Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

MACAM-MACAM SOFTWARE PENDUKUNG APLIKASI


GIS (Geographic Information System)

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH


Sistem Informasi Geografi
Yang dibina oleh Bapak Purwanto

Oleh:
Fransiska Devi
(120721435392)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS ILMU SOSIAL
JURUSAN GEOGRAFI
Februari 2015

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Geographic Informastion System atau yang biasa dikenal dengan GIS merupakan
suatu sistem informasi yang terintegrasi secara khusus yang digunakan untuk berbagai
data dimana data tersebut mempunyai suatu informasi dalam bentuk spasial. Teknologi
GIS ini dapat digunakan untuk pengelolaan sumberdaya, perencanaan pembangunan,
kartografi, ataupun untuk perencanaan infrastuktur jalan. Dengan kata lain bahwa
Geographic Informastion System adalah suatu sistem komputerisasi yang mempunyai
kemampuan untuk membangun, mengelola, menganalisa, menyimpan dan menampilkan
suatu informasi geografis dalam bentuk pemetaan dimana user atau pengguna yang
membangun data serta mengoperasikannya yang juga termasuk bagian sistem tersebut.
Sedangkan pengertian GIS menurut Purwadhi (1994) menjelaskan bahwa GIS
merupakan suatu sistem yang mengorganisir perangkat keras (hardware), perangkat lunak
(software) dan data serta dapat mendayagunakan sistem penyimpanan, pengolahan,
maupun analisis data secara simultan sehingga dapat diperoleh informasi yang berkaitan
dengan aspek keruangan.
Saat ini, GIS sangat dibutuhkan karena GIS menyediakan pelayanan penyediaan data
dan informasi yang akurat. Selain itu juga memberikan berbagai kemudahan diantaranya;
penanganan data geospasial menjadi lebih baik, data geospasial dan informasi lebih mudah
dicari dan dianalisa, kemampuan dalam menukar data spasial, hemat waktu dan biaya serta
keputusan yang diambil menjadi lebih baik.
Didalam GIS terdapat 3 komponen penting yaitu hardware, software dan data. Ada
berbagai macam software pendukung aplikasi GIS seperti halnya ENVI, Er Mapper,
ArcView, ArcGIS, dsb. Software-software pendukung aplikasi GIS juga memiliki
karakteristik yang berbeda-beda dan memiliki kelebihan serta kelemahan. Untuk lebih
memahami karakteristik, kelebihan dan kelemahan berbagai software pendukung aplikasi

GIS maka dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai berbagai macam software
pendukung aplikasi GIS beserta karakteristik, kelebihan dan kelemahannya.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja software pendukung aplikasi GIS?
2. Bagaimana karakteristik dari software-software pendukung aplikasi GIS?
3. Apa saja kelebihan dari software- software pendukung aplikasi GIS?
4. Apa saja kelemahan dari software software pendukung aplikasi GIS?
5. Manakah dari sofware-software tersebut yang lebih baik untuk aplikasi GIS?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui berbagai macam software pendukung aplikasi GIS
2. Untuk mengetahui karakteristik dari software-software pendukung aplikasi GIS
3. Untuk mengetahui kelebihan dari software software pendukung aplikasi GIS
4. Untuk mengetahui kelemahan dari software software pendukung aplikasi GIS
5. Untuk mengetahui sofware mana yang lebih baik atau sesuai untuk aplikasi GIS.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Macam-macam Software pendukung aplikasi GIS


