Anda di halaman 1dari 8

ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI

BAB IV
WEWENANG RAPAT ANGGOTA TAHUNAN

BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal 1
Anggota koperasi adalah semua karyawan PT. Showa Esterindo Indonesia
BAB II
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN
Pasal 2
1.

Rapat anggota tahunan dihadiri oleh seluruh anggota koperasi.

2.

Bagi anggota yang tidak dapat mengadiri rapat anggota karena alasan

Pasal 4
1.

Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

2.

Menetapkan

kebijaksanaan

3.

Bagi anggota yang tidak hadir bukan karena alasan pekerjaan tidak dapat
memberikan kuasa kepada anggota lain. Anggota ini dianggap menyetujui
semua keputusan yang diambil dalam Rapat Anggota.
BAB III
HAK SUARA ANGGOTA
Pasal 3

1.

Setiap peserta mempunyai 1 (satu) hak suara.

2.

Bagi anggota yang memegang kuasa anggota lain akan mempunyai hak
suara sejumlah surat kuasa yang dimililki.

usaha

dan

Memberhentikan, memilih dan mengangkat Pengurus koperasi dan Badan


Pengawas.

4.

Mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus, badan pemeriksa,


termasuk laporan keuangan dan neraca laba-rugi.

5.

Menetapkan rencana anggaran kerja koperasi.

6.

Menggabungkan, melebur dan membubarkan koperasi.

7.

Menetapkan pembagian sisa hasil usaha (SHU).


Pasal 5

kuasa yang ditandatangai oleh kedua belah fihak. Surat kuasa harus
kuasa dari anggota lainnya.

manajemen,

perkembangan koperasi.
3.

pekerjaannya dapat memberikan kuasa kepada anggota lain dengan surat


disyahkan oleh Pengurus. Seorang anggota hanya bisa menerima satu surat

organisasi,

Rapat Anggota Tahunan Koperasi mempunyai acara sebagai berikut :


1.

Pembukaan oleh pengurus

2.

Laporan pengurus

3.

Sambutan-sambutan

4.

Penyampaian quorum rapat

5.

Pembahasan dan pengesahan agenda rapat

6.

Laporan pertanggungjawaban pengurus, termasuk laporan kelembagaan,


usaha dan pengembangan keuangan

7.

Laporan hasil pengawasan oleh Badan Pemeriksa

8.

Pembahasan

dan

tanya

jawab

tentang

laporan

pertanggungjawaban

pengurus da pemeriksaan Badan pemeriksa.


9.

Pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus dan badan pemeriksa

10. Pembahasan

dan

penetapan

rencana

kerja

pendapatan.
11. Penetapan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)
12. Pemilihan Pengurus dan Padan Pemeriksa

dan

rencana

anggaran

13. Dan lain-lain / Penutup

BAB V

5.

SUSUNAN PENGURUS

Pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat, jika musyawarah


dan mufakat tidak tercapai maka dilakukan pemilihan dengan pemungutan
suara.

Pasal 6

6.

Pada pemungutan suara peserta rapat memilih 1 (satu) orang dari calon

Pengurus adalah orang-orang yang telah ditunujuk atau dipilih oleh rapat anggota

7.

Calon pengurus berhak memberikan suara

8.

3 (tiga) orang calon pengurus dengan suara terbanyak ditetapkan sebgai

pengurus yang telah bersedia menjadi pengurus.

Pasal 7

pengurus masing-masing sebagai ketua, sekretaris dan bendahara. Jika


terdapat 2 (dua) atau lebih suara yang sama maka penetapan dilakukan

Dalam hal ikhwal yang memaksa pengurus dapat mengangkat anggota untuk

dengan cara musyawarah mufakat, jika musyawarah mufakat tidak tercapai

menjadi pengurus.

maka dilakukan pemilihan ulang.


9.
Pasal 8

1.

Jika Rapat Anggota memandang perlu untuk menambah pengurus, maka


pengurus tambahan ditetapkan berdasarkan urutan suara selanjutnya.

Pengurus terdiri minimal 3(tiga) orang untuk jabatan : Ketua, Sekretaris dan
Bendahara, jika perlu ditambah maksimal 2 (dua) orang anggota.

2.

Ketua berfungsi sebagai pengendali utama dalam menjalankan koperasi.

