Anda di halaman 1dari 8

BAB I PENGANTAR MEKATRONIKA

1.1 PENDAHULUAN
Deskripsi Singkat

1. Penjelasan tentang definisi mekatronika didahului dengan


sejarah perkembangan mekatronika dan pendapat para
pakar mekatronika.
2. Penjelasan ruanglingkupmekatronika mencakup bidang
keilmuan yang terlibat dan inerdisipliner ilmu-ilmu
tersebut.
3. Implementasi

di

duniaindustri

dan

rumahtangga

merupakan contoh-contoh penerapan mekatronika dalam


Manfaat

Relevansi

CapaianPembelajaran

kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya pengetahuan tentang definisi mekatronika
dan interdisipliner ilmu-ilmu tersebut serta implementasinya
diharapkan
mahasiswa
dapat
memahami
dan
mengembangkan implementasi yang lain hal-hal yang
berkaitan dengan mekatronika.
Adanya pengetahuan tentang sejarah dan definisi
mekatronika akan menambah wawasan bagi mahasiswa,
kemudian agar dapat membedakan dengan tegas dibuat
batasan-batasan ruang lingkup ilmu mekatronika.
Implementasi diperlukan agar menambah kejelasan peranan
masing-masing ilmu pendukung yang terlibat.
Dengan bekal pengetahuan yang telah diberikan pada bab ini
diharapkan
mahasiswa
dapat
mendefinisikan
mekatronikadengan benar, dapat memberikan contoh
implementasinya serta merangsang ide-ide kreatif untuk
membuat sebuah sistem berbasis mekatronika.

1.2 PENYAJIAN
1.2.1 Sejarah Perkembangan Mekatronika
Mechatronics adalah kata baru yang lahir di Jepang merupakan gabungan
antara 2 kata yaitu mechanics dan electronics. Berawal dari tahun 1960 an istilah
mekatronika digunakan dalam kendali komputer untuk motor-motor elektrik
(Yaskawa Electric Co., Japan); perkembangannya tidak berasal dari robotika,

justru robotika-lah yang banyak mengambil keunggulan-keunggulan teknologi


kinematika, dinamika, kendali, teknologi sensor dan pemrograman aras-tinggi.
Kemudian pada tahun 1970 an konsentrasi mekatronika pada teknologi servo
yang digunakan produkproduk seperti: pembuka pintu otomatis, mesin penjaja
dan kamera-kamera autofokus. Pada tahun 1980 an penggunaan teknologi
informasi, para insinyur mulai memadukan mikroprosesor dalam sistem mekanik
(embedded system) untuk meningkatkan unjuk-kerja. Di tahun 1990 penggunaan
teknologi komunikasi, agar suatu produk dapat terhubungkan dalam suatu
jaringan yang lebih besar atau luas.Sekarang sering melihat di sekeliling kita
barang-barang mekatronik seperti robot, mesin bubut NC, kamera dijital, printer
dan lain sebagainya. Persamaan dari barang-barang mekatronik ini adalah bahwa
objek yang dikendalikan adalah gerakan mesin. Jika dibandingkan dengan
gerakan mesin konvensional maka gerakan mesin tersebut lebih bersifat fleksibel
dan lebih memiliki kecerdasan. Hal ini dimungkinkan karena memanfaatkan
kemajuan iptek micro-electronics. Berarti, dengan bantuan micro-electronics
mesin dapat bergerak dengan lebih cerdas. Jika seseorang memberikan sebuah
perintah, lalu semua dapat dipasrahkan ke mesin yang dapat bergerak secara
otomatis. Ini sangat membantu menciptakan mesin atau alat yang praktis dan
mudah digunakan. Sehingga sumber daya pada manusia seperti waktu dan otak
dapat dipakai untuk pekerjaan yang lain untuk lebih menciptakan nilai tambah.
1.2.2 Definisi Mekatronika Menurut Para Pakarnya
Beberapa pakar mekatronika berupaya untuk mendefinisikan mekatronika,
diantaranya :
Nama mechatronics dicetuskan oleh Ko Kikuchi, sekarang presiden dari
Yasakawa Electric Co., Chiyoda-Ku, Tokyo.
o R. Comerford, Mecha what? IEEE Spectrum, 31(8), 46-49, 1994.

