Anda di halaman 1dari 51

Prof.(R).Dr.

IKAMARISKASOEDHARMA

METABOLIT SEKUNDER
1. Industri farmasi : obat, pewarna
Mis : aspirin dan salicylate
1. Bumbu penyedap makanan
2. Kosmetik : minyak wangi
3.
3 Anti
A i mikroba
ik b
4. Bioinsektisida, biofungisida
5. Obat tradisional
Metabolit sekunder - End product (Caspek, 1921)
- Natural product (Croteau et al., 2000)

METABOLIT SEKUNDER

FUNGSI DALAM TANAMAN


1.

Antraktan untuk serangga/hewan lainnya : polinasi

2.

Melindungi dari stress lingkungan

3.

Mekanisme pertahanan dari serangan hama, penyakit,


herbivora,molusca & vertebrata (phytoalexins)

4.

Zat pengatur tumbuh

5.

Meningkatkan kemampuan tanaman dalam bersaing


dengan tanaman lain (alelopati) mis : monoterpenoid

6.

Penyimpan & sistim transport nitrogen

7.

Proteksi terhadap ultra violet

(Wink, 1987)

Bourgard et al., (2001) : peran penting pada tanaman


untuk adaptasi terhadap lingkungan

METABOLIT SEKUNDER
(Robins, 1994 dan Mann, 1995)

Tidak disintesa secara terus


menerus tetapi hanya pada
tingkat pertumbuhan dan
perkembangan tertentu
atau
Selama periode stressbiotik
karena kurang nutrisi atau
faktor abiotik

1.

Disimpan dalam biji dan organ


penyimpan

2.

Mempunyai peran penting untuk


metabolisme primer(fotosintesa +
respirasi)(terlibat dalam proses
fisiologis utama dengan mekanisme
yangsudah diketahui pasti)

3
3.

Volume besar
Volumebesar

4.

Nilai rendah kecuali mesoinositol,


caroten karena untuk ektrasi,
isolasi dan pemurnian sulit

5.

Untuk bahan mentah makanan,


produk nabati,asam lemak (sabun,
deterjen),dan karbohidrat.

6.

Tersedia banyak di pasar

Essential
&
selalu tersedia
(terlibat dalam
proses fisiologis
utama)

1. Disintesa pada tingkat pertumbuhan tertentu atau adanya


stress
2. Disintesa pada sel tertentu dan pada grouptaksonomi
tertentu
3. Tidak berperan penting dalam metabolisma primertapi
untuk kelangsungan hidup dihabitatnya (peran ekologi)
4. Konsentrasi kecil dan persediaan terbatas
5. Nilai ekonomi tinggi
6. Umumnya struktur lebih kompleks sulit disintesis
7. Sulit ditemukan dipasar baru 15%dari spesies
tanaman yangsudah diisolasi

FOTOSINTESA
Penangkapan dan pengumpulan cahaya :klorofil

ATP+NADPH

FOTOSINTESA
2.GELAP:asimilasi O2
Reduksi Pentosa Fosfat (siklus Calvin) RUBP
CO2 Fruktosa6Patau Piruvat Malat (C4)

a. Sukrosa
k
P UDP glukosa
l k
+ fruktosa
f k
6P
Sukrosa P sukrosa + P
b. NDP-D-9-glukosa+Fruktosa
Sukrosa+ NDP
Sukrosa Dglukosa +Dfruktosa

FOTOSINTESA
C3

C4 (1966)
CO2 PEPC
Anatomi KRAN2

CO2 Rubisco
RUBP
3PGA

(mesofil +bundlesheet)

Malat,aspartat,oxaloacetat
p
(mesofil)

Calvin
Hexosafosfat

3PGA
Hexosafosfat
(BundleSheet)

KARBOHIDRAT

FOTOSINTESA

Penyimpanan : pati + fruktan


Sukrosa : transport glukosa, fruktosa
- Monosakarida :
glukosa, manosa, arabinosa, xylosa,
fruktosa, rhamnosa, galaksana

- Oligosakarida :
disusun dari 2 5 sakarida (glukosa),
sukrosa, trehalose, raffinosa, starchyoset

- Polisakarida:
Selulosa, amilosa, amilopektin

(BM tinggi)
Poligalakturonase, glukomanan, xylans
glikosa, kitin

METABOLISME PRIMER :
Sukrosa pada tebu,bit
tebu bit
3enzim yangberperan
(SPS,SS,Invertase)

Karbohidrat

Jalur Pentosa Fosfat

Glikolisis

Jalur
Asam Shikimat

Asam Sikhimat
Erythrosin4P

CO2+H2O

Asam Fosfoenol Piruvat

Asam Piruvat

Jalur
Malonat asetat

Asetil coA

Malonit CoA
Asam Lemak

Poliasetilen

Senyawa Aromatik

Asam Sitrat
(siklus asam)

