Anda di halaman 1dari 1

Asma bronkialis

Asma bronkialis adalah penyakit obstruktif kronis rekuren pada jalan nafas
bronchial, yang cenderung berespon terhadap berbagai stimuli dengan konstriksi
bronchial, edema, dan sekresi yang berlebihan. Faktor genetika, faktor alergik,
infeksi, dan sress akut dan kronis- semuanya berkombinasi untuk menimbulkan
penyakit. Mengingat kecepatan dan kedalaman pernafasan orang yang sehat dapat
diubah secara volunteer untuk menyesuaikan dengan berbagai keadaan emosional,
perubahan tersebut diperberat dan diperpanjang pada orang dengan asma.
Faktor psikologis.
Walaupun pasien asmatik karakteristiknya mempunyai kebutuhan akan
ketergantungan yang berlebihan, tidak ada tipe kepribadian spesifik yang telah
diidentifikasi. Faktor konfliktual psikodinamika karena ia menemukan pada banyak
pasien asma adanya harapan yang tidak disadari akan perlindungan dan untuk
diselubungi oleh ibu atau pengganti ibu. Tokoh ibu cenderung bersikap melindungi
dan cemas secara berlebihan, perfeksionistik, berkuasa, dan menolong. Jika proteksi
dicari tetapi tidak didapatkan, serangan asma terjadi.
Terapi. Pasien asmatik membaik dengan dipisahkan dari ibu ( parentektomi ).
Semua psikoterapi standar digunakan : individu, kelompok, perliaku ( desentisasi
sistematik ), dan hipnotik.