Anda di halaman 1dari 6

Vaskularisasi dan Inervasi Kelenjar Endokrin

SEMESTER GASAL
TAHUN AKADEMIK 2014/2015
BLOK SISTEM TUBUH II
OLEH:
Najla Irhamni Phasa

(141610101056)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS JEMBER
TAHUN 2014

Glandula Thyroidea

Kelenjar tiroid merupakan kelenjar berwarna merah kecoklatan dan sangat vascular.
Terletak di anterior cartilago thyroidea di bawah laring setinggi vertebra cervicalis 5 sampai
vertebra thorakalis 1. Kelenjar ini terselubungi lapisan pretracheal dari fascia cervicalis dan
terdiri atas 2 lobus, lobus dextra dan sinistra, yang dihubungkan oleh isthmus. Beratnya kirakira 25 gram tetapi bervariasi pada tiap individu. Kelenjar tiroid sedikit lebih berat pada
wanita terutama saat menstruasi dan hamil.
Lobus kelenjar tiroid seperti kerucut. Ujung apikalnya menyimpang ke lateral ke
garis oblique pada lamina cartilago thyroidea dan basisnya setinggi cartilago trachea 4-5.
Setiap lobus berukutan 532 cm3. Isthmus menghubungkan bagian bawah kedua lobus,
walaupun terkadang pada beberapa orang tidak ada. Panjang dan lebarnya kira-kira 1,25 cm
dan biasanya terletak anterior dari cartilgo trachea walaupun terkadang lebih tinggi atau
rendah karena kedudukan dan ukurannya berubah.

Vaskularisasi
Kelenjar tiroid disuplai oleh arteri tiroid superior, inferior, dan terkadang juga
arteri tiroidea ima dari a. brachiocephalica atau cabang aorta. Arterinya banyak dan
cabangnya beranastomose pada permukaan dan dalam kelenjar, baik ipsilateral maupun
kontralateral.
A. tiroid superior menembus fascia tiroid dan kemudian bercabang menjadi cabang
anterior dan posterior. Cabang anterior mensuplai permukaan anterior kelenjar dan cabang
posterior mensuplai permukaan lateral dan medial. a. tiroid inferior mensupali basis kelenjar
dan bercabang ke superior (ascenden) dan inferior yang mensuplai permukaan inferior dan
posterior kelenjar.
Sistem venanya berasal dari pleksus perifolikular yang menyatu di permukaan
membentuk vena tiroidea superior, lateral dan inferior.
Sistem Limfatik
Pembuluh limfe tiroid terhubung dengan plexus tracheal dan menjalar sampai nodus
prelaringeal di atas isthmus tiroid dan ke nodus pretracheal serta paratracheal. Beberapa
bahkan juga mengalir ke nodus brachiocephal yang terhubung dengan tymus pada
mediastinum superior.
Innervasi
Kelenjar tiroid diinnervasi oleh superior, middle, dan inferior cervical symphathetic
ganglia

Glandula Parathyroidea

Kelenjar paratiroid kecil, kuning kecoklatan oval, biasanya terletak antara garis
lobus posterior dari kelenjar tiroid dan kapsulnya. Ukurannya kira-kira 632 mm. Beratnya
50 mg.
Biasanya 2 pada tiap sisi, superior dan inferior. Normalnya paratiroid posterior
bergeser hanya pada kutub paratiroid posterior, tapi bisa juga turun bersama timus ke thorax
atau pada bifurcation karotis.
Kelenjar paratiroid superior letaknya lebih konstan daripada inferior dan biasanya
terlihat di tengah garis posterior kelenjar tiroid walaupun bisa lebih tinggi. Bagian inferior
sangat bervariasi pada beberapa situasi (tergantung perkembangan embriologisnya) dan bias
tanpa selubung fascia tiroid, di bawah arteri tiroid, atau pada kelenjar tiroid dekat kutub
inferior.

Vascularisasi
Kelenjar paratiroid divaskularisasi oleh a. tiroid inferior atau dari anastomose antara
pembuluh darah superior dan inferior. Kira-kira 1/3 kelenjar paratiroid pada orang-orang
punya 2 atau lebih arteri paratiroid
Sistem Limfatik
Pembuluh limfe ada banyak dan diasosiasikan dengan kelenjar tiroid dan tymus.
Innervasi
a. Symphathetic dari ganglia cervical superior atau middle atau oleh plexus pada
fascia lobus posterior.
b. Aktivitas paratiroid dikontrol oleh level Ca dalam darah

Thymus

Thymus terletak di rongga mediastinum antara sternum dan pericardial. Berbentuk


pipih terdiri dari dua lobus dextra dan sinistra. Thymus berfungsi membentuk antibodi
dengan menekankan lymphocyte T. Pada saat pubertas thymus membesar dan setelah
pubertas thymus kembali mengecil
Vaskularisasi thymus : thymus perdarahi oleh

Arteri thyroidea inferior


Arteri thoracica interna

Innervasi thymus : Jumlah cabang nervus vagus dan nervus simpatis servikalis
mencapai timus sedikit. Saraf terutama tersebar pada dinding pembuluh darah. saraf simpatik
( SNS ) yang membentang ke timus melalui serat noradrenergik postganglionik . Timus juga
menerima persarafan oleh serat yang mengandung penanda saraf seperti produk gen protein,
synaptophysin dan neurofilaments dan berbagai peptida termasuk tachykinins.