Anda di halaman 1dari 16

Ignatius Nicolas (110313217)

Lutfi Angga H (1103130175)


Hafiidz Junur ()

Kelompok 4

Memori Sekunder
Memori Sekunder (Secondary storage)
atau yang biasa juga disebut external
storage, adalah storage yang terpisah
atau tidak berhubungan langsung
dengan Central Processing Unit (CPU).

RAID

terbagi menjadi 3 karakteristik sbb:

RAID sebagai kumpulan dari beberapa hard disk

(physical disk drive) yang oleh sistem operasi hanya


terlihat sebagai sebuah logical drive.
Data didistribusikan ke semua beberapa hard disk dalam
array tsb.
Redundant disk yang digunakan untuk menyimpan
informasi bit paritas, fungsinya untuk mengembalikan
data apabila terdapat salah satu hard disk data yang
rusak.
Fungsi
Media penyimpanan
Meningkatkan kinerja PC

RAID 0-2
RAID

0setup perpecahan data merata di antara dua atau lebih hard drive. Tidak
memungkinkan untuk informasi paritas dan karena itu tidak ada redundansi data,
yang berarti bahwa kegagalan disk akan mempengaruhi seluruh sistem. Fungsi
utama dari desain khusus ini adalah untuk meningkatkan kinerja sistem.

PenataanRAID

1membuat mirror image atau salinan dari kelompok file pada disk
dua atau lebih. Array ini memungkinkan untuk redundansi, berarti bahwa karena
data yang sama disimpan di beberapa drive sehingga jika satu drive gagal, Anda
masih dapat mengambil data dari drive lain. Dengan jenis sistem, tidak seperti di
atas RAID 0, drive lain Anda memiliki dalam array Anda lebih dapat diandalkan
sistem ini. Kehilangan semua data Anda dengan RAID 1, setiap drive di sistem akan
harus gagal-yang cukup tidak mungkin terjadi pada titik yang sama dalam waktu.

RAID

2menggunakan teknik yang disebut striping, atau mengalokasikan data


antara beberapa hard drive pada tingkat bit, dibandingkan dengan RAID 1 yang
menciptakan gambar cermin seluruh blok data. Hal ini memungkinkan untuk
tingkat yang sangat tinggi transfer data. Set up ini sekarang pada dasarnya usang
karena fakta bahwa semua hard disk sekarang memiliki kode koreksi kesalahan
yang menggunakan teknologi mirip dengan RAID 2 tanpa kompleksitas yang
tambahkan

RAID 0-2

RAID 3-4
RAID

3Another obsolete dan jarang digunakan set up. Itu


menggunakan striping mengalokasikan data di tingkat byte, dan
menunjuk disk tertentu untuk menyimpan informasi paritas. Salah
satu kekurangan utama RAID 3 adalah bahwa itu tidak dapat
menangani beberapa permintaan untuk data secara bersamaan,
yang memperlambat kinerjanya dibandingkan dengan lain set up,
seperti RAID 1.

RAID

4menggunakan blok tingkat striping bersama dengan paritas


khusus yang didedikasikan drive. Setiap drive dalam sistem dapat
bekerja secara mandiri dan dalam kebanyakan kasus dapat
menangani beberapa permintaan untuk data secara bersamaan.Set
up ini membutuhkan minimal tiga hard drive untuk konfigurasi untuk
bekerja. Dengan RAID 4, beban besar ditempatkan pada drive paritas
dan sering menjadi hambatan untuk keseluruhan sistem. Untuk
alasan ini, tingkat kinerja dari jenis array dapat menjadi agak miskin.

RAID 5-6
RAID

5menggunakan blok tingkat striping dan mendistribusikan data


paritas antara setiap drive dalam array. Ini adalah konfigurasi yang
sangat populer karena memungkinkan untuk lebih besar redundansi data
sementara masih menawarkan tingkat tinggi kinerja. RAID 5 pelaksanaan
memerlukan minimal 3 hard drive di sistem, tetapi, dalam teori, Anda
bisa memiliki jumlah yang tidak terbatas drive yang terhubung ke sistem.

RAID

5dapat bertahan kegagalan sebuah drive di sistem dengan


menggunakan blok paritas dan data dari disk yang masih hidup untuk
merekonstruksi data yang hilang, sementara sistem terus berjalan, dan
fitur ini dikenal sebagai Interim Data Recovery Mode. Sistem operasi
memberitahu administrator bahwa drive harus diganti sambil terus
berjalan tanpa gangguan, meskipun kinerja sistem akan lebih lambat
karena cara operasi berubah.

RAID

6 adalahperluasan dari RAID 5 yang menambahkan blok paritas


tambahan pada setiap drive. Hal ini memungkinkan untuk kinerja terus
dalam hal dua kegagalan drive simultan.

