Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA MENURUT NANDA

A. Lingkungan
1. Kerusakan penatalaksanaan rumah (kebersihan)
2. Resiko cedera
3. Resiko infeksi
B. Struktur komunikasi
1. Kerusakan komunikasi
C. Struktur peran
1. berduka antisipasi
2. berduka disfungsional
3. Isolasi sosial
4. Prubahan dalam proses keluarga
5. potensial peningkatan menjadi org tua
6. perubahan menjdi org tua
7. perubahan penampilan peran
8. kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah
9. gangguan citra tubuh
D. Afektif
1. Perubahan proses keluarga
2. perubahan menjadi org tua
3. potensial peningkatan menjadi org tua
4. berduka antisipasi
5. koping keluarga tidak efektif, menurun
6. koping keluarga tidak efektif, ketidakmampuan
7. resiko terhadap tindak kekerasan.

E. Sosial
1. Perubahan proses keluarga
2. perilaku mencari bantuan kesehatan
3. konflik peran orang tua
4. perubahan menjadi org tua
5. potensial peningkatan menjadi org tua
6. perubahan pertumbuhan dan perkembangan
7. perubahan pemeliharaan kesehatan
8. kurang pengetahuan
9. isolasi sosial
10. kerusakan interaksi sosial
11. resiko terhadap tindak kekerasan
12. ketidakpatuhan
13. gangguan identitas diri
F. Fungsi perawa keluarga
1.

perubahan pemeliharaan kesehatan

2. potesial peningkatan pemeliharaan kesehatan


3. perilaku mencari pertolongan kesehatan
4. ketidakefektifan penatalaksanaan aturan terapeutik atau pengobatan keluarga
5. resiko terhadap penularan penyakit
G. Strategi koping
1. Potensial peningkatan koping keluarga
2. Koping keluarga tidak efektif, menurun
3. koping keluarga tidak efektif, ketidakmampuan
4. Resiko tindakan kekerasan

Definisi Diagnosa Keperawatan Keluarga


I.

Kerusakan Penatalaksanaan Pemelikaraan Rumah


Suatu kondisi dimana keluarga mengalami/beresiko mengalami kesulitan
mempertahankan kebersihan dan menjaga lingkungan rumah,

II.

Resiko terhadap Cedera yang Berhubangan Dengan Kurangnya Kesadaran terhadap


Bahaya Lingkungan
Suatu kondisi dimana keluarga mempunyai resiko yang merugikan yang disebabkan
kurangnya kesadaran terhadap bahaya lingkungan atau usia maturasi.

III.

Resiko terhadap Penularan Infeksi ,


Kondisi dimana keluarga beresiko menularkan agen agen patogen ke anggota yang
lain.

IV.

Komunikasi Keluarga Disfungsional


Keadaan dimana keluarga.mengalami atau beresiko terhadap penurunan untuk
mengirim/menerima pesan.

V.

Berduka yang Diantisipasi


Suatu keadaan dimana keluarga mengalami reaksi reaksi dalam berespon terhadap
kehilangan bermakna yang diperkirakan.

VI.

Berduka Disfungsional
Suatu kondisi dimana keluarga mengalami berduka jangka panjang yang tak teratasi
dan menimbulkan aktivitas yang merusak.

VII.

Peruhahan Proses Keluarga Berhubungan Dengan Dampak Anggota Keluarga yang


Sakit Dalam Sistem Keluarga
Suatu keadaan dimana dukungan keluarga yang biasa diterima, mengalami/ beresiko
mendapat suatu stressor yang mengancam terapi keluarga yang sebelumnya efektif.

VIII.

Perubahan menjadi Orang Tua


Suatu keadaan dimana Keluarga memperlihatkan ketidakmampuan yang nyata atau
potensial dalam menyediakan lingkungan yang mendukung dalam pemeliharaan
tumbuh kembang anggota keluarga.

IX.

