Anda di halaman 1dari 2

Praktikum Kimia Analitik

Fakultas Biologi
Universitas Kristen Satya Wacana

ACARA III
Penentuan Sulfat Secara Gravimetri
Tujuan Praktikum:
Mahasiswa dapat mengenal dan mengetahui prinsip pemisahan dengan analisa
gravimetri.
Kompetensi:
-

Mahasiswadapat menentukkan kadar sulfat dengan metode gravimetri.


Mahasiswa memahami prinsip-prinsip dalam analisa gravimetri.
Mahasiswa mampu berpikir ilmiah melalui penulisan laporan.

Pengantar
Gravimetrimerupakan analisa kuantitatif berdasarkan pengendapan
sebagai senyawa, dalam pengendapan ini analat direaksikan dengan suatu
pereaksi sehingga terbentuk senyawa yang mengendap, endapan ini disaring,
kemudian ditimbang sehingga berat endapan dapat dihitung banyaknya analat.
Dalam analisa gravimetri untuk menghasilkan hasil analisa yang
sempurna, maka harus diperhatikan beberapa faktor, yaitu kempurnaan
endapan, kemurnian endapan dan susunan endapan. Kesempurnaan endapan
adalah semua analat yang terlarut telah dirubah secara keseluruhan menjadi
endapan. Dalam pengendapan yang perlu dipertimbangankan, ialah:

Sufat endapan
Pemberian ion pengendap yang berlebih.
Suhu kelarutan dari suatu endapan.
Kepolaran suatu senyawa.

Kemurnian endapan adalah endapan yang bersih dari pengotor-pengotor


atau kontaminan. Pengotor atau kontaminan akan menambah berat dari
endapan yang dianalisa, dengan demikian maka jumlah senyawa yang
ditentukan akan jauh lebih besar dari pada senyawa yang sebenarnya. Susunan
endapan merupakan hal yang harus diperhatikan dimana endapan yang
dihasilkn harus mempunyai susunan yang konstan.
Tahapan-tahapan dalam analisa gravimetri, meliputi:

Melarutkan analat
Mengatur keadaan analat, misalnya temperatur, pH
Membentuk endapan
Menumbuhkan kristal-kristal endapan
Menyaring dan mencuci endapan
Mengeringkan endapan dan mendinginkan endapan
Menimbang endapan

Praktikum Kimia Analitik


Fakultas Biologi
Universitas Kristen Satya Wacana
Alat dan Bahan
Beaker glass 100 mL dan 250 Ml, pipet ukur 10 mL, pillius ball, hot plate,
gelas pengaduk, corong kaca, pinset, tabung reaksi, rak tabung reaksi, oven,
desikator, dan timbangan.
Sampel sulfat, HCl pekat, BaCl2 5%, kertas saring, akuades, AgNO3.
Metode
Diambil 100 mL sampel sulfat dan ditambahkan 0,5 ml HCl pekat.
Panaskan sampel dan usahakan tidak mendidih. Tambahkan 10 mL BaCl 2 5%
sambil diaduk. Tambahkan beberapa tetes larutan BaCl 2 ke dalam larutan yang
jernih sampai didapat larutan sampai didapat larutan yang tidak keruh lagi.
Diamkan sekitar 10 menit agar endapan dapat terbentuk secara sempurna.
Endapan disaring dengan kertas saring yang telah diketahui beratnya. Filtrat
yang diperoleh ditampung dalam beaker glass, kemudian ditambahkan BaCl2
sampai tidak ada lagi endapan dari filtrat atau filtrat benar-benar bersih dari
sulfat. Cuci endapan dengan air panas sampai filtrat telah bebas dari klorida (Cl).
Ujilah filtrat dengan AgNO3 sampai tidak terjadi endapan putih dari AgCl.
Keringkan endapan dalam oven pada suhu 800oC selama 2 jam. Ambil dan
dinginkan dalam desikator, kemudiantimbang BaSO 4. Ulang pemanasan dengan
oven, pendinginan dengan desikator dan penimbangan sampai diperoleh berat
konstan. Hitung kadar sulfat yang diperoleh.
Perhitungan
Berat Sulfat

BA SO 4
BM BaSO 4

Berat Endapan BaSO4

Beri Nilai