Anda di halaman 1dari 11

Organisasi dan Manajemen Kebidanan

Struktur Organisasi Lini


Dosen Pengampu :
Elies Meilinawati S.B., SST, S.Psi, M.Keb

Disusun Oleh :
1. Ainur Rohmah
2. Ajeng Tri Pangestuti
3. Angga Dini S. P
4. Anis Purwasih
5. Aprilia Nastikowati
6. Ariska Novianty Rahayu
7. Ayu Wulandari
8. Berlian Suci Anita
9. Derin Septi Nuraeni
10.Dina Maria Ulfa
11.Dwi Ayu Miftachul
12.Dwi Masruroh
13.Dwi Putri Puspita U.

(03201212180)
(03201212174)
(03201212050)
(03201212127)
(03201212143)
(03201212179)
(03201212047)
(03201212009)
(03201212151)
(03201212128)
(03201212090)
(03201212026)
(03201212149)

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


BINA SEHAT PPNI
PROFESI D3 KEBIDANAN KELAS I B
2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan

kehadirat Tuhan yang maha Esa karena dengan

karuniaNya, kami dapat menyelesaikan makalah Organisasi dan Manajemen Kebidanan


Struktur Organisasi Lini untuk mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan.
Makalah

ini dimaksudkan sebagai tuntunan belajar bagi mahasiswa di insitusi

pendidikan kesehatan khususnya bidang kebidanan.Semoga dengan adanya makalah ini bisa
memberi banyak pengetahuan bagi pembaca khususnya bagi penulis sendiri.

Kami menyadari keterbatasan dalam menyusun makalah ini.Untuk itu, kami


mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak, terutama dari seluruh

akademika

kebidanan dimanapun berada demi penyempurnaan edisi-edisi berikutnya.


Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak hingga makalah ini dapat
selesai.

Mojokerto, 7 Oktober 2014

DAFTAR ISI
Sampul Depan...........................................................................................................
Kata Pengantar ........................................................................................................
Daftar Isi...................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1.
1.2.
1.3.
1.4.

Latar Belakang......................................................................................
Rumusan Masalah ...............................................................................
Tujuan Penulisan ................................................................................
Manfaat Penulisan ...............................................................................

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Struktur Organisasi Lini ..............
2.1.1. Pengertian Organisasi Line /Garis ........................
2.1.2. Ciri-Ciri Struktur Organisasi Garis....................................................
2.1.3. Kelebihan Struktur Organisasi Garis...........................................
2.1.4. Keburukan Struktur Organisasi Garis ........
2.1.5. Contoh Organisasi Line/Garis
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
3.2. Saran ..

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Organisasi adalah proses penentuan dan pengelompokan pekerjaan yang akan

dikerjakan, menetapkan dan melimpahkan wewenang dan tanggung jawab, dengan maksud
untuk memungkinkan orang-orang bekerja sama secara efektif dalam mencapai tujuan.
Organisasi memiliki unsur-unsur yang ada didalamnya, yaitu manusia, tempat
kedudukan, tujuan, pekerjaan, struktur, teknologi dan lingkungan. Organisasi baru ada jika
ada hubungan dan kerja sama antara manusia yang satu dengan yang lainnya sesuai dengan
struktur dari organisasi.
Makalah ini membahas tentang struktur organisasi lini dengan alasan struktur lini
adalah struktur dasar dari setiap struktur organisasi, oleh karena itu perlu pemahaman terlebih
dahulu tentang struktur lini sebelum mempelajari struktur-struktur organisasi lainnya.
2.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, dihasilkan rumusan masalah :
1. Apakah pengertian dari organisasi line /garis ?
2. Bagaimana ciri-ciri struktur organisasi garis ?
3. Adakah kelebihan dari struktur organisasi garis ?
4. Adakah keburukan dari struktur organisasi garis ?
5. Bagaimana contoh organisasi line/garis ?

