Anda di halaman 1dari 7

TELAAH KRITIS JURNAL

Penulis

Judul

Nama & Tahun Jurnal

: KH Petersen, ML Hetland, P Junker, J Pedenphant, T


Ellingsen, P Ahlquist, H Lindegaard, A Linauskas, A
Schlemmer, MY Dam, I Hansen, HC Horn, CG
Ammitzbell, A Jorgensen, SB Krintel, J Raun, JS
Johansen, M Ostergaard, KS Pedersen
: Adalimumab added to a treat-to-target strategy with
methotrexate and intra-articular triamcinolone in
early rheumatoid arthritis increased remission rates,
function and quality of life. The OPERA Study: an
investigator-initiated, randomised, double-bline,
parallel-group, placebo-controlled trial
: Ann Rheum Dis 2014;73:654-661

Pembimbing:
Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr, SpKK (K), FINS-DV
Peserta Magister Farmasi Klinik :
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.

Nama
Muhammad Iqbal
Muh. Isnaini Zuhri
Ganesha Tatag Trengginas
Rizqiyanti Ramadhani
Nani Wijayanti
Hargus Haraudi Barkah
Yessi Asli Rahmawati
Shinta Mayasari
Yuntari R Sofiana
Febrina Pritayuni Permatasari
Reta Anggraeni Widya
Mareta Rindang Andarsari
Laurin Anastasia W
Anggraeni Permatasari
Frenky Hartono
Pharmasinta Putri Hapsari

NIM
051415153001
051415153002
051415153005
051415153007
051415153010
051415153014
051415153016
051415153018
051415153020
051415153022
051415153024
051415153025
051415153029
051415153030
051415153031
051415153032

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA


2014
0

I.

Pendahuluan.
Dalam dua dekade terakhir, penanganan awal dan agresif pada
rematoid arthritis dengan menggunakan disease modifying antirhematic drugs
(DMARDS) menurunkan efek dari penyakit pada kerusakan sendi dan
disabilitas secara signifikan. Sekarang, remisi adalah sebuah tujuan yang telah
tercapai pada beberapa pasien, dengan menggunakan DMARD baik yang
sintetis maupun biologis. Namun, strategi optimal untuk penanganan awal
rematoid arthritis masih diperdebatkan, dan informasi seperti terapi inisiasi
tunggal atau kombinasi dan cara penggunaan glukokortikoid dan biologis
masih dipermasalahkan.
Dalam penelitian siklosporin, metotreksat dan intraartikular steroid
pada Early Rheumatoid Arthritis (ERA), kami melaporkan, intervensi agresif
dengan metotreksat dikombinasikan dengan intraartikular glukokortikoid
injeksi pada sendi yang terkena secara efektif mengontrol aktivitas penyakit
dan menghentikan progres radiografik dalam 5 tahun pada Early Rheumatoid
Arthritis (ERA). Strategi low-cost ini menghasilkan hasil yang dapat
dibandingkan dengan yang dilaporkan pada pengobatan biologis sebagai terapi
lini pertama. Dengan demikian, diperkirankan hasil yang lebih baik ini
disebabkan adanya strategi mengobati target daripada keunggulan obat
spesifik.

II.

Pertanyaan Klinis.
Pada penderita Early Rheumatoid Arthritis (ERA), apakah pemberian
tambahan Adalimumab pada strategi pengobatan dengan metotreksat dan
intraartikular triamcinolon dapat meningkatkan frekuensi penyakit dengan
aktivitas rendah dalam 12 bulan?

III. Formulasi Pertanyaan Klinis dalam PICO Penelusuran Bukti.


Patient /
Problem /
Population
Penderita
dengan
Early
Rheumatoid
Arthritis
(ERA)
IV.

Intervention/
Indicator/
Index
Penambahan
adalimumab
pada terapi
metotreksat
dan
intraartikular
triamcinolon

Comparison

Outcome

Pengobatan
dengan
metotreksat dan
intraartikular
triamcinolon
tanpa adalimumab

Apakah
penambahan
adalimumab
meningkatkan
remisi, fungsi, dan
kualitas hidup

Penyusunan Struktur Umum PICO untuk Penelusuran Bukti.


Struktur Umum Penelusuran Bukti:
Rhematoid arthritis AND
Adalimumab OR TNF inhibitor drug AND
Methotrexate with intraarticular triamcinolone OR DMARD with
glucocorticoid AND
DAS28CRP

V.

