Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

DENGAN MASALAH IBU HAMIL RESTI PADA Ny.Y


A. PENGKAJIAN
1. Struktur Dan Sifat Keluarga
a. Data Umum
Nama KK
: Tn.C
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Suku
: Tolaki
Umur
: 23 Tahun
Agama
: Islam
Pendidikan
: SD
Pekerjaan
: Tani
Alamat
: Ranomeeto
Komposisi Keluarga
No NAMA L/P
USIA
.
1.
Tn. A
L
45 tahun
2.
Ny. E
P
40 tahun
3.
Ny. Y
P
17 tahun

b.

Genogram

G1 :

HUB.KK
Ayah
Ibu
Istri

PEND

PERKJ

SD
SD
SD

Tani
IRT
IRT

G2 :

G3

Keterangan :
: laki-laki
: ibu hamil
: perempuan
: meninggal
: keturunan

--------

c.

: ikatan perkawinan
: tinggal satu rumah

Berdasarkan diagram di atas dari ketiga generasi sebelumnya tidak ada yang
menderita penyakit keturunan seperti DM, jantung dan hipertensi. Saat ini ada yang
mengalami ibu hamil resiko tinggi.
Tipe Keluarga

d.

e.

f.

g.

B.
1.

2.

3.

4.

C.
1.

Keluarga bapak C merupakan tipe keluarga besar yang anggota keluarganya terdiri
dari ayah, ibu, dan istri.
Latar Belakang Budaya
Bapak C mengatakan keluarganya adalah asli suku Tolaki yang berkebangsaan
Indonesia serta tidak ada kebudayaan yang bertentangan dengan kesehatan.
Identitas Agama
Tn. C mengatakan bahwa dalam keluarganya tidak ada perbedaan keyakinan semua
beragama islam. Keluarga selalu menjalankan sholat 5 waktu, namun Tn. C tidak aktif dalam
kegiatan-kegiatan pengajian karena kondisi tubuhnya sering tidak fit. Tn. C mengatakan
agama sangat penting karena agama merupakan bekal kita untuk kehidupan di akhirat
nantinya.
Status Sosial Ekonomi Keluarga
Menurut Tn. C sumber penghasilan keluarga berasal dariTn. C dan Ny. Y, dimana Tn.
C bekerja sebagai petani, penghasilan berkisar antara Rp. 30.000,- sehari kalau sedang
panen disawah. Dan Ny. Y sebagai penjahit, dimana penghasilan ibu berkisar antara Rp.
30.000,- sehari kalau ada permintaan. Dan penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi
kebutuhan hidup sehari-hari.
Rekreasi Keluarga
Bapak C mengatakan tidak pernah berekreasi dan keluarga tidak pernah pergi ke
tempat hiburan atau ke tempat rekreasi, keluarga biasanya kumpul pada sore hari dan malam
hari sambil menonton TV.
RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn. C berada pada tahap perkembangan keluarga dengan ibu hamil, ini
ditandai oleh istri Tn. C yang sedang Hamil 6 bulan.
Tugas perkembangan yang belum terpenuhi
Keluarga Tn. C saat ini sudah memenuhi tugas perkembangan sesuai dengan tahap
perkembangan keluarga saat ini.
Riwayat keluarga inti
Tn. C mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit keturunan ataupun penyakit
menular seperti kencing manis, TBC, jantung, hepatitis, hipertensi. Apabila anggota keluarga
sakit, keluarga biasanya berobat ke bidan desa atau puskesmas.
Riwayat keluarga sebelumnya
Tn. C mengatakan, keluarga Tn. C ataupun Ny. Y tidak mempunyai riwayat penyakit
yang berbahaya seperti kencing manis, TBC, Jantung, hipertensi, hepatitis.
L1NGKUNGAN
Karakteristik rumah
Luas rumah + 2 are, tipe rumah permanen, dimana terdapat 3 kamar tidur, 1 dapur, 1
ruang keluarga, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi dan mempunyai 1 kamar tidur untuk bapak .
Dimana ventilasi dari tiap ruangan dimanfaatkan setiap hari, sehingga cahaya dapat masuk ke
ruangan pada siang hari. Penerangan rumah dengan menggunakan lampu listrik, lantai rumah
menggunakan keramik, sedangkan lantai dapur memakai tanah. Kondisi rumah secara

keseruhan cukup bersih, status rumah milik sendiri, mempunyai kamar mandi dan WC. Tn. C
mengatakan mandi di kamar mandi. Sumber air minum keluarga adalah air PDAM
desa. Denah rumah Tn. C adalah sebagai berikut.

