Anda di halaman 1dari 6

KERACUNAN H2S

(HIDROGEN SULFIDA)

Dr. Mohammad Tegar Indrayana,


SpF
Bagian Forensik Kedokteran dan Studi Medikolegal
Fakultas Kedokteran Universitas Riau

PENDAHULUAN
Gas tidak berwarna, berat jenis lebih berat dari
udara
Sifat: terakumulasi di bagian bawah tanah, ex:
sumur, gorong-gorong bawah tanah, dsb
Bau menyengat spt telur busuk, proses
penguraian sampah
Dapat ditemukan dalam proses industri:
pemurnian minyak, penyamakan kulit, pabrik
karet
Alami: Semburan gas dari gunung berapi
Intoksikasi: mengisap gas dari tangki septi tank

Toksisitas H2S mirip HCN


TLV (Threshold Limit Value) utk H2S
adalah 10 ppm (sejumlah
substansi tertentu yang terpapar
pada orang selama 8 jam/hari dan 5
hari/minggu)
Satu kali isap H2S konsentrasi 1000
ppm koma dan kematian

LOKASI PALING SERING MENGALAMI


KERACUNAN (Burnett et al, 1977)
LOKASI

KASUS (%)

Pabrik Gas

52

Pompa Bensin

24

Tambang Minyak Lepas Pantai

12

Pabrik Produksi Asam Sulfida

Industri Pemurnian Minyak

Pembuangan Limbah

Sumber lain

MEKANISME TOKSISITAS
Tidak diperhatikan sebagai gas yang
toksik
H2S gas sangat berbahaya,
mekanisme toksisitas mirip HCN
Menghambat enzim sitokrom
oksidase hipoksia selular
Hipoksia selular depresi SSP
paralisis total pada tubuh fatal:
pusat pernafasan

GEJALA KLINIS
Pemaparan pada konsentrasi 50
ppm/jam atau lebih
Membran Mukosa

Saluran Nafas

Konjungtivitis
Keratitis
Fotofobia

Rinitis
Bronkitis
Pneumonia
Oedem Pulmoner
Sianosis

Pemaparan > 700


ppm
Konvulsi
Kematian

Anda mungkin juga menyukai