari-larian ke sana-kemari. Kendati begitu, ada juga sedikit anak yang lebih suka berpikir.
Umumnya, perilaku anak itu lebih pendiam bila dibandingkan anak lain. Anak yang suka
berhitung dan matematika biasanya bermain caturnya bagus.
Pendekatan belajar catur yang diterapkan kepada anak-anak dilakukan dengan memperkenalkan
agar dia senang catur terlebih dulu, belum sampai transfer ilmu dan teknik bermain caturnya.

Problem yang paling sulit adalah bagaimana membuat dia jatuh cinta terhadap olahraga
catur.Tanpa jatuh cinta dan kesenangan ini, maka bermain catur hanya akan menjadi musiman
baginya. Namanya juga anak kecil, pengin coba-coba. Kalau dia sudah sampai jatuh cinta, baru
kami transfer ilmunya, papar Utut.
Selanjutnya, ada tahapan kelas belajar teknik catur. Dimulai basic, clasic 1, intermediate,
advance, sampai ke kelas master nasional lalu master internasional.
Guru catur akan berusaha membuat anak tertarik dan jatuh cinta pada catur. Daya khayal anak
digali dengan menceritakan bahwa bermain catur itu sama seperti kita sedang berperang, yakni
ada benteng, kuda, raja, dan prajurit. Catur sebetulnya merupakan olahraga yang paling mudah
dilakukan dengan pendekatan secara ilmiah. Dengan adanya sekolah catur, berarti memberikan
jalur tepat bagi anak yang punya hobi di bidang catur, tutur Utut.
Sementara itu, ungkap psikolog anak Jovita Maria Ferliana, bermain catur bagi anak-anak sangat
bagus manfaatnya sejauh tidak dipaksakan. Sebab, dalam permainan ini terdapat kemampuan
berkonsentrasi, untuk mengatur strategi berpikir melangkah jauh ke depan. Permainan catur
menjadi salah satu cara menstimulasi tingkat kecerdasan otak anak, ujar Ferlisapaan
akrabnya, lulusan master psikologi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta ini.

PERMAINAN CATUR LATIH KONSENTRASI ANAKKU

PERMAINAN CATUR LATIH KONSENTRASI ANAKKU

Siapa sangka catur yang semula hanya dianggap sebagai permainan dalam
keluarga ternyata bisa membantu Moze Flavi Prometheus (7) meningkatkan
kemampuan konsentrasinya. Simaklah penuturan Ny. Roswitha Ndraha (42) yang
bersama suaminya Julianto Simanjuntak (41) sering menjadi lawan Moze dalam
bermain catur.

RENTANG KONSENTRASI PENDEK

DARI kecil Moze termasuk anak yang aktif. Beragam kegiatan fisik disukainya.
Misalnya saat bermain dengan kakaknya, mereka paling senang main "berantemberanteman". Pokoknya dia selalu bergerak dan tidak begitu suka kegiatan yang
membutuhkan rentang konsentrasi yang panjang.
Kebetulan ayahnya pernah belajar psikologi. Dari hasil analisis berdasarkan
beberapa buku yang dibaca, ia menyimpulkan Moze punya rentang konsentrasi
pendek atau ADHD dalam skala ringan. Pernah sekali waktu Moze diminta bermain
dengan gameboy. Dalam waktu kurang lebih setengah jam, dia sudah mengubah
posisinya sampai 22 kali. Rentang konsentrasinya sekitar 2 menit.

BETAH MAIN CATUR


DI keluarga kami, catur adalah permainan keluarga. Kebetulan semua anggota
keluarga bisa memainkannya. Mulanya Moze hanya memperhatikan saja kalau saya,
papanya atau kakaknya bermain catur. Kemudian dia minta diajari. Setelah bisa
memainkannya, dia sepertinya senang sekali dengan permainan ini. Kalau
permainan lain hanya dimainkan sebentar saja, tidak demikian dengan catur. Saat
bermain catur, dia bisa diam dan konsentrasi dalam waktu yang lebih panjang.
Karena tidak bisa terus-terusan menemaninya bermain, saya memutuskan
mengajarinya bermain catur di komputer. Ternyata dia juga menyukai permainan
ini. Kalau dibiarkan, bisa jadi Moze akan bermain catur seharian di depan komputer.
Tapi dengan pertimbangan kesehatan mata, saya hanya izinkan dia bermain di
depan komputer selama sejam sehari.
Begitu juga kalau menemukan lawan yang "tangguh", misalnya saat bermain catur
dengan saya atau papanya, dia akan mencoba terus supaya menang. Pernah sekali

waktu Moze kami tinggal pergi, ternyata dia bisa duduk diam dan bermain catur
selama 3 jam. Setiap hari dia pasti bermain catur. Pulang sekolah minimal sejam
sehari. Lawannya bisa siapa saja yang ada di rumah, atau dengan komputer.