2. Karakteristik tetangga dan komunitas


Tn. C mengatakan bahwa hubungan seluruh anggota keluarga dengan masyarakat
lainnya cukup harmonis, dalam melakukan suatu kegiatan dilakukan dengan gotong royong,
jarak rumah dengan tetangga cukup dekat, disini tidak ada budaya setempat
yang mempengaruhi kesehatan.

3. Mobilitas geografis keluarga


Tn. C mengatakan bahwa keluarga tidak mempunyai kebiasaan berpindah tempat
karena keluarga memiliki rumah tetap.
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Tn. C mengatakan sering berkumpul dan berinteraksi pada malam hari setelah makan
malam sambil menonton TV. Dan pada sore hari keluarga jarang berkumpul karena bekerja.
Dalam keluarga tidak ada mengalami masalah serta konflik dalam berinteraksi.
5. Sistem Pendukung Keluarga
Tn. C mengatakan seluruh anggota keluarga dalam keadaan sehat, istri Tn. C sedang
hamil. Fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tempat tinggalnya berupa Puskesmas.
D.
STRUKTUR KELUARGA
1. Pola dan proses komunikasi keluarga
Tn. C mengatakan bahwa anggota keluarga berkomunikasi dengan menggunakan
bahasa Tolaki. Komunikasi berlangsung dengan baik dan keluarga menyelesaikan masalah
dengan membicarakan terlebih dahulu dengan angota keluarga dan pengambilan keputusan
oleh kepala keluarga yang sudah dimusyawarahkan sebelumnya.
2. Struktur Kekuatan keluarga
Tn. C mengatakan apabila ada masalah maka akan dirundingkan dengan istri.
3. Struktur peran
Tn. C mempunyai peran dalam rumah tangga sebagai pencari nafkah, Ny Y sebagai
ibu rumah tangga dan juga ikut mencari nafkah serta sebagai anggota masyarakat.
E. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif
Setiap anggota keluarga menghargai dirinya sendiri dan mereka saling membutuhkan
satu sama lain, serta saling memberikan dukungan satu sama lain. Setiap anggota keluarga
selalu membina kehangatan dalam rumah tangganya dan setiap malam selalu menyempatkan
waktu untuk berkumpul dengan anggota keluarga.
2. Fungsi Sosialisasi
Tn. C mengatakan bahwa hubungan semua anggota keluarga baik, norma budaya dan
perilaku sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di keluarga dan yang berlaku di
masyarakat.
3. Fungsi Ekonomi