3.

Sekretaris berfungsi sebagai pengendali administrasi koperasi

4.

Bendahara berfungsi sebagai pengendali keuangan koperasi.

5.

Tugas dan fungsi lainnya ditentukan oleh pengurus sesuai dengan Anggaran
Dasar Koperasi.

BAB VII
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 10
1.

Menerima sebagian dari SHU yang disebut dana pengurus, sedangkan


besarnya dana pengurus ditentukan dalam anggaran dasar koperasi.

BAB VI

Dalam rangka melaksanakan tugas-tugasnya dapat menggunakan biaya


yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi koperasi.

Pasal 9

Pasal 11

1.

Pengurus dipilih dari dan oleh anggota koperasi

2.

Anggota koperasi mencalonkan diri sendiri atau orang lain sebagai calon
pengurus.

3.

2.

TATA CARA PEMILIHAN PENGURUS

Pemimpin rapat pemilihan pengurus harus menanyakan kesediaan calon

1.

Membantu pejabat koperasi yang sedang melaksanakan tugasnya


dengan cara memberikan keterangan yang diminta.

2.

Menjaga kerukunan anggota dan memberikan pelayanan yang sebaikbaiknya kepada anggota.

pengurus untuk menjadi pengurus. Calon pengurus yang tidak bersedia


dinyatakan gugur.
4.

Anggota yang menerima surat kuasa mempunyai hak pilih atas pemberi
kuasa tetapi tidak mempunyai hak dipilih kecuali atas dirinya sendiri.

BAB VIII
BADAN PENGAWAS

Pasal 12

9.

Jika Rapat Anggota memandang perlu untuk menambah Badan Pengawas,


maka Badan Pengawas tambahan ditetapkan berdasarkan urutan suara

1.

Badan Pengawas terdiri minimal 2 (dua) orang untuk jabatan : Ketua,

selanjutnya.

Sekretaris, jika perlu ditambah maksimal (satu) orang anggota.


2.

Ketua berfungsi sebagai pengendali utama dalam menjalankan Badan


Pemeriksa.

3.

Sekretaris berfungsi sebagai pengendali administrasi Badan Pemeriksa

4.

Tugas dan fungsi lainnya ditentukan oleh Badan Pemeriksa.


BAB X
BAB IX

JANJI BADAN PENGURUS DAN BADAN PENGAWAS

TATA CARA PEMILIHAN BADAN PENGAWAS


Pasal 14
Pasal 13
Sebelum memangku jabatannya Badan Pengurus dan Badan Pengawas wajib
1.

Badan Pengawas dipilih dari dan oleh anggota koperasi.

berjanji dihadapan Rapat Anggota, janji tersebut berbunyi :

2.

Anggota koperasi mencalonkan diri sendiri atau orang lain sebagai calon

Dengan ini saya berjanji menurut agama .. yang saya anut,

Badan Pengawas.

bahwa

Pemimpin rapat pemilihan Badan Pengawas harus menanyakan kesediaan

. Koperasi Karyawan PT. Showa Esterindo Indonesia dengan

calon Badan Pengawas untuk menjadi Badan Pengawas. Calon Badan

sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya bagi kepentingan koperasi dan kesejahteraan

Pengawas yang tidak bersedia dinyatakan gugur.

anggota.

3.

4.

saya

menjalankan

kewajiban

dan

tugas

saya

sebagai

Anggota yang menerima surat kuasa mempunyai hak pilih atas pemberi
kuasa tetapi tidak mempunyai hak dipilih kecuali atas dirinya sendiri

5.

akan

BAB XI

Pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat, jika musyawarah

PEMBAYARAN DAN PENARIKAN SIMPANAN ANGGOTA

dan mufakat tidak tercapai maka dilakukan pemilihan dengan pemungutan


suara.
6.

Pasal 15

Pada pemungutan suara peserta rapat memilih 1 (satu) orang dari calon
Badan Pengawas yang telah bersedia menjadi Badan Pengawas.

1.

7.

Calon Badan Pengawas berhak memberikan suara

8.

2 (dua) orang calon Badan Pengawas dengan suara terbanyak ditetapkan

anggota dari PT. Showa Esterindo Indonesia kepada bendahara koperasi.


