Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah

: Gangguan mobilitas fisik

Pokok Bahasan

: Tindakan Keperawatan Dalam Pemenuhan Aktivitas

Sub Pokok Bahasan

: Latihan dan panduan kegiatan pasca pembedahan tulang


belakang

Sasaran

: Keluarga dan klien Tn. R

Lama Penyuluhan

: 20 menit

Tanggal

: 3 Februari 2015

Penyuluh

: Wina Tresnawati

Instansi pendidikan

: Universitas Padjadjaran

A. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )


Setelah diberikan penyuluhan, Tn. R dan keluarga mampu melakukan latihan gerak
tubuh / ROM dengan maksimal.
B. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah dilakukan penyuluhan selama 20 menit, keluarga Tn. R dapat :
1. Menyebutkan kembali pengertian dari latihan gerak tubuh / ROM, setelah diberi
penyuluhan.
2. Menyebutkan kembali tiga tujuan dari latihan gerak tubuh / ROM, setelah
diberikan penyuluhan selama 10 menit dengan benar.
3. Mendemonstrasikan gerakan latihan gerak tubuh / ROMdengan benar.
C. Materi
1. Pengertian latihan latihan gerak tubuh / ROM
2. Tujuan latihan latihan gerak tubuh / ROM
3. Langkah-langkah latihan gerak tubuh / ROM
D. Metoda
1. Ceramah dan Tanya Jawab
2. Demonstrasi

E. Media
Leaflet
F. Sumber
NAON Patient Education Series Postoperative Spine. National Association of
Orthopaedic Nurses 330 N. Wabash Ave., Suite 2000 Chicago, IL 60611.
Copyright 2013
G. Kegiatan Pembelajaran
TAHAPAN
1
Kegiatan
Pembuka
Pembelajaran

1.
2.
3.

Kegiatan Inti

1.

PENYULUH
2
Memberi salam.
Apersepsi
tentang
latihan gerak tubuh /
ROM
Mengajukan
pertanyaan
untuk
menggali
pengalaman sasaran
tentang latihan gerak
tubuh / ROM.
Menjelaskan
pengertian latihan
gerak tubuh / ROM

2. Menjelaskan tentang
tujuan latihan gerak
tubuh / ROM.
3. Menjelaskan
langkahlatihan
gerak tubuh / ROM
4.

Member
i kesempatan pada
sasaran
untuk
mengajukan
pertanyaaan.
5. Menjawab pertanyaan
yang diajukan.
Kegiatan Penutup Bersama-sama dengan
peserta menyimpulkan :
1. Pengerian
latihan
gerak tubuh / ROM
2. Tujuan latihan gerak
tubuh / ROM
3. Langkah-langkah
latihan gerak tubuh /
ROM.

1.
2.

3.

PESERTA
3
Menjawab salam.
Memperhatikan

WAKTU
4
2 menit

Menjawab
pertanyaaan tentang
latihan gerak tubuh /
ROM

1. Klien
menyimak 13 menit
penjelasan
tentang
pengertian
latihan
gerak tubuh / ROM.
2. Klien
mengemukakakan
pendapatnya
tentang
tujuan latihan gerak
tubuh / ROM.
3. Klien
menyimak
penjelasan
penyuluh
tentang
langkahlangkah latihan gerak
tubuh / ROM.
4. Klien
mengemukakakan
tentang hal-hal yang
belum dipahami.
5. Klien menyimak ulasan
dan jawaban perawat.
Bersama-sama
dengan 5 menit
penyuluh menyimpulkan :
1.
Pengertian
latihan gerak tubuh /
ROM.
2.
latihan
gerak tubuh / ROM.
3.
Langkahlatihan gerak tubuh /
ROM

H. Evaluasi Dan Prosedur


1. Selama dilakukan penyuluhan
2. Setelah dilakukan penyuluhan
Cara : Evaluasi lisan dan Demonstrasi
Butir-butir pertanyaaan :
a. Jelaskan pengertian latihan gerak tubuh / ROM !
b. Sebutkan 3 dari 5 tujuan latihan gerak tubuh / ROM !
c. Demonstrasikan kembali langkah-langkah latihan gerak tubuh / ROM !

Lampiran Materi
LATIHAN
RANGE OF MOTION (ROM)
A. Pengertian
Latihan aktif dan pasif / ROM adalah merupakan suatu kebutuhan manusia
untuk melakukan pergerakan dimana pergerakan tersebut dilakukan secara bebas.
latihan aktif dan pasif / ROM dapat dilakukan kapan saja dimana keadaan fisik tidak
aktif dan disesuaikan dengan keadaan pasien.
B. Tujuan
1. Untuk memelihara fungsi dan mencegah kemunduran.
2. Untuk memelihara dan meningkatkan pergerakan dari persendian.
3. Untuk merangsang sirkulasi darah.
4. Untuk mencegah kelainan bentuk.
5. Untuk memelihara dan meningkatkan kekuatan otot.
C.

