Anda di halaman 1dari 22

PENGGUNAAN INKLINOMETER UNTUK

MONITORING PADA PERGERAKAN HORISONTAL


PADA TIMBUNAN KONSTRUKSI JALAN

Ponco Atmoko
1406508565

Daftar isi
1. Pendahuluan

Latar belakang
Batasan pengukuran

Tujuan dan Manfaat pelaksanaan pengukuran


2. Tinjauan pustaka
3. Metode pelaksanaan pengujian

Peralatan dan perlengkapan


Lokasi pengujian
Pemasangan peralatan
Pelaksanaan pengujian
4. Pelaporan
5. Kesimpulan

1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Suatu struktur perkerasan jalan pada umumnya didirikan di atas

tanah baik tanah asli/tanah dasar maupun timbunan.


Tanah dasar sebagai pondasi perkerasan disamping harus
mempunyai kekuatan atau daya dukung terhadap beban
kendaraan, maka tanah dasar juga harus mempunyai stabilitas
volume akibat pengaruh timbunan yang membebani.
Timbunan adalah salah satu metode rekayasa untuk
menyesuaikan elevasi permukaan tanah. Konstruksi timbunan
yang merupakan kasus pembebanan akan mengakibatkan
deformasi dan konsolidasi apabila dilakukan di atas tanah
dengan tingkat kompresibilitas tinggi dan konduktifitas rendah,
seperti pada tanah lempung.
Pada konstruksi yang dilaksanakan di atas timbunan, risiko
akan muncul berbagai macam risiko / kegagalan

1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Risiko yang muncul dalam konstruksi timbunan akan bertambah

besar apabila di bawah timbunan merupakan tanah yang lunak.


Beberapa risiko yang timbul:
masalah stabilitas tanah timbunan
penurunan tanah timbunan yang besar
pergerakan tanah timbunan (baik arah vertikal ataupun
horizontal)
penurunan tanah timbunan memakan waktu lama
fase konstruksi yang lama karena penimbunan harus
dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi kegagalan
konstruksi
Biaya konstruksi yang tinggi
Penggunaan instrumentasi geoteknik dapat digunakan sebagai
alat untuk menilai pergerakan/deformasi timbunan

1. PENDAHULUAN
1.2 Batasan Masalah
Jumlah dan jenis instrumentasi geoteknik dipengaruhi oleh kelas

jalan, panjang daerah tanah lunak dan jenis masalah yang akan
dihadapi. Jumlah, kualitas dan kompleksitas dapat dilihat pada
tabel:

Pengamatan yang dilakukan :


Pergerakan horizontal
Tipe alat yang digunakan
Inklinometer

Sumber SNI 3404:2008 Tata Cara Pemasangan inklinometer dan pemantauan pergerakan horisontal tanah

1. PENDAHULUAN
1.3 Tujuan & Manfaat Pelaksanaan Pengukuran
Memperoleh data pergerakan arah horizontal dari konstruksi

timbunan atau tanah lunak di bawah timbunan.


Data hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengontrol
metode pelaksanaan konstruksi dan schedule konstruksi.
Meminimalisir risiko kegagalan konstruksi yang diakibatkan oleh
pergerakan tanah, khususnya pergerakan arah horizontal

2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Prinsip Pengukuran
Prinsip pengukuran inklinometer terdiri atas sebuah torpedo yang

dilengkapi roda dan akselerometer keseimbangan yang dihubungkan


dengan alat baca.
Pengukuran menghasilkan sudut antara sumbu vertikal dengan
kemiringan sumbu alat torpedo.
Dengan diketahui besarnya perubahan sudut
kemiringan dan jarak antar bacaan maka akan
diketahui perubahan pergerakan horisontal
sumbu vertikal pipa inklinometer
=
dimana
S = jumlah pergerakan horizontal
L = jarak antar bacaan (panjang antar as roda
torpedo)
= sudut antara sumbu alat torpedo

2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Prinsip Pengukuran
=

S = jumlah pergerakan horizontal


= sudut antara sumbu alat torpedo
= jarak antara bacaan / jarak as roda
1 = Pengukuran interval ke 1
2 = Pengukuran interval ke 2
3 = Pengukuran interval ke 3

Lintasan sebenarnya
dari pipa inklinometer

Sumber SNI 3404:2008 Tata Cara Pemasangan inklinometer dan pemantauan pergerakan horisontal tanah

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.1 Peralatan dan Perlengkapan
Mesin bor untuk membuat lubang d = 100mm 200mm.
Pipa inklinometer dengan 4 alur yang saling berhadapan d = 60mm

86 mm, L = 3000mm, terbuat dari PVC atau aluminium.

