Anda di halaman 1dari 27

Dr.M.

Nasser SpKK DLAW


Vice President WAML/Ketua
MHKI/Dosen Hukum Kesehatan

T.PIDANA: RETRIBUTIVE
Teori keadilan dgn memberikan hukuman yg
JUSTICE

mrupakn respons ats kejahatan, membalas


kejahatan dgn pnderitaan agar ada efek jera
Tdk bertumpu pd perspektif korban
Negara mngambil peran utama utk mncegah
pidana brulang & mciptakn rasa aman publik
Van Bemmelen: Setiap Pidana=pembalasan
Dianut luas diselurh dunia, sdh berabad2
Tariff sentence : Ada harga yg hrs dibayar
untuk setiap kejahatan (pidana equivalent
perbuatan).

RESTORATIVE JUSTICE

Kejahatan=tndkn pd individu bkn pd ngra


Korban menerima restitusi dari pelaku
Kerugian akibt tdk Pidana tdk mngkin diganti dgn
pidana yg diberikan negara tanpa mberikan
kompensasi pd korban
Teori ini melawan Retributive Just, yg se-olah2
ini hanya kerjaan Polisi,Jaksa &Hakim saja
Rest Just :membuat pelaku & korban bisa bsatu
Pelaku meberikan ganti rugi pd korban
Pndekatn ini hdp dalam adat/agama/kebiasaam

SENGKETA MEDIK

SENGKETA ANTARA PASIEN DAN TENAGA


KESEHATAN ATAU PASIEN DAN RUMAH
SAKIT
BERSENGKETA TENTANG HASIL
PENGOBATAN ATAU HASIL PELAYANAN
MEDIS/FARMASI

PIHAK YG DIRUGIKAN ADALAH PASIEN

SERINGKALI TIDAK DAPAT MEMBEDAKAN


ANTARA PELANGGARAN
ETIK,PELANGGARAN DISIPLIN DAN
PELANGGARAN HUKUM

DIMULAI DARI KEGAGALAN KOMUNIKASI,HASIL


YG MELAWAN TEORI SUKSES DIAKHIRI
KETIDAK PUASAN

HUBUNGAN DOKTERPASIEN

HUBUNGAN PATERNALISTIK
- Pasien sngt bergantung pd kemauan Dr
- Dokter berhak menentukan segala2nya
- Pasien dibebani kewajiban tanpa hak
memadai
HUBUNGAN EQUAL : PARAFIGMA BARU
- PASIEN PERHAK UNTUK MENERIMA ATAU
MENOLAK YANKES
- BERHAK ATAS INFO YG LENGKAP & LUAS
- TERKAIT DGN RENCANA,PROGNOSA &
DIFFRNS
TREATMENT

HUBUNGAN
PATERNALISTIK

Dokter merasa berniat baik untuk


menyembuhkan sakit dan mengurangi
penderitaan pasien
Pasien harus menyerahkan segala2nya
pada dokter karena Dokter memang
lebih tahu banyak tentang penyakit dan
kesembuhan
Dokter hanya bertanggung jawab atas
moral dan etik yang dibuat oleh
kelompok profesinya

Paradigma Baru

Pasien memiliki hak otonomi untuk


menentukan apa yang akan dilakukan pada
dirinya
Untuk itu pasien berhak atas informasi yang
lengkap dan benar tentang keadaan sakitnya
Hak pasien untuk memilih atau menolak
pelayanan kesehatan yg diberikan
Pasien berhak untuk mendapat perlindungan
kerahasiaan yg terkait dengan penyakitnya
Dr/Drg dapat dimahkamahi oleh
MKEK,MKDKI,Pengadilan Pidana dan Perdata

KELALAIAN PADA
T.KES/DR/DRG

DOKTER/T.KES MANUSIA BIASA YG BISA


CAPE ATAU KELIRU
BANYAK KELALAIAN YG TERKAIT DGN
RESIKO PENYAKIT & SUKAR DIANTISIPASI
TAPI BANYAK JUGA KELALAIAN YG
DILAKUKN, YG SEHARUSNYA DAPAT
DIHINDARKAN
DI ERA PERSAINGAN KETAT, BAGAIMNA
AGAR DR/DRG MEMINIMALISIR
KELALAIAN-NYA
BILA KOMUNIKASI BAIK,KELALAIAN
(KECIL ) DAPAT DIMAAFKAN

TUNTUTAN PIDANA utk


TenagaKes dalam YANKES

KUHP : - Psl 359/360: KELALAIAN (5 thn)


- Psl 304 : PEMBIARAN(2thn,8 bln)