1. ENVI (The Environment For Visualizing Images)
ENVI merupakan suatu sistem pengolahan citra digital penginderaan jauh yang
dibuat oleh Research System, Inc (RSI). Versi terbaru ENVI saat ini yaitu versi 4.8 yang
memiliki fitur dan fungsionalitas yang lebih sehingga memudahkan dalam mengolah dan
menganalisis citra digital penginderaan jauh. Selain itu, software ENVI 4.8 juga
berintegrasi dengan GIS (Geographic Information System) yang memudahkan dalam
menyadap informasi dari citra digital penginderaan jauh dengan memberikan alat analisis
citra digital penginderaan jauh secara langsung dari lingkungan ArcGIS.
ENVI memiliki beberapa kelebihan diantaranya:
Dapat menampilkan dan menggabungkan data penginderaan jauh lain nya dengan data
LIDAR
ENVI dirancang untuk berbagai kebutuhan spesifik yang menggunakan data
penginderaan jauh dari satelit dan pesawat terbang
ENVI menggunakan a Graphical User Interface (GUI) dengan format data raster dan
Ascii (text) sebagai header file.
ENVI menyediakan data visualisasi yang menyuluruh dan analisa untuk citra dalam
berbagai ukuran dan tipe, semuanya dalam suatu lingkungan yang mudah dioperasikan
dan inovatif untuk digunakan.
Mempermudah menyadap informasi terbaru dari citra digital penginderaan jauh secara
langsung dari lingkungan ArcGIS
Selain kelebihan kelebihan diatas, ENVI juga memiliki kelemahan, diantaranya:

ENVI hanya mampu mendukung OpenGL 2.0 dengan kapasitas RAM minimal 1 GB

ENVI hanya compatibel pada paltform windows, Linux dan Mac Intoch

2. ER MAPPER
ER Mapper merupakan salah satu software yang digunakan untuk mengolah data
citra atau satelit. Software ini dapat dijalankan pada workstation dengan sistem operasi
UNIX dan komputer PCs (Personal Computers) dengan sistem operasi Windows 95 ke
atas dan Windows NT. Er Mapper memberikan kemudahan dalam pengolahan citra,
sehingga dapat mengkombinasikan berbagai operasi pengolahan citra dan hasilnya dapat
langsung terlihat.
Er Mapper memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

Cara pengolahan citra dengan konsep algoritma yang digunakan untuk melakukan
transformasi data asli dari harddisk sampai proses selesai.

Er Mapper menggunakan pendekatan interaktif dalam mengembangkan metode


pengolahan citra yang terbaru

Software ini didukung dengan 130 format pengimpor data dan 250 format pencetakan
data keluaran

Memiliki visualisasi 3 dimensi

Memiliki fasilitas Dynamic Links yang membuat pengguna dapat langsung


menampilkan data file eksternal pada citra tanpa perlu mengimpor terlebih dahulu.
Selain kelebihan diatas, software ini juga memiliki kelemahan diantaranya:

Keterbatasan format pengekspor data

Keterbatasan data yang hanya 8 bit yang mampu dijalankan

3. ILWIS( Integrated Land And Water Information System)


Ilwis merupakan software yang pertama kali dikembangkan pada akhir tahun 1988
versi DOS (Disk Operating System). Saat ini, software ini mempunyai versi terbaru yaitu
ilwis 3.3. Ilwis berbasis windows ini mempunyai kemampuan aplikasi yang terintegrasi
antara SIG dan pengelolaan data Penginderaan Jauh. Aplikasi ini terdiri dari :

Tampilan multidata antara data raster dan data vektor dalam map windows

Tampilan data tabuler dalam table windows

Pencarian secara interaktif terhadap atribut informasi

Fasilitas untuk melakukan pemrosesan data penginderaan jauh digital

Operasi manipulasi peta dan tabel

Perangkat dan tool untuk analisis SIG

Fasilitas untuk bahasa pemrograman dan script untuk otomasi operasi.


Software ilwis memiliki kelebihan sebagai berikut:

Mampu memanipulasi tabel dan peta

Menggunakan a Graphical User Interface (GUI) dengan format raster dan vektor

Mempunyai fasilitas bahasa pemrograman dan script untuk otomatis operasi

Mudah dalam melakukan kalkulasi nilai-nilai raster, juga cepat dalam melakukan
instalasi serta tidak membutuhkan banyak space di hard disk
Selain kelebihan diatas, software ini memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

Operasional penggunaan software yang lebih rumit dibanding software GIS berbayar
lainnya

Menuntut proses yang harus berurutan sesuai dengan teori dan prinsip GIS/RS

mempunyai kelemahan dalam mengolah data vektor (data berupa garis dan lengkung).
Kelemahan dimulai saat digitasi dan editing data vektor, hal ini disebabkan karena
produk ILWIS tidak mempunyai fasilitas editing selengkap Arc View.

