Anda di halaman 1dari 21

Oleh:

Muhammad Ariyon, ST, MT

Kegiatan manusia dapat dimasukkan dalam dua


klasifikasi umum yang menyangkut pengambilan keputusan
dan yang menyangkut pelaksanaan dari keputusan itu.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS :
Setelah menyelesaikan kuliah ini dengan baik, peserta
diharap kan (dalam skala kecil-secara sederhana)
1. Mampu menunjukan factor, kondisi, fenomena dsb yang
menjadi
elemen dalam pengambilan keputusan dan optimasi.
2.Mampu menyusun rumusan kegiatan pengambilan
keputusan dan
optimasi dengan metoda analitis (scientific method)dan
menyelesaiakannya

CAKUPAN KULIAH
-Proses pengambilan keputusan : 1. intuitif

2. analitis
-Teknik optimasi dalam pengambilan keputusan :
1. Game sebagai suatu pengambilan keptusa
2. Algoritma lorong
3. Program dinamis
4. Program linier dan transfortasi
5. Persoalan antrian
-Komponen Pengambilan keputusan :
1. Model
2. Kriteria
3. Kendala

Optimasi

PENGAMBILAN KEPUTUSAN SECARA ANALITIS :


1.MEMPUNYAI MODEL DARI MASALAH
2. MENENTUKAN KRITERIA
3.MEMPERHATIKAN KENDALAYANG ADA
4. MELAKUKAN "OPTIMASI"
KOMPONEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN :
1. MODE - Penggambaran mengenai suatu masalah, dapat
berupa
grafik, gambar, data atau hubungan matematik.
2. KRITERIA Yang menjadi tujuan atau objektif dari suatu
pengambilan keputusan. Hal ini perlu ditetapkan pada
awal proses
pengambilan keputusan.
3. KENDALA Faktor-faktor yang sifatnya membatasi
ruang gerak
pengambilan keputusan.
4. OPTIMASI Upaya untuk mendapatkan keputusan terbaik
sesuai

CONTOH LAIN KASUS PENGAMBILAN KEPUTUSAN :


1. Memilih sekolah atau jurusan di universitas pada saat
pendaftaran.
2. Memilih masuk restoran mana pada saat bis berhenti di
tempat
beristirahat.
3.

Memilih atau menetapkan jodoh atau teman hidup.

GAME PERMAINAN SEBAGAI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN :


1. Ada dua pihak yang berkompetisi atau bersaing, masingmasing akan
menentukan strategi untuk mengalahkan yang lainnya.
2.Sifatnya ZERO-SUM, arti selalu ada pihak yang menang dan
ada yang kalah

CONTOH 1 :
Pabrik baja X mempunyai persediaan 18 ton bahan mentah besi-baja
untuk diproses. Telah dibuat kontrak pembuatan sekrup 7,6 ton.
Dalam proses produksi terjadi kehilangan 5% bahan mentah. Selain
membuat sendiri, pabrik ini juga menjual bahan mentah besi-baja
untuk pabrik lain.
Berapa banyak besi-baja dapat dijual sebagai bahan
mentah,sementara kontrak masih berjalan ?
Jawab : Misal besi-baja yang dijual x ton
Jumlah di perusahaan (18x) ton
5% hilang dalam proses
(18-x) 5/100 (18-x) = 7,6 ton
95/100 (18-x) = 7,6
x = 10
Jadi besi-baja yang dijual sebagai bahan mentah = 10 ton

CONTOH 2 :
Tanah , pertanian seluas 40 ha terdiri atas tanah basah dan tanah
kering.
Seluruh tanah kering dan separoh tanah basah ditanami jagung .
Penghasilan yang diperoleh :
Rp. 120.000,- dari setiap hektar
tanah basah
Rp. 80.000,- dari setiap hektar
tanah kering.
Setelah panen penghasilan total dari tanah basah dan tanah kering
adalah Rp. 2.700.000,Berapa luas tanah basah dan berapa luas tanah kering dalam tanah
pertanian ini ?
Jawab :
Misalkan luas tanah kering = x ha, dan tanah basah = y ha , maka
X + Y = 40 ha
(1)
120.000 (x/2) + 80.000 y =
2.700.000
60.000 x + 80.000 y = 2.700.00
.(2)

METODA GRAFIS :
v Suatu teknik dalam program linear
v Digambarkan dalam kordinat x y
x dan y menunjukan variabelnya
Persamaan linear pembatas jawaban yang paling mungkin
v Keterbatasan : jumlah variable terbatas
LANGKAH-LANGKAHNYA :
1. Tentukan fungsi tujuan
2. Identifikasi batasan dalam ketidaksamaan
3. Gambar garis pembatas dalam system koordinat
4. Cari titik yang paling menguntungkan sesuai dengan fungsi
tujuan.

CONTOH-3 :
Suatu pabrik baja memperkirakan keuntungan dari produksi sekrup
panjang 3 rupiah/biji dan dari skrup pendek 1,50 rupiah/biji.
Kapasitas penuh seluruh mesin perhari adalah 40.000 sekrup
panjang dan 60.000 sekrup pendek. Karena ada perbedaan cara
pengolahannya, setiap jam dihasilkan 5.000 sekrup panjang dan
7.500 sekrup pendek. Tetapi Bahan kimia khusus untuk
memproduksi sekrup panjang hanya tersedia untuk mengolah
30.000 sekrup panjang, dan bagian pengepakan hanya mampu
mengepak 50.000 sekrup perhari.
Beberapa sekrup dari masing-masing ukuran harus dibuat agar
tercapai keuntungan maksimum ? (waktu kerja 8 jam/hari)
Jawab :
Maksimasi ( Fungsi tujuan) Z = 3 x + 1,5 y
Pembatas (1) x ( 40.000 dan y ( 60.000
(2) x/(5000) + y/(7500) ( 8
(3) x + y ( 50.000
(4) x ( 30.000
(5) x ) 0 dan y ) 0

Fungsi Tujuan : Maksimum keuntungan z = 3 x +


1,5 y

Fungsi Tujuan : Maksimum keuntungan z = 3 x + 1,5 y


Alternatif Keuntungan :
1. Titik 0 x = 0
y = 0 z = 0 (ribu)
2. Titik A x = 0
y = 50 z =75 (ribu)
3. Titik B pepotongan pembatas 2 & 3
3 x + 2 y = 120 x = 20
x + y = 50 y = 30 z = 112,5 (ribu)
4. Titik C pepotongan pembatas 2 & 1
3 x + 2 y = 120 y = 15
3 x = 90 x = 30 z = 112,5 (ribu)
5. Titik D x = 30 y = 0 z = 90 (ribu)
Titik C Keuntungan maksimal = 112,5 (ribu)