UU 36/2009
- Psl 190 (1) : Pembiaran (2thn + denda)
- Psl 190 (2) : Pembiaran (10 thn +denda)

PERLINDUNGAN HUKUM
dan HAK
Pasal 66, UU No.29/2004 tentang Prakdok
PUBLIK

(1). Pasien yg dirugikan oleh Dr/Drg dapat


mengadu tertulis pada MKDKI
(2). Pengaduan harus dng identitas,alamat
dan alasan yg jelas
(3). Pengaduan ke MKDKI tdk
menghilangkan hak utk dapat
menuntut/menggugat secara
pidana/perdata

DALAM PRAKTEKNYA
1.SUKAR MENCARI DOKTER YG BERNIAT
JAHAT TERHADAP KESEHATAN
PASIENNYA
2.TETAPI BANYAK DOKTER YG INGIN
MENDAPAT KEUNTUNGAN MATERIL DARI
PASIENNYA SECARA TIDAK PATUT-APAKAH INI PIDANA?
3.TIDAK ADA DOKTER YG INGIN PASIENNYA
MATI, SAKIT MEMANJANG ATAU
SENGSARA
4. TETAPI BANYAK DOKTER YG MEMBIARKAN
PASIENNYA RUGI SECARA
MATERILAPAKAH INI PIDANA?

BEBERAPA FAKTA
LAPANGAN

1.SUKAR MENCARI DOKTER YG SEJAK AWAL


BERNIAT JAHAT TERHADAP PASIENNYA
2.TETAPI BANYAK DOKTER YG INGIN
MENDAPAT KEUNTUNGAN MATERIL DARI
PASIENNYA SECARA TIDAK PATUT-APAKAH INI PIDANA?
3.TIDAK ADA DOKTER YG INGIN PASIENNYA
MATI, SAKIT MEMANJANG ATAU
SENGSARA
4. TETAPI BANYAK DOKTER YG
MEMBIARKAN PASIENNYA RUGI SECARA
MATERILAPAKAH INI PIDANA?

PIDANA DALAM SENGKETA


MEDIK
KESENGAJAAN
KELALAIAN
TIDAK HATI-HATI/SEMBRONO

YANG PALING BANYAK DIPAKAI ADALAH


KUHP 359 & 360, HAL INI DPT DIMAKNAI :
-DOKTER MELAKUKAN KELALAIAN DGN
AKIBAT FATAL (Kematian,Kecatatan & luka
berat)
-TIDAK DISERTAI NIAT JAHAT

ALIRAN 1 ;
TIDAK ADA PIDANA DALAM
YANKES

YANKES BERNIAT DAN BERTUJUAN


BAIK,BILA HASILNYA TERNYATA TIDAK BAIK
APAKAH DIANGGAP SEBUAH KESENGAJAAN
YG BISA DIPIDANA?
MEMBUKTIKAN ADANYA KESENGAJAAN DLM
YANKES BUKAN SOAL MUDAH
YANKES SANGAT SERING TERKAIT DENGAN
FAKTOR INDIVIDUAL PASIEN dan BUKAN
sekedar PELAYANAN TEHNIK YG BISA
DIUKUR

ALIRAN 2
BISA PIDANA DALAM
1.APABILA ADA KELALAIAN
YANMED

BERAT,KETIDAK HATIHATIAN,KECEROBOHAN dan


SEMBRONO YG YG BERAKIBAT FATAL
dan TIDAK PATUT DILAKUKAN oleh
TENAGA KESEHATAN TERDIDIK
2.APABILA TERJADI PEMBIARAN YG
MENYEBABKAN LUKA
BERAT,KECACATAN SAMPAI KEMATIAN
3.ADA KESENGAJAAN

TUJUAN PENEGAKAN
HUKUM DALAM PRAKTEK
MEMURNIKAN PROFESI LUHUR
KEDOKTERAN

DOKTER (BAD APPLE THEORY)


MELINDUNGI KEPENTINGAN PUBLIK
DARI KEJAHATAN YG
DISENGAJA,KELALAIAN YG TIDAK
PATUT,PEMBIARAN YANG FATAL DAN
KETIDAK HATI-HATIAN YG BERESIKO

APA PERSOALAN TERBESAR


DALAM SENGKETA MEDIK ?