4. ArcView
ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem Informasi Geografis
dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI (Enviromental Systems Reasearch
Institute. Inc ). Arcview adalah salah satu solusi yang populer di dalam dunia pemetaan
dan telah lebih dari 500.000 copy dipergunakan diseluruh dunia. Didalam ArcView
memuat tool dan data yang dapat digunakan kapan saja dalam bentuk platform dan seni
pemetaan serta bekerja dengan tabulasi data base yang bekerja sendiri dan dapat diaplikasi
dengan sistem MS Excel.
ArcView dimanfaatkan dalam lingkup yang luas meliputi kota, Negara dan
pemerintahan. Disamping itu, ArcView mampu memanage zona lokal, pemanfaatan lahan
dan berbagai macam keperluan yang berbasis geografi. Untuk di indonesia sendiri,
pemanfaatan ArcView hanya sebatas pada pemanfaatan penggunaan lahan oleh badan dan
perusahaan swasta seperti BPN, Kehutanan, Perkebunan, dsb.

ArcView menggunakan, membaca dan mengolah data dalam format Shapefile. Disisi
lain ArcView juga dapat memanggil data-data dengan format BSQ, BIL, BIP, JPEG, TIFF,
BMP, GeoTIFF atau data grid yang berasal dari Arc/INFO serta banyak lagi data-data
lainnya. Setiap data spasial yang dipanggil akan tampak sebagai sebuah Theme dan
gabungan dari theme-theme ini akan tampil dalam sebuah view. ArcView
Mengorganisasikan komponen-komponen programnya (view, theme, table, chart, layout
dan script) dalam sebuah project.
Software ArcView memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

ArcView mampu melakukan exporting data yang bisa dibaca dalam berbagai macam
fasilitas software lainnya.

ArcView mampu untuk menampilkan citra kedalam medianya dengan menyediakan


extension khusus untuk menampilkan seperti Imagine Image support dan image
analysis

ArcView menggunakan, membaca dan mengolah data dalam format Shapefile. Disisi
lain ArcView juga dapat memanggil data-data dengan format BSQ, BIL, BIP, JPEG,
TIFF, BMP, GeoTIFF atau data grid yang berasal dari Arc/INFO.
Selain itu, kelemahan software ArcView diantaranya:

Software ArcView tidak 100% compatible dengan windows Vista

Penggunaan software ArcView akan efisien jika menggunakan beberapa sofware yang
lain selain ArcMap yang dibuka bersama.

Software ArcView memerlukan spek hardware yang lebih tinggi karena aplikasinya
tersebut terlalu berat

ArcView tidak mendukung banyak tipe file, baik tipe file spasial maupun file atribut

ArcView memiliki tingkat kustomisasi yang rendah

5. SAGA (System automated geoscientific Analysis)


SAGA atau System Automated Geoscientfic Analysis merupakan perangkat lunak
bebas open source. Dengan kata lain bahwa aplikasi ini memiliki kebebasan menjalankan
program untuk tujuan apapun, mempelajari bagaimana program tersebut bekerja dan untuk
memodifikasi, mendistribusikan salinan, meningkatkan program dan melepaskan
perbaikan kepada publik. Perkembangan SAGA dimulai pada wal milenium ke 3 dan telah