KONSENTRASI MENINGKAT
AWALNYA saya tidak menyadari kalau kegemarannya bermain catur ini bisa
meningkatkan kemampuan konsentrasinya. Tapi setelah sekian lama
memperhatikan, ternyata kemampuan konsentrasinya meningkat pesat. Misalnya
saat belajar, kalau biasanya sebentar-sebentar perhatiannya teralihkan, kini sudah
tidak lagi. Yang paling jelas terlihat adalah peningkatan konsentrasinya saat
mengerjakan PR, memang sih sekolahnya tidak membebaninya dengan banyak PR.
Namun, kini dia bisa mengerjakan PR-nya lebih dulu sampai selesai sebelum beralih
ke kegiatan lain.
Sekarang Moze juga gemar membaca. Buku-buku yang dibacanya antara lain serial
Sapta Siaga. Menurut saya, membaca buku seperti ini membutuhkan konsentrasi
yang panjang, dan Moze ternyata bisa melakukannya. Tentu saja peningkatan
kemampuan konsentrasinya terjadi secara bertahap, dari satu jam, dua jam, dan
seterusnya. Tidak hanya untuk urusan belajar. Dalam melakukan aktivitas seharihari pun terlihat sekali peningkatan konsentrasinya, seperti saat makan, mandi dan
sebagainya.
Jenis permainan yang dipilihnya pun mengalami pergeseran. Meski tetap senang
pada permainan fisik, seperti "berantem-beranteman" dengan kakaknya, tapi kalau
disuruh memilih, dia akan memilih bermain catur atau membaca buku. Saya tidak
bisa menjelaskannya secara pasti. Akan tetapi sudah terbukti, permainan catur
yang menuntut kesabaran dan konsentrasi tinggi ini bisa digunakan untuk melatih
anak-anak yang mempunyai rentang perhatian pendek seperti Moze.

PANGGILKAN GURU PRIVAT


MELIHAT ketertarikannya pada catur, saya berpikir ini merupakan potensi lain yang
dimiliki Moze. Oleh karena itulah seminggu sekali saya panggilkan guru privat yang
melatih Moze bermain catur. Setelah ada gurunya, permainan catur Moze jadi lebih
terarah dan berstrategi.
Namun, belum terpikir sama sekali untuk mengikutkan Moze dalam berbagai
kejuaraan catur atau mengarahkannya menjadi atlet catur. Tapi kalaupun kelak
jalannya ke situ, ya, mengapa tidak? Saat ini saya hanya berpikir bahwa kegiatan ini
sangat positif baginya. Meski awalnya tidak sengaja, tapi ternyata permainan catur
bisa digunakan untuk melatih meningkatkan rentang konsentrasinya.

M O Z E: SENANG DAN TENANG


TIAP kali main catur aku merasa senang dan tenang. Makanya aku lebih senang
main catur dibanding permainan lainnya. Saat ini aku lebih senang main catur di
internet, karena lawannya lebih banyak dan bisa bermain dengan orang-orang dari
seluruh dunia.
Rating-ku sekarang 245, sedangkan yang di peringkat 1 rating-nya 600. Aku akan
terus bermain, karena aku ingin rating-ku sampai 1.500. Waktu pertama kali bisa
main catur, rasanya ragu-ragu kalau melangkah, betul atau tidak ya? Tapi sekarang
sudah tidak lagi, aku sudah tahu caranya mengalahkan lawan.

