Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Wawasan lingkungan merupakan studi multi disiplin ilmu yang terdiri dari

berbagai cabang ilmu seperti Kimia, Fisika, Biologi, Agrikultur, Kesehatan, serta
Teknik perairan. Wawasan lingkungan mengkaji mengenai fenomena yang terjadi
di lingkungan seperti dampak dari keberadaan spesies, zat atau benda di udara, air,
dan tanah serta dampaknya terhadap aktivitas manusia (Singh, 2006). Wawasan
lingkungan merupakan cara pandang manusia terhadap lingkungan. Wawasan
lingkungan diperlukan untuk menanggapi perubahan yang terjadi di lingkungan.
Lingkungan secara umum diartikan sebagai ruang atau tempat yang
digunakan makhluk hidup untuk melakukan aktivitas dan berinteraksi dengan
faktor biotik maupun abiotik. Singh (2006), menyatakan bahwa lingkungan terdiri
dari beberapa komponen diantaranya yaitu komponen fisik, biologi, dan
kebudayaan. Lingkungan memiliki arti penting bagi makhluk hidup untuk
menunjang siklus hidupnya. UU Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 1 Ayat 1
menyebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua
benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya,
yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan
kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
Lingkungan mengalami perubahan seiring peningkatan aktivitas manusia.
Semakin bertambahnya jumlah manusia semakin banyak pula aktivitas yang
dilakukan. Peningkatan jumlah manusia yang tanpa diikuti dengan pembekalan
mengenai wawasan lingkungan dapat menimbulkan dampak yang tidak baik
terhadap lingkungan. Salah satu dampak yang ditimbulkan antara lain timbulnya
permasalahan lingkungan seperti penurunan daya dukung lingkungan dan
berbagai jenis pencemaran. Menurut Pasal 14 UU Republik Indonesia
Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup, pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau
dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam

lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu


lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
Wardhana (2006) menyatakan bahwa pencemaran lingkungan merupakan
penyimpangan dari keadaan normal. Adanya pencemaran lingkungan
menyebabkan
lingkungan.

terganggunya
Pencemaran

ekosistem

lingkungan

seperti

yang

gangguan

terjadi

terus

keseimbangan
menerus

akan

menimbulkan damak negatif bagi kesehatan manusia. Dalam hal ini, wawasan
lingkungan memiliki peranan yang sangat penting terutama dalam hal pendekatan
kepada masyarakat. Oleh karena itu, pembekalan, pembinaan, dan pengenalan
terhadap wawasan lingkungan perlu disosialisasikan..
Pembekalan mengenai wawasan lingkungan merupakan salah satu upaya
prefentif untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang lebih parah dan
diharapkan mampu mengurangi masalah lingkungan yang terjadi. Berdasarkan
permasalahan tersebut maka penting adanya sosialisasi dan pengkajian lebih lanjut
mengenai wawasan lingkungan. Oleh karena itu, disusunlah makalah yang
berjudul Wawasa Lingkungan sebagai Upaya untuk Mengurangi Permasalahan
Lingkungan.
1.2.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah disusun, rumusan masalah dalam

makalah ini sebagai berikut.


1.2.1. Bagaimanakah kategori klasifikasi masalah lingkungan?
1.2.2. Bagaimanakah dampak masalah lingkungan?
1.2.3. Bagaimanakah hubungan antara wawasan lingkungan dan masalah
lingkungan?
1.3.

Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan dari penyusunan makalah

ini sebagai berikut.


1.3.1. Mengetahui kategori klasifikasi masalah lingkungan.
1.3.2. Mengetahui dampak masalah lingkungan.
1.3.3. Mengetahui hubungan antara wawasan lingkungan dan masalah lingkungan.
1.4.

Manfaat
Makalah ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut.
1.4.1. Memberikan informasi mengenai hal yang terkait dengan wawasan
lingkungan.

1.4.2. Memberikan informasi mengenai hal yang terkait dengan permasalahan


lingkungan.
1.4.3. Memberikan informasi mengenai dampak permasalahan lingkungan.
1.4.4. Memberikan informasi mengenai keterkaitan antara wawasan lingkungan
dan masalah lingkungan.
1.4.5. Melatih kepekaan sosial terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan
sekitar.
Rujukan:
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 1 Ayat 1.
Wardhana, Wisnu Arya. 2006. Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta:
Penerbit Andi.
Singh, Y. K.. 2006. Environment Science. New Delhi: New Age International (P)
Ltd., Publishers.