Anda di halaman 1dari 8

BAB II

GAMBARAN UMUM

A. GAMBARAN UMUM WILAYAH


UPTD Pelayanan Kesehatan Kecamatan Nagreg berstatus Puskesmas Tanpa
Tempat Perawatan (TTP) dengan kode Puskesmas P.3204100101 alamat Jalan Raya
Nagreg KM 37 Desa Ganjarsabar Kecamatan Nagreg. Luas tanah 1312,14 m
sedangkan luas bangunan 631,35 m terdiri dari bangunan puskesmas (2 lantai), Unit
Gawat Darurat (UGD) dan Pelayanan Obstentri Neonatal Emergency Dasar
( PONED). Kecamatan Nagreg mempunyai kedudukan yang cukup penting dan
strategis karena merupakan pintu gerbang Kabupaten Bandung bagian timur terdiri
dari 8 (delapan) Desa, 102 RW 32 Dusun dan 399 RT , dengan luas wilayah
3.875.046 ha. Kondisi geografis Kecamatan Nagreg adalah dataran lereng/punggung
bukit dengan ketinggian antara 715 meter sampai dengan 948 meter diatas permukaan
laut dengan temperatur udara antara 12 -24 celcius dengan batas-batas wilayah
sebagai berikut: sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Garut, sebelah selatan
berbatasan dengan Kabupaten Garut, sebelah utara berbatasan dengan wilayah
Kabupaten Sumedang dan sebelah barat berbatasan dengan wilayah Puskesmas
Sawah lega Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.
Gambar 2.1

Tabel 2.2

Peta Wilayah UPTD Yankes Kecamatan Nagreg

Luas Wilayah dan Jumlah RT, RW Wilayah Kerja UPTD yankes


4

Nagreg 2014

No

Nama Desa/Kelurahan

Jumlah

Luas Wilayah
RT

.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Ciaro
675
Ciherang
726
Nagreg
208
Nagreg Kendan
315.45
Citaman
453.6
Ganjarsabar
205
Bojong
756
Mandalawangi
536
Jumlah
3.875,05
Sumber : Kantor Kecamatan Nagreg dan UPT KB.

RW

51
54
56
48
59
60
41
30
399

12
12
14
12
15
17
10
10
102

B. KEPENDUDUKAN
Jumlah penduduk di wilayah kerja UPTD Yankes Nagreg tahun 2014
sebanyak 49.870 jiwa dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 14.044, jumlah
penduduk laki-laki 25.730 jiwa dan jumlah penduduk perempuan 24.140 jiwa
meliputi 8 desa binaan. Tingkat pertumbuhan penduduk diwilayah Kecamatan Nagreg
tahun 2014 adalah 1,02 dengan kepadatan penduduk sebesar 1,018 jiwa/KM2.

Tabel 2.3

No

Jumlah Penduduk dan Jumlah Kepala Keluarga di Wilayah Kerja


UPTD yankes Nagreg 2014

Desa/
Kelurahan

Jumlah
Penduduk

Jml Kepala
Keluarga

Jumlah Jiwa Miskin


Jamkesmas

Jamkesda

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Ciaro
8467
Ciherang
6827
Nagreg
5952
Nagreg Kendan
4680
Citaman
6721
Ganjarsabar
7709
Bojong
5745
Mandalawangi
3769
Jumlah
49.870
Sumber : dari BPS dan Kecamatan

2256
1882
1732
1340
1880
2121
1729
1104
14044

4906
4275

195
247

5406

3573

6855

740

2630
2135
26207

1153
994
6902

Berdasarkan data yang diperoleh dari PT.ASKES dan Idova Gakinda tahun
2013 jumlah penduduk miskin yang sudah menjadi peserta Jamkesmas dan Jamkesda
di wilayah Kecamatan Nagreg adalah sebanyak 33109 jiwa terdiri dari peserta
Jamkesmas sebanyak 26207 jiwa dan Jamkesda sebanyak 6902 jiwa (53% dari total
jumlah penduduk). Pada tahun 2014 terjadinya perubahan dalam sistem pelayanan
Jamkesmas yaitu dengan dimasukannya peserta Jamkesmas secara otomatis menjadi
peserta BPJS dan terintegrasinya peserta Jamkesda ke BPJS. Berdasarkan data
terakhir yang tersedia di Puskesmas Jumlah peserta BPJS Kecamatan Nagreg per
Desember 2014 sebanyak 28.881 orang.

