Anda di halaman 1dari 12

Rumus Praktis Mencari Un untuk Barisan Aritmatika Bertingkat Dua

Barisan Aritmatika adalah Barisan bilangan yang memiliki beda atau selisih tetap.
Misal ada U1 U2 U3 U4 U5
U2 - U1 = U3-U2 = U4-U3 dst = beda.
Contoh : 3 7 11 15 19
3 7 11 15 19
4444

Beda = 7 - 3 = 11-4 = 15-11 dst = 4


Rumus Suku ke n = a +(n-1)b
====================================================
Barisan Aritmatika Bertingkat adalah barisan bilangan yang tidak memiliki beda tetap,
tetapi apabila beda itu dijadikan barisan bilangan, demikian seterusnya maka pada suatu saat
akan ditemukan beda yang tetap.
Contoh : 2 6 12 20 30
2 6 12 20 30
4 6 8 10
222
Barisan Aritmatika Bertingkat bisa dituliskan dalam bentuk polinom atau bilangan berpangkat
suku banyak, tergantung tingkatnya. Misalnya saja pada contoh di atas : 2 6 12 20 30 rumus
suku ke n-nya adalah polinom berderajad 2 atau Un pasti dalam bentuk kuadrat karena perlu
dua tingkat untuk mendapatkan beda tetap.
Selama ini seakan tidak ada cara mudah untuk menentukan rumus suku n untuk barisan
bilangan aritmatika bertingkat, selain menghafal polanya misalnya bilangan persegi rumusnya
begini, bilangan segitiga rumusnya begini. Bagaimana bila polanya bukan bilangan persegi
atau bukan bilangan segitiga. Apakah tidak ada rumus yang bisa kita anggap berlaku lebih
umum untuk menyelesaikan mencari Un untuk barisan aritmatika bertingkat ?
Jawabannya tentu saja ada. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari rumus
suku n . Berikut ini salah satu cara yang paling mudah dan paling cepat untuk menyelesaikan
mencari rumus Un untuk barisan aritmatika bertingkat dua.
Misal ada soal : 2 6 12 20 30
Kurangkan masing2 angka sehingga terbentuk barisan bilangan baru. Kurangkan lagi barisan
bilangan baru sampai terbentuk barisan bilangan baru lagi . Demikian seterusnya sampai
mendapatkan beda yang tetap.
2 6 12 20 30
4 6 8 10

222
Karena perlu dua tingkat turun untuk mendapatkan beda tetap, maka pada kasus ini kita
mendapatkan barisan aritmatika bertingkat dua. Hasilnya pasti adalah persamaan pangkat
dua.
Langkah selanjutnya :
Perhatikan angka2 paling depan pada masing2 tingkat
Angka depan barisan atas = 2
Angka depan barisan tengah = 4
angka depan barisan bawah = 2
Masukkan rumus ala YinYang Math berikut ini :
2A = Bawah
3A+B = Tengah
A+B+C = Atas
2A = 2
3A+B = 4
A+B+C = 2

A=1
3.1+B = 4 -----> B = 1
1+1+C = 2 -----> C = 0

Karena pangkat 2, rumus suku ke n = An^2 + Bn + C


Un = 1n^2+n
Jadi rumus suku n untuk barisan di atas adalah n kuadrat plus n.
Bisa dicek hasilnya :
Untuk
n = 1 ---> Un = 1^2+1 = 2
n = 2 ---> Un = 2^2+2 = 6
n = 3 ---> Un = 3^2+ 3 = 12 , dst
Karena kebetulan contoh yang dipaparkan adalah bilangan persegi panjang maka kita bisa
juga melihat bahwa rumus untuk barisan persegi adalah n(n+1) adalah identik dengan n^2+n
.
Catatan : Rumus di atas berlaku untuk barisan aritmatika bertingkat dua atau satu (barisan
aritmatika biasa). Tidak bisa dipakai untuk barisan aritmatika yang bertingkat lebih dari dua.
Untuk SMP dan SMA, kayaknya jarang dijumpai barisan bilangan aritmatika bertingkat yang
lebih besar dua.
Bagaimana pendapat anda ???