KETERBATASAN PENGETAHUAN
APARAT PENEGAK HUKUM TENTANG
HUB DOKTER-PASIEN
BANYAK KASUS PERDATA DIGESER KE
PIDANA
DOKTER TIDAK MEMAHAMI MASALAH
HUKUM
BANYAK MAFIA HUKUM

AKIBATNYA TERJADI DISPARITAS PIDANA

JADI, KAPAN DOKTER


DIPIDANA?
KALAU TERJADI:
TERBUKTI ADA KESENGAJAAN ATAU
NIAT/MOTIF JAHAT
KELALAIAN BERAT YG TIDAK PATUT
DILAKUKAN SEORANG PROFESIONAL
PEMBIARAN DGN AKIBAT FATAL
KESALAHAN DILAKUKAN BERULANG
KALI
.

DASAR PEMIKIRAN
PERLUNYA PIDANA PADA
Pemidanaan pada
Kelalaian dan
KELALAIAN
MEDIK

kecerobohan tidak untuk melawan


kejahatan tetapi lebih untuk mencari
dan meminimalisir kelalaian dan ketidakhati-hatian dimasa yang akan
datang.Kesuksesan pemidanaan tidak
hanya tergantung dari jumlah tenaga
kesehatan yang dihukum tetapi lebih
tergantung pada berkurangnya kelalaian
dan kecerobohan medik yang terjadi

BAGAIMANA DGN
KECEROBOHAN, TIDAK
SEBERAT
APAPUN
JUGA KELALAIAN
HATI-2
DAN
KEALPAAN
?
YANG TERJADI TIDAK DISERTAI NIAT

JAHAT UNTUK
MENCELAKAKAN/MEMBUNUH
PASIENNYA
KEALPAAN & KECEROBOHAN SANGAT
KASAR DAN TIDAK PATUT DILAKUKAN
DOKTER
DAPAT DIPIDANA APALAGI BILA AKIBAT
YG TERJADI FATAL
MELAWAN SPIRIT UTK MENGURANGI
PENDERITAAN PASIEN

RESTORATIVE JUSTICE

PENANGANAN KASUS PIDANA DENGAN


MEMBERIKAN GANTI RUGI PADA KORBAN
ATAU DENDA PADA PELAKU
DI US,NEGARA EROPA
BARAT&SKANDINAVIA SUDAH
DIKEMBANGKAN SEBAGAI SALAH SATU
BENTUK PEMIDANAAN
SANGAT COCOK DIPERGUNAKAN DALAM
TINDAK PIDANA KEDOKTERAN YG
TERKAIT DENGAN KELALAIAN & TIDAK
HATI-HATI
BILA HAKIM YAKIN DISANA TDK ADA
UNSUR NIAT JAHAT PELAKU

Implementasi Restorative
Justice
Model
Restorative Justice untuk penyelesaian
SENGKETA di bidang medik mempunyai banyak
keuntungan. Bagi korban mendapatkan ganti
kerugian dari pelaku, bagi pelaku tidak harus
menjalani proses peradilan pidana yang dapat
berakibat sebagai degradation of ceremony, dan
cenderung berimplikasi buruk terhadap karirnya.

ASPEK KELALAIAN DALAM


PRAKTEK KEDOKTERAN
Terkait KELALAIAN, ada 3 level :
a. Slight negligence
b. Ordinary negligence
c. Gross negligence
Gross Negligence apabila Kelalaian yang
terjadi menyebabkan hal yang fatal,kematian
atau kecatatan permanen.
Slight Negligence apabila kelalaian medik
tidak menyebabkan terganggunya sistim
dalam tubuh manusia

KASUS 1

Dr SpOG dalam antenatal care menemukan


tanda2 IUFD pada usia 6-8 Minggu
Tidak dilakukan sesuatu upaya untuk
meneguhkan kepastian diagnosa
Pasien merasa tidak dipesan untuk balik
setelah waktu tertentu
6 bulan kmdian pasien mengalami perdarahan
(hypofibronogenemia)
Oleh penyidik Dr dijerat dgn Psl 360 (KUHP)
Apakah pantas dokter dipidana? Krn kelalaian,
kecerobohan, tidak hati2 atau pembiaran?

KASUS 2

Wanita 42 thn dengan operasi kista besar


Paska operasi fungsi ginjal memburuk
disebabkan ureter terpotong saat operasi
Hr ke-12, pasien meninggal
Keluarga menggugat pidana dan perdata, karena
dianggap ada kelalaian dokter yg tidak patut

KASUS 3
APAKAH KASUS STEVEN JOHNSON
MERUPAKAN KESALAHAN DOKTER ?
Apakah Steven Johson atau peny autoimun yg
diberi steroid dosis tinggi tp kmdian
menybabkan
duodeno-gastric problems termsk Negligence?
dapat dituntut pidana ?
DI BANYAK POLRES KASUS INI DISIDIK
SEBAGAI PERBUATAN PIDANA
DOKTER.