Gambar Pipa Inklinometer dan penyambung


Pipa penyambung d = 65mm 91mm, L =

300mm
Pita penyambung kedap air
Penutup pipa d = 60mm 85mm, L = 85mm

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.1 Peralatan dan Perlengkapan
Kabel torpedo dengan tanda setiap panjang 500mm
Torpedo (phrobe)
Alat baca (digital recorder)
Alat bantu lain (waterpass, sealing tape)

Gambar Torpedo

Gambar Kabel dan Alat Baca

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.2 Lokasi Pengujian
Instrumen ditempatkan pada potongan melintang di mana

perilaku yang diprediksi dianggap mewakili keseluruhan


daerah tanah lunak. Sedikitnya dua potongan yang
dipasang instrumen utama harus direncanakan untuk
daerah tanah lunak yang panjangnya lebih dari 500 m.
Tambahan instrumen dapat dilakukan, berfungsi petunjuk
perilaku pembanding timbunan.
Penempatan instrumen
diusahakan
pada
lubang bor berdekatan
dengan kaki timbunan

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.3 Pemasangan Peralatan
Pengeboran di titik pemasangan inclinometer sampai bagian bawah dianggap

mencapai lapisan yang relatif stabil


Batasan sudut pengeboran 0 sd 15 derajat terhadap garis vertikal.
Pipa inclinometer yang sudah disetel/disambung dimasukkan ke lubang bor.
Sambungan dilapisi sealing mastic dan dibalut sealing tape sebagai penyekat
melingkar (mencegah kotoran/material grouting masuk ke dalam pipa.

Gambar Sambungan Pipa & Skema Pemasangan Phrobe pada Pipa

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.3 Pemasangan Peralatan
Bagian paling bawah pipa ditutup dengan end cap agar pipa tidak terisi tanah.
Isi celah antara pipa dan dinding lubang dengan bahan yang mempunyai sifat

sama dengan jenis batuan/tanah disekeliling pipa (pasta bentonit/pasta


lempung/pasir campur kerikil)

Gambar Pipa Inclinometer yang telang dipasang dan diberi pelindung beton/pelat

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.3 Pemasangan Peralatan

Gambar Skema Pemasangan Phrobe


pada lubang bor

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.4 Pelaksanaan Pengujian
Masukkan probe inclinometer ke pipa dengan roda probe pada alur pipa.
Beri tanda pada setiap alur pipa (A,B,C,D)
Masukkan phrobe inclinometer ke alur A sampai ke dasar

lubang pengukuran
Ukur kedalaman, menggunakan indikator pada kabel
penghubung probe dan data recorder
Tarik kabel ke atas, baca pembacaan pada layar
pencatatan setiap interval 0,5 m
Catat pada lembar pengukuran
Ulangi untuk alur B, alur C dan D pada lubang yang sama

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.4 Pelaksanaan Pengujian
Hasil pengukuran awal merupakan data sangat penting sebagai pembanding di

dalam melakukan analisis dan evaluasi data


Tutup pipa inklinometer bagian atas dengan penutup yang telah disediakan dan
lindungi dengan plat pelindung
Lakukan pengambilan foto pelaksanaan sebagai dokumentasi pendukung

3. METODE PELAKSANAAN PENGUJIAN


3.5 Selang Waktu Pengukuran
Jadwal waktu pengukuran dipengaruhi oleh berbagai kondisi antara lain faktor

pelaksanaan, beban, kondisi cuaca serta lingkungan sekitar


No Kondisi

Selang waktu
pembacaan

Selama pembangunan

2 hari

Setelah penambahan beban atau beban luar


mulai bekerja

1 minggu

Selama penundaan pembangunan

2 minggu

Akibat beban tetap dalam waktu lama

6 bulan

4. PELAPORAN
4.1 Pelaporan
Hal hal yang perlu dicantumkan dalam pelaporan antara lain
Nama pekerjaan, lokasi, tanggal dan waktu pengukuran
Peta pemasangan, nomor, kode pipa inklinometer, gambar
potongan melintang lokasi pengujian
Jenis perlapisan tanah di titik pengujan
Uraian kegiatan pemasangan termasuk cuaca
Elevasi bagian atas pipa inklinometer
Hasil pembacaan awal
Foto kegiatan pemasangan dan pemantauan
Nama petugas

4. PELAPORAN
4.1 Hasil pembacaan

4. PELAPORAN
4.1 Hasil pembacaan

4. PELAPORAN
4.1 Hasil pembacaan

5. KESIMPULAN
Inclinometer digunakan untuk mengetahui pergerakan horizontal

dari tanah sehingga dapat meminimalisir kerusakan struktur


bangunan sipil di atasnya
Inklinometer sangat sensitif terhadap pergerakan, lubang
pengetesan harus bersih dari material/kotoran yang dapat
menghasilkan kesalahan pembacaan
Proses Inclinometer menggunakan teknologi informasi sehingga
diperlukan tenaga yang terlatih
Harga instrumen yang mahal, serta belum dapat diproduksi di
dalam negeri, sehingga memerlukan perlakuan khusus agar
instrumen tidak rusak
Diperlukan pelindung (tutup dan dudukan yang tetap) terhadap
lubang pengukuran sehingga kerusakan dapat dicegah
Perlu ditunjuk personil sebagai penanggung jawab lubang
pengujian untuk diukur kemudian hari