Salam
Yin Yang Math

Artikel terkait : Barisan Aritmatika Bertingkat Tiga :


http://www.matematikayinyang.com/2011/12/rumus-suku-ke-n-untuk-barisan.html

Hubungan Un dan Sn Barisan Aritmatika Bertingkat


Menanggapi artikel mencari Un untuk barisan aritmatika bertingkat 3 , salah satu pembaca
blog ini bertanya :
AnonimMar 12, 2012 12:21 AM
itu untuk Un ya... kalo Sn gimana ya... karena kemaren saya dapat tebakan dari teman... saya
bisa untuk Un setelah melihat blog ini... tapi untuk Sn, kemaren jawaban saya salah2 terus...
mohon petunjuk... terimakasih...
BalasHapus ***
Bagaimana mencari Sn atau mencari rumus Jumlah suku n untuk barisan Aritmetika
bertingkat ?
Jawab : Pada dasarnya mencari rumus Sn dari aritmatika bertingkat ( termasuk juga
aritmatika biasa tidak bertingkat ), selalu bisa dilakukan dengan memakai tips semacam ini :
Sn pada barisan aritmatika biasa atau bertingkat selalu bisa dihitung memakai Un
dengan barisan aritmatika setingkat di atasnya
Untuk Menghitung Sn aritmatika biasa identik dengan menghitung Un aritmatika bertingkat 2
Untuk menghitung Sn aritmatika bertingkat 2, identik dengan menghitung Un aritmatika
bertingkat 3
Untuk menghitung Sn aritmatika bertingkat 3, identik dengan menghitung Un aritmatika
bertingkat 4
demikian seterusnya.

Contoh : Ada barisan Arimatika biasa (tidak bertingkat ) semacam ini


2

10

Un = a + ( n-1 ) b = 2 + ( n - 1 ) 2 = 2 + 2n - 2
Un = 2n
Sn sudah ada rumusnya yaitu 1/2 n ( a + Un ) = 1/2 n ( 2 + 2n )
Sn = n + n2

= n2

+n

; Sn = n kuadrat plus n

Sekarang kita buktikan teori di atas :


2

10

S1 = U1 = 2
S2 = U1 + U2 ( atau S1+U2) = 2 + 4 = 6
S3 = U1 + U2 + U3 ( atau S2 + U3 ) = 2 + 4 + 6 = 12
S4 = U1 + U2 + U3 + U4 ( atau S3 + U4) = 20
dan seterusnya.
Anda perhatikan pola Sn yang terjadi. Pola tersebut adalah identik barisan aritmatika
bertingkat.
Un : 2

10

Sn : 2

12

20

30

Hasil Sn yang diperoleh juga persis sama yaitu n kuadrat plus n. Jadi selain memakai rumus
Sn standard , Sn barisan aritmatika biasa, bisa juga dicari dengan memakai Un barisan
aritmatika bertingkat .
Tips ini berlaku untuk semua barisan aritmatika bertingkat berapapun.
Jadi misalnya anda ingin menghitung Jumlah suku ke n ( Sn ) barisan arimatika bertingkat 3,
buat dulu barisan Sn, ini identik dengan menghitung Un bertingkat 4, lalu anda gunakan
rumus suku ke n ( Un ) barisan aritmatika bertingkat 4 untuk menyelesaikannya.
Contoh : Anggap saja ada soal begini : Carilah Sn atau rumus jumlah suku n untuk barisan di
bawah ini
1

17

69

181

377

681

Yang ingin dicari dari barisan di atas adalah Sn ya, bukan Un. Jadi kita buat saja dulu barisan
Sn
1

18

87

Perhatikan bahwa

268

645

1326

Mencari Sn dari 1, 17, 69, 181, 377, 681 adalah identik dengan
mencari Un dari 1, 18, 87, 268, 646, 1326

Kita cari rumus suku ke n atau Un dari barisan Sn tersebut.