Bukti (Jurnal) Terbaik yang Diperoleh


1

Penulis

: KH Petersen, ML Hetland, P Junker, J Pedenphant,


T Ellingsen, P Ahlquist, H Lindegaard, A Linauskas,
A Schlemmer, MY Dam, I Hansen, HC Horn, CG
Ammitzbell, A Jorgensen, SB Krintel, J Raun, JS
Johansen, M Ostergaard, KS Pedersen
Judul
: Adalimumab added to a treat-to-target strategy with
methotrexate and intra-articular triamcinolone in
early rheumatoid arthritis increased remission rates,
function and quality of life. The OPERA Study: an
investigator-initiated, randomised, double-bline,
parallel-group, placebo-controlled trial
Nama & Tahun Jurnal: Ann Rheum Dis 2014;73:654-661
VI.

Relevansi PICO Pertanyaan Klinis dengan PICO Jurnal


PICO
P
I

Pertanyaan Klinis
Jurnal yang Diperoleh
Penderita
dengan
Early Diperoleh 180 pasien ERA
Rheumatoid Arthritis (ERA)
secara
berturut

turut
(consecutive).
Penambahan adalimumab pada Diberikan adalimumab pada
terapi metotreksat dan
kelompok
perlakuan
dan
intraartikular triamcinolon
diberikan placebo adalimumab
pada
kelompok
control.
Dimana pembagian kelompok
tersebut dilakukan randomisasi
blok secara komputerisasi pada
subjek yang diperoleh.
Pengobatan dengan
Diberikan metotreksat oral
metotreksat dan intraartikular
7,5mg/minggu pada awalnya
triamcinolon tanpa
kemudian
menjadi
15
adalimumab
mg/minggu setelah 1 bulan lalu
menjadi 20 mg/ minggu setelah
2 bulan. Dan diberikan
triamcinolon
hexacetonide
secara intraarticular (40 mg/ml,
0,5-2 ml/sendi). [erlakuan
tersebut diberikan secara sama
pada kelompok perlakuan dan
plasebo.
Apakah
penambahan Dihitung berdasarkan nilai
adalimumab
meningkatkan DAS28CRP, CDAI, SDAI,
remisi, fungsi, dan kualitas ACR, HAQ, SF-12, EQ-5D
hidup
yang dilakukan secara blinded.

VII. Disain Penelitian, Fokus dan Worksheet yang digunakan untuk telaah
kritis dari Jurnal yang diperoleh.

Disain Penelitian : Eksperimental


Fokus Jurnal
: Terapi
Worksheet yang digunakan pada telaah kritis : Terapi
VIII. Telaah Kritis Jurnal yang Diperoleh.
Validity

RAMMBO

1. Recruitment

2. Allocation

Telaah Validity
Worksheet (beri tanda untuk
yang anda pilih)
Prognosis Diagno
Terapi
sis

Apakah
sampel
yang
mewakili
pasien
dimasukka
n dalam
penelitian
pada
waktu
perjalanan
penyakitny
a sama
(biasanya
di awal)?

Apakah Apakah
uji
subjek
diagnos mewakili?
tik
dilakuk
an
dengan
mencak
up
semua
spektru
m
pasien
(seperti
akan
digunak
an
dalam
praktik
?)

Bagaimana
pasien
diperlakuk
an? Jika
ada
subkelomp
ok dengan
prognosis
berbeda,
apakah
dilakukan
penyesuaia
n untuk
faktor
prognosis

Apakah
penempat
an I & C
diacak dan
disembun
yikan
.?
sehingga
kelompok
kelompok
I&C
sebanding
pada awal
percobaan

Jawaban sesuai
Worksheet

Ya Tidak
jelas

Tidak

A study size of 180


patients was chosen
based on the assumption
that 90% of patients in
the adalimumab-group
and 70% of patients in
the placebo-group would
achieve the primary
endpoint. A total of 89
patients per treatment
arm (dropout ratio
20%) gave 80% power to
demonstrate a significant
(p=0.05)
difference in response
rates.
Ya Tidak
Tidak jelas
The patients were
randomised into two,
double-blinded treatment
groups.
Baseline characteristics
did not differ between
the treatment
groups

3. Maintenance

yang
penting?
Apakah
status
kelompok
dipertahan
kan tetap
sebanding
dengan
manajeme
n yang
sama?dan
follow up
yang
memadai?

?
Apakah
tes
akhir
standar
baku
dikenak
an
untuk
semua
subjek?

Apakah
kelompok
kelompok
memperol
eh kointervensi
yang
sama?
apakah
ada
kecukupa
n tindak
lanjut?

