Anda di halaman 1dari 2

BAB III

KESIMPULAN
3.1. Kesimpulan
Pasien pada kasus ini dapat didiagnosa mengalami kelainan kulit yang disebut
Pitirosporum Ovale Folikulitis. Diagnosa tersebut ditegakkan berdasarkan anamnesa dan
pemeriksaan yang sesuai dengan tinjauan pustaka.
Anamnesa didapatkan gejala berupa timbul bintil-bintil yang kemerahan seperti jerawat
dan dirasakan gatal pada saat berkeringat.
Sedangkan pada pemeriksaan status dermatologi didapatkan Lesi berupa papulpapul yang eritematous dan pustula berukuran 1-2 mm berbatas tegas. Lesi didapatkan di
daerah lengan atas, leher, dan dada.
Penatalaksanaan pada pasien disesuaikan dengan pedoman penatalaksanaan
Pitirosporum Ovale Folikulitis yaitu dengan pemberian anti jamur sistemik dan topikal,
serta pengobatan simptomatik atau anti histamine untuk menghilangkan keluhan
simptomatik tersebut, yang dalam kasus ini adalah gatal.
Perbedaan Teori POF dan Pemeriksaan pada pasien
Teori POF

Pasien

Subjektive:
Bintik-bintik merah

(+)

gatal pada tempat predileksi ( dada,


punggung, lengan atas ) terutama

(+)

saat berkeringat
lesi pada dada

(+)
(+)

lesi pada punggung


Lesi pada lengan atas

(+)

Objektive :
Papul dan pustul yang eritematous

(+)

Diameter 2-3 mm

(+)

Terdapat peradangan minimal

(+)

3.2. Saran
Saran yang dapat diberikan pada pasien, adalah menjaga kebersihan badan, tidak
menggunakan pakaian dan handuk bergantian dengan orang lain, karena dapat
menyebabkan penyakit ini menyebar kepada orang lain.