dimulai oleh tim peneliti dari Departemen Geografi Fisisk, Gottingen. Tujuan pertama
SAGA adalah untuk memberikan kepada para ilmuwan geografi sebuah platform yang
efektif dan mudah dipelajari untuk pelaksanaan metode geoscientific. Selain itu juga untuk
membuat metode tersebut dapat diakses dengan cara ramah yang dilakukan oleh Graphical
User Interface (GUI). GUI memungkinkan pengguna untuk mengelola dan
memvisualisasikan data serta melakukan analisis data dan manipulasi dengan
mengeksekusi modul. SAGA dikodekan dalam bahasa pemrograman C ++ dan memiliki
desain sistem berorientasi objek. Sejak versi 2 SAGA menggunakan platform wxWidgets
lintas perpustakaan GUI untuk fungsionalitas user interface. Karena wxWidgets
memungkinkan sistem operasi pengembangan perangkat lunak independen, Anda dapat
menjalankan SAGA dengan MS-Windows maupun Linux.
SAGA memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

SAGA menyediakan berbagai pilihan visualisasi seperti visualisasi data histogram dan
plot pencar.

Dapat dijalankan dengan MS Windows dan Linux

Memiliki a Graphical User Interface (GUI)

Mampu menggabungkan data informasi sistem dengan metodologis kerangka


Selain kelebihan diatas, SAGA juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

Hasil output berupa peta kurang rapi jika diprint

Kurang memiliki fasilitas format data yang lengkap

6. gvSIG
gvSIG merupakan aplikasi desktop yang dirancang untuk menangkap, menyimpan,
menganalisis dan menyebarkan segala jenis informasi geografis yang dirujuk dalam
rangka memecahkan masalah manajemen dan perencanaan yang kompleks. gvSIG dikenal
karena memiliki interface yang user-friendly yang mampu mengakses format yang paling
umum, baik vektor maupun raster. Software ini dilengkapi dengan berbagai fitur untuk
bekerja dengan informasi geografis seperti (alat query, pembuatan tata letak,
geoprocessing, jaringan, dll). gvSIG sangat ideal untuk pengguna yang bekerja di bidang
tanah.

Software gvSIG memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

mampu mengintegrasikan pada tampilan yang sama, baik data lokal maupun remote
melalui standar OGC (Open GeoSpatial Consortium)

dalam pengoperasiannya, mampu bekerja dengan sebagian besar format data seperti
raster: ECW, ENVI, hdr, Erdas img, (Geo) TIFF, GRASS.... , vektor dan CAD:
Shapefile, GML, KML, DGN, DXF, DWG, database: PostGIS, MySQL, Oracle,
ArcSDE, remote: ECWP, ArcIMS.

Tersedia dalam beberapa bahasa seperti Spanyol, Inggris, Jerman, Perancis, Italia,..

Software gvSIG compatible dengan platform Linux, Windows, dan Mac OS x.


Selain kelebihan diatas, gvSIG juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

Terbatas pada tingkat aksesibilitas dalam distribusi informasi

7. Map Windows
Software MapWindows merupakan tampilan data spasial yang dapat langsung
digunakan dan dimodifikasi menjadi aplikasi yang baru dengan tambahan menu-menu
baru. Software MapWindows mendukung data GIS fitur standar visualisasi serta atribut
DBF meja editing, shapefile editing dan konverter data. Puluhan format GIS standar yang
didukung, termasuk shapefile, GeoTIFF, ESRI ArcInfo ASCII dan Biner grid. Software
MapWindows memiliki kegunaan sebagai salah satu alternatif pengolah data GIS yang
ada. Selain itu juga untuk mengembangkan dan mendistribusikan hasil dari analisa data
spasial.
Software MapWindows memiliki kelebihan diantaranya:

Software MapWindows memiliki visualisasi data GIS yang standar seperti mengubah
tabel DBF, mengubah bentuk file, dan mengirim serta mengubah grid

Software MapWindows dapat didistribusikan secara gratis

Software mudah digunakan bila dibanding dengan aplikasi GIS lainnya

Software MapWindows support pada SHP


Selain kelebihan diatas, software MapWindows memiliki kelemahan diantaranya:

Software MapWindows tidak kompatibel pada semua sistem operasi.

