Anda di halaman 1dari 2

(dailymail.co.

uk)
Secara genetis wanita rentan terinfeksi
jerawat, terutama saat remaja. Mayoritas
jerawat timbul akibat pengaruh bahan
komedogenik yang terkandung dalam
kosmetika.
Banyak wanita yang tidak mempunyai
riwayat jerawat dapat terkena penyakit ini
akibat mengoleskan make-up dan produk
perawatan kulit yang bersifat komedogenik,
kata dokter spesialis kulit RSPAD Gatot
Soebroto, Lilik Norawati, dalam Simposium,
Pameran dan Pelatihan Dermatologi Tingkat
Nasional 'Acne New Concept and Challenge',
baru-baru ini.
Menurutnya, wanita usia remaja atau sekitar 20 tahun adalah kelompok yang paling
rentan dan paling beresiko terpengaruh bahan komedogenik. Reaksi terhadap bahan
kimia itu yang kemudian memicu tumbuhnya jerawat.
Berikut beberapa kosmetika yang dapat memicu jerawat pada kulit wajah:
Alas bedak
Adalah kosmetika yang paling rentan bagi penderita jerawat, karena penggunaannya
dioleskan ke seluruh permukaan kulit wajah setiap hari dan dalam jumlah banyak.
Berdasarkan penelitian, pengidap jerawat cenderung menggunakan alas bedak berbentuk
krim, karena memberi efek penutup yang baik dan halus pada wajah. Padahal, efek halus
ini diperoleh dari isopropil miristat atau analognya yang bersifat sangat komedogenik.
Dan yang lebih mengerikan, banyak produk yang mengandung minyak sintetik yang
bersifat komedogenik.
Lipstik
Sebagian besar lipstik mengandung minyak aknegenik seperti isopropil miristat. Karena
bibir tidak mengandung kelenjar sebasea, produk ini sering dianggap aman.
Padahal kenyatannya, pada beberapa wanita, lipstik dapat menimbulkan komedo di
sekitar mulut. Hal ini disebabkan minyak pada lipstik dengan mudah bermigrasi ke kulit
di sekitar bibir. Sebaiknya pilih formula lipstik dengan kandungan minyak castor oil,
minyak mineral atau vaselin.
Blush-on

Hampir semua blusher di pasaran mengandung pewarna merah D&C yang bersifat
komedogenik. Industri kosmetika seringkali enggan menggunakan bahan pengganti yang
aman seperti carmine. Zat pewarna merah yang berasal dari sayap serangga yang
digunakan oleh masyarakat Aztec Kuno itu cukup mahal. Butuh 70 ribu sayap serangga
untuk menghasilkan 1 pon bahan ini.
Krim pembersih
Banyak krim pembersih yang hanya perlu dihapus dengan tissue tanpa dibilas dengan air.
Padahal jika tak bersih, krim yang tertinggal di wajah dapat mengiritasi kulit karena
sebagain besar produk pembersih mengandung asam lemak komedogenik atau deterjen.
Sebagai contoh, Laureth-4, yaitu deterjen yang sangat komedogenik, sehingga bahan ini
tidak boleh digunakan oleh orang yang rentan mengalami jerawat. Lebih baik pilih jenis
pemebersih yang harus dibilas dengan air.
Mulai kini, pilihlah kosmetika yang aman untuk wajah Anda. Jangan biarkan wajah
mulus Anda tumbuh jerawat gara-gara salah kosmetika. Hentikan meracuni wajah Anda,
tidak ada gunanya mengoleskan obat ke wajah jika Anda mengenakan kosmetik
berbahaya yang meracuni wajah, ucap Lilik.
(dat07/vvn)

Anda mungkin juga menyukai