kata mechatronics tersusun dari mecha yaitu mekanik dan tronics dari
elektronika. Dengan kata lain, teknologi dan pengembangan produk akan
melibatkan lebih ke arah elektronika dan mekanika, intimately and
organically, dan membuatnya tidak mungkin untuk dijelaskan dimana awal
dan akhirnya.
o T. Mori, Mechatronics, Yasakawa Internal Trademark Application
Memo, 21.131.01, July 12, 1969.

Integrasi dari elektronika, Teknik Kontrol, dan Teknik Mesin


o W. Bolton, Mechatronics: Electronic Control Systems in Mechanical
Engineering, Longman, 1995.

Aplikasi dari pembuatan keputusan kompleks untuk pengoperasian sistem


fisik
o D. M. Auslander and C. J. Kempf, Mechatronics: Mechanical System
Interfacing, Prentice-Hall, 1996.

Integrasi sinergi dari teknik mesin dengan elektronika dan intelejensi kontrol
komputer dalam desain dan industri manufaktur produk dan proses.
o F. Harshama, M. Tomizuka, and T. Fukuda, Mechatronics-what is it,
why, and how?-and editorial, IEEE/ASME Trans. on Mechatronics,
1(1), 1-4, 1996.

Penggunaan sinergis dari rekayasa presisi, teori kontrol, ilmu komputer, dan
sensor dan teknologi aktuator untuk merancang improvisasi produk dan
proses.
o S. Ashley, Getting a hold on mechatronics, Mechanical Engineering,
119(5), 1997.

Metodologi

yang

digunakan

untuk

mengoprimalisasi

desain

dari

elektromekanikal produk
o D. Shetty and R. A Kolk, Mechatronics System Design, PWS Pub. Co.,
1997.

Bidang studi yang melibatkan analisis, desain, sintesis, dan pemilihan sistem
yang menggabungkan elektronika dan komponen mekanis dengan kontrol
modern dan mikroprosesor.
o D. G. Alciatore and M. B. Histand, Introduction to Mechatronics and
Measurement Systems, McGraw Hill, 1998.

Beberapa pengertian lainnya bisa dilihat di website:


o http://www.engr.colostate.edu/~dga/mechatronics/definitions.html

1.2.3

Definisi Mekatronika

Mekatronika adalah integrasi sinergis dari sensor, aktuator, pengkondisi


sinyal, elektronika daya, algoritma keputusan dan kontrol, dan perangkat keras
komputer dan lunak untuk mengelola kompleksitas, ketidakpastian, dan
komunikasi dalam sistem rekayasa dengan kata lain mekatronika dapat
didefinisikan sebagai bagian Interdisipliner(antar cabang ilmu pengetahuan) yang

berhubungan dengan studi & perancangan dari sistem & peralatan yang
melibatkanelektronik, sensor, aktuator danarsitektur pengendalian.

Gambar 1.1 Pengertian mekatronika


Secara keseluruhan semua unit-unit yang terkait dalam mekatronika diperlihatkan
pada Gambar 1.2

Gambar 1.2 Blok diagram mektronika dan unit-unit yang terkait


Berdasarkan Gambar 1.2 dapat dijelaskan bahwa sensor mengirimkan informasi
dan diteruskan ke pengkondisi sinyal sehingga sinyal dapat diterjemahkan oleh
penterjemah (interfacing) dengan mudah. Sinyal dari analog yang telah dirubah
menjadi digital kemudian diproses lebih lanjut. Informasi yang dikeluarkan
ditampilkan ke layar dan diterjemahkan kembali serta dikondisikan sedemikian
rupa sehingga dapat digunakan oleh penggerak (actuator). Hasil keluaran dari
penggerak ini kemudian ditangkap oleh sensor kembali untuk diteruskan
sebagaimana proses di atas. Secara keseleruhan sistem berputar (loooping) secara
terus menerus dan dalam keadaan setimbang.