Tn. C mengatakan dari penghasilan setiap bulan cukup untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari seperti kebutuhan sandang, pangan dan papan. Keluarga Tn. C memiliki tabungan
atau simpanan uang tapi kadang-kadang simpanan tersebut bisa habis digunakan untuk
keperluan mendadak seperti : apabila ada anggota keluarga yang sakit jadi diperlukan biaya
untuk membawanya ke pelayanan kesehatan. Dimana Tn. C bekerja sebagai petani disawah
kalau sedang panen dan Tn. C bekerja sebagai buruh bangunan kalau tidak sedang panen di
sawah.
4. Fungsi Reproduktif
Ny. Y mengatakan tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun karena saat ini Ny. Y
dalam keadaan hamil. Awalnya Ny. Y menggunakan pil KB, tetapi sering lupa diminum
karena sibuk menjahit. Setelah anaknya lahir, Ny. Y berharap ingin ikut KB tetapi belum tahu
KB apa yang akan digunakan nantinya.
5. Fungsi Pemeliharaan Kesehatan
Ny. Y mengatakan setelah berobat ke puskesmas ia selalu meminum obat yang
diberikan dengan teratur. Suami dan mertuanya selalu mengingatkannya agar tidak sampai
lupa untuk meminum obatnya. Kebutuhan istirahat dan tidur dalam keluarga tercukupi.
6. Fungsi perawatan Keluarga
a. Kemampuan keluarga dalam mengenal masalah kesehatan
Keluarga mengatakan tidak mengerti tentang masalah yang dihadapi yaitu hamil resti.
Ny. Y masih berusia 16 tahun tetapi telah mengandung.
b. Kemampuan keluarga mengambil keputusan
Keluarga mengatakan setiap masalah kesehatan yang ada masih belum mampu
ditangani dengan segera dan apabila ada salah satu dari anggota keluarga yang sakit keluarga
memutuskan untuk membawa ke pelayanan kesehatan seperti bidan atau puskesmas kalau
tidak bisa ditangani dirumah.
c. Kemampuan keluarga untuk merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga mengatakan selama ini sudah cukup mampu merawat anggota keluarga yang
sakit dengan membuatkan jamu kalau ada salah satu anggota keluarganya yang sakit. Kalau
tidak berhasil baru kemudian mengajak berobat ke bidan atau puskesmas.
d. Kemampuan keluarga memelihara lingkungan
Keluarga mengatakan tahu akan kepentingan kesehatan lingkungan yang dapat
memenuhi kesehatan seperti menyediakan wc (jamban). Kondisi rumah keluarga cukup
bersih, membuang limbah rumah tangga di kebun belakang rumahnya.
e. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan
Keluarga mengatakan jika salah satu dari anggota keluarga yang sakit selalu dibawa
ke fasilitas kesehatan, yang dapat dijangkau oleh keluarga seperti bidan desa atau puskesmas.
F. MASALAH KESEHATAN SPESIFIK
1. Kesehatan ibu dan anak
a. Ibu hamil
Riwayat kehamilan Ny. Y G1 PO AO, (kehamilan pertama, partus belum pernah dan
abortus tidak pernah). Usia kehamilan saat ini 6 bulan, Ny. Y mulai hamil di usia 16 tahun.
Ny. Y mengatakan sudah tiga kali rnemeriksakan kehamilanya ke bidan dan sudah mendapat

1)
a)
b)
c)
2)
a)

b)

c)

d)

imunisasi TT se-kali, penambahan BB 4 kg dan pada waktu memeriksakan kehamilanya ke


bidan pernah mendapat obat penambah darah yang menurut anjuran bidan harus diminum
sehari sekali namun sekarang obatnya telah habis. Pada saat pemeriksaan laboratorium
terakhir, didapatkan hasil bahwa Hb Ny. Y < 10gr%.
Ny. Y mengatakan tidak mengetahui tentang bagaiman perawatan kehamilannya, ia
mengatakan kadang-kadang perutnya terasa sakit namun tanpa diobati sakitnya dapat
hilang sendiri dan kadang-kadang Ny. Y mengeluh cepat lelah dan pusing. Ibu sudah biasa
merasakan hal seperti ini dan ibu hanya menganggap ini sebagai akibat dari
kehamilannya.
Inspeksi muka:
Tidak ditemukan chloasma gravidarum, ditemukan adanya konjungtiva anemis, tidak ada
oedema pada muka
Dada (buah dada tegangang dan membesar) terlihat pigmentasi pada puting susu, keadaan
putting susu tenggelam dan colostrums belum keluar
Pada tungkai tidak ditemukan farises maupun oedema d). Bunyi jantung janin 124x/menit
Palapasi abdomen:
Leopold I
TFU setinggi pusat usia janin 24 minggu (enam bulan), pada fundus teraba keras, bulat dan
lunak (bokong).
Leopold II
Punggung janin tcrletak di bagiart perut kanan dan bagian keci-kecil (ekstremitas), teraba
pada perut sebelah kiri
Leopold III
Teraba bulat, melenting dan keras (kepala) dan bagian terbawah masih dapat digoyanggoyangkan.
Leopold IV
Kepala janin belum masuk PAP.

G. STRES DAN KOPING KELUARGA


1. Stressor Jangka Pendek dan Panjang
Stressor Jangka Pendek
Tn. C mengatakan bahwa keluarganya tidak pernah menghadapi masalah yang
berkepanjangan, sehingga membuat keluarganya menjadi khawatir, bingung dan cemas. Bila
ada masalah keluarga, mereka selalu menyelesaikan secara kekeluargaan.

2.