Tabel 2.4

Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur dan Jenis Kelamin UPTD Yankes
Nagreg tahun 2014
JUMLAH PENDUDUK

DESA

1
Ciaro
Cihera
ng
Nagre
g
Ngr

JMLH
PENDU
DUK

1<5
4

18

256

LAKI-LAKI (TAHUN)
51622>=
15
21
59
60
5
6
7
8
105
0
602 2280 372

6827

164

891

480

1934

316

3788

799

392

1584

258

3039

5952

24
17

221
76

692
575

379
295

1738
1344

254
184

3308
2491

14
2

62
189

626
506

311
241

1423
1100

208
151

2644
2189

2
8467

4680

<1

10

1<5
11

PEREMPUAN (TAHUN)
1622>=
5-15
21
59
60
12
13
14
15

4578

27

184

1016

493

1865

304

3889

JML

<1

JML
16

kenda
n
Citama
n

6721

12

5745
3769

7709

Gjrsbr
Bojong
Mdl.
Wangi
JUMLAH

49.870

456

1901

354

3555

237

753

373

1557

289

3209

41

832
102
6

506

2236

321

4131

272

809

413

1831

263

3588

61

423

706

328

1599

229

3346

11

54

571

267

1310

186

2399

122
171
8

516
628
8

202
324
8

1130
1416
2

137
216
7

2107
2730
4

452

62

549

5532

165
265
5

924
1159
4

112
177
1

1662
2261
9

124

Sumber :Data Kecamatan Nagreg dan BPS

1. Sasaran Penduduk Rentan Kesehatan


Tabel 2.5

Desa/Kelurahan
Ciaro
Ciherang
Nagreg
Nagreg Kendan
Citaman
Ganjarsabar
Bojong
Mdl Wangi
Jumlah

Sasaran Penduduk Rentan Kesehatan per desa di wilayah UPTD


Yankes Nagreg tahun 2014

Bayi
(0-11 bl)
163
152
112
109
127
144
114
101
1022

Jumlah Penduduk Rentan


Balita
Ibu
Lansia
Ibu Nifas
(12 -59 bl) Hamil
(>65)
484
154
735
176
447
142
561
162
328
104
651
120
322
102
434
111
374
118
248
135
425
135
373
144
340
108
584
121
298
95
310
109
3018
958
3896
1078

Sasaran Penduduk Rentan Kesehatan merupakan

Pend.
Miskin
5101
4522
8979
7595
3783
3129
33109

jumlah penduduk yang

mempunyai resiko tinggi / rentan terhadap berbagai penyakit sesuai dengan kelompok
usianya. Seperti pada usia bayi dan balita yang sangat rentan terhadap penyakit
pneumonia, diare, campak dan penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi lainnya,
kekurangan gizi juga merupakan factor utama timbulnya berbagai penyakit pada
kelompok usia balita. Pada ibu hamil dan ibu bersalin juga sangat rentan dengan berbagai
penyakit komplikasi kehamilan dan persalinan yang berkaitan erat dengan angka
kematian ibu dan angka kematian bayi. Demikian juga, pada usia lansia sangat rentan
terhadap

penyakit-penyakit

degenerative,

kecelakaan

dan

penyakit

perubahan

tingkahlaku/disorientasi sehingga perlu mendapatkan perhatian secara menyuluruh dan


terpadu sesuai dengan kebutuhannya.

2. Tingkat Pendidikan
-

Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berusia 10 tahun ke atas menurut tingkat
pendidikan tertinggi yang ditamatkan yaitu :

Jumlah Laki Laki : 14.522 org dan Jumlah Perempuan : 16.051 org dan Jumlah
Keseluruhan : 30.573 org.