Jalur
Mevalonat asetat

Asam
Amino

Alkaloid

Asam Sinamat

Terpenoid
Poliketida

Steroid
Karotenoid

Senyawa Aromatik
Golongan flavonoid

Gambar 1.Jalur biosintesa pada tanaman

UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DAN


AKUMULASI METABOLIT SEKUNDER
Seleksi gen yang berperan atau pohon induk
Seleksi sel
Manipulasi lingkungan
Mutasi
Rekayasa genetik

JALUR METABOLIT SEKUNDER


(diluar biosintesa sukrosa + protein)

1. Malonat asetat
2. Mevalonat asetat
3. Asam shikimat
(1885tanaman Illicum religliosum)
CO2+H2OKlorofil

sukrosa

Pentosa fosfat

glukosa 6fosfat
fruktosa 6fosfat

PREKUSOR METABOLIT SEKUNDER

1. Eritrosa4fosfat
2. PEP

Prekusor dan produk primer


dari glukosa-6-fosfat
Asam Korismik
(prekusor)

Jalur asam shikimat

Senyawa Aromatik
berasal dari
Ti t f
Triptofan,
ti i PAL ((produk
tirosin,
d k akhir
khi
asam shikimat)

Auksin a.l. 2,4-D : Trigger sintesis metabolit sekunder seperti fitoaleksin


Fitoaleksin : anti mikroba (Deverall, 1982)

- PAL Cinnamic acid


-Tirosin p = coumaric acid

Tirosin sumber cincin utama Quinon


Hidroksi Benzoat (senyawa antara)
PAL :fenol, lignin, fitoaleksin (dopamin,

Respirasi,

sintesa IAA, fisik

Ca, B (1,3), glukanase

asam klorogenik, asam shikimik)

PAL = enzim yang berperan dalam produksi molekul dasar komponen organik yang
berhubungan dengan ketahanan terhadap penyakit

Fitoaleksin
(senyawa anti mikroba yang disintesa dan diakumulasi pada tanaman sebagai
respon terhadap infeksi mikroorganisma)

As.Co.A:
1.Titik awal elaborasi metabolit sekunder
2.Kunci perombakan hidrat arang,lemak,protein
Asam palmitat (metabolit primer derivatif metabolit
sekunder dari jalur asam malonat (selain asam lainnya)
A
l
t :senyawa awall untuk
t k biosintesa
bi i t
t
id
Asam
mevalonat
terpenoid
&steroid
PAL asam sinamat asam coumarat
TIROSIN

(umumnya komponen aromatik)


Pada tanaman tinggi dan jamur
Asetil Co.A Malonyl Co.A poliketida
Orsellinic acid(>pada jamur),derivatif phloroglucinol

Jalur Acetat Mevalonat


1.Essentialoil
2.Squalent
3.Monoterpenoid
4.Mentol
5.Korosinoid
6.Streoid
7.Terpenoid
8.Sapogenin
9.Geraniol
10 ABA GA3
10.ABA,GA3

Jalur Asam Shikimat


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Asam Sinamat
Fenol
Asam benzoik
Lignin
Koumarin
Tanin
Asam aminobenzoik
Quinon

Benzenoid berasal dari 2jalur


1.
2.

Asam shikimat
Acetat mevalonat

Terpenoid :isoprenoid (5unitcarbon),


mis:peppermit M.piperita, spermint M.psicata
Monoterpenoid (C10):volatileessence(herbs+spices)
Piruvat
Gliseraldehyde

IPP(prekussor) terpenoid (>25.000)

JALUR ASETAT MALONAT


1. Asam lemak
Laurat, Miristat, Palmitat, Stearat,Oleat,Linoleat dan Linolenik

2. Poliasetilen
3. Gliserid
4. Fosfolipid
5. Glikolipid

Pada berbagai tanaman :


Jarak pagar,kelapa sawit,kelapa,jagung,kacang tanah,zaitun,bunga
matahari,kedelai,wijen,kapas,coklat,alpukat

(kultur kalus, sel & akar rambut = KAT)

1. BonnerAireguin (1950):
Biosintesa karet dari kalus
Guayule
2. Tulecke +Nickell (1956)

KULTUR JARINGAN

METABOLIT SEKUNDER YANG BANYAK DIKENAL

KOMERSIAL (1983)

