Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: ASI Ekslusif

Sasaran

: Ibu Menyusui balita (0-6 bulan)

Hari/ Tanggal

: Juli 2012

Tempat

: Nagari Balai Panjang

Metode

: Ceramah dan Tanya Jawab

A. Latar Belakang
Untuk

dapat

mendeteksi/mengkoreksi/menatalaksanakan/mengobati

sedini

mungkin segala kelainan yang terdapat pada ibu dan janinnya, dilakukan
pemeriksaan fisik diagnostik mulai dari anamnese yang teliti sampai dapat
ditegakkan diagnosa diferensial dan diagnosa sementara beserta prognosanya.
Perlunya mendeteksi penyakit dan bukan penilaian risiko dikarenakan
pendekatan risiko bukan merupakan strategi yang efisien ataupun efektif untuk
menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Pendekatan Pemeriksaan Ante Natal
(PAN) kini mengenalkan pendekatan terbaru, yaitu: Antenatal Terfokus (Focused
ANC), yang mengutamakan kualitas kunjungan daripada kuantitasnya.
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan mahasiswa Poltekkes Depkes RI
Padang yang PKL di Jorong Panarian, didapatkan masalah pencapaian K4 yang
belum mencapai target, dimana masih ada 37 % ibu ibu hamil yang tidak
melakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 2 kali pada usia kehamilan diatas 28
minggu.
Oleh karena itu salah satu upaya pemecahan masalah tersebut adalah dengan
melakukan penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan ini.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan tentang

Pemeriksaan Kehamilan (ANC)

diharapkan sasaran dapat memahami dan mengerti tentang Pemeriksaan Kehamilan


(ANC).

2. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat :

Menyebutkan apa itu Pemeriksaan Kehamilan (ANC)


Menyebutkan tujuan pemeriksaan kehamilan
Menyebutkan frekwensi dan waktu pemeriksaan kehamilan
Menyebutkan pelayanan yang didapatkan pada saat pemeriksaan kehamilan

C. Pengorganisasian
1. Penanggung Jawab
2. Moderator

: Welda Yulia
: Adelse Prima Mulya

Tugas :
a. Membuka acara
b. Memperkenalkan Mahasiswa
c. Menjelaskan Tujuan dan Topik
d. Menjelaskan kesimpulan
e. Menutup acara
3. Penyaji
: Welda Yulia
Tugas
:
a. Membantu leader dalam mengorganisasikan anggota kelompok
b. Membacakan dan memjelaskan materi yang disajikan
c. Menjawab pertanyaan
d. Memberikan kesempatan kepada fasilitator menjawab pertanyaan
e. Menanggapi pertanyaan dari audiens
4. Observasi
: Desri Ayu
Tugas :
a. Mengobservasi respon audiens
b. Mengamati jalannya acara dari awal sampai akhir
c. Mengamati waktu yang dipakai
d. Melihat jumlah audiens dan mengamati keaktifan audiens untuk bertanya
e. Membuat laporan hasil
5. Fasilitator
: Septi Nopianti
Tugas :
a. Menjawab pertanyaan dari audiens
b. Memotivasi peserta untuk terlibat dalam mengajukan pertanyaan
D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
E. Media Yang Digunakan
1. Flip Chart
2. Leaftleat
F. Kegiatan
No

Kegiatan

Uraian Kegiatan

Waktu

1.

Pembukaan

- Mengucapkan salam

5 menit

- Memperkenalkan diri
- Memperhatikan

kesiapan

peserta

penyuluhan
- Memberikan

motivasi

dan

topic

penyuluhan
2.

Inti

- Menyampaikan persepsi
- Menyampaikan tujuan penyuluhan

5 menit

- Menyampaikan meteri penyuluhan


mengenai pemeriksaan kehamilan
3.

Penutup

- Memberi kesempatan bertanya bagi peserta


- Menyimpulkan hasil penyuluhan
5 menit

MATERI PENYULUHAN

Pemeriksaan Kehamilan (ANC)


Untuk dapat mendeteksi/mengkoreksi/menatalaksanakan/mengobati sedini
mungkin segala kelainan yang terdapat pada ibu dan janinnya, dilakukan
pemeriksaan fisik diagnostik mulai dari anamnese yang teliti sampai dapat
ditegakkan diagnosa diferensial dan diagnosa sementara beserta prognosanya.
Perlunya mendeteksi penyakit dan bukan penilaian risiko dikarenakan
pendekatan risiko bukan merupakan strategi yang efisien ataupun efektif untuk
menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Pendekatan PAN kini mengenalkan
pendekatan terbaru, yaitu: Antenatal Terfokus (Focused ANC), yang mengutamakan
kualitas kunjungan daripada kuantitasnya. Pendekatan ini mengenalkan 2 kunci
realitas, yaitu: Pertama, kunjungan berkala tidak serta merta meningkatkan hasil