Kita bisa saja memakai rumus spesial suku n atau Un aritmatika pangkat 4 karena hasilnya
berpangkat 4, atau bisa juga memakai rumus umum barisan aritmatika bertingkat
berapapun, seperti yang ada di sini : http://www.matematikayinyang.com/2012/03/rumusumum-barisan-aritmatika.html
a = 1, b = 17, c = 52, d = 60, e = 24
Un dari barisan Sn tersebut :

Tinggal dimasukkan : a, b, c, d, e

Jika persamaan di atas disederhanakan hasilnya adalah

i ***
Hasil tersebut adalah Un untuk 1, 18, 87 , 268, 645, 1326
yang identik dengan Sn dari : 1, 17 ,69 , 181, 377, 681 yang merupakan soal ingin kita
cari jawabannya.
Jadi : Bagi anda yang bingung bagaimana mencari Sn barisan aritmatika bertingkat, tinggal
anda cari saja Un barisan aritmatika setingkat di atasnya.
Salam semuanya ....
====================================
Bagi adik adik yang duduk di kelas 3 SMP, setahu saya Sn barisan aritmatika bertingkat tidak

pernah ditanyakan untuk SMP. Biasanya yang ditanyakan adalah rumus suku ke n atau Un
aritmatika bertingkat.( Un berpangkat dua )
Kalian bisa melihat cara termudah mencari Un barisan aritmatika tingkat 2 di sini :
http://www.matematikayinyang.com/2011/03/rumus-praktis-mencari-un-untuk-barisan.html
Bila kalian iseng tertarik pengin mencari Sn-nya kalian bisa menghitung Sn aritmatika tingkat
2 itu dengan memakai Rumus suku Un barisan Aritmatika bertingkat 3 yang ada di sini :
http://www.matematikayinyang.com/2011/12/rumus-suku-ke-n-untuk-barisan.html

Rumus Umum Barisan Aritmatika Bertingkat Berapapun


Barisan Aritmatika bertingkat diajarkan mulai SMP kelas 3. Bagi adik adik yang duduk di
bangku SMP, biasanya soal untuk SMP maksimal pangkat 2 atau lazim disebut Barisan
Aritmatika bertingkat (saja) tanpa tambahan apa-apa. Bisa dilihat cara termudah
menyelesaikannya di : http://www.matematikayinyang.com/2011/03/rumus-praktis-mencariun-untuk-barisan.html. Itu adalah cara termudah . Bila pangkatnya atau tingkatnya semakin
tinggi, tentu cara tersebut tidak bisa dipakai.

Berikut ini cara untuk menyelesaikan Un Barisan aritmatika bertingkat berapapun , mulai
barisan aritmatika biasa atau n pangkat satu, barisan aritmatika bertingkat ala SMP atau Un
nya n pangkat 2, bisa juga untuk menyelesaikan Un berpangkat 3 dan seterusnya, tidak
terbatas tingkatnya.

Rumus Umum Barisan Aritmatika Bertingkat berapapun, adalah sebagai berikut : (klik pada
gambar untuk memperbesar)

Carapemakaiannyasebagaiberikut: Perhatikan yang dilingkari :


Untuk Barisan Aritmatika biasa ( Un , n-nya pangkat 1)

Untuk Barisan Aritmatika Bertingkat ala SMP ( Un pangkat 2)

Untuk Barisan Aritmatika dengan Un berpangkat 3

Untuk Un berpangkat 4 dan seterusnya tentu tinggal diteruskan rumusnya.