2.

sebgai Badan Pengawas. Jika terdapat 2 (dua) atau lebih suara yang sama
maka

penetapan

dilakukan

dengan

cara

musyawarah

Simpanan pokok dan simpanan wajib dibayarkan melalui pemotongan gaji

mufakat,

jika

Simpanan sukarela dibayarkan langsung oleh anggota kepada bendahara


koperasi.

3.

musyawarah mufakat tidak tercapai maka dilakukan pemilihan ulang.

Cicilan hutang dan kewajiban lainnya dibayarkan melalui pemotongan gaji


dengan syarat dan prosedur yang ditetapkan oleh pengurus.

4.

Besarnya simpanan wajib ditentukan oleh pengurus yang disetujui oleh Rapat
Anggota.

2.
Pasal 16

Bagi setiap kontraktor dan subkontraktor yang mendapat tender dari PT.
Showa Esterindo Indonesia diwajibkan memberikan uang fee sebesar 1
%.

1.

Simpanan pokok dan simpanan wajib tidak dapat diambil selama menjadi
anggota koperasi.

2.

Penarikan

simpanan

sukarela

dapat

dilakukan

kapan

saja

dengan

BAB XIV

mengajukan permintaan penarikan simpanan kepada pengurus minimal

INVENTARIS

1(satu) minggu sebelumnya.


3.

4.

Simpanan pokok dan simpanan wajib dapat diambil kembali jika :


a.

Anggota mengundurkan diri atau berhenti dari koperasi

b.

Anggota dipecat dari koperasi

Penarikan simpanan pokok dan simpanan wajib seperti dalam butir 3 di atas

Pasal 19
1.

Semua barang-barang inventaris bertempat disekretariat koperasi

2.

Pemeliharaan

dilakukan setelah dikurangi dengan tanggungan anggota seperti tanggungan


kerugian, ganti rugi dan kewajiban lainnya.
5.

inventaris

menjadi

tanggung

jawab

pengurus
3.

Pengembalian simpanan pokok seperti dalam butir 3 dilaksanakan 1 bulan


setelah pengunduran diri sebagai anggota.

barang-barang

Pemeliharaan

dan

pengurusan

barang-barang

inventaris

tertentu

diserahkan kepada orang yang ditunjuk oleh pengurus


4.

Barang-barang media komunikasi dan informasi yang digunakan oleh


koperasi pembiayaannya ditanggung oleh koperasi.

BAB XII
RAPAT DAN MUSYAWARAH

BAB XV
PENGIRIMAN UTUSAN

Pasal 17
Pasal 20
1.
2.

Rapat dan musyawarah dapat diadakan atas inisiatif pengurus dan atau
anggota berdasarkan anggaran dasar.

1.

Pengiriman utusan untuk kepentingan koperasi ditentukan oleh pengurus

Rapat dan musyawarah diharapkan selalu membuahkan kesimpulan dan

2.

Biaya pengiriman utusan ditanggung oleh koperasi.

keputusan.

1.

BAB XIII

BAB XVI

MODAL KOPERASI

PENENTU KEBIJAKAN

Pasal 18

Pasal 21

Modal koperasi diperoleh dari pasal 35 ayat (1) Anggaran Dasar.

Kebijakan yang telah ditetapkan harus ditaati oleh seluruh anggota koperasi.

BAB XVII

Mangunreja, Februari 2001

PEMBUBARAN DAN PEMBERHENTIAN

Pengurus Koperasi
Ketua

Pasal 22

Sekretaris

Pembubaran pengurus koperasi berdasarkan rapat anggota.


Pasal 23

Atho Syamsuri
Jajuli

Pengurus berhenti dari kepengurusannya bila :


a.

Meninggal dunia

b.

Mengundurkan diri

c.

Habis masa kepengurusan

d.

Diberhentikan oleh rapat anggota


BAB XVIII
SANKSI ANGGOTA
Pasal 24

1.

Scorsing diberlakukan bagi semua anggota yang melanggar ketentuan


anggaran dasar dan anggaran rumah tangga

2.

Lama scorsing diserahkan kepada pengurus.

BAB XIX
KETENTUAN UMUM
Pasal 25
Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran rumah tangga akan diatur kemudian.