Ubah Anak Jadi Juara


Giliranmu! Catur Ubah Anak Jadi Juara
JAKARTA - Saat pelatih catur tersohor asal Inggris Charles Wood memasuki ruang
kelas di pusat kota Bradford, Inggris, ia telah menyiapkan diri untuk pertempuran.
"Saya bertanya pada anak-anak, "Menurut kalian apakah catur itu?'," tutur Charles.
Paling sering ternyata mereka menjawab, " 'Itu hal membosankan', atau 'Itu
permainan hanya untuk para ahli'.
Tak lama setelah mendengar seluruh jawaban, segera Charles berkata, "Bukan. Ini
adalah perang. Saya menjelaskan benteng, prajurit, pertempuran,". Membutuhkan
sedikitnya 15 menit untuk menuturkan, dan Charles dapat menohok para siswa
tentang permainan yang ia yakini dapat merubah hidup, menyalurkan agresi ke
bentuk kompetisi sehat, meningkatkan prestasi akademik dan bahkan menambah
rasa percaya diri.
Menurut pengalaman Charles, banyak anak yang dilatihnya sering berasal dari
keluarga berantakan, atau sekolah dengan aturan keras, dan permainan sering kali
mengenalkan aturan dan nilai-nilai yang semakin gagal diterapkan masyarakat.
Bagi anak dengan gangguan perkembangan mental, catur sering kali membuktikan
adanya bakat khusus. Anak dengan autisme misal, sering kali sulit memfokuskan
pandangan, dengan catur mereka menjadi lebih terpusat, sementara masalah
perilaku seperti yang dialami ADHD telah membuat permainan itu menambah
rentang waktu konsentrasi mereka.
"Catur memiliki aturan dan etika yakni menunggu dan mengamati perilaku lawan
saat bermain, sebab semua langkah memiliki konsekuensi. Sementara aturan dalam
catur adalah hal yang bertolak belakang pada anak-anak yang sulit memperhatikan
dan sulit belajar menunggu giliran. Catur mengajari mereka untuk itu, dan anakanak dengan gangguan perkembangan pun akan dilataih belajar mengaplikasikan
seumur hidup mereka.
Riset terhadap anak-anak sekolah dasar dan kanak-kanak yang dilakukan oleh
Universitas Aberdeen, Inggris menemukan catur dapat meningkatkan kemampuan
matematis dengan angka, kemampuan memahami komprehensif dan mendorong
tingkat motivasi. Charles sendiri meyakini lebih dari itu. "Ini bukan sekedar

mengajari catur, ini juga tentang mengajari anak untuk belajar, sejarah,
matematika, logika. Ini tentang sebuah cerita lengkap," ujarnya/
Berikut contoh kisah seorang anak yang terbantu oleh catur usai mengikuti latihan
yang diberikan Charles Wood. Kieran Barras, saat ini berusia 9 tahun awalnya
berjuang di peringkat bawah pada sekolah dasar Southmere ketika Charles memulai
klub catur makan siangnya.
Ibu Kieran, Catherine, seorang perawat ruang bersalin berkata, "Kieran sangat
berenergi, dengan rentang dari ujung kiri hingga kanan," Catherine bersama
suaminya sempat bingung saat Kieran berkata ia baru saja bergabung dengan klub
catur. Namun sejak saat itu pula, kedua orang tuanya mengamati dengan bangga
saat Kieran beraksi dalam sebuah turnamen, dan si bocah juga menunjukkan
peningkatan konsentrasi yang secara drastis meningkatkan prestasi di sekolah pula.
Kini anak yang dulu sulit untuk diam, dapat tahan duduk berjam-jam untuk
merencanakan langkah-langkahnya, demikian tutur sang ibu. Kieran tersenyum saat
ia menjelaskan mengapa ia mencintai catur. "Permainan itu sangat mengasyikkan
dan membuat saya menjadi lebih cerdas. Saya kini di peringkat atas untuk bidang
apapun,". Bagi anak anda yang memiliki cerita mirip Keiran, tak ada salahnya mulai
mengajarinya bermain catur. Lagipula olahraga ini murah meriah dan dapat
dilakukan di rumah dengan pengawasan orang tua.

