Anda di halaman 1dari 17

SISTEM TENAGA LISTRIK

DAN DASAR MEKANIKAL


DAN ELEKTROMAGNETIK
KELOMPOK 8 :
HARIS
SETIAWAN
MUHAMMAD
PRIYO
MUSTAFA KAMAL

INTRODUCING OUR TEAM

Stephanie
Rawi
130641358
0

Haris
Setiawan
13064

M. Priyo Tri
Utomo
13063

Mustafa
Kamal
1306

SISTEM TENAGA LISTRIK


Sekumpulan Pusat Listrik dan Gardu Induk (Pusat
Beban) yang satu sama lain dihubungkan oleh Jaringan
Transmisi sehingga merupakan sebuah kesatuan
interkoneksi

Salah satu cara yang paling ekonomis, mudah dan


aman untuk mengirimkan energi adalah melalui bentuk
energi listrik.

SATUAN DALAM
DUNIA KELISTRIKAN
Arus listrik (I) [Ampere]
Tegangan listrik (V)
[Volt}
Tahanan (R) []
Reaktansi (X) []
Impedansi (Z) []

Daya (S) [Volt Ampere]


Daya aktif (P) [Watt]
Daya reaktif (Q) [Volt
Ampere]
Energi (E) [Watt-Hour/Wattjam]
Faktor daya (cos j)

Dalam sistem tenaga listrik, dibagi lagi menjadi tiga


sub bagian sistem yang mempunyai peran dan alat
yang digunakan satu dengan lainnya berbeda, yaitu
o Sistem Pembangkitan
o Sistem Transmisi
o Sistem Distribusi

Sistem pembakitan adalah sebuah system yang


berfungsi sebagai pusat penghasil listrik yang akan
digunakan.

Pembangkit yang digunakan untuk menghasilkan


tenaga listrik yang pada saat ini di dunia adalah

1. Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)


2. Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)
3. Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG)
4. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)
5. Pembangkit lsitrik tenaga solar
6. Pembangkit listrik tenaga diesel/bensin

Sistem Transmisi berfungsi menyalurkan tenaga listrik


dari pusat pembangkit ke pusat beban melalui saluran
transmisi.

Sistem Distribusi berfungsi mendistribusikan tenaga


listrik ke konsumen yang berupa pabrik, industri,
perumahan dan sebagainya.

DASAR MEKANIKAL DAN


ELEKTROMAGNETIK
Mesin Elektrik adalah mesin yang dapat mengonversikan
energi mekanik menjadi energi listrik (generator) atau energi
listrik menjadi energi mekanik (motor)

Generator

Motor

PRINSIP DASAR MESIN


LISTRIK
Gerak
Rotas
i
Daya

Huku
m
Newt
on

KONSEP GERAK ROTASI


Posisi angular ()
Kelajuan angular ()
Percepatan angular ()
Torque ()

POSISI ANGULAR ()
Definisi: sudut posisi sebuah objek terhadap bidang normal

KELAJUAN ANGULAR ()
Keterangan:
=kecepatan angular [rad/s]
d=perubahan posisi angular [rad]
dt=perubahan waktu
Keterangan:
nm=kelajuan angular dalam satuan revolusi permenit
fm=kelajuan angular dalam satuan revolusi perdetik
m=kelajuan angular dalam satuan radian perdetik

PERCEPATAN ANGULAR ()

Keterangan:

=percepatan angular [rad/s2]


d=perubahan kelajuan angular [rad/s]
dt=perubahan waktu [s]

TORQUE ()

Keterangan:

=torque [N.m]
F=gaya [N]
r=jarak gaya [m]
=sudut antara vektor r dengan vektor F

HUKUM NEWTON
Hukum Newton ke-2

Keterangan:

m=massa [kg]
a=percepatan [m/s2]

Aplikasi Hukum Newton ke-2 pada Mesin Elektrik

Keterangan:

I=momen inersia [kg.m2]


=percepatan angular [rad/s2]

DAYA

Keterangan:

P=daya [watts]
dW=perubahan usaha [kN]
dt=perubahan waktu [s]

Aplikasi Daya pada Mesin Elektrik

REFERENSI:
Chapman, Stephen J. Electric Machinery Fundamentals 4th Edition.