Optical Disk
Karakteristik
Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti

dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan


yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD
dan DVD
Tidak menggunakan bahan magnetic
Dibaca dengan menggunakan sinar laser
Relatif lebih awet dan tahan lama
Fungsi
Media penyimpanan
Media transfer data

Cara Kerja Optical Disk


CD-ROM

dapat membaca data dengan head yang sangat


dekat dengan CD. Sehingga informasi data dapat
tersimpan lebih rapat. Head CD-ROM memancarkan sinar
laser, sinar laser ini merambat melalui sebuah frisma, lalu
kembali melalui leser maghnetik yang membuat sinar leser
menjadi lebih fokus. Sinar leser ini ditembakan ke
permukaan CD yang memiliki ribuan pit. Pit-pit ini
diterjemahkan menjadi kode biner yang dapat diterima
oleh CPU. Jika sinar leser mengenai pit, sinar ini akan
dibenarkan tetapi jika tidak leser akan dipantulkan kembali
lalu menembus prisma dan memasuki sebuah dioda. Dioda
ini membangkitkan pulsa elektik setiap kali menerima sinar
leser. Pulsa elektrik tersebuk berupa angka 1 dan 0,
dengan kata lain menjadi kode biner.

Flash Memory
Karakteristik
Flash memori adalah sejenis EEPROM

(Electrically-Erasable Programmable
Read-Only Memori) yang mengizinkan
akses pada lokasi memori untik dihapus
atau ditulis dalam satu operasi
pemograman.
Fungsi
Media penyimpanan
Media transfer data

Cara Kerja Flash Memory


1) Konektor berfungsi untuk menghubungkan peripheral yang terdapat dalam
flash disk ke port USB untuk kemudian di akses oleh SO.
2) Pengontrol penyimpanan memory berfungsi mengontrol dan menyediakan
penghubung ke alat Flash disk yang bertugas menjaga kesetabilan perangkat.
Pengontrol berisi suatu RISC mikro prosesor berukuran kecil dan hampir sama
pada RAM.
3) Lalu Point test ini berkerja selama perangkat mengecek dan mengirimkan
kode ke microprocessor
4) Setelah kita membuat suatu file dan menyimpannya di flash disk maka bagian
ini adalah tempat menyimpan datanya, biasanya juga digunakan di dalam
kamera digital.
5) Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perangkat utama dan
mengendalikan keluaran data perangkat sampai sebuah tahap penguncian..
6) Lampu indikator berfungsi untuk menandai adanya transfer data atau adanya
data yang dibaca dan data yang ditulis.
7) Menandai apakah perangkat ada di dalam mode write protection atau tidak.
8) Ruang kosong disediakan untuk tambahan satu flash memory, dan dapat
digunakan untuk menyimpan data lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan.

Pita Magnetik (Magnetic


Tape)
Karakteristik
magnetik tape, terbuat dari bahan yang

bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti


halnya pita kaset tape recorder.
Fungsi
Penyimpanan offline yang besar.
Sebagai media transfer data yang paling

sederhana antara mesin-mesin yang tidak


mempunyai sambungan komunikasi secara
langsung.

Cara Kerja Pita Magnetik


Pada komputer besar, pita magnetik dipakai dalam bentuk
unit pita magnetik dan kartrid-kartrid khusus sehingga
mampu menyimpan data sebanyak 200 gigabyte atau lebih.
Sedangkan pada mikrokomputer, pita magnetik berbentuk
kartrid pita (tape cartridge), yaitu modul mirip kaset audio
yang berisi pita dan dibungkus dalam plastik berbentuk
kotak. Popularitas pita magnetik sempat merosot karena
munculnya produk-produk baru semacam Iomega jaz (yang
kemudian berhenti) dan drive kartrid Zip-disk, akan tetapi
karena ukuran hardisk makin membengkak sampai ukuran
mutigigabyte, pemakaian zip-disk untuk backup menjadi
kurang nyaman. Oleh karena pita magnetik bisa memuat
hingga 200 gigabyte, pita magnetik pun masih menjadi
alternatif untuk saat ini.

Bluray
Karakteristik
Cakram Blu-ray adalah sebuah format

cakram optik untuk penyimpanan media


digital termasuk video definisi tinggi.
Fungsi
Sebagai media transfer data
Penyimpanan data yang lebih banyak

dari format DVD

Cara Kerja Bluray


Disc Blu-Ray menyimpan data-data seperti audio, video, gambar,
atau software serta informasi lainnya di sebuah spiral yang
berawal dari tengah disc dan terus menuju ujung disc. Setiap
garis-garis spiral memiliki jarak masing-masing. Nah, spiral itu
nantinya akan diberikan sebuah "tonjolan" jika ada informasi
yang ditulis. Tonjolan inilah yang akan dibaca oleh Blu-Ray Drive
nantinya untuk mengetahui informasi yang ditulis.
Jarak antar garis di spiral tersebut sangatlah tipis dibandingkan
dengan yang ada di DVD. DVD menggunakan laser berwarna
merah untuk membaca dan menulis data. Blu-Ray menggunakan
laser berwarna biru untuk membaca dan menulis data. Laser biru
memilikiwavelengthlebih kecil (405 nanometer) dibandingkan
dengan DVD (650 nanometer). Jarak antara garis spiral adalah
0,15 microns (1 micron = 10^-6 meter).

MicroSD Card
Karakteristik
MicroSD card adalah kartu memori non-

volatile yang dikembangkan oleh SD


Card Association yang digunakan dalam
perangkat portable.
Fungsi
Media penyimpanan pada perangakat

portable