Anda di halaman 1dari 4

1.

2.

Piracetam (Martindale36th edition ; 368)


Nama Resmi

: Pyrrolidone Acetamide

Nama Lain

: Piracetam;2-(2-Oxopyrrolidin-1-il) asetamida

RM / BM
RB

: C6H10N2O2 / 142.2
:

Pemerian

: Piracetam merupakan serbuk berwarna putih;

Kelarutan

tidak berbau.
: Piracetam mudah larut dalam air, larut dalam

Penyimpanan
Khasiat
Konsentrasi
API (FI III; 96)
Nama Resmi
Nama Lain
RM / BM
Pemerian

alcohol.
: Lindungi dari sinar matahari pada suhu 15-30 0
: Nootropic-Agent.
: 0,4 %
: Aqua Pro Injectione
: Aqua untuk injeksi
: H20 /18,02
: Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan
tidak berasa

Penyimpanan

: Dalam wadah tertutup kedap, Jika di simpan


dalam wadah bertutup kapas berlemak harus di
gunakan dalam waktu tiga hari setelah
pembuatan.

Khasiat
Kegunaan
Aqua Pro Injeksi
Fungsi bahan

: Pembawa
: Pembawa

Teory and Practiceof Pharmacy Industri ; 1294

Sejauh ini yang paling sering digunakan untuk produk steril adalah air,
karena air merupakan pembawa untuk semua cairan tubuh.
Stabilitas
Handbook of Pharmaceutics Excipient 6th edition ebook

Stabil
Incomp
Handbook of Pharmaceutics Excipient 6th edition ebook
Tidak memiliki incomp.

Sterilisasi
Handbook of Pharmaceutics Excipient 6th edition ebook

Autoklaf
Lain-lain
Scovilles The Art of Compounding; 199-200
Air untuk injeksi yang dapat diterima adalah air hasil destilasi, bebas
pirogen, tidak berwarna, jernih, tidak berbau dan tidak berasa. Tidak
mengandung lebih dari 2 mg padatan totall/100 ml, pH antara 5-7,5.

Alasan formulasi
Nootropic Agents - PiracetamPiracetam (2-oxo-1 pyrolidine-acetamid) merupakan
golongan nootropic agents yang berbentuk bubuk kristal putih dan tidak berbau.
Piracetam bekerja dengan cara meningkatkan efektifitas dari fungsi telensefalon otak
melalui peningkatan fungsi neurotransmiter kolinergik. Telensefalon inilah yang
mengatur fungsi kognitif pada manusia (memori, kesadaran, belajar dan lain). Fungsi lain
dari piracetam adalah menstimulasi glikolisis oksidatif, meningkatkan konsumsi oksigen
pada otak, serta mempengaruhi pengaturan cerebrovaskular dan juga mempunyai efek
antitrombotik. Oleh karena itu piracetam biasanya digunakan untuk pengobatan stroke ,
terutama stroke iskemik Piracetam mempengaruhi aktifitas otak melalui berbagai
mekanisme yang berbedaantara lain:
* Merangsang transmisi neuron di otak
* Merangsang metabolisme otak
* Memperbaiki mikrovaskular tanpa efek vasodilatasi
* Farmakokinetik

1. Distribusi, Piracetam di distribusikan melewati sawar otak dan terkonsentrasi


pada bagian abu-abu dari korteks cerebri dan cerebelum, nukleus caudatus,
hipokampus, korpus genikulatum lateral, dan pleksus koroideus.
2. Ekskresi, Piracetam di ekskresi melalui urin dan feces, ekskresi melalui urin
mencapai 98% oleh karena itu diperlukan perhatian khusus pada penderita
dengan gangguan ginjal
Piracetam merupakan obat untuk penderita infark serebral. Infrak serebral adalah sejenis
iskemik stroke yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah menuju otak.

Keuntungan sediaan parenteral:


1. Aksi obat lebih cepat
2. Cocok untuk obat inaktif jika diberikan oral
3. Obat yang mengiritasi bila diberikasn secara oral
4. Kondisi pasien (pingsan, dehidrasi) sehingga tidak memungkinkan obat diberikan secar
oral.
5. Dapat digunakan secara depo terapi.
6. Kemurniaan dan takaran zat berkhasiat lebih terjamin.
Alasan obat dibuat sediaan parenteral:
1. Kadar obat sampai ke target
Jumlah obat yang sampai ke jaringan target sesuai dengan jumlah yang diinginkan
untuk terapi.
2. Parameter farmakologi
Meliputi waktu paruh, C maks., onset.
3. Jaminan dosis dan kepatuhan
Terutama untuk pasien-pasien rawat jalan
4. Efek biologis
Efek biologis tidak dapat dicapai karena obat tidak bisa dipakai secara oral. Contoh:
amphoterin B (absorbsi jelek) dan insulin (rusak oleh asam lambung).
5. Alternatif rute, jika tidak bisa lewat oral.
6. Dikehendaki efek lokal dengan menghindari efek atau reaksi toksik sistemik.
Contoh: methotreksat, penggunaan secara intratekal untuk pengobatan leukimia.
7. Kondisi pasien
Untuk pasien-pasien yang tidak saar, tidak kooperatif, atau tidak bisa dikontrol
8. Inbalance (cairan badan dan elektrolit)
Contoh: muntaber serius, sehingga kekurangan elektrolit yang penting dan segera harus
dikembalikan
9. Efek lokal yang diinginkan. Contoh: anestesi lokal
Injeksi merupakan salah satu bentuk sediaan parenteral dimana memiliki :
1. Keuntungan
o Obat memiliki onset ( mulai kerja ) yang cepat
o Efek obat dapat diramalkan dengan pasti

o Bioavailabilitas sempurna atau hampir sempurna


o Kerusakan obat dalam tractus gastrointestinalis dapat dihindarkan
o Obat dapat diberikan kepada penderita yang sakit keras atau yang sedang dalam keadaan
koma
Intravena
Merupakan larutan yang dapat mengandung cairan yang tidak menimbulkan iritasi
yang dapat bercampur dengan air, volume 1 ml sampai 10 ml. Larutan ini biasanya
isotonis dan hipertonis. Bila larutan hipertonis maka disuntikkan perlahan-lahan.
Larutan injeksi intravena harus jernih betul, bebas dari endapan atau partikel padat,
karena dapat menyumbat kapiler dan menyebabkan kematian. Penggunaan injeksi
intravena tidak boleh mengandung bakterisida dan jika lebih dari 10 ml harus bebas
pirogen.