Contoh Pemakaiannya :

Tinggal dimasukkan ke rumusnya :

Bisa anda bandingkan dengan jurus perhitungan dengan cara yang lain, yang ada di sini :
http://www.matematikayinyang.com/2011/12/rumus-suku-ke-n-untuk-barisan.html
SELAIN Memakai Rumus, bagi anda yang nggak seneng dengan rumus, jangan kuatir
karena soal barisan aritmetika bertingkat, sebenarnya juga bisa diselesaikan tanpa rumus
sama sekali. Anda bisa memakai Sistem Persamaan Linier ( eliminasi, substitusi, dll) untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
Cara mencari Un tanpa butuh rumus sama sekali,
bisa anda lihat di
http://www.matematikayinyang.com/2012/08/mencari-un-dan-sn-barisanderet.html

sini

Mencari Un dan Sn Barisan/Deret Aritmetika Bertingkat dengan Sistem Persamaan Linier n


Variabel (bag. I)
Ada banyak cara mencari Un ( dan juga Sn) barisan/deret aritmetika bertingkat. Salah satu
cara yang mudah untuk mencari rumus suku ke n (Un) barisan aritmetika tingkat dua bisa
dilihat di sini. Itu adalah soal standard untuk SMP dan SMA kelas tiga ( SMP kelas 9 dan SMA
kelas 12).Jika targetnya sekedar menyelesaikan soal Ujian Nasional, memakai rumus itu
biasanya sudah lebih dari cukup.

Bagi murid/guru yang tertantang untuk menyelesaikan soal barisan aritmetika dengan
pangkat yang lebih tinggi, biasanya memakai cara sulit dengan mensubstitusi rumus barisan
aritmetika ke dalam rumus barisan aritmetika yang lain. Jika tingkatnya semakin tinggi tentu
substitusinya makin banyak sehingga kemungkinan salah makin besar. Cara lain yang lebih
mudah, bisa langsung memakai rumus umum barisan aritmetika yang linknya ada di
sini.Rumus itu berlaku untuk barisan aritmetika bertingkat berapapun.

Pada kesempatan kali ini, saya justru tidak ingin memakai semua cara tersebut.

Saya ingin menunjukkan bahwa menyelesaikan soal barisan aritmetika bertingkat berapapun
sebenarnya mudah. Bahkan bisa saja diselesaikan tanpa butuh rumus apapun.

Ah Masak sih ? ^_^


Ya. Bener ... Serius ^_^

Sepanjang anda bisa menyelesaikan persamaan linier dengan eliminasi/substitusi atau cara
lain (misalnya dengan matriks atau iterasi) , maka soal barisan aritmetika biasa/bertingkat
berapapun bisa diselesaikan dengan konsep Sistem Persamaan Linier.
Kelebihan cara ini adalah cara ini sangat konseptual dan mudah dipahami idenya. Jadi tidak
sekedar menghafalkan rumus jadi atau rumus praktis.
Matematika itu bukan sekedar hafal dan bisa memakai rumus bukan ? ^_^

Ide dasarnya adalah : Ubah Soal Barisan Aritmetika Bertingkat menjadi soal Persamaan Linier
n Variabel. Jumlah variabel n ini tergantung tingkat dari barisan arimetika bertingkat.

Untuk barisan aritmetika biasa atau Un berpangkat 1(satu). Ada dua variabel yang perlu
dicari, yaitu koefisien n dan konstanta. Jadi SPL nya 2 (dua) variabel.
Un = An + B ===> Ada dua yang perlu di cari yaitu A dan B.
Untuk barisan aritmetika bertingkat 2(dua) atau pangkat dua. Maka SPLnya ada 3 variabel.
Un = An^2 + Bn + C ===> Untuk Un pangkat 2, ada 3 variabel yang perlu dicari yaitu A, B,
C.

Demikian seterusnya. Jadi n variabel pada SPL lebih besar satu dari pangkat aritmetika
bertingkat.

Mari kita coba mencari Un barisan Aritmetika biasa/bertingkat dengan cara mengubah soal
tersebut menjadi soal Sistem Persamaan Linier n variabel. Sebagai pemanasan, saya memakai
contoh barisan aritmatika biasa terlebih dahulu.

Contoh Pertama : Anggap saja ada barisan aritmetika biasa seperti ini

3 5 7 9 dan seterusnya.