8. ArcGIS
ArcGIS merupakan software GIS yang pertama kali diperkenalkan kepada publik
oleh ESRI pada tahun 1999 dengan versi 8.0. ArcGIS merupakan penggabungan,
modifikasi dan peningkatan dari 2 software terkenal yang dikeluarkan ESRI sebelumnya
yaitu ArcView 3.3 dan ArcInfo workstation 7.2. Saat ini ArcGIS terbaru yaitu versi 10
yang sudah dirilis pada tahun 2010. Secara umum terdapat dua versi yaitu ArcGIS desktop
untuk komputer biasa/laptop based dan ArcGIS server untuk GIS berbasis web.
ArcGIS memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

Terdapat fasilitas map publishing (graphic, text) yang cukup baik serta kemampuan
menambahkan konten familiar (layer, shapefile, raster, dsb)

Mempunyai beberapa aplikasi seperti Arc kalatog, Arc Map, Arc Globe, Arc Scene,
dan Arc Reader.
Selain itu, ArcGIS juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

ArcGIS perlu Space Hardware yang lebih tinggi karena program ARcGIS terlalu
berat

ArcGIS tidak 100% kompatible dengan ArcView 3


Penggunaan ARcGIS tidak efisien jika tidak menggunakan beberapa software lain
selain ArcMap yang dibuka bersama, misalnya ArcCatalog, Windows Explorer dan
Notepad.

9. Map Info
MapInfo merupakan salah satu software Pengolah Sistem Informasi Geografi
(SIG) yang dikembangkan oleh MapInfo corp. Sejak tahun 1986. Software ini dapat
dilakukan kustomisasi dengan menggunakan MapCode Development Environment yang
menggunakan bahasa pemrograman C. Pada tahun 1990, MapInfo dirancang ulang agar
penggunanya lebih mudah dan tersedia di Ms. Windows, Unix serta Machintosh.
MapCode Development Environment berubah menjadi bahasa yang lebih baru yaitu
MapBasic. Kemudian pada versi 4 produk MapInfo yang dirilis tahun 1995, berubah nama

menjadi MapInfo Professional. Namun MapInfo Professional saat ini tidak tersedia lagi
dalam platform UNIX dan Machintosh.
MapInfo memiliki karakteristik seperti mudah digunakan, harga relatif murah,
tampilannya interaktif, user friendly dan dapat dikombinasikan menggunakan bahasa
script yang dimiliki. Disamping itu, MapInfo memiliki a Graphical User Interface (GUI)
yaang bersifat umum sehingga struktur datanya support untuk semua platform dan
pengguna dapat leluasa membuka data pada platform yang berlainan, menampilkan data
raster sebagai background bagi data vektor serta grafiknya dapat diintegrasikan.
MapInfo sendiri memiliki beberapa kelebihan diantaranya:
Dapat membuka file dBASE, foxBASE, ASCIL, Lotus 1-2-3 dan ms. Excel secara
bersamaan
Dapat mengimpor file gratis dalam berbagai format
Dapat dioperasikan dengan menggunakan PC, workstation atau mainframe dan dapat
dijalankan pada berbagai macam sistem operasi.
Kompatibilitas dengan jenis data lain, bahkan dapat dilakukan link secara langsung ke
berbagai macam format dengan fasilitas ODBC.
dapat mengubah peta untuk ditampilkan atau di dizitasi
Dapat melakukan OLE (Object Linking and Embedding) map window ke sistem
aplikasi lain.
dapat menampilkan data dengan spesifikasi tertentu sesuai dengan kebutuhan pengguna
yang ditunjang oleh bahasa query SQL (Structure Query Language).
Mempunyai kemampuan untuk membuat peta berdasarkan tema tertentu (thematic
map) dengan berbagai macam tipe dan template tematik dengan menggunakan atribut
data yang ada pada obyek layer yang bersangkutan.
Mempunyai kemampuan untuk menampilkan data raster yang sesuai dengan sistem
koordinat yang dipakai menggunakan metoda register dan ditampilkan sebagai
background data vektor (data raster adalah data non atribut).
Mempunyai kemampuan query data untuk file (layer) tunggal dengan kriteria tertentu
Mampu melakukan SQL Query yang melibatkan banyak file (layer) untuk mendapatkan
analisa berdasarkan kriteria tertentu.

