Anda di halaman 1dari 2

Tiga Ajaran Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara

Dalam perjalanan hidupnya Ki Hajar Dewantara tidak hanya dikenal sebagai bapak
Pendidikan , namun juga sebagai pemimpin yang tangguh. Dimana ia memotivasi orang orang untuk terus menerus belajar dan belajar tanpa henti . Kharismanya sebagai
pemimpin dalam memajukan pendidikan menjadikan ajarannya terus menjadi motivasi
hingga sekarang .

Adapun ketiga ajarannya , yakni Ing Ngarso Sun Tulodo , Ing Madyo Mbangun Karso , dan
Tut Wuri Handayani akan kami bahas pada penjelasan berikut:
Ing Ngarso Sun Tulodo
Ing ngarso mempunyai arti di depan / di muka, Sun berasal dari kata Ingsun yang artinya
saya, Tulodo berarti tauladan. Jadi makna Ing Ngarso Sun Tulodo adalah menjadi seorang
pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang disekitarnya.
Sehingga yang harus dipegang teguh oleh seseorang adalah kata suri tauladan.
Dalam ajaran Ki Hajar yang pertama ini menggambarkan situasi dimana seorang
pemimpin bukan hanya sebagai orang yang berjalan di depan , namun juga harus
menjadi teladan bagi orang - orang yang mengikutinya. Kata Ing Ngarso tidak dapat
berdiri sendiri, jika tidak mendapatkan kalimat penjelas dibelakangnya.
Artinya seorang yang berada di depan jika belum memberi teladan maka belum pantas
menyandang gelar 'pemimpin' . Jika kita melihat kepemimpinan dari orang - orang dalam
sejarah , maka dapat kita lihat betapa perbuatan sang pemimpin menjadi inspirasi bagi
orang yang dipimpinnya.
Ing Madyo Mbangun Karso
Ing Madyo artinya di tengah-tengah, Mbangun berarti membangkitan atau menggugah
dan Karso diartikan sebagai bentuk kemauan atau niat. Jadi makna dari kata itu adalah
seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah
semangat . Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi
dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kodusif untuk keamanan dan
kenyamanan.
Ajaran kedua ini sarat dengan makna kebersamaan, kekompakan, dan kerjasama.
Seorang pemimpin tidak hanya melihat kepada orang yang dipimpinnya, melainkan ia
juga harus berada di tengah-tengah orang yang dipimpinnya. Maka sangat tidak terpuji
bila seorang pemimpin hanya diam dan tak berbuat apa-apa sedangkan orang yang
dipimpinnya menderita.
Selain itu pemimpin harus kreatif dalam memimpin , sehingga orang yang dipimpinnya
mempunyai wawasan baru dalam bertindak . Ditambahlagi seorang pemimpin harus
melindungi segenap orang yang dipimpinnya.
Tut Wuri Handayani
Tut Wuri artinya mengikuti dari belakang dan handayani berati memberikan dorongan
moral atau dorongan semangat. Sehingga artinya Tut Wuri Handayani ialah seseorang
harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Dorongan moral
ini sangat dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar kita menumbuhkan motivasi dan
semangat.
Ajaran kepemimpinan yang ketiga ini merupakan semboyan dari dunia Pendidikan , yang
tentunya mempunyai makna yang mendalam . Jika diartikan secara keseluruhan Tut Wuri

Handayani bertujuan untuk menciptakan pribadi yang Mandiri dan tidak bergantung
kepada orang lain . Dan diharapkan akan muncul generasi baru yang akan berani
memimpin tanpa menunggu orang lain untuk memimpin.
Adapun dorongan tersebut dapat berupa moral dan semangat kepada orang lain . Maka
dari itu pendidikan mengambil semboyan ini , agar pendidikan menjadi sebuah perantara
membentuk generasi mandiri dan tidak bergantung pada orang lain . Maka dimasa yang
akan datang dengan pendidikan yang dimilikinya orang tersebut tidak akan mudah untuk
diperalat.
Kesimpulan
Secara keseleruhuan makna Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri
Handayani merupakan kriteria bagi pemimpin maupun calon pemimpin. Mulai dari ajaran
Ing Ngarso Sun Tulodo yang mengharuskan pemimpin menjadi teladan, Ing Madyo
Mbangun Karso seorang pemimpin harus berbaur, dan Tut Wuri Handayani yang
mengajarkan sikap mandiri dan tidak tergantung pada orang lain.
Bilamana seseorang telah berhasil menerapkan dengan tepat ajaran kepemimpinan Ki
Hajar Dewantara ini maka niscaya kemakmuran dan kesejahteraan akan meliputi oranh
yang dipimpinnya.