2.3. Tujuan Penulisan


2.3.1. Tujuan Umum
Untuk memenuhi tugas mata pelajaran orrganisasi dan manajemen kebidanan
2.3.2. Tujuan Khusus
1.
2.
3.
4.
5.

Memberikan penjelasan tentang pengertian dari organisasi line /garis


Memberikan penjelasan tentang ciri-ciri struktur organisasi garis
Memberikan penjelasan tentang kelebihan dari struktur organisasi garis
Memberikan penjelasan tentang keburukan dari struktur organisasi garis
Memberikan contoh dari organisasi line/garis

2.4. Manfaat Penulisan


1. Mendapatkan penjelasan tentang pengertian dari organisasi line /garis

2.
3.
4.
5.

Mendapatkan penjelasan tentang ciri-ciri struktur organisasi garis


Mendapatkan penjelasan tentang kelebihan dari struktur organisasi garis
Mendapatkan penjelasan tentang keburukan dari struktur organisasi garis
Mendapatkan contoh organisasi line/garis

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Struktur Organisasi Lini
2.1.1. Pengertian Organisasi Line /Garis

Organisasi lini diciptakan oleh Henry Fayol dan biasanya organisasi ini dipakai
perusahaan-perusahaan kecil. Tipe organisasi ini adalah tipe atau bentuk dasar (basic
type) yang terdapat dalam tipe atau bentuk organisasi yang manapun. Tidak ada
organisasi tanpa organisasi ini di dalamnya.
Organisasi ini merupakan resultante pembagian tugas pimpinan dan pelaksanaan
fungsi-fungsi secara vertikal dan horizontal, dan terdapat pada eselon atau level atau
tingkat yang manapun. Di lingkungan pemerintah termasuk BUMM/ BUMB dikenal
dengan adanya eselonisasi.
Setiap desain struktur organisasi berdasar atas organisasi ini. Dalam bentuk
muminya Organisasi lini adalah perwujudan prinsip kesatuan komando. Bentuk
Organisasi lini ini disebut juga Organisasi militer

oleh karena menekankan pada

komando dan pelaksanaan perintah. Organisasi lini tercipta atas asumsi bahwa para
pengambil keputusan yang berada pada satu lini adalah orang-orang yang serba bisa
(allround) dalam semua aspek pimpinan dan pelaksanaan.
Bentuk struktur organisasi semacam ini biasanya digunakan pada lembaga atau
perusahaan yang sederhana dan kecil. Hal ini dibutuhkan untuk mengambil tindakan dan
keputusan yang cepet. Garis dalam hal ini diartikan sebagai garis atau jalur ke atas dan
ke bawah, bukan ke samping. Ke atas sebagai jalur pelaporan tanggung jawab,
sedangkan ke bawah adalah sebagai jalur pendelegasian tugas atau wewenang. Jadi,
fungsi yang di bawah adalah fungsi pertanggungjawaban langsung kepada atasan
setingkat lebih tinggi.

2.1.2 Ciri-Ciri Struktur Organisasi Garis


a. Digunakan bagi organisasi/lembaga/perusahaan yang sederhana dan kecil.
b. Jumlah karyawannya relatif sedikit dan antar tenaga kerja atau karyawan
sudah dapat saling kenal.
c. Spesialisasi kerja masih belum tinggi dan alat-alatnya tidak beraneka macam
d. Digunakan bagi lembaga yang masih membutuhkan keputusan yang tepat
e. Pucuk pimpinan merupakan satu-satunya sumber kekuasaan, keputusan dan
kebijaksanaan dari organisasi

