Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

HUKUMINDUSTRI
(HI19:WILAYAHINDUSRIDANKONSEPKAWASANINDUSTRI)

DisusunOleh:
SriMaulanaBimasakti/354092727
4ID01

UNIVERSITASGUNADARMA
FAKULTASTEKNOLOGIINDUSTRI
JURUSANTEKNIKINDUSTRI

1.

WILAYAHINDUSTRIDIINDONESIA


Pada dasarnya setiap daerah/provinsi di Indonesia memiliki perindustrian nya
masingmasing. Jenis perindustrian pada masingmasing daerah di Indonesia berbedabeda
disesuaikan dengan jenis sumber daya yang dimiliki oleh daerah tersebut. Berikut adalah daftar
daerahdiIndonesiabesertajenisperindustrianyangdimiliki:
1.
Aceh
,gasalamcairatauLiquefiedNaturalGas(LNG)yangdiolahdikilangPT. ArunNatural
Gas Liquefaction (NGL).Co, yang berasal dari instalasi PT.ExxonMobilOilIndonesia(EMOI)
dizonaindustriLhokseumawe.
2.
Bali
, perindustian di bali hingga saat ini masih digerakkan oleh sektor pariwisata, yang
perkembangannyamengarahpadakabupatenTabanan,sebelahbaratBadung.
3.
Banten
, memiliki 18 kawasan industri yang berkembang dengan pesat, antara lain: Balaraja
Industrial Park, CCM Balaraja Industrial Estate, Graha Balaraja Sentra Produksi & Distribusi,
Jababeka Industrial EstateCilegon, Kawasan Industri & Pergudangan Cikupamas, Kawasan
Industri Terpadu MGM, Krakatau Industrial Estate Cilegon, Langgeng Sahabat Industri Estate,
Millenium Industrial Estate, Modern Cikande Industrial Estate , Nikomas Gemilang Industrial
Estate, Pancatama Industrial Estate, Pasar Kemis Industrial Park, Petrochemical Industri Estate
Pancapuri, Samanda Perdana Industrial Estate, Saur Industrial Estate, Taman Tekno Bumi
SerpongDamaiPark,WestTangerangIndustrialEstateCikupa.
4.
Bengkulu
, memiliki 2 kawasan industri, yaitu Kawasan Industri Salau dan Sekunyit yang
keduanyaterletakdiKabupatenBengkuluSelatan.
5.
Gorontalo
,padadaerahiniindustriyangadasangatberagam,diketahuiperusahaanIndustridi
Provinsi Gorontalopadatahun2010tercatatsebanyak30perusahaandenganjumlahtenagakerja
sebanyak 9.093 orang. Total nilai output mencapai 405,268 milyar Rupiah, sedangkan biaya
input 93,065 milyar Rupiah, sehingga nilai tambah yang diperoleh dari industri adalah 312,203
milyarRupiah.
6.
DKIJakarta
, memiliki beberapa kawasan Industri, antara lain: Cilandak Commercial Estate
Bhumyamca Sekawan, PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero), Cakung Remaja
Development,JakartaIndustrialEstatePulogadung(Persero).
7.
Jambi,
memiliki kawasan Agro Industri yang luas, dimana industri ini memberinilaitambah
pada produk pertanian dalam arti luas, termasuk hasil laut, hasil hutan, peternakan dan
perikanan.
8.
Jawa Barat
, kawasan Jawa Barat memiliki banyak wilayah perindustian, tercatat terdapat23
Industri yang berada di daerah ini, antara lain Kawasan Industri MM2100 Industrial Town
,
Kawasan Industri Marunda Center dan Kawasan Industri Mandalapratama Permai Industrial
Estate.
9.
Jawa Tengah
, memiliki20wilayah industriyang berkembang, antaralain Kawasan IndustriTugu
Indah Abadi, Kawasan Industri Tanahmas Jaya, Kawasan Industri Tjokrohandoko Tugu Estate,
KawasanIndustriGunaMekarIndustri
.

10.
Jawa Timur
, dalam bidang pertanian, Jawa Timur merupakan lokasi strategis untuk
budidaya tanaman padi, jagung, ubi kayu dan lainlain. Jatim mempunyai potensi prospektif

