Anda di halaman 1dari 6

Pelat adalah struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolith yang

tingginya kecil (tipis) dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Beban yang umum
pada pelat mempunyai sifat banyak arah. Pelat dapat ditumpu diseluruh tepinya atau
hanya pada titik-titik tertentu (misalnya oleh kolom atau campuran antara tumpuan
menerus dan titik). Kondisi tumpuan dapat sederhana atau jepit. Pelat ini terbuat dari
material padat , homogen yang memiliki sifat sama di segala arah.
Dengan membentuk lipatan-lipatan kaku pada suatu sistem struktur yang bekerja
secara efisien untuk menyalurkan beban sehingga memungkinkan dicapainya bentangbentang lebar di antara tumpuan-tumpuan yang direncanakan. Efisiensi dari struktur
bidang lipat dicapai karena struktur tersebut bekerja sekaligus sebagai pelat datar
(slab), balok (beam), dan rangka kaku (truss).
TRANSFER BEBAN
Transfer beban dalam struktur lipat terjadi melalui kondisi struktural dari pelat (beban
tegak lurus terhadap bidang tengah) atau melalui kondisi struktural dari paralel (slab
load ke pesawat).
Pada awalnya, kekuatan eksternal akan ditransfer karena kondisi struktural pelat ke
pinggir lebih pendek dari satu elemen lipat. Di sana, reaksi sebagai kekuatan aksial
dibagi antara elemen yang berdekatan yang menghasilkan strain kondisi struktural dari
lembaran. Ini mengarah pada pengiriman pasukan untuk bantalan.

Ketika selembar kertas tipis terletak antara


dua mendukung akan membungkuk karena fakta bahwa ia memiliki kekuatan yang
cukup untuk membawa beratnya sendiri.

Jika sepotong kertas yang sama dilipat maka akan


mampu mendukung seratus kali beratnya sendiri.

Jika beban meningkat melewati titik ini maka


struktur akan gagal dan lipatan akan meratakan keluar.
BENTUK DASAR
Bentuk -bentuk yang dapat dijadikan dasar perkembangan bentuk konstruksi lipat, yaitu
bentuk-bentuk dasar: pyramidal, prismatic dan semi prismatic. Bentuk prismatic ialah
bentuk yang terdiri dari bidang-bidang datar bersudut siku-siku dan bidang-bidang yang
melintang tegak lurus pada kedua belah sisi ujung bidang datar bersudut siku-siku.
MATERIAL
Struktur pelat lipat dapat dibuat dari hampir semua jenis material. Salah satu material
yang banyak digunakan untuk plat lipat adalah beton bertulang. Material ini paling baik
digunakan karena dapat dengan mudah dibuat. Material lain yang sering digunakan
adalah baja, plastik, dan kayu.
JENIS FOLDED PLATE
1. Folded plate dua segmen

Komponen dasar dari struktur folded plate


terdiri dari: plat miring, plat tepi yang digunakan untuk menguatkan plat yang lebar,
pengaku untuk membawa beban ke penyangga dan menyatukan plat, serta kolom untuk
menyangga struktur.

2. Folded plate tiga segmen

Pengaku terakhirnya berupa rangka yang


lebih kaku daripada balok penopang bagian dalam. Kekuatan dari reaksi plat di atas
rangka kaku tersebut akan cukup besar dan di kolom luar tidak akan diseimbangkan
oleh daya tolak dari plat yang berdekatan. Ukuran rangka dapat dikurangi dengan
menggunakan tali baja antara ujung kolom.
3. Bentuk Z

Masing-masing unit di atas mempunyai satu


plat miring yang lebar dan dua plat tepi yang diatur dengan jarak antara unit untuk
jendela. Bentuk ini disebut Z shell dan sama dengan louver yang digunakan untuk
ventilasi jendela. Bentuk Z ini adalah bentuk struktur yang kurang efisien karena tidak
menerus dan kedalaman efektifnya lebih kecil daripada kedalaman vertikalnya.

4. Dinding yang menerus dengan plat

Pada struktur ini , dinding merupakan


konstruksi beton yang miring. Dinding didesain menerus dengan plat atap. Kolom tidak
dibutuhkan di pertemuan tiap-tiap panel dinding karena dinding ditahan di ujung atas.
5. Kanopi

Bentuk ini digunakan untuk kanopi kecil di


entrance bangunan. Struktur ini mempunyai empat segmen. Pengaku struktur

disembunyikan di permukaan atas sehingga tidak terlihat dan plat (shell) akan muncul
untuk menutup dari kolom vertikal. Di dinding bangunan harus ada juga pengaku
struktur tersembunyi di konstruksi dinding.

6. Folded plate yang meruncing ke ujung (Tapered Folded plate)

Struktur ini dibentuk oleh elemen-elemen


runcing. Berat plat di tengah bentang merupakan dimensi kritis untuk kekuatan tekukan.
Struktur ini tidak efisien dan tidak cocok untuk bentang lebar karena kelebihan beban
untuk bentang lebar.

7. Folded plate penyangga tepi (edge supported folded plate)

Pada struktur ini, plat tepi dapat dikurangi


dan struktur atap dapat dibuat terlihat sangat tipis jika plat tepi ditopang oleh rangkaian
kolom. Struktur ini cocok digunakan untuk bangunan dengan estetika tinggi dengan
desain atap yang tipis.

8. Folded plate truss

Terdapat ikatan horizontal melintang di sisi


lebar hanya di tepi bangunan. Hal ini memungkinkan folded plate digunakan pada
bentang lebar dengan pertimbangan struktural yang matang.

9. Rangka kaku folded plate

Sebuah lengkung dengan segmen lurus


biasanya disebut rangka kaku. Struktur ini tidak efisien untuk bentuk kurva lengkung
karena momen tekuk lebih besar.