akhir kehamilan, dan di negara berkembang secara logistik dan finansial adalah
mustahil bagi fasilitas kesehatan dan komunitas yang mereka layani. Kedua, banyak
wanita yang diidentifikasi berisiko tinggi tidak pernah mengalami komplikasi,
sementara wanita berisiko rendah sering kali mengalami komplikasi. Antenatal
Terfokus (Focused ANC) bergantung pada evidence-based, goal directed
interventions yang layak untuk umur kehamilan dan ditujukan secara khusus pada
isu-isu kesehatan yang paling utama bagi wanita hamil dan jabang bayi. Strategi
kunci Antenatal Terfokus (Focused ANC) lainnya adalah, setiap kunjungan ditangani
oleh penyedia tenaga kesehatan yang ahli yaitu bidan, dokter, perawat, atau tenaga
kesehatan yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang dibutuhkan
untuk bekerja secara efektif untuk mencapai tujuan PAN. Setiap wanita hamil
menghadapi risiko komplikasi yang bisa mengancam jiwanya.
a. Pengertian Pemeriksaan Kehamilan (ANC)
ANC

adalah

pemeriksaan/pengawasan

antenatal

adalah

pemeriksaan

kehamilan untuk mengoptimalisasi kesehatan mental dan fisik ibu hamil,


sehingga mampu menghadapi persalinan, nifas, persiapan memberikan ASI, dan
kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar.

b. Tujuan Pemeriksaan Kehamilan (ANC)


1. Memantau kemajuan kehamilan dan untuk memastikan kesehatan ibu dan
tumbuh kembang bayi.
2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik dan mental dan sosial
ibu.
3. Mengenal secara dini adanya ketidaknormalan, komplikasi yang mungkin
terjadi selama hamil termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan, dan
pembedahan.
4. Mempersiapkan kehamilan cukup bulan, melahirkan dengans elamat ibu dan
bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
5. Mempersiapkan Ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI
ekslusif.
6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar
dapat tumbuh kembang secara optimal.

c. Frekwensi dan Waktu Pemeriksaan Kehamilan


setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya 4 kali kunjungan selama periode
antenatal:
1. satu kali kunjungan selama trimester pertama (sebelum 14 minggu)
2. satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28)
3. dua kali kunjungan selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah
minggu ke-36)
Pemeriksaan pertama dilakukan segera setelah diketahui terlambat haid.
Kunjungan antenatal yang terpenting adalah kualitasnya, bukan kuantitasnya.
d. Pelayanan Yang Didapatkan Pada Saat Pemeriksaan Kehamilan
Pelayanan Asuhan Standar Minimal 7T
1. Timbang berat badan
2. Tekanan Darah
3. Tinggi Fundus Uteri (TFU)
4. TT lengkap (imunisasi)
5. Tablet Fe minimal 90 tablet selama kehamilan
6. Tengok / periksa ibu hamil dari ujung rambut sampai ujung kaki
7. Tanya (temu wicara) dalam rangka persiapan rujukan
Untuk mempersiapkan fisik dalam menghadapi kehamilan, persalinan, dan nifas
perlu komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) seperti:

Pemberian gizi yang baik, empat sehat lima sempurna terutama diet tinggi
kalori tinggi protein (susu, tahu, air tahu), vitamin dan mineral. Kemudian

preparat Fe, asam folat yang merupakan anti anemia (Safe Blood Safe Mother).
Senam hamil dan latihan pernapasan yang termasuk di dalam kelas antenatal.
Latihan pernapasan dilakukan dengan menahan napas dan mengedan, dibantu
oleh suami/instruktur atau dengan melakukan aerobik sehingga kebugaran ibu
hamil tetap terjaga. Sebaiknya klinik antenatal mempunyai kelas antenatal
dengan instruktur dan peserta dari ibu hamil beserta suaminya. Satu kelas berisi
6-20 orang peserta. KIE juga mengenai pengetahuan obstetri fisiologi, patologi,

dan kedaruratan obstetri. Bila ada kedaruratan segera ke rumah sakit terdekat

dengan fasilitas operasi yang lengkap.


Promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, tetanus toxoid, dan penghindaran

konsumsi alkohol, rokok, dan narkoba.


Motivasi/konsultasi KB, menganjurkan untuk menjarangkan kelahiran anak bagi
ibu-ibu yang baru mempunyai anak satu atau sedikit, kontrasepsi mantap bagi

yang mempunyai anak cukup/banyak.


Higiene, kebersihan diri dan lingkungan, terutama kebersihan pada daerah
kemaluan dan payudara, kebersihan lingkungan, makanan, tempat tidur serta
lingkungan tempat tinggal.
Untuk persiapan masa nifas dan menyusui pada ibu hamil. Mempersiapkan
payudara untuk menyusui anaknya, seperti: menarik puting susu hingga menonjol
untuk kemudahan pengisapan si bayi, mengadakan masase ringan di sekeliling
payudara, puting susu dibersihkan dengan air masak atau baby oil, memakai BH
yang menyokong payudara.
d. Konsep Pemeriksaan Kehamilan
1. Anamnesa
2. Pemeriksaan

Pemeriksaan Umum

Pemeriksaan khusus obstetric

Pemeriksaan penunjang

3. Diagnosis / kesimpulan
4. Diagnosis banding
5. Prognosis