Hindari Pikun
TTS dan Catur Hindari Pikun
Aktivitas sederhana seperti mengisi teka teki silang, main catur dan joging bisa
membuat seseorang tetap sehat secara fisik dan mental lebih lama. Seiring
pertambahan usia, fungsi kognitif sering terganggu atau lebih sering disebut pikun.
Untuk menghindari penurunan mental yang terjadi seiring dengan pertambahan
usia maka aktivas yang menantang secara intelektual, mempertahankan pemikiran
positif dan tetap memiliki kehidupan sosial merupakan hal yang bisa dilakukan.
Hal itu diungkapkan oleh para peneliti dalam sebuah studi skala besar terhadap
penuaan dan otak.
Tinjauan terhadap penelitian yang dilakukan sepanjang tiga dekade dari 400
penelitian yang telah dilakukan menyimpulkan, mempertahanakan kondisi fisik,
mental dan aktivitas sosial memiliki efek penting terhadap penurunan fungsi
ingatan dan kognitif pada lanjut usia termasuk kemampuan untuk belajar dan
menyelesaikan permasalahan. "Bagaiaman orang menghabiskan waktu mereka
sangat berdampak dari sisi penuaan secara kognitif," ujar salah seorang peneliti
dari Rush University Medical Center, Robert S. Wilson.
Dia menuturkan, hasil penelitian menyarankan orang untuk tetap memiliki aktivitas
intelektual, sosial dan berolah fisik serta melepaskan diri dari emosi negatif seperti
depresi dan ketegangan yang berdampak pada penurunan fungsi kognitif selama
proses penuaan.
Sekitar 100 tahun yang lalu, hanya sekitar 4 persen dari warga Amerika Serikat
yang berusia lebih dari 65 tahun. Kemudian tahun 2000, meningkat menjadi 12
persen dan diperkirakan tahun 2030 akan mencapai 20 persen orang berusia lebih
dari 65 tahun.
Wilson mengatakan, seiring dengan angka peningkatan orang usia lanjut, angka

penderita penyakit Alzheimer juga meningkat. Diperkirakan empat kali lipat dalam
40 tahun mendatang. "Akan timbul hambatan yang sangat besar dari orang lanjut
usia jika mereka tidak mampu secara kognitif. Jika saja kita bisa membangun
strategi untuk menghambat hal semacam itu sekitar enam bulan, satu atau dua
tahun maka kita akan mengurangi penderitaan dan biaya yang harus dikeluarkan,"
jelas Wilson.
Penelitian itu juga mengidentifikasi beberapa aspek dari gaya hidup seseorang yang
dapat berdampak pada fungsi mental seperti berolahraga,memiliki kehidupan
sosoal, aktivitas yang meliabtkan mental optimis, sikap meraih tujuan dan pribadi
yang menyenangkan.
Meskipun olahraga memiliki dampak terhadap fungsi mental, jenis dari olahraga
yang dilakukan juga bisa berpengaruh.
Dalam sebuah penelitian yang meminta orang lanjut untuk berlatih fisik yang biasa
mereka lakukan, dilaporkan memiliki kemampuan paling tinggi dan mempunyai
fungsi mental yang lebih baik dibandingkan mereka yang lebih banyak bersantai.
Meskipun perbedaannya tidak terlalu dramatissi.
Para partisipan yang ikut ambil bagian dalam penelitian ini juga diminta untuk
berlatih program aerobik untuk melihat dampaknya terhadap fungsi mental.
"Semua jenis olahraga sangat baik, tapi sebenarnya menjalankan program aerobik
teratur lebih baik," terang Wilson.
Berjalan merupakan latihan yang paling mudah dilakukan sebagai jenis olahraga
aerobik. Namun langkahnya harus diatur sedemikian rupa hingga dapat
meningkatkan detak jantung.
Kemudian untuk kegitan yang bisa menstimulasi secara intelektual sebenarnya bisa
dilakukan dengan mudah. Menurut Ahli Geriatri dari Montefiore Medical Center, Dr
Gary Kennedy mengatakan, mengerjakan teka-teki silang, bermain catur atau
belajar bahasa bisa bermanfaat.
Penelitian menunjukkan, melakukan aktivitas yang baru, menantang dan diminati
dapat berfungsi mempertahankan kesehatan mental. "Nyatanya seiring dengan
penambahan usia, proses kognitif akan semakin lambat. Hal itu membuat Anda
harus menghabiskan waktu dan berlatih lebih lama untuk menguasai sesuatu yang
baru. Saya harap Anda dapat tetap sehat untuk melakukan hal itu," tutur Kennedy.
(healthday/rin)