Jumlah penduduk berumur 10 tahun ke atas yang Melek Huruf: 6.068 org.

C. KEADAAN LINGKUNGAN
Lingkungan Fisik termasuk dalam faktor lingkungan dalam Teori H.L. Blum, dan
mempunyai peran sebesar 45% terhadap angka mortalitas dan morbiditas yang
berpengaruh terhadap derajat kesehatn yang pada akhirnya bermuara pada perkembangan
IPM. Ketersediaan air bersih, jamban, rumah sehat, tempat umum sehat, pembuangan
sampah dan limbah sesuai ketentuan menunjukan keadaan lingkungan baik fisik maupun
biologik yang mempunyai peran penting terhadap kejadian gangguan kesehatan
masyarakat. Kondisi kesehatan lingkungan baik fisik maupun biologik masih kurang
memadai, sehingga masih terlihat dampaknya terhadap kesehatan masyarakat yaitu masih
tingginya angka kesakitan penyakit infeksi, parasit dan penyakit menular.
1. Air Bersih
Menurut

hasil kegiatan Program Kesehatan Lingkungan UPTD Yankes

Kecamatan Nagreg Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung , Cakupan Air Bersih dari
tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Cakupan Air Bersih pada Tahun 2010
mencapai 71,6%, Tahun 2011 mencapai 81,4%, Tahun 2012 mencapai 71,7% , Tahun
2013 mencapai 88,4% dan Tahun 2014 mencapai 90,53%. Target cakupan air bersih
Kabupaten Bandung 80% sudah tercapai.
2.

Jamban Keluarga
Sistem pembuangan kotoran manusia menggunakan jamban sangat erat kaitannya

dengan kondisi fisik lingkungan dan risiko penularan penyakit khususnya penyakit
infeksi saluran pencernaan.
Cakupan tempat BAB/Jamban di UPTD Yankes Kecamatan Nagreg pada tahun
2013 baru mencapai 65,93%. Cakupan penggunaan jamban oleh masyarakat mengalami
9

peningkatan dari tahun ke tahun. Pada Tahun 2010 baru mencapai 42,9 %, naik menjadi
61,5% pada Tahun 2012 , Tahun 2013 mencapai 65,93% dan pada Tahun 2014 telah
mencapai 67,14% Namun angka ini masih di bawah target yaitu 70%.
3.

Penyehatan Perumahan
Data rumah sehat di UPTD Yankes Kecamatan Nagreg belum tersedia, namun

demikian kegiatan pengawasan rumah menjadi kegiatan rutin. Persentase rumah yang
diawasi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Persentase rumah yang diawasi pada
Tahun 2010 adalah 49,7%, Tahun 2011 dan 2012 mencapai 49,2% pada Tahun 2013 naik
menjadi 56,5% dan Tahun 2014 mencapai 62,6%
4.

Pengawasan dan Penyehatan Tempat Pengelolaan Makanan


Berdasarkan Data Laporan Hasil Kegiatan Program Penyehatan Tempat- Tempat

Umum UPTD Yankes Kec. Nagreg Tahun 2014 terdapat 84 Tempat Pengelolaan
Makanan dan baru 35 atau 41,6% yang dibina, dari yang diperiksa ternyata hanya 17
atau 48,6% yang sehat.
5.

Penyehatan Tempat-Tempat Umum


Kegiatan Penyehatan dan Pengawasan Tempat-Tempat Umum berdasarkan data

kesehatan lingkungan diwilayah UPTD Yankes Nagreg tahun 2014 belum maksimal dan
terlaksana dengan baik ,

dari 211 TTU yang ada baru 29 sarana (13,7%) yang telah

dilakukan pembinaan. Sedangkan untuk Tempat Tempat Umum lainnya (sarana


pendidikan, sarana ibada, perkantoran dll) belum dilakukan pembinaan.

10

11