1.2.4 Ruang Lingkup Mekatronika


Ruang lingkup mekatronika mencakup tiga disiplin ilmu yang membentuknya,
meliputi mekanika, elektronika dan informatika/komputer. Ketiga disiplin

ilmu tersebut bergabug menjadi satu sebagaimana diperlihatkan pada Gambar


1.3.

Gambar 1.3 Interdisipliner mekanika, elektronika dan informatika


Secara garis besar terdapat beberapa unsurmekatronika, yaitu:
1. Mekatronika Eletronikamekanik
Sensor
Aktuator
2. Mekatronika Elemen Elektrik
jalur sirkuit
sinyal analog
komponen pasif
komponen aktif
Integrated Circuit (IC)
3. Elemen mekatronika- Antarmuka Perangkat keras (Hardware)
analog-ke-digital (A2D) converter
digital-ke-analog (D2A) converter
input digital / output (I / O)
akuisisi data dan kontrol (DAC)
papan, dan sinyal digital processing (DSP board)
kontrol antarmuka hardware memungkinkan interfacing
analog / digital

4. Mekatronika Sistem Komputer/Informasi


1.2.5 Implementasi Mekatronika di Industri dan Rumah Tangga
Seiring dengan kemajuan zaman, ilmu mekatronika berkembang pesat
baik untuk industri dan rumah tangga. Penelitian-penelitan dimulai dari skala
laboratorium dikembangkan sedemikian rupa sehingga mudah untuk diterapkan
oleh pengguna.
Implementasi mekatronika di dunia industri automotif mampu
mengmbangkan ide-ide seperti mobil cerdas dimana mobil ini dapat beradaptasi
dengan lingkungannya seperti penghematan bahan bakar, pemantauan tekanan
ban, autolocking door system, mauapun keselamatan penumpang akibat adanya
slip dengan ABS (Auto Breaking System) dsb. Demikian pula halnya di rumah
tangga banyak tersedia peralatan-peralatan cerdas yang berbasis mekatronika
seperti mesin cuci pintar (smart washing machine). Mesin cuci yang dapat
memperkirakan jumlah deterjen dan jumlah air yang harus diberikan sesuai
dengan berat cucian. Demikian pula di dunia komputer banyak sekali peraltan
peralatan yang bebasis mekatronika seperti printer, hardisk, floppy disk, mouse,
CD drive atau optical drive dsb. Gambar 1.4 menunjukkan beberapa implementasi
mekatronika baik di industri maupun rumah tangga.

Gambar 1.4 Implementasi mekatronika

Gambar 1.5 Komponen pendukung pada sistem pencetak


Sebuah sistem pencetak (printer) merupakan gambaran implementasi
mekatranika. Dimana pada sistem tersebut terdapat sensor cahaya dengan kode
digitalnya (photo interrupter with digital encoder) kemudian sebuah pengendali
dan pemroses berupa mikrokontroler dan aktuator dengan seperangkat mesin
mekanik sederhana sebagai penggerak.Integrasi komponen-komponen tersebut
diperlihatkan pada Gambar 1.5.

1.3 PENUTUP
1.3.1 Tes Kemampuan
1. Sebutkan definisi mekatronika ?
2. Berikan contoh-contoh implementasi mekatronika yang terdapat pada
sekeliling saudara
3. Berikan contoh-contoh implementasi yang bukan mekatronika yang
terdapat di sekeliling saudara
4. Dengan analisa sederhana dapatkah saudara memberikan alasan pada soal
nomer 2 dan nomer 3 di atas.
5. Berikan gambaran singkat bagaimana sebuah printer, hardisk dapat
bekerja.