Anda di halaman 1dari 19

REJIMEN DOSIS

Peran Farmasis dalam pemberian dosis :

Merekomendasikan dosis rejimen yang tepat


pada berbagai cara pemberian
Memberi pertimbangan pada pilihan obat
Memprediksi kadar obat dalam plasma
Memprediksi adanya interaksi obat dgn obat
lain atau dengan makanan
Merekomendasikan tindak lanjut pada pasien
yang kelebihan dosis atau lupa minum obat
Menghitung dosis rejimen pada penderita
gagal ginjal maupun hati
Merekomendasikan cara minum obat pada
pasien (p c, d c, a c dll)

Agar tujuan tercapai obat dalam

tubuh/reseptor harus dalam range


tertentu kadar obat dalam darah
(dalam therapeutic window (MTC MEC)).
Model pemberian dosis rejimen :
Fixed model
Adaptive model

Tujuan Pemberian dosis


rejimen
Memberikan dosis optimal -->

semaksimal mungkin efek terapi


seminimal mungkin efek samping
Nyaman dalam pemberian
Ekonomis

Fixed Model : - data usual dosis dari literatur, berdasar


kan data umum Ka,F,Vd,Kel konstan
- perubahan dosis berdasarkan berat
atau umur
Adaptive model :- Kadar obat dalm darah yang
diinginkan
- BB,Umur,Sex, ras
- Parameter Farmakokinetika
- Patofisiologi(gangguan renal, hati)
- Inter aksi obat
- Jaringan sasaran kerja obat
- Kebiasaan
- Cara pemberian kemudahan,
ekonomis, kenyamanan, efektifitas

Parameter Farmakokinetika : t0,5 ,ka, kd(,


), kel(,2), Vd, AUC, Cl.
Cara pemberian : p.o, iv bolus, iv infus,
dll.
Dosis rejimen tgt :-Cp max dan Cp min yg
diingini
-Waktu paruh obat
- Vol.distr.
1

Dosis
Dosis tunggal IV
Cp = Co . e-kt
Cp = C1 . e-k .t + C2 . e-k .t
1

Dosis tunggal per oral


Cp = k1 F.Do
(k1-k2) . Vd

(e-k t e-k t)
2

Infus Intravena
Rumus Umum :
Pada steady state
Jika ada loading dose

Jika infus dihentikan

I.V bolus : Cmax = Do/(1-f)Vd


Cmin = Do.f/(1-f)Vd
Cav = F.Do/Vd.k.T

Per oral : Cmax = F.Do e-kt / Vd( 1- f)


p

k) (1-f)

Cmin = ka F.Do .f / Vd (ka

Cav
Cat : f = e-kT

= F.Do/Vd.k.T

Akumulasi : R = 1/(1-f)

to,5, T,--> Cpmax (t tak terhingga) & lama


pencapaian

Cp max dan Cp min --> MEC,MTC

Perubahan cara pemberian --> i.v infus -->


i.v bolus. p.o
Rejimen Dosis tidak semestinya
Lupa minum obat

Farmakokinetika non linier

Satuan Km (g/ml) atau (mg) Conc atau berat


Vmax (g/ml.jam) atau (mg/jam) conc/jam atau
berat/jam

Pengukuran nilai klirens


Metode Jellife :
untuk wanita nilai dikali0,9

Metode Cockroft :
untuk wanita nilai dikali 0,85

BB = 60 kg
Umur = 45
tahun
Wanita
C CR = 2,5 mg %
ClCR = 28 ml/
menit
ClCR N = 100 ml /
menit
Nomogram

TDM
Variasi absorpsi,distribusi, eliminasi
obat antar pasien dan perubahan
kondisi patofisiologis pasien pada obat
therapeutic window kecil TDM.
Tujuan kadar sesuai keinginan

Tahapan TDM:

- Pilih obat
- Desain rejimen dosis
- Evaluasi respons pasien
- Tentukan kebutuhan untuk
mengukur kadar Cp
- Analisa
- Evaluasi farmakokinetika
- Perubahan rejimen dosis
- Monitor Cp
- Rekomendasi

Efek farmakologi vs dosis/ kadar obat


E = mlog C + e
log C = ( E-e )/m
log C = log Co kt/2,3
(E-e)/m = (Eo-e)/m kt/2.3
E = Eo kmt/2,3
Teff vs perubahan t0,5 dan Do
--> Teff = 1,44 t0,5 ln Do/(Vd Ceff)

Anda mungkin juga menyukai