2.1.3. Kelebihan Struktur Organisasi Garis


a. Kesatuan komando dapat dengan mudah dilakukan karena di bawah satu
komando.
b. Garis komando

dan

pengendalian

tugas,

tidak

mungkin

terjadi

kesimpangsiuran karena pimpinan langsung berhubungan dengan karyawan


c. Pengambilam keputusan bisa lebih cepat
d. Pengawasan melekat secara ketat terhadap kegiatan-kegiatan karyawan yang
dapat dilaksanakan
e. Kedisiplinan dan semangat kerja karyawan umumnya baik.
f. Koordinasi relatif mudah dilaksanakan
g. Rasa solidaritas antar karyawan tinggi.
2.1.4. Keburukan Struktur Organisasi Garis
a. Seluruh tenaga kerja biasanya selalu tergantung pada seorang pemimpin
sehingga jika pemimpin berhalangan maka organisasi dapat mengalami
kemacetan.
b. Dapat menimbulkan sifat otoksi pada pimpinan.
c. Dilihat dari mekanisme kepemimpinan, bagi karyawan terciptanya kesempatan
untuk berkembang.

2.1.5. Contoh Organisasi Line/Garis

Salah satu contoh perusahaan organisasi lini yaitu Mc donalds Indonesia corporations
adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan (fastfood) yang terkenal.
Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik, pemasok barang
dan perusahaan.
Dengan menggunakan struktur organisasi ini maka perintah mengalir dari Store
Manager turun ke First Asistant Manager turun ke Second Asistant Manager turun ke Junior
Manager turun ke Trainee Manager turun ke Crew Leader dan lini paling bawah adalah Crew.
Di luar lini tersebut juga terdapat STAR, TopCat dan VIP yang bertanggung jawab penuh
pada Store Manager.
Store Manager selanjutnya bertanggung jawab kepada Operation Consultant.
Operation Consultant akan bertanggung jawab kepada Operation Manager dan Operation
Manager akan bertanggung jawab kepada Head Office Jakarta.
Kelebihan dari organisasi ini adalah Kesatuan komando dapat dengan mudah
dilakukan karena di bawah satu komando yaitu komando dari Head Office Jakarta,
pengawasan melekat secara ketat terhadap kegiatan-kegiatan karyawan dapat dilaksanakan,
kedisiplinan dan semangat kerja karyawan umumnya baik, koordinasi relatif mudah
dilaksanakan dan rasa solidaritas antar karyawan tinggi

Kelemahan organisasi lini yaitu mempunyai satu tujuan, satu wewenang oleh pihakpihak tertentu dan pemimpin juga dapat berbuat semau-maunya jika pemimpinnya tidak
benar dan tidak mempunyai solidaritas terhadap bawahannya dan dari situlah kurangnya
pengembangan fikiran dan aktivitas terhadap anggota-anggota lain jadi tidak terkontrol.

BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Organisasi lini adalah struktur organisasi yang paling sederhana dan menjadi dasar
dari setiap struktur organisasi
Organisasi lini adalah perwujudan prinsip kesatuan komando sehingga disebut juga
organisasi militer, oleh karena menekankan pada komando dan pelaksanaan perintah.
Organisasi lini tercipta atas asumsi bahwa para pengambil keputusan yang berada
pada satu lini adalah orang-orang yang serba bisa (allround) dalam semua aspek
pimpinan dan pelaksanaan
3.2. Saran

Gunakan struktur organisasi lini jika ingin mengambil keputusan secara cepat
Pemimpin dalam struktur organisasi lini ada kesempatan untuk otoriter, jadi para

karyawan harus sbersiap diri


Pupuk rasa solidaritas dalam organisasi karena dengan solidaritas organisasi bisa jadi
lebih baik

DAFTAR PUSTAKA
Amirullah dan Haris Buiyono. 2004. Pengantar Manajemen. Yogyakarta : Graha ilmu

Indrawijaya, Adam Ibrahim. 2010. Teori Perilaku dan Budaya Observasi. Bandung : PT
Refika Aditama
Hasibuan, H. Malayu S. P. 1996. Organisasi dan Motivasi. Jakarta : PT Bumi Aksara
Terry, George R dan Leslie W. Rue. 1992. Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta : PT Bumi
Aksara