Perubahan Penampilan Peran


Suatu kondisi dimana keluarga rnengalami/beresiko mengalaini gangguan pada cara ia
merasakan penampilan perannya.

X.

XI.

XII.

Gangguan Citra Tubuh


Suatu pernyataan pengalaman keluarga yang berada dalam/kemungkinan mengalarni
suatu gangguan dalam cara individu menerima citra tubuhnya sendiri.
Koping Keluarga Menurun
Suatu keadaan dimana orang utama yang menjadi pendukung (anggota kcluarga,
teman dekat) tidak cukup/tidak efektif memberi dukungan untuk kesepakatan,
kenyamanan, bantuan atau dorongan yang dibutuhkan
mencapai keluarga untuk mengatasi atau melaksanakan tugas tugas secara adaptif
berkenaan dengan perubahan kesehatannya.
Koping Keluarga Tidak Efektif Ketidakmampuan
Suatu keadaan dimana keluarga menunjukkan/beresiko menunjukkan perilaku
destruktif dalam berespon terhadap ketidakmampuan untuk mengantispasi
stressor internal/cksternal karena ketidakadekuatan sumber (fisik, kognitif,
psikologis).

XIII.

Resiko terhadap Tindakan Kekerasan


Suatu keadaan dimana kcluarga terah atau beresiko menj adi merusak yang diarahkan
pada orang lain atau lingkungan.

XIV.

Perilaku Mencari Bantuan Kesehatan


Suatu kondisi dimana keluarga pada kesehatan yang stabil secara aktif mencari cara
untuk mengubah kebiasaan kesehatan diri/lingkungan untuk lebih meningkatkan
kesehatan.

XV.

Konflik Peran Orang Tua


Suatu keadaan dimana orang tua mendapatkan pengalaman pertama atau mengalami
perubahan peran dalam berespon terhadap faktor dari luar (sakit hospitalisasi,
perceraian, perpisahan).

XVI.

XVII.

XVIII.

Perubahan Pertumbuhan dan Perkembangan


Suatu keadaan dimana keluarga mengalami / beresiko terhadap kerusakan
kemampuan untuk melakukan tugas tugas perkembangan.
Perubahan Pemeliharaan Kesehatan
Suatu keadaan dimana keluarga mengalami / beresiko untuk mengalami gangguan
dalam kesehatan yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat atau kurangnya
pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani suatu kondisi.
Kurang Pengetahuan
Suatu kondisi dimana keluarga mengalami kekurangan pengetahuan kognitif
dan ketrampilan mengenai suatu kondisi atau pengobatan.

XIX.

XX.

XXI.

XXII.

XXIII.

Isolasi Sosial
Suatu keadaan dimana keluarga mengalami/memahami suatu kebutuhan
atau mengharapkan untuk melibatkan orang lain tetapi tidak dapat membuat
hubungan tersebut.
Kerusakan Interaksi Sosial
Suatu keadaan dimana keluarga mengalami atau beresiko mengalami pengalaman
yang negatif, insufisiensi atau respon yang tidak memuaskan dalam interaksi.
Ketidakpatuhan
Suatu kondisi dimana keluarga yang sebenarnya mau melakukan tetapi dicegah dari
melakukannya oleh faktor faktor yang menghalangi ketaatan terhadap anjuran yang
berhubungan dengan kesehatan yang diberikan oleh profesi kesehatan.
Gangguan Identitas Pribadi
Suatu kondisi dimana keluarga mengalami atau beresiko mengalarni ketidakmampuan
untuk membedakan antara dalam dirinya dan bukan dirinya.
Penatalaksanaan Aturan Terapeutik Keluarga : Tidak Efektif
Suatu pola dimana keluarga mengalamil beresiko mengalami kesulitan dalam
menyatukan program kehidupan sehari hari untuk penatalaksanaan penyakit dan
gejala sisa penyakit yang memenuhi tujuan kesehatan khusus.