Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

KARAKTERISTIK PASIEN TRAUMA TUMPUL ABDOMEN


YANG DIRAWAT DI RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG
1 JANUARI 2012 - 31 DESEMBER 2014
Anshori Hendi, Purnama Andriana
Divisi Bedah Digestif, Departemen Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Latar Belakang:
Trauma adalah cedera fisik dan psikis, kekerasan yang mengakibatkan cedera. Trauma abdomen
adalah cedera pada abdomen, dapat berupa trauma tumpul dan tembus serta trauma yang disengaja
atau tidak disengaja.Trauma tumpul abdomen didefinisikan sebagai kerusakan terhadap struktur
yang terletak diantara diafragma dan pelvis yang diakibatkan oleh luka tumpul. Trauma tumpul
abdomen dapat menimbulkan cedera pada organ berongga berupa perforasi atau pada organ padat
berupa perdarahan.
Tujuan :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan karakteristik pasien trauma
tumpul abdomen di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
Metode:
Penelitian ini dilakukan secara retrospektif, diambil dari catatan medis pasien yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi yang dirawat di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, periode 1 Januari
2012 31 Desember 2014.
Hasil:
Terdapat 195 pasien trauma tumpul abdomen. Dimana terdapat 158(81,2%) laki-laki dan 37(18.8%)
perempuan dengan usia 15-74 tahun. Organ yang terkena adalah hepar(28.57%), lien(22.08%),
ginjal(19.45%), pankreas(9.09%), organ berongga(20.78%). Yang dilakukan tindakan operasi
81,82% dengan splenektomi(32.14%), perihepatik packing(14.29%), nefrektomi(12.50%),
splenorafi(5.36%), hepatorafi(8.93%), reseksi anastomosis(23.21%) dan pankreatektomi (3.57%)
serta yang non operative management (18,18%) . Dari kejadian trauma tumpul abdomen
menyebabkan komplikasi yang terbanyak yaitu syok haemorhagik(42.42%), kemudian
peritonitis(27.27%) dan yang tidak terjadi komplikasi(30.31%). Outcome menunjukan
perbaikan(84.85%), sembuh(3.03%), meninggal(12.12%), dengan rata-rata lama perawatan 15 hari.
Simpulan:
Trauma tumpul abdomen terbanyak mengenai organ solid, sebagian besar dilakukan tindakan
operatif dan menunjukan outcome dengan mayoritas perbaikan.
Kata kunci: trauma tumpul abdomen, outcome