Mudah dipelajari dan dioperasikan sehingga pengembangan di kemudian hari tidak


mengalami kesulitan khususnya menyangkut sustainability dan operasionalnya.
Space file data yang dibutuhkan relatif kecil sehingga dapat menampung ribuan jenis
data sehingga tidak memerlukan hard disk dengan kapasitas sangat besar atau
menetapkan suatu komputer khusus.
Mempunyai berbagai macam kemampuan tampilan, yaitu : Map, Browser, dan Grafik.
Selain itu juga dapat secara bersamaan menampilkan sekaligus beberapa file dan
melakukan updating data secara otomatis bilamana pada tampilan lain ada data yang
dirubah.
Dapat melakukan akses database seperti Oracle maupun SyBase menggunakan table
yang dilink ke MapInfo.
Perintah-perintah dilakukan dengan mudah tanpa harus selalu menghafalkan perintah.
Icon dan pull down menyediakan semua perintah yang diperlukan secara lebih
interaktif.
Selain kelebihan diatas, MapInfo juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

Tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan analisa overlay spatial seperti


ArcInfo

Tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan proses raster to vector menggunakan


algoritma tertentu seperti halnya pada ER Mapper.

10. GRASS (Geographic Resources Analysis Support System)


GRASS (Geographic Resources Analysis Support System) adalah sebuah
perangkat lunak untuk melakukan analisis spasial. Ini terdiri dari lebih dari 350 modul
untuk pengolahan vektor (2D/3D), data raster dan voxel. Ada banyak tampilan antarmuka
untuk program lain di domain yang terkait seperti geostatistics, database, mapserver dan
bahkan software GIS lainnya. Dapat berfungsi sebagai Desktop GIS dan sebagai
pendukung GIS infrastruktur yang lengkap.
GRASS awalnya dikembangkan pada awal 1980-an oleh US Army konstruksi
teknik penelitian laboratorium (USA-CERL) dan diterbitkan sebagai perangkat lunak
domain publik. Ketika Amerika Serikat-CERL mengundurkan diri dari pengembangan

GRASS, sebuah tim internasional pengembang mengambil alih pekerjaan ini. Sejak 1999
GRASS telah dipublikasikan sebagai perangkat lunak bebas di bawah persyaratan Lisensi
Publik Umum GNU. GRASS GIS berhasil digunakan dalam aplikasi ilmiah, pengaturan
komersial dan oleh pejabat publik di seluruh dunia.
GRASS memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

Impor dan ekspor data raster dan data vektor dalam bentuk 2 dimensi dan 3 dimensi

Mampu membaca format image seperti CEOS, ERDAS, LAN, HDF, LANDSAT TM?
MSS, SAR dan SPOT.

Didukung banyak jenis database septi DBF, SQLite, UnixODBC, MySQL RDBMS
dan PostgreSQL

Dapat dijalankan melalui platform Linux, Mac OS X dan MS Windows


Selain kelebihan diatas, GRASS juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:

Untuk a Graphical User Guide (GUI) pada GRASS kurang sesuai untuk pemula

Sulit dalam instalasi maupun dalam penggunaannya

B. Software Yang Sesuai Untuk Mendukung Aplikasi GIS


Dari ke sepuluh software yang sudah dijelaskan sebelumnya yaitu ENVI (The
Environment For Visualizing Images), Er Mapper, ArcGIS, MapInfo, MapWindows,
GRASS (Geographic Resources Analysis Support System), SAGA (System automated
geoscientific Analysis), gvSIG, ArcView dan ILWIS ( Integrated Land And Water
Information System) memiliki karakteristik dan kelebihan serta kekurangan yang berbedabeda dalam mendukung aplikas GIS. Namun jika dibandingkan antara ke sepuluh software
tersebut software MapInfo yang lebih sesuai untuk mendukung aplikasi GIS karena
MapInfo memiliki banyak kelebihan di antaranya mudah dioperasikan, memiliki a Graphic
User Guide (GUI) yang memudahkan pengguna dalam mengakses berbagai data dari
platform yang lain, kompatible dengan jenis data lain, dan kelebihan-kelebihan lainnya.
Namun sayangnya, software MapInfo kurang mampu dalam melakukan analisa overlay
spatial.