Langkah-langkah
Latihan ini sangat penting sebelum dan setelah operasi tulang belakang. Latihan

akan membantu Anda memperkuat otot dan meningkatkan kegiatan sehari-hari Anda.
Lanjutkan program anda berjalan dan pergi lebih jauh setiap hari. Semakin Anda aktif
dan olahraga, yang lebih mampu Anda akan kembali ke kegiatan rutin. Tanyakan dokter
bedah atau terapis sebelum memulai latihan baru.
LATIHAN TUNGKAI KAKI
1. Ham sets
Gerakan menekuk dan meluruskan kaki , Berbaring telentang di tempat tidur. (u/
mengencangkan otot di bagian belakang kaki. Tahan selama 5 detik Ulangi 10 kali
dengan kedua kaki, 2-3 kali per hari. Lakukan gerakan secara bergantian
2. Gluteal sets

duduk di kursi, atau berdiri. Remas otot pantat Anda bersama-sama dan tahan
selama 5-10 detik. Ulangi 10 kali, 2-3 kali per hari.
3.

Pompa Ankle
Berbaring telentang di tempat tidur atau duduk di kursi. Luruskan satu lutut dan
perlahan-lahan mendorong kaki Anda ke depan dan ke belakang. Ulangi 10-20 kali
dengan masing-masing kaki, 2-3 kali per hari.

4. Duduk Lutut Ekstensi


Duduklah di kursi dengan punggung Anda menempel lurus pada kursi belakang.
Luruskan satu lutut dan tahan selama 5-10 detik. Turunkan kaki Anda kembali ke
lantai. Ulangi 5-10 kali dengan masing-masing kaki, 2-3 kali per hari.
5. Gerakan tumit
Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja untuk
keseimbangan. Bangkit pada jari-jari kaki. Ulangi 5-10 kali, dua kali per hari.
6.

Berdiri Pinggul Ekstensi


Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Bawa satu kaki
ke belakang sejauh yang Anda bisa tanpa nyeri pinggang. Tetap lurus lutut Anda.
Ulangi 5-10 kali dengan masing-masing kaki, 2-3 kali per hari.

7.

Berdiri Lutut Fleksi


Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Bend satu lutut
di belakang Anda. Perlahan-lahan menurunkan kembali ke tanah. Ulangi 5-10 kali
dengan masing-masing kaki, 2-3 kali per hari.

8.

Berdiri menaikan lutut


Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Angkat satu
lutut pada suatu waktu seakan berjalan di tempat. Angkat lutut Anda untuk
setidaknya tingkat pinggang. Tahan lutut Anda untuk 2-3 detik. Perlahan-lahan
menurunkan kembali ke tanah. Ulangi 5-10 kali dengan masing-masing kaki, 2-3 kali
per hari.

9. Berdiri Pinggul Abduction


Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Pindah satu kaki
ke samping. Jauhkan pinggul, lutut, dan kaki menunjuk ke depan. Tetap lurus lutut

Anda. Perlahan-lahan menurunkan kembali ke tanah. Ulangi 5-10 kali dengan


masing-masing kaki 2-3 kali per hari.
10. Berdiri Pinggul adduksi
Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Pindah satu kaki
di depan dan di kaki yang berlawanan. Jauhkan pinggul, lutut, dan kaki menunjuk ke
depan. Tetap lurus lutut Anda. Kembalikan kaki bergerak ke posisi awal. Ulangi 5-10
kali dengan masing-masing kaki, 2-3 kali per hari.
11. Gerakan Menaikan Jari Kaki
Berdiri dan berpegang pada bagian belakang kursi kokoh atau meja. Berat badan
ramping ke tumit. Toes harus dari tanah. Jari kaki perlahan punggung bawah ke
tanah. Ulangi 5-10 kali, 2-3 kali per hari.
12. Mini squats
Berdiri dan berpegang pada kursi kokoh atau meja. Jongkok seolah-olah duduk di
kursi. Kaki harus sekitar selebar bahu. Lutut harus langsung di atas jari-jari kaki, tapi
tidak melewati mereka. Jongkok ke bawah sampai lutut Anda menekuk 30-45 .
Perlahan-lahan bangkit ke posisi lurus. Ulangi 5-10 kali, 2-3 kali per hari.
LATIHAN LENGAN
13. Gerakan Bahu Fleksi
Duduklah di kursi dengan kaki rata di lantai. genggam botol air di masing-masing
tangan. Mulailah dengan tangan Anda turun menuju kaki Anda dengan siku lurus.
Jangan mengangkat tangan Anda lebih tinggi dari ketinggian bahu. Ulangi 5-10 kali,
2-3 kali per hari.
14. Gerakan bahu abduksi
Duduklah di kursi dengan kaki rata di lantai. genggam botol air di masing-masing
tangan. Mulailah dengan lengan di samping sisi Anda. Menjaga siku Anda lurus,
angkat dari sisi tubuh Anda. Jangan mengangkat lengan Anda lebih tinggi dari
ketinggian bahu. Lengan bawah ke arah sisi tubuh. Ulangi 5-10 kali, 2-3 kali per hari.
15. Bahu adduksi
Duduklah di kursi dengan kaki rata di lantai. genggam botol air di masing-masing
tangan. Tempatkan lengan Anda pada sandaran tangan kursi. Bawa siku hingga

bahkan dengan bahu dan keluar ke sisi tubuh. Dorong lengan ke belakang untuk
menekan tulang belikat bersama-sama. Ulangi 5-10 kali, 2-3 kali per hari.