Anda di halaman 1dari 1

Judul: Ensiklopedia Mitos

Penulis: Azka Rizal


Penerbit: Aynat Publishing
Halaman: 190 halaman
Tahun: 2009
Genre: populer
Mitos dapat diartikan sebagai sesuatu yang diyakini benar, namun belum dibuktikan secara
ilmiah. Mitos sebagaimana dongeng, diwariskan secara turun temurun oleh generasi nenek
moyang kepada penerusnya. Mitos tak hanya berkaitan dengan hal mistis, melainkan juga
dapat terjadi di berbagai bidang kehidupan. Buku ini mengajak para pembaca untuk selalu
menalar dan bersikap rasional terhadap mitos-mitos yang beredar luas di masyarakat dengan
menguak fakta di balik mitos-mitos tersebut. Alhasil, tidak smeua mitos itu benar dan tidak
semua mitos itu salah. Hal terpenting dalam pemahaman mengenai mitos adalah referensi
yang mencukupi tentang mitos tersebut.
Dalam buku Ensiklopedia Mitos ini, Azka membagi bagian buku ke dalam beberapa bab.
Paling tidak ada sembilan sub bab yang coba dihadirkan penulis dalam buku ini, bab tersebut
yaitu seks, kesehatan dan kecantikan, uang dan bisnis, makanan dan minuman, diet dan
olahraga, kehidupan cinta dan asmara, kesuksesan, kehamilan, serta perawatan bayi dan
balita. Setiap bab memiliki beberapa sub bab yang lebih mendetail. Secara umum
pembahasan mengenai mitos adalah sesuatu yang menarik, penulis menggunakan berbagai
pendekatan, mulai dari feng zhui dalam kultur Tiongkok, tinjauan religius, tinjauan ilmiah,
dll.
Sayangnya, penulis tidak membahas satu per satu mtos tersebut secara mendalam, khususnya
terkait pendekatan sains dan ilmiah. Penulis justru mengulang-ulang beberapa mitos di
beberapa bab. Misalnya, beberapa mitos mengenai seks dibahas lagi dalam kehidupan cinta
dan asmara, lalu mitos kehamilan dibahas lagi di dalam mitos perawatan bayi dan balita. Hal
ini membuat pembaca sedikit merasa lelah.
Ensiklopedia Mitos tampaknya ditulis oleh seorang feminis. Hal ini tampak dari pengambilan
sudut pandang mitos, yang lebih didominasi keberpihakan perempuan. Secara kasar, buku ini
lebih banyak mengulas mitos mengenai perempuan. Keberpihakan penulis pun sangat tampak
pada judul-judul bab yang coba disodorkan buku ini. Penggunaan kata Ensiklopedia pun
nampaknya perlu mendapatkan tinjauan ulang. Sekalipun buku ini memang mengulas mitos
dan memberikan penjelasan ilmiah tentang realitasnya, namun beberapa bab justru
menghadirkan pemaparan yang terkesan subyektif. Contoh dari hal ini, terlihat pada bab
mengenai ekonomi. Tulisan-tulisan yang tersebar dalam bab ini, lebih terkesan seperti tanya
jawab, antara problem dan problem solving. Pembaca dipaksa untuk sejalan dan menyetujui
apa yang dikemukakan penulis tentang pandangan-pandangannya. Meski demikian, buku itu
banyak memberikan informasi menarik, teritama terkait feng shui dan juga hal-hal yang
terkait mistis.