Kita tahu dengan rumus suku ke n --> Un = a + (n-1) b = 3+(n-1)2 = 2n + 1

Sekarang kita lihat bagaimana menyelesaikan soal itu dengan konsep SPL

untuk n = 1 ===> U1 = 3
untuk n = 2 ===> U2 = 5 , kita cuma butuh dua persamaan karena Un-nya pangkat satu.

Karena Un pangkat satu, kita tahu


Un = An + B

3 = A.1 + B
5 = A.2 + B

Kita mendapatkan sistem Persamaan Linier dua variabel dimana A dan B bisa dicari entah
dengan cara eliminasi, substitusi atau cara yang lain sesuai selera.

Anggap saja soal mau diselesaikan dengan eliminasi :

3 = A+B
5 = 2A + B
============= -2 = - A

maka A = 2

Substitusi ke persamaan atas 3 = 2 + B , maka B ketemu = 1.


Jadi Un = An + B = 2n + 1.

Cara ini terkesan lebih ribet apalagi kalo hanya untuk menyelesaikan Un barisan aritmetika
biasa yang sudah ada rumus jadinya yang lebih mudah. Tetapi kelebihannya : cara ini mudah
dipahami logika berpikirnya, dan cara ini berlaku umum bisa dipakai untuk menyelesaikan
soal barisan aritmetika bertingkat berapapun.
Karena Sistem Persamaan Linier biasanya mudah dan cepat dihitung dengan program
komputer terutama dengan konsep matriks atau memakai iterasi, maka menyelesaikan soal
barisan aritmetika bertingkat/berpangkat 10 atau 20 pun, sebenarnya mudah, tentu saja
dengan bantuan komputer ^_^.

Ubah saja soal barisan aritmetika bertingkat menjadi soal persamaan linier n variabel. Jangan
lupa jumlah persamaan yang anda butuhkan lebih banyak satu buah, dibandingkan
tingkat/pangkat pada barisan aritmetika bertingkat.

Contoh Kedua : ( Bersambung )

Rumus Suku ke n untuk Barisan Aritmatika Bertingkat 3(tiga)


Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya mengenai cara mencari rumus suku ke n,
barisan aritmatika bertingkat. Pada tulisan sebelumnya sudah dibahas cara mencari rumus
suku ke n atau Un untuk barisan aritmatika bertingkat dua.
Rumusnya adalah :
2 A = Bawah
3 A + B = Tengah
A + B + C = Atas
Ternyata ada seorang penanya yang ingin tahu, andaikata barisan aritmatika bertingkat lebih
tinggi, apakah juga bisa dihitung rumus suku ke n nya .
Anonim mengatakan...

bisa ngasi contoh yang berpangkat di atas 3 kah?


pengen tau ne... :-(
14 Desember 2011 12:18
Pada prinsipnya bisa, tetapi caranya tentu saja lain. Rumusnya lain.
Berikut ini contoh soal untuk menyelesaikan barisan aritmatika bertingkat dengan
tingkat/pangkat lebih banyak
Berikut ini cara menyelesaikannya : (klik pada gambar untuk memperbesar)

PERHATIKAN RUMUS Barisan Aritmatika Bertingkat 3 :

6 A = Paling Bawah
12 A + 2 B = No 2 dari Bawah
7A + 3B + C = No 3 dari Bawah
A+ B + C + D = paling atas
Nilai A, B, C dan D akan didapat, sehingga rumus suku ke n juga bisa diperoleh
Salam Semuanya...

CATATAN : Cara mencari rumus suku ke n untuk barisan aritmatika bertingkat lebih tinggi
selalu bisa dipakai untuk mencari rumus suku ke n barisan aritmatika dengan tingkat lebih
rendah. Tetapi tidak berlaku sebaliknya.
Jadi rumus di atas bisa saja dipakai untuk menyelesaikan mencari Un barisan aritmatika biasa,
barisan aritmatika bertingkat 2, atau paling tinggi bertingkat 3. Tetapi tentu lebih mudah bila
anda menghitung barisan aritmatika biasa dengan rumus Un biasa, rumus untuk aritmatika
tingkat 2 untuk aritmatika tingkat 2.