Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS)

Mata Kuliah Keterampilan Berbahasa


Dosen Pengampu : Isroyati, M.Pd.

Oleh :
Nama

: Yanto Abdillah

NIM

: 1812018300163

Kelas

: C/6

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2014

Soal :
1. Apa hakikat keterampilan berbahasa menurut anda!
2. Sebutkan aspek-aspek keterampilan berbahasa dan pilihlah salah satu aspek yang anda
kuasai beserta alasannya!
3. Berdasarkan pengalaman anda di lingkungan sekolah atau masyarakat dalam
berkomunikasi sehari-hari, pernahkah lawan bicara anda salah paham terhadap
perkataan (isi pembicaraan) anda? Apa yang menyebabkan kesalahpahaman tersebut?
4. Sebutkan beberapa pengertian menyimak dari para ahli yang anda ketahui!
5. Menyimak merupakan suatu proses dan proses tersebut mempunyai tahapan-tahapan,
sebutkan tahapan tersebut!
6. Metode atau cara apa yang anda terapkan di sekolah untuk meningkatkan daya simak
siswa?
7. Tujuan pembelajaran menyimak pada dasarnya meliputi tiga ranah, yakni
pengetahuan (kognitif), psikomotorik dan apektif, jelaskan maksud tujuan tersebut!
8. Apa tujuan dari pembelajaran menyimak di sekolah yang anda ajarkan?
9. Sebutkan ragam menyimak yang anda ketahui!
10. Apa kaitan pembelajaran menyimak dengan pembelajaran keterampilan berbahasa
lainnya?

Jawab :
1. Hakikat keterampilan berbahasa adalah kemampuan atau keterampilan seseorang untuk
mengungkapkan sesuatu dan memahami sesuatu yang diungkapkan orang lain atau lawan
bicara dengan media bahasa, baik bahasa lisan atau bahasa tulisan.
2. Adapun aspek-aspek keterampilan berbahasa meliputi :
a. Keterampilan menyimak
b. Keterampilan berbicara
c. Keterampilan membaca
d. Keterampilan menulis
Aspek yang dikuasai adalah keterampilan membaca, karena dengan membaca kita akan
banyak mempunyai pengetahuan, yang tentu saja akan sangat bermanfaat bagi seorang
guru yang selalu dituntut untuk banyak tahu tentang pengetahuan. Melalui keterampilan
membaca saya juga jadi paham tentang maksud dan pesan apa yang disampaikan dari

bahan bacaan itu. Dan dengan mempunyai keterampilan membaca yang baik kita bisa
mengajarkan keterampilan tersebut kepada peserta didik.
3. Pernah, perihal yang menyebabkan kesalahpahaman adalah salah dalam menafsirkan kata
atau beda penafsiran. Dan terkadang juga salah paham karena intonasi suara yang rendah
atau pembicaraan yang tergesa-gesa sehingga lawan bicara yang daya simaknya rendah
kesulitan memahami pesan yang disampaikan.
4. Adapun pengertian menyimak diantaranya :
a. Menyimak merupakan suatu proses kegiatan mendengarkan lambang lisan dengan
penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi,
menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah disampaikan
oleh sang pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan ( Tarigan 1994;28 )
b. Menyimak bermakna mendengarkan dengan penuh pemahaman dan perhatian serta
apresiasi ( Russell 1959 )
c. Menyimak ialah suatu proses yang mencakup kegiatan mendengar bunyi bahasa
mengidentifikasi, menginterpretasikan, dan mereaksi atas makna yang terkandung
didalamnya Akhadiah (dalam Sutari, dkk. 1998:19 )
5. Tahapan-tahapan menyimak adalah sebagai berikut :
a. Tahap mendengar (hearing)
b. Tahap memahami (understanding)
c. Tahap menginterpretasi (interpreting)
d. Tahap mengevaluasi (evaluating)
e. Tahap menanggapi (responding)
6. Cara yang diterapkan di sekolah untuk meningkatkan daya simak siswa adalah :
a. Simak-ulang ucap, kegiatan menyimak dengan cara simak kenudian diucapkan
kembali.
b. Bisik berantai, kegiatan ini dilakukan dengan cara guru membisikan kalimat kepada
peserta didik yang duduk paling depan, kemudian siswa tersebut menyampaikan
kalimat kepada teman berikutnya, demikian seterusnya sampai peserta didik terakhir.
c. Menyelesaikan cerita, kegiatan ini dilakukan dengan cara peserta didik di dalam kelas
dibagi dalam beberapa kelompok yang beranggotakan empat orang. Orang pertama
dalam satu kelompok bercerita, tapi ceritanya hanya sebagian, kemudian dilanjutkan
dengan anggota yang lain.

d. Mengidentifikasi kalimat topik, kegiatan ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi


kalimat topik atau pikiran utama. Letak pikiran utama biasanya ada diawal atau akhir
paragraf.
7. Maksud tujuan pembelajaran menyimak meliputi ranah pengetahuan, afektif dan
psikomotorik adalah dengan melakukan pembelajaran menyimak diharapkan peserta
didik mempunyai kemampuan untuk berkonsentrasi yang lebih tinggi, mempunyai
motivasi, mempunyai sifat menghargai, lebih bersimpati dan juga diharapkan peserta
didik mampu melakukan sesuatu yang baik dari hasil pembelajaran menyimak itu
sendiri.
8. Tujuan pembelajaran menyimak di sekolah adalah untuk meningkatkatkan konsentrasi
peserta didik agar mereka selalu mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian,
mempunyai motivasi yang tinggi dan dapat memahami setiap pesan yang diterimanya
melalui media atau lawan bicaranya dalam kehidupan sehari-hari. Di sekolah
pembelajaran menyimak sangat penting diajarkan kepada peserta didik, karena
keterampilan ini akan selalu berhubungan dengan keterampilan berbahasa yang lain.
9. Ragam menyimak adalah :
a. Menyimak ekstensif, adapun ragam menyimak ekstensif mempunyai beberapa jenis
yaitu, menyimak sekunder, menyimak estetik, menyimak pasif dan menyimak sosial.
b. Menyimak intensif, ragam menyimak intensif pun mempunyai beberapa jenis yaitu,
menyimak kritis, menyimak konsentratif, menyimak kreatif, menyimak interogatif
dan menyimak eksploratori.
10. Kaitan pembelajaran menyimak dengan pembelajaran keterampilan berbahasa lainnya
adalah sangat erat karena umumnya pengetahuan atau keterampilan dalam berbahasa
seseorang sebagian besar diperoleh dari keterampilan menyimak. Kemudian setelah
menyimak baru didapatkan keterampilan berbicara, setelah masuk sekolah atau
pendidikan barulah seseorang mempunyai keterampilan membaca dan menulis. Dalam
hal pembelajaran di sekolah dasar atau madrasah keterampilan menyimak sangat
diperlukan sekali, karena keterampilan menyimak yang salah satu cirinya adalah
konsentrasi merupakan titik awal untuk mengikuti materi pembelajaran di sekolah.