Membuat Anak Makin Cerdas


Catur Membuat Anak Makin Cerdas
Banyak orang ingin anaknya cerdas. Namun, tentu saja banyak cara menuju ke arah
itu dan perlu banyak pengorbanan memperolehnya. Salah satu cara meningkatkan
kecerdasan anak adalah dengan mengajarkan anak bermain catur. Sebab, dengan
main catur, anak terbiasa duduk diam dalam waktu cukup lama dengan penuh
konsentrasi. Daya konsentrasi itu akan berpengaruh dalam proses belajarnya.
Saat bermain catur, seorang anak jadi terbiasa berkonsentrasi memikirkan rencana
selanjutnya. Akibatnya, ketika tidak sedang bermain pun, ia jadi terbiasa
berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakannya. Selain itu, catur juga
mengajarkan apa pentingnya konsentrasi. Artinya, jika sekali saja anak Anda kurang
konsentrasi sehingga melakukan langkah yang kurang tepat, permainan bisa
langsung selesai karena ia kalah. Hanya anak yang fokus, sabar, dan gigihlah yang
bisa mempertahankan permainan yang baik. Karakter seperti itulah yang bisa
diterapkan saat bersekolah, apalagi saat menghadapi ujian.
Catur juga bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Peneliti Dr.
Robert Ferguson menganalisis dampak catur pada kemampuan berpikir siswa di
suatu sekolah di Amerika Serikat. Para siswa kelas 5 dan 6 yang mengikuti

penelitian ini sudah tercatat sebagai anak berbakat yang nilai IQ-nya di atas 130.
Dari hasil dua tes yang berbeda, ia menemukan bahwa setelah bermain catur
selama 60-64 jam dan belajar catur selama lebih dari 32 minggu, para siswa ini
menunjukkan kemajuan yang pesat dalam berpikir kritis.
Tapi, permainan catur tidak hanya berdampak baik pada anak-anak yang berbakat.
Bahkan, anak yang kecerdasannya sedang atau di bawah rata-rata pun bisa
memetik manfaat dari permainan catur. Walau mereka mungkin kurang menangkap
semua strategi atau penyusunan taktik dalam sebuah permainan catur,
kemampuan mereka dalam mempelajari bahasa, membaca, dan berhitung, juga
meningkat. Yang jelas, catur juga terbukti bisa meningkatkan IQ pada anak laki-laki
dan anak perempuan. Nah, tertarik untuk mengajari anak Anda main catur?

Melatih Bermental Baja


Selain merangsang kecerdasan anak, permainan catur juga melatih anak bermental
baja. Anak pun dididik untuk tidak cengeng. Sekolah Catur Utut Adianto berdiri sejak
Juli 1993. Hingga 14 tahun usianya, sekolah ini mencatat 1.800-an siswa di sekolah
yang didirikan oleh grand master international itu. Dari sekian lulusan mereka,
hanya sedikit yang kemudian memutuskan menjadi pecatur profesional.
Mungkin tak sampai 1 persennya. Maksud saya, orang itu hidup dan makannya
dari olahraga catur ini, ujar Utut Adianto, pendiri Sekolah Catur Utut Adianto. Salah
satu anak didiknya yang berhasil menjadi grand master international adalah
Susanto Megaranto. Kemudian, yang menjadi master internasional, yakni Taufik
Halay serta Irena Karismamaster internasional wanita.
Sumbangsih sekolah kami ke dunia olahraga nasional cukup besar. Tapi memang,
catur bukan olahraga yang sifatnya menarik khalayak ramai, ungkapnya. Khusus
bagi anak-anak, lanjut Utut, bermain catur sebetulnya dapat membuat dia menjadi
pandai. Pada umumnya, anak jenius bisa hebat di dunia catur. Sebab, ada korelasi
kuat antara tingkat kejeniusan seseorang dengan teknik bermain catur. Meskipun
begitu, tetap saja anak jenius tersebut harus tekun berlatih catur. Utut

