Anda di halaman 1dari 5

MOLA HIDATIDOSA

Definisi
Kehamilan yang berkembang tidak wajar, dimana tidak ditemukan janin dan hampir seluruh vili
korialis mengalami perubahan.

Etiologi
Terjadi degenerasi hidropik dari jaringan trofoblas pada usia kehamilan muda
Abnormalitas dari plasenta ditandai oleh pembengkakan struktur villi yang membentuk
gelembung mola yang terlihat seperti gelembung buah anggur
Kemungkinan diakibatkan oleh kelainan pada sel telur, rahim dan/atau kekurangan gizi.

Klasifikasi
Kehamilan mola hidatidosa dibagi menjadi tiga, yaitu:

Mola hidatidosa lengkap


Mola hidatidosa parsial, dan
Mola hidatidosa invasif.
Mola hidatidosa lengkap
Mola hidatidosa lengkap apabila vili hidropik, tidak ada janin dan membrane,
kromosom maternalhaploid dan paternal 2 haploid.
Mola hidatidosa parsial
Mola hidatidosa parsial apabila janin tidak teridentifikasi, campuran villi hidropik
dan normal,kromosom paternal diploid.
Mola hidatidosa invasif
Mola hidatidosa invasif apabila korioadenoma destruen, menginvasi miometrium,
terdiagnosis 6 bulan pasca evakuasi mola.

Gejala dan Tanda


Pada permulaan : mual, muntah, pusing yang berlebihan (hiperemesis gravidarum).
Gejala utama : perdarahan (pada bulan 1-7 , 12-14 minggu), anemia, , peningkatan kadar hCG secara signifikan (tanda khas), pembesaran uterus lebih dari umur kehamilan, pre-eklamsia,
tirotoksikosis, emboli trofoblas paru-paru, kista lutein
Gambaran makroskopik : gelembung-gelembung putih, tembus pandang , berisi cairan jernih,
ukuran bervariasi dari beberapa milimeter hingga 1-2 cm.
Gambaran histopatologik : edema stroma vili, tidak ada pembuluh darah pada vili / degenerasi
hidropik dan proliferasi sel-sel trofoblas.
Hasil USG : secara klasik memilik tampilan badai salju yang disebabkan oleh pembengkakan
hidrofik difus tanpa janin.

Faktor Resiko
1. Usia saat hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.
2. Faktor gizi: defisiensi protein, asam folat, histidin, dan beta karoten.
3. Etnis: Kaukasus < Mongoloid.
4. Riwayat Obstetri: pernah mola hidatidosa, gemelli (kembar).
5. Genetik: inbalance translocation.

Diagnosis

Kehamilan tanpa janin


Ditemukan tanda dan gejala mola hidatidosa
Terdiri dari vili hidropik difus
Tidak terdapat pembuluh darah pada vili
Hiperplasia trofoblastik tersebar

Manifestasi Mola
Hidatiformis

Penatalaksanaan

Perbaikan keadaan umum, e.g. pemberian transfusi darah untuk memperbaiki syok /

anemia serta mengurangi penyulit.


Pengeluaran jaringan mola, dapat dilakukan dengan 2 cara :
o Vakum kuretase: tanpa bius, diberi pula uterotonika untuk memperbaiki kontraksi.
Selanjutnya dilakukan kuretase.
o Histerektomi : dengan indikasi usia tua dan paritas tinggi (faktor predisposisi
terjadinya keganasan)

Pemeriksaan tindak lanjut

Melakukan tes hCG dan kadarnya harus mencapai nilai normal 8 minggu setelah
evakuasi, lama pengawasan 1 tahun. Pasien dianjurkan tidak hamil dulu.

Prognosis
Kematian pada mola hidatidosa disebabkan oleh perdarahan, infeksi, payah jantung, ataupun
tirotoksikosis.
Sebagian pasien mola akan segera sehat kembali setelah jaringannya dikeluarkan, tetapi ada
beberapa yang kemudian menderita degenerasi keganasan menjadi koriokarsinoma.