Lithospermum erithorhizon

1. MitsuiPetrochemicalIND:skala industri
Shikonin dari kultur sel Lithospermum
erithorhizon (antibakteri,zat pewarna,
kosmetik,untuk
kosmetik untuk luka dll).Kultur
dll) Kultur akar
rambut bioreaktor 20.000ml
Sikonin dari alam dari akar pada saat
tanaman umur 5 7tahun (12%)melalui
kultur jaringan =12 15%
2

2. Ginsenoida dari akar ginseng


Saponin +Ginsenoida.NitroDenkoComp.(1991)
Bioreaktor 20.000l (kultur akar)

3. Vinblastine + Vincristine dari Catharanthus roseus


Alkaloid untuk leukimia

4. Ajmalicine dari Rauvolvia sp


anti hipertensi

Rauvolvia sp

Clove

HASIL
KELTI BIOLOGI
SEL DAN
JARINGAN

Cengkeh

Artemisia

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Alkaloid Rauvolvia serpentina


Atropine Hyoscymus niger
Caffeine Coffea arabica
Cocaine Erythorxylon coca
Nikotin Nicotiana tabacum
Quinine Cinchona officinalis
Scopolamine N. niger
Vinblastine Catharanthus roseus

Alkaloid 12.000 senyawa organik

SELEKSI SEL

1. Visualterutama pigmen
2. Analisis kimia :RIA
3. Ukuran/agregat sel

Nitotiana tabacum

1.Pertumbuhan sel dengan biosintesa sejalan


(pada seluruh pertumbuhan),mis:
Nikotin dari tembakau
Anthosianin dari kultur sel Haplopapus gracilis
Anthraquinon dari Morinda sp
2.Pembentukan pada pertumbuhan sel meningkat
Mis :
Shikonin dari kultur kalus Lithospermum sp

Morinda sp

Haplopapus gracilis

Lithospermum erithorhizon

3...

3. Kurva produksi diphasic dan


produksi tertinggal
(pertumbuhan monoton)
dibelakang kurva pertumbuhan
mis :
Diosgenin dari kultur sel

Dioscorea deltiodea

4. a. Diferensiasi morfologi
mis :
Pada kultur kalus Atropa belladona
(alkaloid) terbentuk saat kalus
membentuk akar

Atropa belladona

4. b. Diferensiasi morfologi
Datura innoxia alkaloid bagian
dari akar (hyoscyamine, scopolamine)

Datura innoxia

Linsdsey + Yeomann (1983) :


Diferensiasi ada 2
1. Terjadi perubahan bentuk +struktur +fungsi dari
individu sel sitodiferensiasi
2.Perubahan dalam organisasi sel
Pembentukan struktur morfologi yang dapat dikenal

BERBAGAI FAKTOR

PRODUKSI METABOLIT SEKUNDER


Formulasi media
Faktor Fisik
G
Genotipa
ti sell
Stress
Logam berat, elicitor, sinar UV

Precusor

Elicitor :
Toksin,filtrat dari mikroba

1. Frekuensi pemberian
2. Fase pertumbuhan sel
3. Periode pemberian
Elicitor glucan a.l. phenyl propanoid
- CHS kunci biosintesa isoplavonoid
- CHI kunci biosintesa phenylpropanoid

1)Kultur harus mempunyai enzim untuk


biotransformasi
2)Hasil akhir harus dibentuk lebih cepat
dibanding metabolit lain
3)Sel
dapat
mentolelir
prekusor
) l harus
h
d
l l adanya
d
k
Murah, cepat + mudah membentuk senyawa akhir
(dihindarkan perkusor untuk metabolit primer)
(Steele & Constabel, 1974)

Ketersediaan enzim (tidak ada/terbatas


Hambatan dalam sistem transportasi
prekusor ke sel target
Keterbatasan prekusor
(Bohm,1981)

Modifikasi dari prekusor menjadi produk lebih berharga


yang digunakan untuk industri farmasi, kimia dengan
menggunakan biokatalistik (Pros, 1990)

1. Sudah dikenal (solasodin, diosgenin dll.)


2. Senyawa baru (tidak ada dalam tanaman)
3. Biotransformasi (tidak ada/ada dalam tanaman)

Mulai 1980:
Kultur akar dengan A.rhizogenes

KEUNTUNGAN DENGAN KAT


1.

Pertumbuhan lebih cepat

2.

Produksi metabolit sekunder lebih


stabil

3.

Lebih mudah untuk memanipulasi

4.

Kemungkinan dapat berfotosintesa


baik untuk produksi metabolit
sekunder

5.

Tanpa zat pengatur tumbuh


eksogen
k

6.

Resistensi tinggi terhadap


kontaminasi

7.