Stressor Jangka Panjang


Saat ini keluarga Tn. C sedang memikirkan ekonomi keluarganya agar dapat terus
meningkat.
Kemampuan Keluarga berespon Terhadap Situasi
Tn. C mengatakan bila ada masalah dalam keluarga, maka segera dibicarakan dengan
anggota keluarga untuk mencari pemecahan masalah.

3.

4.

Strategi Koping yang Digunakan


Tn. C mengatakan bahwa keluarga tidak pernah melakukan hal-hal yang menyimpang
dalam menghadapi segala masalah yang ada seperti menyelesaikan masalah dengan
menggunakan kekerasan dengan bersama-sama dan selalu menyelesaikan masalah secara
kekeluargaan.
Strategi Adaptasi Disfungsional
Tn. C mengatakan anggota keluarganya tidak ada yang menggunakan cara-cara diluar
cara umum seperti kekerasan dalam menghadapi masalahnya.

H. PEMERIKSAAN FISIK
No Pem. Fisik
Tn. A
1. Kepala
-Rambut
Bersih, tidak ada
ketombe, tidak
rontok dan
penyebaran
rata
-Mata
Konjuntiva
ananemis, sclera
anikterik

Anggota Keluarga
Ny. E
Tn. C
Bersih, tidak ada
ketombe, tidak
rontok dan
penyebaran
merata
Konjungtiva
Konjuntiva
ananemis, sclera. ananemis, sclera
anikterik
anikterik

Bersih, tidak ada


ketombe, lidak
rontok,
penyebaran
merata.
Konjungtiva
anemis, sclera
anikterik.

Tidak ada secret


dan polip
Tidak ada
Serumen
Bersih, lidak ada
stomatitis dan
gigi lengkap

Tidak ada secret


dan polip.
Tidak terdapat
serumen.
Bersih, tidak ada
stomatitis, gigi
lengkap.

Tidak ada secret


dan polip
Tidak ada
Serumen
Bersih, tidak ada
stomatitis dan gigi
lengkap

5. Leher

Tidak ada
pembesaran
kelenjar tyroid

Tidak ada
pembesaran
kelenjar tyroid.

Tidak ada
pembesaran
kelenjar lyroid

Tidak ada secret


dan polip.
Tidak terdapat
serumen.
Bersih, tidak ada
stomatitis, gigi
lengkap. Bibir
tampak pucat
Tidak ada
pembesaran
kelenjar tyroid.

6. Tonsil

Tidak ada
pembengkakan

Tidak ada
pembengkakan

Tidak ada
pembengkakan

Tidak ada
Pembengkakan

S I dan S II
Suara nafas
vesikuler

S 1 dan S II
Suara nafas
Vesikuler

S I dan S 11
Suara nafas
vesikuler

S 1 dan S II
Suara nafas
Vesikuler

2. Hidung
3. Telinga
4. Mulut dan
gigi

7. Dada
-Jantung
-Paru

Bersih, tidak ada


ketombe, mudah
rontok dan
beruban.

Ny. Y

-Bentuk
8. Abdomen
-Peristaltik
usus
-Aciles
-Turgor

Sitnetris kanan
dan kiri

Simetris kanan
dan kiri

Sitnetris kanan
dan kiri

Simetris kanan
dan kiri

12x/menit

12x/menit

1 2x/menit

12x/menit

Tidak ada acites Tidak ada Acites Tidak ada acites

Tidak ada Acites

Elastis, tidak ada Elastis, tidak ada Elastis, tidak ada


nyeri tekan dan nyeri tekan dan Nyeri tekan dan
lepas
lepas
lepas

Elastis, tidak ada


nyeri tekan dan
lepas

9. Ekstremitas
-Gerakan
Dapat
digerakkan atas
dan bawah
-CRT
< 3 detik
-Edema
Tidak ada edema
10. TTV
-TD
130/90 Mmhg
-Nadi
82x/menit
-Suhu
36,80 C
-Pernafasan 24x/menit
-BB
60 Kg

Dapat digerakkan Dapat digerakkan Dapat digerakkan


alas dan bawah atas dan bawah
atas dan bawah
> 3 detik
< 3 detik
Tidak ada edema Tidak ada edema

> 3 detik
Tidak ada edema

120/90 Mmhg
82x/menit
37,2 C
24x/menit
44 Kg

110/90 Mmhg
82x/menit
36,8C
18x/menit
45 Kg

120/90 Mmhg
80x/menit
37,1 C
24x/menit
58 Kg

I.