Ya
Tidak
Tidak jelas
The patients were
randomised into two,
double-blinded treatment
groups:
Theadalimumab-group
started oral methotrexate,
7.5 mg/week at baseline,
increased to 15 mg/week
after 1 month and 20
mg/week after 2 months
(or the highest tolerated
dose) in combination
with adalimumab 40 mg
subcutaneously every
second week.
Theplacebo-group
received the same
treatment, except that
adalimumab was
replaced with placeboadalimumab.
In both groups, any
swollen joint observed at
baseline or at a
subsequent visit was
injected with
triamcinolone
hexacetonide (40 mg/ml,
0.52 ml/joint). Up to
four joints (max. 4 ml)
could be injected per
visit.
If unacceptable disease
activity persisted at the 3
months visit or
thereafter, that is,either
DAS28CRP3.2 and1
swollen joint or intraarticular injection of 4 ml
triamcinolone had been
given monthly for 3
consecutive months,
hydroxychloroquine (200
4

mg/day) and
sulphasalazine (2 g/day)
were added. If the
treatment target (low
disease activity, see
next section) was not
achieved within an
additional 3 months,
adalimumab/placeboadalimumab was
discontinued, the patient
was considered a nonresponder and excluded
from the study,
and open label biologics
(other than adalimumab)
were prescribed at the
discretion of the treating
physician.
4. Measurement
Blinding
Outcome

Apakah
subjek dan
penilai
"disamark
an"
terhadap
perlakuan
yang
diterima
dan/atau
pengukura
nnya
objektif?

Apakah
penilai
disamar
kan
terhada
p hasil
tes
dan/ata
u
apakah
tes
akhir
standar
baku
bersifat
objektif
?

Apakah
Ya
Tidak
subjek dan Tidak jelas
penilai
disamarka Blinding was maintained
n terhadap throughout the study
perlakuan period.
yang
diterima
dan/atau
apakah
pengukura
nnya
objektif?

Importancy
Telaah Importancy
Worksheet (beri tanda untuk yang anda pilih)
Prognosis
Diagnosis
Terapi

Apakah kemaknaan
Apakah
Apakah
statistik &
kemaknaan
kemaknaan
kemaknaan klinis
statistik &
statistik &
dari hasil penelitian
kemaknaan klinis
kemaknaan klinis
tergambar dengan
dari hasil
dari hasil
baik?
penelitian
penelitian

Jawaban sesuai
Worksheet

Iya karena
dilakukan uji
statistik
terhadap setiap
parameter klinis

Pengukuran apa yang


digunakan dan
seberapa dampak
perlakuannya?
(PR, OR, RR, HR ?)
Mungkinkah dampak
terjadi karena
kebetulan?
P-value ?
Interval kepercayaan
(CI)?

tergambar dengan
baik?
Pengukuran apa
yang digunakan
dan seberapa
dampak
perlakuannya?
(Sn, Sp, LH, PPV,
NPV ?)
Mungkinkah
dampak terjadi
karena kebetulan?
P-value ?
Interval
kepercayaan (CI)?

tergambar dengan
baik?
Pengukuran apa
yang digunakan
dan seberapa
dampak
perlakuannya?
(EER.CER,RRR,A
RR,NNT?)
Mungkinkah
dampak terjadi
karena kebetulan?
P-value ?
Interval
kepercayaan (CI)?

NNT 4.0
(analisis
dilakukan
dengan
intention-totreat)
Tidak, p-value
<0,05 sehingga
hasil signifikan

Applicability
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.

IX.

Telaah Applicability
Apakah PICO jurnal yang diperoleh sesuai
PICO pertanyaan klinis?
Apakah pasien anda cukup mirip dengan
pasien dalam penelitian?
Apakah intervensi/indikator/indeks dalam
penelitian ini dapat diterapkan untuk
manajemen pasien di lingkungan anda?
Apakah outcomes penelitian ini penting
bagi pasien anda?
Akankah potensi manfaat lebih besar
dibanding potensi merugikan bila terapi ini
diaplikasikan pada pasien anda?
Apakah hasil penelitian ini dapat
diintegrasikan dengan nilai-nilai serta
harapan pasien anda?

Jawaban
Ya Tidak Tidak jelas
Ya Tidak Tidak jelas
Ya Tidak Tidak jelas
Ya Tidak Tidak jelas
Ya TidakTidak jelas
Ya Tidak Tidak jelas

Kesimpulan.
1. Penelitian yang dilaporkan dalam jurnal tersebut VALID
2. IMPORTANCY dalam penelitian tersebut tergambar dalam jurnal.
3. Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal tersebut bersifat
APPLICABLE untuk pasien.