Anda di halaman 1dari 11

ADHA

KEDUDUKAN ANAK
DILUAR KAWIN

Pandagan masyarakat
adat
Daerah Jabar anak haram / anak jaddah
Daerah Jateng anak Kowar
Bali astra atau anak bebinjat
Lampung dan Palembang anak kampang
Makasar/ Bugis anak Buni atau anak bule

Kddukan anak luar kaw in dlm H K W ARIS AD AT

Hanya memiliki hubgan keperdataan

pada
garis
keturunan
ibunya,
terutama
hk
adat
yng
telah
mngalami penyesuaian dgn hk islam
( Minangkabau, jawa

Yurisprudensi MA tgl 3,9


1958

Seorang anak yng lahir dluar perkwinan


mnrut adat wris jawa hnya mjd waris
didalam harta peningalan ibunya serta
didalam harta peningalan keluarga dari
pihak ibu.

KUHPerdata
Bab. XII Tng Kebapakan dan asal-usul keturunan

anak-anak, terdiri tiga bagian


Bab. XIV Tng Kekuasaan orang tua, yng trdiri dari
empat bagian

KUHPerdata menganut asas bahwa seorang


anak luar kawin baru memiliki hubugan perdata
baik dgn ayah maupun ibunya stelah
mndapatkan pengakuan. Psl 280

Kddudukan anak dlm


KUHPerdata
Anak Sah, psl 250 BW
Anak luar kawin : Anak Zina, anak
Sumbang, Anak luar kawin yng dpt
diakui.

catatan
KUHPerdata tdk memberikan ruang pada anak
dgn status ZINA, dan SUMBANG unt dpt status
didepan hukum, selain anak anak tsbt tdk dpt
disahkan brdasarkan psl 272 bw, maupun diakui
oleh Ortu nya sbagaimana mnurut psl 283 BW.
Kecuali yng diatur dlm psl 273 BW.

UU NO 1 TH 1974

Anak yang sah adalah anak yang dilahirkan


dalam atau sebagai akibat perkawinan yang
sah. PSL 42
PSL 43
(1) Anak yang dilahirkan di luar perkawinan
hanya mempunyai hubungan perdata dengan
ibunya dan keluarga ibunya.
(2) Kedudukan anak tersebut ayat (1) di atas
selanjutnya akan diatur dalam Peraturan
Pemerintah.

PSL 44
(1) Seorang suami dapat menyangkal
sahnya anak yang dilahirkan oleh
isterinya, bilamana ia dapat membuktikan
bahwa isterinya telah berzina dan anak itu
akibat dari perzinaan tersebut.
(2) Pengadilan memberikan keputusan
tentang
sah/tidaknya
anak
atas
permintaan pihak yang berkepentingan.

PUTUSAN MK NO. 46/PUUVII/2010

Anak yng dilahirkan diluar perkawinan


mempunyai hubungan perdata dengan ibunya
dan keluarga ibunya serta dgn lelaki sbg
ayahnya yng dapat dibuktikan berdasarkan
ilmu pengetahuan dan teknologi dan atau
alat bukti lain menurut hukum mempunyai
hubungan darah, termasuk hubungan perdata
dgn keluarga ayahnya.