untuk dikembangkan sebagai daerah sentra produksi padi. Di bidang pertambangan dan energi,
Jawa Timur memiliki potensi bahan galian mineral (golongan A + B+C)Luaslahan10.992,86
Hadengantotalproduksi29.458.718ton
11.
Kalimantan Barat
, merupakan daerah yang cocok sebagai kawasan industri. Posisi
Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara asing, yaitu dengan Negara Bagian
Serawak, Malaysia Timur dinilai cukup menunjang perkembangan kawasan industri yang ada.
Denganposisiini,ProvinsiKalimantanBaratmerupakansatusatunyapropinsidiIndonesiayang
secara resmi telah mempunyai akses jalan darat untuk masuk dan keluar dari negara asing.
PDRB Kalbar atas dasar harga berlaku tahun 2010mencapaiRp.60,48trilyundengankontribusi
terbesar diberikan oleh sektor pertanian (25,00%), sektor perdagangan, hotel dan restoran
(22,87%),dansektorindustripengolahan(18,29%).
12.
Kalimatan Selatan
, Perkembangan industri di Provinsi Kalimantan Selatan hingga akhir
tahun 2006 mencapai 39.455 unit usaha atau naik sebanyak 6,00% dari 37.222 unit usaha pada
tahun 2005 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 93.771 orang atau naik sebanyak 8,00%
dari 86.825 orang pada tahun 2005, nilai investasi mencapai sebesar Rp. 143,383 milyar. Nilai
produksimencapaiRp.590,157milyardengannilaibahanbakumencpaiRp.331,093milyardan
nilai tambahmencapaiRp. 259,082 milyarataunaiksebesar6,21%darinilaitambahsebesarRp.
243,938milyarpadatahun2005.
13.
Kalimantan Tengah
, diketahui bahwa salah satu deposit batubara terbesar terdapat di
Kalteng, persoalaneksploitasinya adalahberdasarkanpengalamanpengusahabatubarayangaktif
saatinimisalnyadiKabupatenMurung
14.
Kalimantan Timur
, merupakan wilayah industri agraris dan pariwisata, dimana kawan
indstri seperti Delta Kayan Food, kawasan Industri Pariwisata Pulau derawan dan Pelabuhan
InternasionalMaloymenjadipenyumbangterbesar.
15.
Kepulauan Bangka Belitung
, pertumbuhan produksi industri Manufaktur besardansedang
Triwulan II tahun 2012 di provinsi Kepulauan Bangka Belitung naik sebesar 2,21% terhadap
triwulan I/2012. Provinsi kepulauan Bangka Belitung dinilai cukup strategis sebagai kawasan
industri, terbukti dengan banyaknya kawasan industri yang tumbuh dan berkembang diprovinsi
ini.

2.
KONSEPKAWASANINDUSTRI

Teori lokasi adalah suatu teori yang dikembangkan untuk memperhitungkan pola lokasi
kegiatankegiatan ekonomi termasuk di dalamnya kegiatan industri dengan cara yang konsisten
danlogis.Adabeberapateorilokasiantaralain:
1. TeoriTempatSentral(
CentralPlaceTheory
)dariWalterChristaller.

2. TeoriLokasiIndustri(
TheoryofIndustrialLocation
)dariAlfredWeber.
3. TeoriSusutdanOngkosTranspor(
TheoryofWeightLossandTransportCost
).
4. ModelGravitasidanTeoriInteraksi(
theInteractionTheory
)dariIssacNewton.

Selain tokoh di atas masih banyak tokohtokoh yang membicarakan tentang teori lokasi
antara lain
Edgar Hoover, Tord Palandar, August Losch, Melvin Greenhut, Walter Isard
.
Dari sekian banyak teori lokasi, pada prinsipnya sama yaitu membicarakan bagaimana
menentukan lokasi industri. Pada pembahasan ini akan dibahas teori lokasi dari Alfred Weber
danAugustLosch.
2.1 TEORILOKASIALFREDWEBER

TeorilokasiyangdikemukakanolehAlfredWeberberawaldaritulisannyayangberjudul
UberdenStandortderIndustrien
padatahun1909.PrinsipteoriWeberadalah:
bahwa penentuan lokasi industri ditempatkan di tempattempat yang resiko biaya atau
ongkosnyapalingmurahatauminimal(
leastcostlocation
).

AsumsiWeberyangbersifatprakondisiantaralain:
1. Wilayah yang seragam dalam hal topografi, iklim dan penduduknya
. Keadaan
pendudukyangdimaksudadalahmenyangkutjumlahdankualitasnya.
1. Ketersediaan sumberdaya bahan mentah
. Invetarisasi sumberdaya bahan mentah
sangatdiperlukandalamindustri.
2. Upah tenaga kerja
. Upah atau gaji bersifatmutlakharusadadalamindustriyakniuntuk
membayarparatenagakerja.
3. Biaya pengangkutan bahan
mentah ke lokasi pabrik sangat ditentukan oleh bobot
bahanmentahdanlokasibahanmentah.
4. Persainganantarkegiatanindustri
.
5. Manusiaituberpikirrasional
.

Weber menyusun model yang dikenal dengan sebutan segitiga lokasional (


locational
triangle
). Menurut Weber, untuk menentukan lokasi industri ada tiga faktor penentu yaitu
material,konsumsidantenagakerja.

Ketiga faktordiatasolehWeberdiukurdenganekuivalensiongkostransport.Weberjuga
masihmengajukanbeberapaasumsilagiyaitu:
1. Hanyatersediasatujenisalattransportasi.
1. Lokasipabrikhanyaadadisatutempat.
2. Jika ada beberapa macam bahan mentah maka sumbernya juga berasal dari beberapa
tempat.