menganjurkan untuk mengajarkan catur kepada anak sejak dini. Semakin dini
mengajarkan catur kepada anak, akan semakin bagus, ujarnya. Dia menuturkan, di
sekolah ini ada siswa yang baru berusia 4,6 tahun bernama Aji Pamungkas, tinggal
di kawasan Bekasi.
Semakin kecil, semakin baik. Sebab, itu akan terefleksikan ketika dia beranjak
dewasa, ujarnya. Biasanya, seorang anak yang gemar bermain catur pada
dasarnya memang pembawaannya suka berpikir. Pada umumnya, anak-anak lebih
senang olahraga fisik, seperti berlari-larian ke sana-kemari. Kendati begitu, ada juga
sedikit anak yang lebih suka berpikir. Umumnya, perilaku anak itu lebih pendiam
bila dibandingkan anak lain. Anak yang suka berhitung dan matematika biasanya
bermain caturnya bagus.
Pendekatan belajar catur yang diterapkan kepada anak-anak dilakukan dengan
memperkenalkan agar dia senang catur terlebih dulu, belum sampai transfer ilmu
dan teknik bermain caturnya.
Problem yang paling sulit adalah bagaimana membuat dia jatuh cinta terhadap
olahraga catur.Tanpa jatuh cinta dan kesenangan ini, maka bermain catur hanya
akan menjadi musiman baginya. Namanya juga anak kecil, pengin coba-coba. Kalau
dia sudah sampai jatuh cinta, baru kami transfer ilmunya, papar Utut.
Selanjutnya, ada tahapan kelas belajar teknik catur. Dimulai basic, clasic 1,
intermediate, advance, sampai ke kelas master nasional lalu master internasional.
Guru catur akan berusaha membuat anak tertarik dan jatuh cinta pada catur. Daya
khayal anak digali dengan menceritakan bahwa bermain catur itu sama seperti kita
sedang berperang, yakni ada benteng, kuda, raja, dan prajurit. Catur sebetulnya
merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan dengan pendekatan secara
ilmiah. Dengan adanya sekolah catur, berarti memberikan jalur tepat bagi anak
yang punya hobi di bidang catur, tutur Utut.
Sementara itu, ungkap psikolog anak Jovita Maria Ferliana, bermain catur bagi anakanak sangat bagus manfaatnya sejauh tidak dipaksakan. Sebab, dalam permainan
ini terdapat kemampuan berkonsentrasi, untuk mengatur strategi berpikir
melangkah jauh ke depan. Permainan catur menjadi salah satu cara menstimulasi
tingkat kecerdasan otak anak, ujar Ferlisapaan akrabnya, lulusan master
psikologi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta ini.

Membuat Emosi Menjadi Lebih Tenang, Konsentrasi Meningkat, Otak Lebih Terasah
Banyak orang yang belum mengetahui manfaat catur dalam peningkatan prestasi
seseorang. Catur diyakini bisa membuat emosi anak menjadi lebih tenang, karena
permainan catur mengajarkan pentingnya kesabaran. Catur juga bisa membuat
otak anak terasah hingga ia bisa terpacu untuk belajar lebih keras. Tak heran jika
banyak pecatur terkenal di dunia juga berprofesi sebagai ilmuwan.
Banyak para orangtua yang kurang menyadari kalau kegemaran anaknya bermain
catur ini secara tidak langsung bisa meningkatkan kemampuan konsentrasinya. Jika
dicermati, kemampuan konsentrasi anak-anak bisa meningkat pesat. Misalnya saat
belajar, kalau biasanya sebentar-sebentar perhatiannya teralihkan, dampak bermain
catur yang membutuhkan konsentrasi penuh, kini sudah tidak lagi.
Banyak orang ingin anaknya cerdas. Namun, tentu saja banyak cara menuju ke arah

itu dan perlu banyak pengorbanan memperolehnya. Salah satu cara meningkatkan
kecerdasan anak adalah dengan mengajarkan anak bermain catur. Sebab, dengan
main catur, anak terbiasa duduk diam dalam waktu cukup lama dengan penuh
konsentrasi. Daya konsentrasi itu akan berpengaruh dalam proses belajarnya.
Saat bermain catur, seorang anak jadi terbiasa berkonsentrasi memikirkan rencana
selanjutnya. Akibatnya, ketika tidak sedang bermain pun, ia jadi terbiasa
berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakannya. Selain itu, catur juga
mengajarkan apa pentingnya konsentrasi. Artinya, jika sekali saja anak Anda kurang
konsentrasi sehingga melakukan langkah yang kurang tepat, permainan bisa
langsung selesai karena ia kalah. Hanya anak yang fokus, sabar, dan gigihlah yang
bisa mempertahankan permainan yang baik.
Tapi, permainan catur tidak hanya berdampak baik pada anak-anak yang berbakat.
Bahkan, anak yang kecerdasannya sedang atau di bawah rata-rata pun bisa
memetik manfaat dari permainan catur. Walau mereka mungkin kurang menangkap
semua strategi atau penyusunan taktik dalam sebuah permainan catur,
kemampuan mereka dalam mempelajari bahasa, membaca, dan berhitung, juga
meningkat. Yang jelas, catur juga terbukti bisa meningkatkan IQ pada anak laki-laki
dan anak perempuan.