Derajat percabangan tinggi

Hamill et al., 1986 + Tappi, 1996

CIRI KAT :
Derajat percabangan lateral
tinggi
Kurva
K
t b h menyerupaii
tumbuh
kultur suspensi
Tidak
terpengaruh
geotropisme
Stabil
dalam
produksi
metabolit sekunder

Kultur Akar
Rambut
Agrobaterium

(plasmidTDNA+Vir.)

Untuk induksi TumorTi


Untuk induksi akar Ri : pRi=TDNA+virregion
TDNA=TLdanTR
TL d TR
(Hunter, 1990)
Vir (35 kb, 60 peran) :

efisiensi transformasi

TL + TR TLuntuk determinasi fenotipa akar &memelihara akar rambut


TL + TR = Inisiasi akar vigorous

TL

: iaa M (tms 1)
iaa H (tms 2)

TR

Triptophan monooksigenase
Indol acetamide hidrolase

: ip t : Isopentenil pirofosfat
Adenosin monofosfat

Strain yang banyak dipakai :

Isopentenil
adenosin

IAA
SITOKININ

pRi A4, pri Hri, pri 1855, pri 8196, LBA 9457, AT (c15834 dan 07.2001)

Strategi Produksi Metabolit Sekunder dengan KAT


Tanaman
KAT
(Eksplan)

Regenerasi

Varietas/regeneran

Seleksi

KAT
Produksi
Pertumbuhan
Skala besar
(Bioreaktor)

Regenerasi

Produksi metabolit
Sekunder

Regeneran
Produksi
Pertumbuhan
Mikropropagasi
(Lapang)

untuk

Produksi Metabolit Sekunder


(PERBAIKAN)

1. Variasi seleksi
KAT kalus (radiasi) variasi suspensi sel
sel tunggal seleksi KAT (lini baru)

2.Transformasi
T
f
i
3. Biotransformasi (+prekusor)
4. Elisitasi : biotik (Co + Cad) + abiotik
5. Regeneran : pRi
6. Pohon induk : produksi tinggi

TANTANGAN
PRODUKSI METABOLIT SEKUNDER
(Whitaker & Hashimoto, 1985)

1. Mendapatkan varian + sistim kultur untuk produksi


tinggi
2.
2 Mengembangkan bioreaktor yang tepat agar
kemampuan genetis + biokimia sel dapat
dieksploitasi

1. Warna bunga :modifikasi warna


a.Flavonoid,betalain,carotinoid
antisensing genchalcone (petunia,ros,gerbera,
carnation,krisant)
ti
k i t)
b.Goldenrice:
Precusor geranyl diP carotenephytoene synthase

2.Sintesa lignin
Industri kertas :dipisahkan lignindari selulosa (selulosa
lebih berharga

Lignin untuk memudahkan ekstraksi


3.Industri Farmasi
Terutama dari ggolongan
g alkaloid
Mis :Attropa belladona (Yun etal.,1992)
GenH6Hdari Hyoscyamus niger Hyoscyamine
scopolamine

Penguasaan : Biopathway

Tanaman menghasilkan senyawa organik (tidak


berhubungan langsung dengan proses produksi
metabolit primer) untuk pertumbuhan & perkembangan
metabolit sekunder.
Fungsi ekologi (ketahanan terhadap faktor biotuk +
penarik polinator dan menyebarkan biji) + untuk
berinteraksi dengan lingkungan (keuntungan
kompetitif) dengan species lain.

Natural product (3 komponen besar) : terpenoid &


steroid, alkaloid dan phenolic (phennyl propanoids).
Terpenoid (5 karbon) : dari jalur mevalonat + asetat
atau jalur piruvat (gliseroldehid 3-P). Umumnya toksik
h bi id
herbisida.
Alkaloid dari asam amino. Proteksi tanaman dari
herbivora + senyawa berguna untuk industri farmasi.
Phenol berasal dari phenyl 1 propanoid, phenyl.

Fenol dari asam shikimat :


mis :
a.

Tanin,flavonoid,lignin+fenol
sederhana proteksi terhadap
herbivora +patogen
+ patogen

b. Flavomoid:pigmen,alelopati
(mempengaruhi pertumbuhan
tanaman lain)

PENDEKATAN
BIOTEKNOLOGI

PENDEKATAN
BIOTEKNOLOGI

Konsentrasi metabolisme
Mis :insektisida alami
Hasil untuk industri farmasi,Parfum,
kosmetik,insektisida
yangbernilai ekonomi tinggi
Seleksi mutan pada sisten sistem regulator
Mencegah inhibitoruntuk produk target
Meningkatkan aktifitas enzim
Modifikasi lintasan yangada
Manipulasi genregulator
Mengurangi reaksi/lintasan yangsudah ada

Anda mungkin juga menyukai