Biaya transportasi menurut Weber tergantung dari dua hal pokok yaitubobotbarangdan
jarakyangharusditempuhuntukmengangkutnya.
2.2 TEORILOKASIAUGUSTLOSCH

Losch mengatakan bahwa lokasi penjual berpengaruh terhadap jumlah konsumen yang
dapat dijaringnya. Makin jauh dari pasar, konsumen enggan membeli karena biaya transportasi
(semakin jauh tempat penjualan) semakin mahal. Produsen harus memilih lokasi yang

menghasilkan penjualan terbesar. Losch menyarankan lokasi produksi ditempatkan di dekat


pasar(baca:
CentreBusinessDistrict
).

Kontribusi utama Losch adalah


memperkenalkan potensi permintaan (
demand
)
sebagai faktor penting dalam lokasi industri
, Kedua,
kritik terhadap pendahulunya yang
selalu berorientasi pada biaya terkecil
padahal yang biasanya dilakukan oleh industri adalah
memaksimalkan keuntungan (
profitrevenue maximation
) dengan berbagai asumsi, Losch
mengemukakan bagaimana economic landscape terjadi, yang merupakan keseimbangan
(
equillibrium
) antara
supply dan
demand
. Oleh karena itu Losch merupakan pendahulu dalam
mengaturkegiatanekonomisecaraspasialdanpelopordalamteoriekonomiregionalmodern.

August Losch merupakan orang pertama yang mengembangkan teori lokasi dengan segi
permintaan sebagai variabel utama. Teori ini bertujuan untuk menemukan pola lokasi industri
sehingga diketemukan keseimbangan spasial antar lokasi. Losch berpendapat bahwa dalam
lokasiindustriyangtampaktidakteraturdapatdiketemukanpolakeberaturan.

Teori Losch berasumsi suatu daerah yang homogen dengan distribusi sumber bahan
mentah dan sarana angkutan yang merata serta selera konsumen yang sama. Kegiatan ekonomi
yang terdapat di daerah tersebut merupakan pertanian berskala kecil yang pada dasarnya
ditujukan bagi pemenuhan kebutuhan petani masingmasing. Perdagangan baru terjadi bila
terdapat kelebihan produksi. Untuk mencapai keseimbangan, ekonomi ruang Losch harus
memenuhibeberapasyaratsebagaiberikut:
1. Setiap lokasi industri harus menjamin keuntungan maksimum bagi penjual maupun
pembeli.
1. Terdapat cukup banyak usaha pertanian dengan penyebaran cukup merata sehingga
seluruhpermintaanyangadadapatdilayani.
2. Terdapat free entry dan tidak ada petani yang memperoleh supernormal prpfit sehingga
tidak ada rangsangan bagipetanidariluaruntukmasukdanmenjualbarangyangsamadi
daerahtersebut.
3. Daerah penawaran adalah sedemikian hingga memungkinkan petani yang ada untuk
mencapaibesaroptimum.
4. Konsumen bersikap indifferentterhadappenjualmanapundansatusatunyapertimbangan
untukmembeliadalahhargayangrendah.

Pada teori Losch,wilayahpasarbisaberubahketikaterjadiinflasi(perubahan)harga.Hal


ini disebabkan karena produsen tidak mampu memenuhi permintaan yang karena jaraknya jauh
akan mengakibatkan biaya transportasi naik sehingga harga jualnya juga naik, karena tingginya
harga jual maka pembelian makin berkurang. Hal ini mendorong petani lain melakukan proses
produksiyangsamauntukmelayanipermintaanyangbelumterpenuhi.

Dengan makinbanyaknyapetaniyangmenawarkanprodukyangsama,makaakanterjadi
dua keadaan : 1. seluruh daerah akan terlayani, 2. persaingan antar petani penjual akansemakin
tajam dan saling berebut pembeli. Losch berpendapat bahwa akhirnya luas daerah pasar
masingmasing petani penjual akan mengecil dan dalam keseimbangannya akan terbentuk

segienam beraturan. Bentuk ini dipilih karena menggambarkan daerah penjualan terbesar yang
masih dapat dikuasai setiap penjual dan berjarak minimum dari tempat lokasikegiatanproduksi
yangbersangkutan.

Keseimbangan yang dicapai dalam teori Losch berasumsi bahwa


harga hanya
dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran
, oleh karenanya keseimbangan akan terganggu
bila salah seorang penjual menaikkan harga jualnya. Keputusan ini mengakibatkan tidak hanya
pasar menyempit karena konsumen tak mampu membeli tapi sebagian pasar akan hilang dan
direbut oleh penjual yang berdekatan. Untuk memperluas jangkauan pasar dapat dilakukan
denganmenjualbarangyangberbedajenisdariyangsudahditawarkan.

Sumber:
1.http://kawasanindustri.com/
2.http://tuzere.blogspot.com/2012/10/resumeteorilokasiindustritheoryof.html