BAB III
PENUTUP
Geographic Informastion System (GIS) adalah suatu sistem komputerisasi yang
mempunyai kemampuan untuk membangun, mengelola, menganalisa, menyimpan dan
menampilkan suatu informasi geografis dalam bentuk pemetaan dimana user atau pengguna
yang membangun data serta mengoperasikannya yang juga termasuk bagian sistem tersebut.
Di dalam GIS terdapat 3 komponen yaitu hardware, software dan data. Softwaresoftware GIS ENVI (The Environment For Visualizing Images), Er Mapper, ArcGIS,
MapInfo, MapWindows, GRASS (Geographic Resources Analysis Support System), SAGA
(System automated geoscientific Analysis), gvSIG, ArcView dan ILWIS ( Integrated Land
And Water Information System). Software-software tersebut memiliki karakteristik, kelebihan
dan kekurangan masing-masing. Sehingga dalam menggunakan software-software untuk GIS
maka pengguna diharapkan pandai-pandai dalam memilih software yang sesuai. Salah satu
rekomendasi dari penulis yaitu menggunakan sofware MapInfo karena software tersebut
memiliki banyak kelebihan dan mudah dioperasikan serta memiliki space file data yang
relatif kecil sehingga tidak membutuhakn harddisk dengan kapasitas yang besar.

DAFTAR PUSTAKA
Purwanto. 2015. Aplikasi Sistem Informasi Geografi ArcGIS. Malang. Yoga Press
NN___. MapInfo. (Online). (http://www.mapinfo.com/). Di akses pada tanggal 28 Januari
2015
NN___.MapInfo. (Online). (http://brainmatics.com/map-info/). Di akses pada tanggal 28
januari 2015
NN___. MapWindow. (Online). (http://www.mapwindow.org/). Di akses pada tanggal 28
Januari 2015
NN___. gvSIG. (Online). (http://www.osgeo.org/gvsig). Di akses tanggal 28 januari 2015
NN___. SAGA. (Online). (http://www.saga-gis.org/en/index.html). Di akses pada tanggal
28 Januari 2015
NN___. GRASS. (Online). (www.osgeo.org/grass). Di akses pada tanggal 28 januari 2015
NN___. Pengenalan ArcView. (Online).
(http://www.oocities.org/yaslinus/pengenalan.html). Di akses pada tanggal 28 Januari
2015
Dudi. 2005. Aplikasi GIS di Linux. (Online).
(http://dgk.or.id/archives/2005/03/01/aplikasi-gis-di-linux/). Di akses pada tanggal 28
januari 2015
NN___. ILWIS. (Online). (http://www.itc.nl/ilwis/documentation/version3.asp). Di akses
pada tanggal 28 Januari 2015
NN___. ILWIS. (Online). (http://www.ilwis.org/). Di akses pada tanggal 29 Januari 2015

NN___. ER MAPPER. (Online). (http://www.oocities.org/yaslinus/b1_1.html). Di akses


pada tanggal 29 Januari 2015
Bakar, Abu. 2011. ENVI Pengolah Data Penginderaan Jauh. (Online).
(http://www.citrasatelit.com/envi-pengolah-data-penginderaan-jauh/). Di akses
tanggal 29 januari 2015
Conrad, Dr. Olaf. 2010. System For Automated Geoscientific Analyses. Physical
Geography, University Hamburg. (Online). (http://www.geostatcourse.org/system/files/geostat2010_01_saga_intro.pdf). Di akses pada tanggal 29
januari 2015