Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Octavia Uriastanti

NIM

: 4311412064

Prodi

: Kimia

Rombel

:2

Judul
BIJI MELINJO SEBAGAI VITAMIN HERBAL ANTIMIKROBA

Latar Belakang
Melinjo (Gnetum gnemon Linn.) atau dalam bahasa Sunda disebut Tangkil adalah suatu
spesies tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik,
melanesia, dan Pasifik Barat. Bijinya tidak terbungkus daging tetapi terbungkus kulit luar.
Batangnya kokoh dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Daunnya tunggal berbentuk
oval dengan ujung tumpul. Melinjo tidak menghasilkan bunga dan buah sejati karena bukan
termasuk tumbuhan berbunga. Yang dianggap sebagai buah sebenarnya adalah biji yang
terbungkus oleh selapis aril yang berdaging. Tanaman melinjo dapat tumbuh mencapai 100 tahun
lebih dan setiap panen raya mampu menghasilkan melinjo sebanyak 80 - 100 Kg, Bila tidak
dipangkas bisa mencapai ketinggian 25 m dari permukaan tanah.Tanaman melinjo dapat
diperbanyak dengan cara generatif (biji) atau vegetatif (cangkokan, okulasi, penyambungan dan
stek).
Penelitian doktor biokimia dari Osaka Prefecture University, Jepang yang telah mengisolasi dua
jenis protein yang menunjukkan aktivitas antioksidan tinggi pada biji melinjo,dalam penelitianya
menunjukan adanya indikasi bahwa salah satu protein yaitu peptida punya potensi aktif
menghambat beberapa jenis bakteri gram positif dan negatif.
Pada satu sisi penyakit yang disebabkan oleh bakteri sudah cukup banyak ditemukan dan
dampak dari penyakit itu sendiri pun sangat serius.Tapi disisi lain obat-obatan medis saat ini
tidak sedikit yang mengandung bahan kimia,yang terkadang ketika dikonsumsi justru
meimbulkan efek samping bagi bagian tubuh yang lain.Penemuan ini tentu dapat dijadikan suatu
terobosan untuk membuat suatu vitamin herbal antimikroba dari biji mlinjo,untuk mencegah
penyakit yang menyerang tubuh manusia karena disebabkan oleh bakteri.

Rumusan Masalah
1.Bagaimana kandungan antimikroba dalam biji melinjo?
2.Bagaimana proses pembuatan vitamin herbal antimikroba dari biji melinjo?
3.Bagaimana nilai ekonomis dari penjualan vitamin herbal antimikroba dari biji melinjo?

Tujuan Progam

Tujuan dari progam kewirausahaan ini adalah :


1.Mengetahui kandungan antimikroba dalam biji melinjo
2.Mengetahui proses pembuatan vitamin herbal antimikroba dari biji melinjo
3.Mengetahui nilai ekonomis dari penjualan vitamin herbal antimikroba dari biji melinjo

Keluaran Yang Di harapkan


Kontribusi dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk alternative menciptakan suatu
produk vitamin yang berguna untuk mencegah penyakit yang disebabkan bakteri.Luaran yang
diharapkan dari program ini adalah sebagai berikut:
1.Vitamin herbal antimikroba biji melinjo mampu dijadikan sebagai suatu solusi untuk
menurunkan tingkat penderita penyakit yang disebabkan bakteri
2.Vitamin herbal antimikroba biji melinjo dapat meberi keuntungan setidaknya Rp. 1.000.000
3.Masyarakat diharapkan bisa membuat kewirausahaan vitamin herbal untuk penyakit-penyakit
lain

Kegunaan Progam
1.Sebagai suatu wahana yang bermanfaat untuk meningkatkan gairah kewirausahaan Indonesia
terutama di bidang medis
2.Memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa tumbuhan di alam dapat digunakan dalam
dunia medis

Gambaran Umum Rencana Usaha


Biji melinjo terkenal popular karena dijadikan sebagai bahan
baku pembuatan emping,padahal jika diteliti lebih dalam melinjo memiliki
banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.Salah satunya protein
peptide yang dapat berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri sehingga
dapat dimanfaatkan sebagai vitamin herbal antimikroba.
Untuk membuat vitamin dari biji mlinjo,maka biji mlinjo harus
diolah secara benar sehingga tidak menimbulkan asam urat.Biji mlinjo perlu
di ekstrak sehingga dapat di ambil protein peptide yang merupakan senyawa
utama dalam pembuatan vitamin herbal antimkroba.Selanjutnya dihaluskan
dan dikeringkan sehingga menjadi bubuk dan dimasukkan kedalam kapsul
kemudian siap dipasarkan.
Sebagai vitamin herbal antimokroba,maka sasaran produk ini
adalah masyarakat secara umum,karena penyakit yang disebabkan bakteri
bisa menyerang siapa saja dari anak kecil hingga orang dewasa.Selain itu
vitamin herbal ini tidak menimbulkan efek samping sehingga aman untuk
segala usia.

Metode Pelaksanaan
1. Teknik pelaksanaan
a. Menyusun proposal kegiatan wirausaha vitamin herbal antimikroba biji mlinjo

Mengamati kandungan nutrisi dalam biji mlinjo


Mengamati potensi pasar penjualan vitamin herbal antimikroba biji mlinjo
Menyusun waktu pelaksanaan kegiatan
Mencari mitra guna pemasaran vitamin herbal antimikroba biji mlinjo
Mempersiapkan alat dan bahan dalam melakukan pembuatan vitamin herbal
antimkroba biji mlinjo
g. Mempersiapkan daftar pihak yang hendak dijadikan sebagai penilai dalam
percobaan kegiatan
b.
c.
d.
e.
f.

2. Tahapan pelaksanaan
a. Mahasiswa menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan

vitamin herbal antimikroba biji mlinjo yang berbasis nilai jual.


b. Mahasiswa melakukan survei langsung di pasar dan melihat peluang

penjualan vitamin herbal antimikroba


c. Mahasiswa melakukan demonstrasi pembuatan vitamin herbal antimikroba

biji mlinjo.
d. Memeriksa kandungan gizi dalam vitamin herbal antimikroba biji mlinjo,agar

mutunya terjamin
e. Memproduksi vitamin herbal antimikroba biji mlinjo yang akan di pasarkan .
f. Mengevaluasi keuntungan yang di dapat dari penjualan vitamin herbal

antimikroba biji mlinjo