HARAPAN KELUARGA
Keluarga mengatakan senang bila ada petugas kesehatan yang melakukan kunjungan
rumah, keluarga sangat berharap masalah yang berhubungan dengan kesehatan yang dialami
keluarga dapat teratasi dengan diberikannya informasi yang dibutuhkan oleh keluarganya
serta keluarga juga berharap agar Ny. Y bisa melahirkan dengan selama

2.

Analisa Data

N
o
1
-

2
-

3.
a.

b.

Data

Etiologi

Masalah

DS:
Ny. Y mengeluh cepat lelah.
Ny. Y mengatakan usianya 16
tahun.
Ny. Y mengatakan tidak
mengetahui tentang bagaiman
perawatan kehamilannya
DO:
Hamil usia muda (< 20 tahun)
DS:
Ny. Y mengeluh cepat lelah dan
sering pusing
DO
Konjungtiva pucat, bibir agak
pucat.
HB< 10 gr%

Ketidakmampu
an keluarga
dalam
mengenal
masalah
kesehatan pada
ibu hamil
risiko tinggi.

Risiko terjadin
ya penyulit
pada saat
persalinan

Ketidakmampu
an keluarga Tn.
C dalam
mengatasi
masalah
kesehatan yang
dialami Ny. Y

Anemia ringan
pada
kehamilan

Rumusan Diagnosa Keperawatan


Risiko terjadinya penyulit selama persalinan pada Ny. Y berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga Tn. C dalam mengenal masalah kesehatan pada ibu hamil risiko
tinggi.
Anemia ringan pada kehamilan Ny. Y berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. C
dalam mengatasi masalah kesehatan yang dialami Ny. Y.
Skoring Prioritas Masalah

a.

Risiko terjadinya penyulit selama persalinan pada Ny. Y berhubungan dengan


ketidakmampuan keluarga Tn. C dalam mengenal masalah kesehatan pada ibu hamil risiko
tinggi.
Kriteria

Skala Bobot

Skoring

Pembenaran

a. Sifat masalah :
Kurang sehat

c. Potensial masalah
untuk dicegah :
Tinggi

d. Menonjolnya masalah
:
Masalah tapi tidak
perlu ditangani

b. Kemungkinan
masalah dapat
diubah :
Sebagian

Total

b.

3/3x1=1

Masalah sudah terjadi


tetapi tidak dianggap
sebagai sesuatu yang
mengancam kesehatan
1/2x2=1 Keluarga memiliki
keinginan untuk
mencegah hal tersebut
tapi kehamilan sudah
terjadi.
3/3x1=1 Apabila ibu rajin
minum pil KB, maka
kemungkinan
kehamilan bisa dicegah
1/2x1=1/2 Ibu hamil dengan usia
<20 tahun.

3 1/2

Anemia ringan pada kehamilan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam


mengatasi masalah kesehatan yang dialami Ny. Y.
Kriteria

Skala Bobot

Skoring

Pembenaran

a. Sifat masalah :
Ancaman kesehatan

b. Kemungkinan
masalah dapat
diubah :
Sebagian

c. Potensial masalah
untuk dicegah :
Cukup

d. Menonjolnya masalah
:
Masalah tapi tidak
perlu ditangani

Total

2/3x1=2/3 Masalah sudah terjadi


tetapi tidak dianggap
sebagai sesuatu yang
mengancam kesehatan
1/2x2=1 Keluarga memiliki
keinginan untuk
mencegah hal tersebut
tapi kehamilan sudah
terjadi.
2/3x1=2/3 Apabila ibu lebih
mengontrol
kesehatannya, maka
masalah tidak akan
terjadi.
1/2x1=1/2 Ibu sudah biasa
merasakan hal seperti
ini dan ibu hanya
menganggap ini
sebagai akibat dari
kehamilannya.

2 5/6

Prioritas Masalah
a. Risiko terjadinya penyulit selama persalinan Ny. Y berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga Tn. C dalam mengenal masalah kesehatan pada ibu hamil risiko tinggi.
b. Anemia ringan pada kehamilan Ny. Y berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. C
dalam mengatasi masalah kesehatan yang dialami Ny. Y.